Lelang SRBI Tarik Dana Asing Rp 88,55 Triliun
Yuniati Turjandini
22 Feb 2024 Investor Daily (H)
Bank Indonesia (BI) mencatat, lelang instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) mencapai hingga Rp 391,82 triliun per 20 Februari 2024 menurut BI, instrumen ini turut meningkatkan masuknya dana asing ke pasar keuangan dalam negeri. "Perkembangan ini tercermin dari kepemilikan nonresiden pada instrumen SRBI yang mencapai Rp 88,55 triliun," ucap Gubernur BI Perry Warjiyo. Ia menuturkan SRBI, SVBI, dan SUVBI, terus dioptimalkan untuk menggantikan instrumen moneter sebelum reserve repo yang tidak bisa diperdagangkan dalam pasar uang dan pasar valas. Respons kebijakan moneter dan inovasi instrumen untuk meningkatkan efektivitas kebijakan terus diperkuat guna memastikan inflasi tetap terkendali dan nilai tukar rupiah tetap stabil. (Yetede)
Hadi Prioritaskan Jaga Situasi Kondusif Pascapemilu dan BLBI
Yuniati Turjandini
22 Feb 2024 Investor Daily (H)
Menteri Koodinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Hadi Tjahjanto akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga pemerintah non-kementerian (K/L) lain guna menjaga situasi kondusif saat ini. Hadi akan menemui sejumlah tokoh, termasuk salah satunya mantan menko polhukam Mahfud MD untuk bertukar pikiran. Selain itu, Hadi akan menyelesaikan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), khususnya untuk memburu aset-aset negara yang dicuri sejumlah obligor. "Tadi saya sempat bicara dengan Pak Kapolri dan Pak panglima TNI terkait situasi keamanan dan politik, semuanya kondusif dan hal itu benar-benar harus kita jaga pasca-pesta demokrasi tanggal 14 Februari 2024. Saya segera melaksanakan konsolidasi dengan lembaga/kementerian terkait untuk tetap menjaga kondisi yang saat ini sangat baik, sangat kondusif ini, agar terus dipertahankan," kata Hadi. (Yetede)
Harga Beras Melambung, Saham Emitennya Kian Membumbung
Yuniati Turjandini
22 Feb 2024 Investor Daily (H)
Tren harga beras nasional yang terus meningkat, membawa berkah bagi saham emiten produsen beras seperti PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI) dan PT Buyung Poetra Sembada, Tbk (HOKI). Harga beras medium saat ini sudah jauh melambung diatas harga eceran tertinggi (HET) Rp 10.900 per kg. Kenaikan harga bahan pokok itu sejalan dengan harga saham produsen beras yang juga telah melesat dalam sepekan terakhir. Berdasarkan data RTI, saham NASI melesat hingga 10,14% dalam satu pekan terakhir ke posisi Rp 76. Saham emiten beras lainnya yakni HOKI juga menguat 6,4% dalam satu minggu terakhir ke level Rp183. Kalangan analis percaya, tren kenaikan tersebut masih akan berlanjut dan membuka peluang gain saham NASI dan HOKI. "Taget harga HOKI selanjutnya berada di resistance Rp204, senada dengan kebutuhan pangan yang cenderung meningkat mendekati bulan puasa. Sedangkan target harga NASI berpotensi menyentuh angka Rp 86 dalam waktu dekat, karena terdapatnya akumulasi yang cukup kuat pada saham ini," kata Senior Vice Presiden Head of Retail Marketing & Product Development Division Henan Putihrai Asset Management Reza Fahmi. (Yetede)
BI tetap Optimistis Kredit Tumbuh 12%
Yuniati Turjandini
22 Feb 2024 Investor Daily (H)
Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan yang tinggi pada kredit perbankan nasional di Januari 2024 sebesar 11,83% secara year on year (yoy). Pencapaian tersebut menjadi salah satu katalis bank sentral yang optimistis secara keseluruhan tahun ini kredit bisa tumbuh 10-12% (yoy). Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, keyakinannya memasang target 10-12% disebabkan karena likuiditas dan permodalan bang yang lebih dari cukup, untuk turut menopang peningkatan kredit. Ketersediaan likuiditas perbankan tercermin pada tingginya rasio alat liquid/ dana pihak ketiga (AL/DPK) sebesar 27,79 pada Januari 2024. "Selain itu didukung pula oleh kebijakan insentif likuiditas makroprudensial (KLM) Bank Indonesia, khususnya bagi bank-bank yang menyalurkan kredit pada sektor-sketor prioritas," tutur Perry. (Yetede)
