Distribusi Pupuk Subsidi Picu Krisis Beras
Yuniati Turjandini
21 Feb 2024 Investor Daily (H)
Distribusi pupuk subsidi yang tidak efisien dinilai menjadi salah satu penyebab lonjakan harga beras dalam setahun terakhir. Ditengah keterbatasan itu, penyaluran pupuk subsidi juga bermasalah, sehingga menambah parah krisis beras. Selama ini, sistem distribusi pupuk bersubsidi tidak efisien dan seringkali gagal mencapai sasaran. Tak jarang juga ditemukan penyimpangan dan penyelewengan penyaluran pupuk subsidi. Itu sebabnya, pemberian subsidi langsung kepada petani lebih efektif ketimbang melalui sistem distribusi yang rumit. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan), kebutuhan pupuk subsidi untuk sembilan komoditas, seperti padi, jagung, kedelai, dan tebu rakyat, secara nasional berkisar 22,57-26,18 juta ton per tahun. namun, alokasi pupuk subsidi jauh dari angka itu. (Yetede)
Tarif Jalan Tol Serpong-Cinere Seksi I Resmi Naik
Yuniati Turjandini
21 Feb 2024 Investor Daily (H)
PT Cinere-Serpong Jaya (CSJ) sebagai pengelola ruas Jalan Tol Serpong-Cinere akan memberlakukan penyesuaian tarif untuk Seksi I Serpong-Pamulang dan pemberlakuan tarif pada Seksi 2 Pamulang-Cinere mulai Rabu (21/2/2024) pukul 00.00WIB. General Meneger Keuangan dan Administrasi PT Cinere Serpong Jaya Ronald Reagen Alexander Pardede mengatakan pemberlakuan penyesuaian dan pemberlakuan tarif berdasarkan Keputusan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PURP) Nomor 254/KPTS/M/2024 tanggal 2 Februari 2024 Tentang Penyesuaian Tarif Tol Jalan Tol Serpong-Cinere Seksi 1 (Serpong-Pamulang), dan Penetapan Jenis Golongan Kendaraan Bermotor dan Besaran tarif Tol dan Jalan Serpong-Cinere Seksi 2 (pamulang-Cinere). "Sistem transaksi di Jalan Tol Serpong-Cinere menggunakan sistem transaksi tertutup, sehingga akan digunakan tarif proposional berdasarkan jarak tempuhnya sesuai dengan Keputusan Menteri PUPR dimaksud," kata Ronald. (Yetede)
PT DI Perluas N129 di Singapore Airlines
Yuniati Turjandini
21 Feb 2024 Investor Daily (H)
PT Dirgantara Indonesia atau PT DI pengembangkan pasar ke wilayah global untuk produksi pesawat penumpang jenis N219, serta produk pertahanan CN235 dan NC235 dan NC212i. Pada pameran terbesar di Asia, Singapore Airshow 2024 yang berlangsung 20-25 Februari 2024 di Changi Exhibition Centre, PT DI memamerkan beragam produknya sekaligus kesempatan untuk menggaet konsumen komersial global. Direktur Utama PT Dirgantara Gita Aperiawan mengatakan Singapore Airshow 2024 merupakan salah satu ajang penting bagi PT DI untuk memamerkan sekaligus memperluas pasar unggulan produksi Indonesia, khususnya pesawat N219 dan CN235. "Tahun lalu, Kementerian Pertahanan RI sudah menyepakati pembelian pesawat N219 untuk mendukung misi TNI AD, dan kami percaya bahwa momentum di Singapore Airshow 2024 ini akan menjadi tonggak penting bagi PT DI untuk perluasan pasar N219 dan memperoleh kontrak yang lebih tinggi di tahun 2024," kata Gita. (Yetede)
Presiden Ajak Industri Jasa Keuangan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Yuniati Turjandini
21 Feb 2024 Investor Daily (H)
Presiden RI Joko Widodo mengajak pelaku industri jasa keuangan untuk terus menjaga ekonomi Indonesia agar inklusif dan berkelanjutan ditengah situasi geopolitik yang masih belum kondiusif. Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Pertemuan Tahunan Industri Jasa keuangan Tahun 2024, Selasa (20/2/2024). "OJK harus terus memperkuat inklusi dan literasi keuangan. Ini catatan saya disini, tingkat inklusi keuangan kita diangka 75% dan tingkat literasi keuangan kita masih di angka 65% di 2023," ujarnya. Pada kesempatan itu Presiden mengapresiasi resilensi industri keuangan di tingkat permodalan perbankan yang mencapai 27,69%, atau diatas sejumlah negara di kawasan. Selain itu, Presiden juga mengapresiasi pertumbuhan ekonomi nasional yang berjasa di kisaran 5,05%, inflasi yang terkendali di 2,57%, cadangan devisa sebesar 145 triliun Dolar AS, neraca perdagangan yang surplus sekitar Rp570 triliun, serta current account dificit yang surplus di 0,16%. (Yetede)
OJK Proyeksikan Pertumbuhan Kredit Lebih Lambat
Yuniati Turjandini
21 Feb 2024 Investor Daily (H)
