Paket kebijakan Ekonomi
( 10 )Presiden Tegaskan Awal Baru dalam Kebijakan Ekonomi
Kabinet Merah Putih era pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka telah memasuki bulan kelima dan sudah mencapai berbagai capaian yang memicu pro dan kontra. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa meskipun sudah ada kebijakan yang diluncurkan, kabinet tidak boleh berpuas diri. Presiden menyatakan bahwa meskipun sejumlah kebijakan telah membawa manfaat bagi masyarakat, pemerintah masih merasa bahwa mereka "belum mulai" dan harus terus berusaha lebih baik lagi untuk mencapai hasil yang lebih optimal.
Dalam taklimat yang diadakan pada 4 Februari 2025, Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat dan kerja keras bagi seluruh jajaran kabinet. Salah satu kebijakan terbaru yang mendapat perhatian adalah upaya pemerintah untuk menurunkan harga tiket pesawat ekonomi domestik, yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat selama musim mudik. Hal ini juga mendapat sorotan dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang menyatakan bahwa pemerintah sedang berupaya untuk mempersiapkan arus mudik Lebaran dengan harga tiket yang lebih terjangkau dan nyaman bagi masyarakat.
Risiko Kas Negara untuk Nusantara
Bapanas Akan Sederhanakan Regulasi Pengelolaan Pangan
Badan Pangan Nasional (Bapanas atau National Food Agency/NFA) akan melakukan simplifikasi atau penyederhanaan regulasi pengelolaan pangan. "Kami telah merancang tata kelola kebijakan pangan kedepan, intinya adalah nanti Bapanas itu akan mengoptimalkan peran Bulog dan BUMN pangan sebagai operatornya. Kemudian juga tentu selalu ada koordinasi dengan Kementerian BUMN yang membawahi BUMN," kata Plt Deputi Bidang Kesediaan dan Kestabiliatas Badan Pangan Napanas Risfaheri. Saat wabinar tentang pengoptimalkan peran Bapanas yang diselenggarakan oleh Pataka di Jakarta. (Yetede)
Pasar Hunian, Sektor Properti Bakal Pulih pada Tahun Ini
Sektor properti diprediksi mengalami pemulihan pada tahun ini meskipun belum kembali ke situasi sebelum pandemi Covid-19. Senior Associati Director Research Colliers Indonesia Ferry Salanto mengatakan sektor properti sudah mulai bergerak naik sejak akhir tahun lalu. "Memang bergerak naik, tetap belum bisa sebelum pandemi," ujarnya.
Dalam Kalaidoskop Properti 2021 dan Prospek 2022 Prolab School of Property, Senin (10/1). Country Manager Rumah.com Marine Novita menyarankan developer properti perlu menawarkan produk yang paling banyak diminati konsumen. Menurutnya, pada konsumen membeli rumah dengan akses publik transportasi. Selain harga, infrastruktur transportasi, kelengkapan umum seperti fasilitas perbelanjaan, fasilitas kesehatan, dan fasilitas pendidikan masih akan jadi daya tarik utama. Adapun sejumlah wilayah yang akan diperkirakan menjadi incaran konsumen pada 2022 yakni Kecamatan Cipondoh dan Karang Tengah menjadi dua wilayah yang paling prospektif di Kota Tangerang tahun ini. (Yetede)
Penjualan Chip Tahun ini Diprediksikan Tumbuh Hampir 10%
Perusahaan asuransi kredit perdagangan asal Prancis Euler Hermes mengatakan, bahwa produsen chip telah menjadi pemenang yang nyata di masa pandemi virus corona Covid-19, bahkan momentumnya di sektor semikunduktor bakal tetap kuat hingga 2022. "Penjualan semikonduktor diperkirakan tumbuh kembali sebesar 9%, dan melampaui US$ 600 miliar untuk pertama kalinya pada 2022. Angka ini berada diatas tingkat pertumbuhan 26% menjadi US$ 553 miliar pada 2021," ujar para analis pada Senin (3/1), yang dilansir CNBC. Sebagai informasi, krisis kekurangan semikonduktor selama pandemi berbulan-bulan telah berdampak pada berbagai industri, mulai dari mobil hingga konsol game. Sekarang para produsen chip berjuang untuk memenuhi permintaan luar biasa menyusul kebangkitan kembali aktivitas ekonomi global dari krisis Covid-19. (Yetede)