Kenaikan Inflasi Volatile Food hanya Temporer
Yuniati Turjandini
22 Feb 2024 Investor Daily (H)
Bank Indonesia (BI) memandang naiknya inflasi komoditas pangan harga bergejoak (volatile food) pada januari 2024 hanya terjadi secara temporer dan masih terkendali. Hal itu secara keseluruhan tidak akan mengganggu arah kebijakan yang prostability. Adapun faktor terjadinya inflasi pangan adalah faktor El Nino, musiman, dan juga tertundanya musim panen. Dari sisi global, terjadi gangguan atau rantai yang bisa berisiko naiknya harga komoditas pangan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) komponen inflasi harga bergejolak sebesar 7,22% dan memberikan andil 1,14% ke inflasi Januari 2024. Tekanan inflasi komponen harga bergejolak masih tinggi. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi Januari 2024. Tekanan inflasi komponen harga bergejolak masih tinggi. Komoditas yang memberikan andil inflasi adalah beras, bawang putih, tomat, cabe merah, dan daging ayam ras. (Yetede)
Kemenhub Gandeng Airbus Kembangkan Industri Aviasi RI
Yuniati Turjandini
22 Feb 2024 Investor Daily
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuka peluang kolaborasi antara produsen pesawat asal Kota Toulouse, Prancis, Airbus dengan perusahaan penerbangan nasional guna pengembangan industri penerbangan di Indonesia. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, kolaborasi Airbus dengan industri penerbangan Tanah Air terbuka lebar usai bertemu dengan President Airbus Commercial untuk wilayah Asia pacific dalam acara Singapore Airshow yang berlangusng di Changi Singapore. "Kami dengan senang hati membuka lebar kesempatan kerja sama dengan Airbus yang bisa dilakukan dalam berbagai bentuk," kata Budi. Kerja sama Indonesia dengan Airbus sudah dimulai sejak 1076. terbaru, Airbus telah bekerja sama dengan PT Dirgantara Indonesia (PT DI) untuk memproduksi komponen aerostruktur helikopter. Apalagi, pemerintah saat ini telah membuka berbagai bandara besar baru dengan landasan pacu (runway) sepanjang 3.000 meter, seperti Bandara Kertajati dan Bandara Dhohi Kediri. (Yetede)
Tingkat Kekosongan Perkantoran di CBD Jakarta Masih Tinggi
Yuniati Turjandini
22 Feb 2024 Investor Daily
Knight Frank Indonesia menyatakan tingkat kekosongan ruangan kantor di Jakarta lebih tinggi dari rerata di Asia Paisifik. Hingga akhir 2023, tingkat kekosongan ruang perkantoran di bisnis (central business district/CBD) Jakarta mencapai 20% dari total pasokan. "Di Asia pasifik rerata tingkat kekosongan ruang perkantoran premium sebesar 10%. Tingkat kekosongan ruangan di jakarta lebih tinggi dari rerata di Asia Pasifik. Hingga akhir 2023, ruang kantor yang kosong ada sekitar 1,8 juta meter persegi," ujar Syarifah Syaukat, senior Advisor Knight Frank Indonesia. Menurut Rina Martianti, associate director Occupier Strategy and Solutions Knight Frank Indonesia, kekosongan terjadi karena sebelum pandemi Covid-19, di CBD Jakarta angkanya rerata di atas 20%. (Yetede)
Dualisme Sikap AS Tentang Gencatan Senjata
Yuniati Turjandini
22 Feb 2024 Investor Daily
