Mewujudkan Poros Karbon Dunia
JAKARTA,ID-Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis Indonesia bisa menjadi poros karbon dunia, seiring beroperasinya bursa karbon. Sebab, potensi nilai perdagangan di Bursa Karbon Indonesia (IDX Carbon) sangat besar, mencapai Rp3.000 triliun lebih. Sejalan dengan itu, Presiden meminta otoritas bursa itu menjalankan tiga hal demi mewujudkan Visi Indonesia poros karbon dunia. Pertama, standar yang digunakan Bursa Karbon Indonesia perlu merujuk bursa sejenis di dunia dan memanfaatkan teknologi untuk transaksi. Kedua, Presiden meminta bursa baru ini memiliki target timeline serta mengatur dan memfasilitasi pasar karbon sukarela sesuai praktik di komunitas internasional. Ketiga, memastikan standar internasional itu tidak menganggur target Indonesia. "Saya optimis Indonesia mampu menjadi poros karbon dunia, asalkan tiga langkah konkret itu digarap dengan konsisten oleh seluruh pemangku kepentingan," ujar Presiden saat meresmikan Bursa Karbon Indonesia di main hall Sursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selatan (26/9/2023). Turut hadir dalam acara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pendjaitan, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar, dan Direktur Utama BEI Iman Rachman. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023