Agenda Nasional
( 70 )Kekacauan Pembentukan Lembaga BPN
DALAM beberapa hari terakhir, di media sosial beredar daftar nama orang-orang yang bakal mengisi susunan kabinet pemerintahan Prabowo Subianto. Penulis biasanya tidak mempercayai kabar semacam itu karena banyak sekali faktor yang akan mengubah susunan kabinet sampai detik-detik terakhir. Penulis menganggap informasi itu sekadar upaya memancing reaksi publik alias test the water.
Namun, dari sejumlah versi daftar kabinet yang beredar, keberadaan lembaga baru Badan Penerimaan Negara menarik perhatian penulis. Jika rencana pembentukan badan baru ini akan direalisasi, rasanya penulis perlu mengusulkan tiga alternatif pembentukan Badan Penerimaan Negara. Namun jangan mengartikan usulan ini sebagai bentuk resistansi atas pemindahan beberapa unit di Kementerian Keuangan ke lembaga baru itu. Dalam sejumlah pemberitaan, disebutkan bahwa badan baru ini akan dipimpin Kepala Badan Penerimaan Negara. Penulis mengasumsikan jabatan ini akan setingkat menteri karena masuk daftar kabinet.
Mengacu pada kabar yang beredar sejak beberapa bulan terakhir, nantinya Badan Penerimaan Negara merupakan hasil penggabungan Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai pengumpul pajak, serta beberapa unit eselon II di Direktorat Jenderal Anggaran sebagai pengumpul penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Badan Kebijakan Fiskal sebagai perencana anggaran juga dikabarkan bakal bergabung. (Yetede)
Menentang Aksi Akalan-Akalan DPR Putusan Mahkamah Konstitusi
Prabowo Berkomitme Jaga Defisit, Pasar Finansial Menguat
Pasar finansial merespon positif komitmen Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menjaga defisit APBN 2025 dibawah 3% sekaligus penetapan anggaran makan bergizi gratis Rp 71 triliun. Kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) naik 0,13% ke level 6.889. Asing beli bersih (net buying) saham Rp 242 miliar. Mereka memborong saham BBCA dengan net buying Rp206 miliar, BRIS Rp 43 miliar, TLKM Rp 30 miliar, AMMN Rp 21 miliar, dan FILM Rp 18 miliar, merujuk data RTI. Sementara itu, rupiah menguat 0,37 ke level Rp16.380, setelah sebelumnya terempas hingga level Rp16.441 per dolar AS. Ini terjadi setelah muncul keraguan dari pelaku pasar terhadap keberlanjutan fiskal tahun 2025. Mereka menganggap program makan siang gratis Prabowo bakal membebani APBN 2025. Jauh sebelum itu, bank investasi global Morgan Stanley juga mengkhawatirkan keberlanjutan fiskal Indonesia, seiring berjalannya program makan siang gratis. Ini berujung pada aksi penurunan rekomondasi pasar saham Indonesia menjadi underweight. (Yetede)
Setop Silang Pendapat, Fokus Pada 5 Agenda Besar
Kelima agenda tersebut meliputi pertama, penyelesaian proyek-proyek infrastruktur yang segera berjalan agar dapat memberikan manfaat ekonomi nyata ke masyarakat secepat mungkin. Kedua, penguatan kebijakan kesehatan dan pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19. Ketiga, memastikan implementasi kebijakan mendorong investasi, terutama di sektor-sektor strategis. Ke empat memperkuat stabilitas makroekonomi dengan menjaga inflasi dan nilai tukar rupiah. Kelima, meningkatkan daya saing industri nasional melalui inovasi dan digitalisasi. "Dibidang ekonomi juga ada beberapa pekerjaan rumah yang belum tuntas dan perlu diselesaikan," ujar ekonom dan pakar kebijakan publik UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat kepada Investor Daily. Achmad Nur menuturkan pekerjaan rumah di bidang ekonomi yang belum selesai tersebut antara lain reformasi birokrasi, pengembangan SDM, kesejahteraan sosial, diversifikasi ekonomi, dan problem lingkungan. "Reformasi birokrasi yakni memastikan birokrasi yang lebih efisien dan transparan guna mendukung iklim investasi yang kondusif," kata dia. (Yetede)
Utak-atik Perpanjangan Trayek Kereta Cepat
Penguatan Teknologi Digital Syarat RI Menuju Negara Maju
Berkukuh Percepat Pemilihan Kepala Daerah Serentak
Mewujudkan Poros Karbon Dunia
Kemenhub Tambah Kuota Gratis Mudik Lebaran 2022
Direktur Jendral Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setyadi menyampaikan bahwa kuota mudik gratis Lebaran 2022 akan ditambah. "Mudik gratis kami ada perubahan, kami tambah kuota yang semula kami akan siapkan kendaraan 350 unit kami akan siapkan kendaraan sebanyak 700 unit. Jadi, dengan kendaraan sebanyak 700 kendaraan bus termasuk juga truk," kata Budi Setiadi dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (13/4). Ia menambahkan, dalam program mudik gratis ini sekitar 2.000 kendaraan motor akan difasilitasi untuk dibawa dari Jakarta dengan menggunakan truk menuju tujuan mudik gratis. Jabar juga masih sekitar Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sementara itu, Pemerintah DKI Jakarta menyiapkan ratusan bus dan truk untuk melayani arus mudik balik gratis pada Idul Fitri 2022. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafirin Liputo menyebutkan bahwa untuk bus akan disediakan sebanyak 492 unit untuk mengangkat para pemudik. (Yetede)
Akal Bulus Legalkan Omnibus
Politikus Senayan seperti tidak pernah kehilangan akal dalam mengakali kekacauan proses terbitnya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Alih-alih mematuhi putusan Mahkamah Konstitusi yang menyoal serampangannya proses lahirnya omnibus law itu. Jalan pintas ini sudah ditandai dengan dimulainya revisi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan pada Rabu pekan lalu. Tujuan revisi itupun benderang, yaitu ingin memasukkan ketentuan mengenai penyusunan undang-undnag dengan menggunakan metode omnibus law atau penggabung aturan. DPR dan pemerintah juga tutup mata terhadap argumentasi yang disampaikan Mahkamah Konstitusi soal inkonstitusionalnya UU Cipta Kerja.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