Jika selama berbulan-bulan sebelumnya Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menginginkan jeda pertempuran, sekarang retorikanya berubah jadi perlunya gencatan senjata sementara di jalur Gaza. Namun dalam sidang Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Selasa (20/2/2024), AS kembali memveto draft resolusi yang disusun Aljazair, untuk terciptanya gencatan senjata kemanusiaan segera di Gaza. Perubahan retorika Biden itu terjadi seiring rencana Israel yang sedang mempersiapkan serangan darat ke Rafah di Gaza Selatan. Tapi di DK PBB, AS menolak permintaan gencatan senjata sementara terkait pembebasan sandera yang ditahan oleh Hamas. Seperti diberitakan, AS telah memveto tiga draft resolusi DK PBB soal perang di Gaza. Ada pun dua veto terakhir adalah tentang penolakan penggunaan kalimat. "menuntut gencatan senjata kemanusiaan segera." Tetapi, AS kini mengajukan draft resolusi yang disusunnya sendiri, dengan mencantumkan kata "gencatan senjata". (Yetede)
Oktober 2024, ASN Mulai Bekerja di IKN
Yuniati Turjandini
22 Feb 2024 Investor Daily
Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawas Kemenpan RB Erwan Agus Purwanto mengatakan pada bulan Oktober 2024 para aparatur sipil negara (ASN) direncanakan sudah bekerja di Ibukota Nusantara (IKN). Untuk kloter pertama ASN yang dipindahkan ke IKN jumlahnya sekitar 6.000 orang dan berbasis prioritas pembangunan. "Kalau kita melihat itu, tentu pada saat pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, pada Oktober, mestinya sudah ada ASN disana. Jadi nanti, tentu Oktober mestinya sudah akan berjalan," kata Erwan. Dia mengatakan kepindahan ASN ke IKN tersebut menyesuaikan dengan agenda pergantian pemerintah lama ke pemerintah baru. Hingga kini, lanjutnya, pemerintah masih membahas pemberian tunjangan khusus bagi ASN yang pindah ke IKN, tetap dengan pertimbangan fiskal negara. "nanti akan segera disampaikan terkait dengan tunjangan-tunjangan khusus bagi ASN bacth pertama yang akan pindah ke IKN," tambahnya. (Yetede)
Cuan Terbit dari Hak Penerbit
Yuniati Turjandini
22 Feb 2024 Tempo
Angin segar berembus ke arah industri media. Melalui intervensi pemerintah, perusahaan pers berpotensi memperoleh sumber pemasukan baru lewat hak penerbit atau publisher rights. Pemerintah membantu dengan cara meminta perusahaan platform digital menghargai karya jurnalistik yang mereka sajikan buat pengguna. Selama ini, sejumlah penyelenggara sistem elektronik memanfaatkan berita dari perusahaan pers untuk tujuan komersial. Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu menyatakan tak ada imbal hasil buat produsen konten dari kegiatan tersebut.
"Ketika berita disebarkan platform digital, di situ ada ikutan iklan yang pendapatannya hanya diperoleh platform sebesar algoritma yang berputar, tanpa teman-teman yang memiliki berita mendapat pembagian keuntungan," ujarnya kepada Tempo, kemarin, 21 Februari 2024. Produsen berita juga tak pernah mengetahui besaran penerimaan tersebut. Di Indonesia, data Statista menyebutkan belanja iklan digital pada 2022 mencapai US$ 2,28 miliar atau sekitar Rp 34,5 triliun. Adapun tahun lalu nilainya diperkirakan meningkat menjadi US$ 2,55 miliar atau sekitar Rp 38,6 triliun.
Ninik menekankan pentingnya apresiasi terhadap karya jurnalistik secara adil dan transparan. Industri media sedang menghadapi tantangan dari berkembangnya teknologi digital. Bisnis mulai beralih mengandalkan impresi atau capaian traffic. Kondisi ini berkontribusi memicu konten clickbait yang dirancang untuk menarik perhatian pembaca, tapi kurang akurat, kurang lengkap faktanya, atau tidak sesuai dengan aturan jurnalistik. Makin clickbait, makin laku algoritmanya. Ninik yakin aliran pendapatan yang baru bisa mendorong peningkatan kualitas jurnalisme. (Yetede)