Otoritas jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan kredit tahun ini tumbuh 9-11% secara tahunan (year on year/yoy). Angka ini lebih rendah dibandingkan target OJK dan juga proyeksikan Bank Indonesia (BI) tahun sebelumnya yang sebesar 10-12% (yoy). Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengungkapkan, stabilitas sektor jasa keuangan nasional terjaga didukung oleh permodalan yang kuat, likuiditas yang memadai, dan profil risiko yang terjaga sehingga mampu menghadapi potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi global. "Mencermati berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi, serta kebijakan-kebijakan yang akan diambil, OJK optimis tren positif kinerja sektor keuangan akan berlanjut. Kredit perbankan diproyeksikan tumbuh sebesar 9-11%, didukung pertumbuhan dana ketiga sebesar 6-8%" ungkap Mahendra. (Yetede)
Saham-saham Perbankan Kian Berkibar
Yuniati Turjandini
21 Feb 2024 Investor Daily (H)
Kinerja bank-bank besar seperti Himbara dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kian berkibar. Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) bahkan menyentuh rekor tertinggi atau all time high (ATH) pada perdagangan Selasa (20/2/2024) di level Rp 6.300. Dividen menggiurkan dan potensi gain yang masih cukup besar juga menjadi magnet tersendiri bagi investor untuk memburu saham bank-bank tersebut. Daya tarik bank-bank besar makin menjadi ditengah memudarnya sentimen ketidakpastian sejalan dengan transisi pemerintah yang dinilai kalangan analis akan berjalan smooth. Para pelaku pasar tak lagi bersikap wait and see dibayangi ketidakpastian. Hal ini didorong aliran dana investor asing yang turut mendongkrak performa saham-saham bank besar. Selain BBRI yang naik 3,28%, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) pada perdagangan Selasa (20/202024) juga kompak bertengger di zona hijau. (Yetede)
Tensi kenaikan Harga Beras Mereda Mulai Maret
Yuniati Turjandini
21 Feb 2024 Investor Daily (H)
Kementerian Pertanian (Kementan) optimistis tensi kenaikan harga beras mulai mereda pada Maret tahun ini atau saat panen raya skala luas terjadi serempak di banyak daerah di Indonesia. Produksi beras pada Maret 2024 diperkirakan mencapai 3,51 juta ton, jauh lebih tinggi dibandingkan Januari dan Februari yang masing-masing hanya 0,91 juta ton dan 1,39 juta ton, sementara konsumsi per bulan sekitar 2,54 juta ton. Adapun rerata nasional harga beras medium pada 20 februarai 2024 telah menembus Rp 14.120 per kilogram (Kkg), padahal sepanjang Februari 2023 masih Rp 11.660 per kg. Berdasarkan Kerangka Sampel Area Badan Pusat Statistik (KSABPS) amatan Desember 2023. Produksi padi nasional Januari 2024 sebesar 1,58 juta ton gabah kering giling (GKG), februari 2,42 juta ton, dan maret 6,1 juta ton, itu sejalan luas panen Januari 2024 yang sekitar 315 ribu hektare (ha), Februari 478 ribu ha. (Yetede)
Transformasi Tata Kelola Lewat Badan Penerimaan Negara
Yuniati Turjandini
21 Feb 2024 Investor Daily
Calon Presiden Prabowo Subianto dan calon Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berencana mendirikan Badan Penerimaan Negara (BPN), dan meningkatkan rasio penerimaan negara bila terpilih untuk memimpin Indonesia dalam periode 2024-2029. Langkah ini upaya sebagai transformasi kelembagaan dan tata kelola untuk menggenjot kenaikan penerimaan negara. dengan terbentuknya BPN maka Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian keuangan (Kemenkeu) akan dilebur menjadi institusi tersendiri dan terpisah dari Kemenkeu. Adapun saat ini DJP dan DJBC berada dibawah kewenangan Kemenkeu. Anggota Dewan pakar Tim Kampanya Nasional Prabowo-Gibran Drajad WIbowo menerangkan upaya membentuk BPN merupakan wujud transformasi kelembagaan yang diharapkan akan meningkat geliat penerimaan negara. (Yetede)
10 Tahun Standar Pelayanan Tak Berubah
Yuniati Turjandini
21 Feb 2024 Tempo
Tarif beberapa ruas jalan tol akan disesuaikan pada kuartal I 2024. Salah satu ruas yang tarifnya naik adalah Jalan Tol Serpong-Cinere. Tarif jalan tol yang dikelola PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) itu mulai naik pada hari ini, 21 Februari 2024, pukul 00.00 WIB. General Manager Keuangan dan Administrasi CSJ, Ronald Reagen Alexander Pardede, mengatakan penyesuaian dan penetapan tarif sudah ditetapkan pada 2 Februari lalu. “Penetapannya berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 254/KPTS/M/2024 tentang Penyesuaian Tarif Tol Jalan Tol Serpong-Cinere Seksi 1 (Serpong-Pamulang) dan Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Besaran Tarif Tol Jalan Tol Serpong-Cinere Seksi 2 (Pamulang-Cinere)," ujarnya, Ahad lalu.
