;

KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS

Ekonomi Yoga 28 Dec 2023 Kompas
KISAH SEGITIGA
ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS

Hanya dalam waktu kurang dari enam bulan tahun ini, Hanoi, ibu kota Vietnam, disambangi dua pemimpin negara adidaya, yang sedang saling sikut, saling ganjal, dan saling serang di berbagai palagan. Mulai dari ekonomi, perdagangan, teknologi, kemampuan militer, hingga persaingan pengaruh di kawasan dan global. Presiden AS Joe Biden adalah yang pertama berkunjung ke Hanoi, melewatkan kehadirannya di KTT ASEAN di Jakarta, pada pertengahan September. Di sana ia meneken sejumlah perjanjian kerja sama, sebagian besar di bidang ekonomi dan teknologi, seperti transaksi pembelian 50 pesawat Boeing 737 Max senilai 7,8 miliar USD, kerja sama pengembangan teknologi kecerdasan buatan generatif (generative AI) antara Microsoft, Nvidia, dan Intel dengan perusahaan teknologi Vietnam, hingga pengembangan industri semikonduktor untuk pasar global yang akan dipusatkan di negara tersebut.  

Tiga bulan kemudian, Presiden China Xi Jinping menyusul menyambangi Hanoi. Ini kunjungan ketiganya ke Vietnam dalam enam tahun terakhir. Di sana, ia secara langsung melihat penandatanganan 37 kesepakatan kerja sama antara China dan Vietnam. Salah satu kesepakatan terbesar kedua negara adalah pengembangan jalur kereta api yang menghubungkan Kunming di Provinsi Yunnan (China) dengan Pelabuhan Haipong (Hanoi). China juga tertarik untuk ikut serta mengembangkan jalur kereta api cepat Hanoi-Ho Chi Minh di Vietnam selatan dengan jarak sekitar 1.545 km, dengan biaya 62 miliar USD. Pandangan yang sama soal kerja sama multi lateral dan pentingnya dialog menjadi salah satu alasan kedua negara menjalin hubungan erat dan damai. Dengan pandangan seperti itu, Xi menyatakan, China menekankan prinsip inklusivitas dalam setiap hubungan yang saling menguntungkan dengan negara-negara mitranya.

Investasi langsung China di Vietnam juga meningkat pesat, dari 628 proyek pada tahun 2008 dengan nilai 2,197 miliar USD menjadi 2.807 proyek pada tahun 2019 dengan total nilai 16,264 miliar USD. China menjadi negara investor terbesar ketujuh di Vietnam. Xi juga menekankan, perbaikan jalur kereta api kedua negara telah meningkatkan volume perjalanan antarwarga dari China ke Vietnam dan sebaliknya. Dampak positif perang dagang AS-China bagi Hanoi adalah banyaknya relokasi usaha dari China ke Vietnam. Delapan bulan pertama tahun 2019, investasi langsung meningkat 7 % dengan nilai 12 miliar USD, lebih besar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :