;
Tags

UUD

( 4 )

Ketua Komisi III DPR Dukung Penghapusan SKCK

HR1 28 Mar 2025 Bisnis Indonesia

Habiburokhman, Ketua Komisi III DPR, memberikan dukungan terhadap usulan dari Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) untuk menghapuskan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Habiburokhman mempertanyakan manfaat dari keberadaan SKCK, mengingat dokumen ini tidak memberikan dampak signifikan terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan dapat menyulitkan masyarakat, terutama karena biaya yang diperlukan untuk mendapatkannya.

Sebagai Ketua Komisi III, Habiburokhman menyatakan bahwa pendapat pribadinya sangat berpengaruh dan ia setuju jika SKCK dihapuskan, tidak hanya untuk mantan narapidana, tetapi untuk semua pihak. Ia juga mengingatkan bahwa meskipun seseorang memiliki SKCK, itu tidak menjamin bahwa orang tersebut bebas dari masalah hukum, karena catatan tersebut tidak mencerminkan keseluruhan keadaan hukum seseorang, yang seharusnya bisa dicek di pengadilan.


Puluhan Ribu Warganet Tolak UU TNI

HR1 22 Mar 2025 Bisnis Indonesia

Penolakan terhadap revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) tidak hanya dilakukan melalui aksi demonstrasi, tetapi juga secara daring melalui petisi yang diinisiasi oleh Imparsial Indonesia. Hingga Jumat pagi (21/3), petisi tersebut telah ditandatangani oleh 41.287 orang. Menurut Imparsial, revisi UU TNI dinilai tidak mendesak dan justru mengancam profesionalisme militer, karena memungkinkan TNI menjalankan fungsi-fungsi non-pertahanan, seperti menduduki jabatan sipil. Sebagai tokoh utama dalam gerakan ini, Imparsial menegaskan bahwa yang lebih mendesak adalah reformasi peradilan militer melalui revisi UU No. 31 Tahun 1997, bukan revisi terhadap UU TNI.


RUU TNI Segera Disahkan, Tinggal Menunggu Paripurna

HR1 19 Mar 2025 Bisnis Indonesia

Komisi I DPR menyetujui pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada tingkat I, untuk kemudian dibawa ke tingkat selanjutnya di Rapat Paripurna DPR. Ketika Ketua Panita Kerja (Panja) Revisi UU TNI, Utut Adianto, meminta persetujuan anggota Komisi I dan Pemerintah, para anggota rapat memberikan persetujuan. Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, yang mewakili pemerintah, menyatakan harapannya agar RUU tersebut dapat disetujui dalam Rapat Paripurna DPR. Menurutnya, TNI adalah kekuatan utama dalam pertahanan negara yang harus diperkuat untuk menghadapi tantangan pertahanan yang semakin kompleks, baik dari sisi geopolitik maupun ancaman militer dan non-militer. Penguatan tugas dan fungsi TNI diperlukan untuk mendukung pencapaian tujuan negara, serta optimalisasi peran kementerian dan lembaga terkait.

UU BUMN Digugat ke MK, Apa Implikasinya?

HR1 08 Mar 2025 Bisnis Indonesia

Belum genap sebulan setelah disahkannya Undang-Undang No. 1/2025 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN), UU tersebut sudah diajukan untuk uji materi ke Mahkamah Konstitusi. Gugatan ini diajukan oleh empat pemohon yang tergabung dalam Asosiasi Advokat Konstitusi (AAK), yaitu Bahrul Ilmi Yakup, Iwan Kurniawan, Yuseva, dan Rosalina Pertiwi Gultom. Mereka menggugat keberadaan Danantara, yang dianggap sudah seharusnya dianggap sebagai entitas publik karena anggarannya bersumber dari APBN. AAK mendesak agar Mahkamah Konstitusi menguji konstitusionalitas beberapa pasal dalam UU BUMN, khususnya Pasal 3E ayat (2), (3), (4), dan (5), yang dianggap bermasalah dalam konteks konstitusional.