Kebijakan kenaikan tarif diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol, yang mengalami penyesuaian menjadi PP Nomor 17 Tahun 2021. Dalam aturan tersebut, evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap dua tahun sekali. Kenaikan dilakukan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) yang disesuaikan dengan laju inflasi. Badan usaha akan mengajukan kenaikan tarif kepada BPJT. Badan tersebut yang akan mengevaluasi dan merekomendasikan hasilnya kepada menteri.
Direktur Eksekutif Institut Studi Transportasi (Instran) Deddy Herlambang mengatakan alasan penerapan aturan kenaikan tarif adalah untuk menjaga iklim investasi. “Karena memang pemerintah ingin mengundang investasi, diadakan pelonggaran tarif setiap dua tahun agar investor, khususnya jalan tol, lebih tertarik,” katanya kepada Tempo, kemarin. (Yetede)
Ketika Harga jagung Mematuk Peternak
Yuniati Turjandini
21 Feb 2024 Tempo
Para pelaku industri perunggasan, terutama peternak ayam mandiri, baik ayam pedaging/broiler maupun layer/petelur, memulai 2024 dengan muram. Mereka mengalami guncangan usaha luar biasa. Ongkos beternak terus naik, didorong oleh kenaikan harga pakan, obat-obatan, harga ayam usia sehari (DOC), dan ongkos tenaga kerja. Sedangkan harga jual dalam bentuk daging ayam hidup (livebird) dan telur amat tidak menentu. Bagi peternak ayam broiler, situasi ini sudah terjadi setidaknya sejak Agustus 2018 dan belum ada solusi mujarab. Adapun situasi peternak layer sedikit berbeda. Akan tetapi keduanya kerap mengalami persoalan yang sama: terpukul dari dua sisi sekaligus, ongkos produksi naik sementara harga jual jatuh di bawah biaya pokok produksi.
Hari-hari ini, harga telur di peternak hanya Rp 21-22 ribu per kilogram, jauh di bawah ongkos produksi (Rp 25 ribu per kilogram). Ongkos produksi peternak naik tinggi, terutama disulut oleh harga jagung untuk pakan. Di pasar, harga jagung bahkan sudah menembus Rp 9.000 per kilogram, jauh di atas harga acuan yang diatur Badan Pangan Nasional (Bapanas): Rp 5.000 per kilogram. Tak ada solusi buat petani. Membeli pakan dari pabrik atau membuat sendiri sama saja: harganya mahal.
Dalam industri perunggasan, pengeluaran terbesar ada pada komponen pakan. Pakan mengambil porsi 70 persen dari seluruh ongkos produksi. Padahal, apabila harga pakan terjangkau, peluang untuk membangun industri perunggasan yang kompetitif terbuka lebar. Dari seluruh komponen pakan, jagung merupakan unsur utama. Dari komposisi pakan unggas, 50-55 persennya dari jagung. Karena itu, tinggi-rendahnya harga jagung amat menentukan harga akhir daging ayam dan telur ayam. Ketersediaan jagung yang pasti dengan harga terjangkau merupakan pilar bagi terciptanya industri perunggasan yang kompetitif. (Yetede)