Penjualan Chip Tahun ini Diprediksikan Tumbuh Hampir 10%
Perusahaan asuransi kredit perdagangan asal Prancis Euler Hermes mengatakan, bahwa produsen chip telah menjadi pemenang yang nyata di masa pandemi virus corona Covid-19, bahkan momentumnya di sektor semikunduktor bakal tetap kuat hingga 2022. "Penjualan semikonduktor diperkirakan tumbuh kembali sebesar 9%, dan melampaui US$ 600 miliar untuk pertama kalinya pada 2022. Angka ini berada diatas tingkat pertumbuhan 26% menjadi US$ 553 miliar pada 2021," ujar para analis pada Senin (3/1), yang dilansir CNBC. Sebagai informasi, krisis kekurangan semikonduktor selama pandemi berbulan-bulan telah berdampak pada berbagai industri, mulai dari mobil hingga konsol game. Sekarang para produsen chip berjuang untuk memenuhi permintaan luar biasa menyusul kebangkitan kembali aktivitas ekonomi global dari krisis Covid-19. (Yetede)
Menperin Akan Berantas Calo Sertifikasi TKDN
Menteri Perindutrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita akan memberantas calo sertifikasi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang memalsukan data dan merugikan negara. Praktik pencaloan tersebut sangat merugikan, mengingat Pemerintah tengah berupaya keras untuk mengurangi ketergantungan impor melalui program peningkatan TKDN. Menperin mendapat laporan bahwa di lapangan telah terjadi pemalsuan data TKDN kepada pelaku usaha yang sedang mengurus sertifikasi TKDN. Menteri AGK menerangkan, Kemenperin bersama Kementerian /Lembaga tengah menyoroti hal tersebut. Sanksi tegas terhadap calo tersebut akan melibatkan kementerian-kementerian yang lain. "Dalam aturannya, Peraturan Pemerintah 29 Tahun 2021, kalau sudah ada produk dengan nilai TKDN 40%, wajib hukumnya kementerian/lembaga belanja produk tersebut. Ini agar produk impor dapat di take down, agar tidak ada lagi dalam belanja kementerian/lembaga." jelas Agus. (Yetede)
Manufaktur Memburuk, Butuh Realisasi Kebijakan
Kondisi industri manufaktur kian mengkhawatirkan. Setelah BPS melaporkan lesunya industri manufaktur semester I-2019, kini IHS Markit menyampaikan hal senada. Hasil catatan di survei Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia makin memburuk. IHS Markit menganalisis, pelemahan ini akibat pesanan baru tumbuh lebih rendah, sementara stok barang jadi masih menumpuk. Namun, pebisnis masih tetap optimis dan memprediksi pelemahan hanya bersifat sementara.
Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Hubungan Internasional menyebut, perlambatan sektor manufaktur terjadi karena dua hal. Pertama, pengusaha masih tertekan efek eskternal perang dagang AS dan China. Kedua, pebisnis masih menanti stabilitas pascapemilu. Ketiga, pemerintah menjadi semi-dormant alias menghindari kebijakan-kebijakan yang menimbulkan kontroversi selama periode sekitar pemilu.
Dalam kondisi seperti ini, ekonom Indef Bhima Yudhistira berharap pemerintah memperlus akses pasar ekspor ke negara non tradisional seperti ke Afrika, Timur Tengah, dan negara-negara kawasan Pasifik. Selain itu, pemerintah harus segera merealisasikan paket kebijakan ekonomi yang belum banyak berjalan.
Perang Dagang Momentum Genjot Ekpor dan Investasi
Govt speeds up issuance of incentives
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023







