;

STRATEGI BISNIS : TUMBUH CEPAT JALUR WARALABA

Ekonomi Hairul Rizal 24 Feb 2024 Bisnis Indonesia
STRATEGI BISNIS : TUMBUH CEPAT JALUR WARALABA

Kemitraan atau waralaba menjadi strategi efektif bagi pelaku usaha untuk memperluas ekspansi bisnis dan memperbesar pangsa pasar tanpa perlu mengeluarkan modal besar. Strategi ini memungkinkan pertumbuhan bisnis yang cepat dan signifikan, memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak, baik pemegang merek (franchisor) maupun calon mitra (franchisee), dengan memanfaatkan kekuatan merek yang sudah dikenal dan model bisnis yang terbukti menguntungkan. Prima Alvernia dari MammaRoti dan Alex Rudianto dari WeDrink merupakan contoh sukses dari strategi ini. MammaRoti berhasil membuka lebih dari 80 outlet dalam 1,5 tahun dan menargetkan 500 gerai pada 2026, sedangkan WeDrink memiliki lebih dari 700 gerai sejak September 2022. Prima mengatakan awal mula dirinya menawarkan paket kemitraan pada Juni 2022 dengan mengikuti pameran Info Franchise Business Concept (IFBC). Saat itu, paket kemitraan yang ditawarkan masih terjangkau hanya sekitar Rp75 juta dengan produk utama berupa mexican bun saja. Menurutnya, sistem kemitraan ini sangat membantu bagi pelaku usaha yang modal usahanya belum terlalu besar untuk dapat berkembang secara ekspansif. Tak heran bila Mamma Roti berhasil meraih Apresiasi IFBC Most Expansive Business 2024 karena berhasil memperluas usaha atau memperbesar pasar serta berkontribusi dalam upaya pengembangan kewirausahaan bisnis di Indonesia. Pada tahun ini, pihaknya pun kembali mengikuti pameran IFBC dengan menawarkan paket kemitraan mulai dari Rp170 juta sudah termasuk perlengkapan dan peralatan, lisensi kemitraan, produk, mesin, dan lain sebagainya dengan target balik modal kurang dari Rp1 tahun. 

Selain Mamma Roti, brand lain yang juga mendapatkan penghargaan IFBC Most Expansive Business 2024 adalah WeDrink, bisnis es krim dan minuman rasa buah. Perusahaan yang berada di bawah naungan Runxiang Catering Management Co., Ltd ini pertama kali hadir di Indonesia pada September 2022. Alex Rudianto, Investment Manager WeDrink mengatakan bahwa peluang bisnis minuman masih sangat terbuka luas terutama di luar Pulau Jawa dan Sumatera. Karena itulah pada 2024 ini pihaknya akan lebih fokus untuk eks­pansi ke luar Pulau Jawa dan Sumatra, termasuk hingga ke luar negeri khususnya di kawasan Asean. “Paket kemitraan untuk harga normal ada di angka Rp300 jutaan, tetapi selama pameran kami memberikan harga promo dengan diskon sekitar Rp50 juta hingga Rp170 juta sehingga mitra hanya perlu mengeluarkan investasi sekitar Rp130 juta hingga Rp200 jutaan,” tuturnya. Angka tersebut sudah termasuk biaya management, training, mesin, peralatan, bahan baku, serta biaya survey, franchise dan promo event tetapi belum termasuk biaya sewa, renovasi, dan dekorasi outlet. Adapun perhitungan omzet atau pendapatan per hari diperkirakan mencapai Rp5 juta hingga Rp8 juta dengan estimasi balik modal 5 hingga 10 bulan. 

 Brand lainnya yang juga memiliki ekspansi bisnis yang signifikan setelah membuka paket kemitraan adalah Momoyo. Livia, manager kemitraan Momoyo, mengatakan sejak menawarkan paket kemitraan pada April 2023, Momoyo berhasil membuka 529 cabang hanya dalam kurun 9 bulan hingga Desember 2023. Selain itu, Momoyo juga memiliki harga yang terjangkau mulai dari Rp8.000 hingga Rp26.000 dengan pendapatan perhari rata-rata sebesar Rp5 juta, dan profit margin mencapai 65%. Mitra juga diproyeksikan dapat balik modal dalam kurun 8 hingga 12 bulan. Livia sendiri menargetkan pada 2024 ini Momoyo akan memiliki 2.000 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia. Sementara itu, Fredy Ferdinand Marketing Public Relations Neo Expo Promosindo selaku pihak penyelenggara IFBC mengatakan penghargaan IFBC Most Expansive Business tersebut diberikan kepada para pelaku usaha yang pertumbuhan bisnisnya terbilang cukup signifikan pada 2023.

Tags :
#Bisnis
Download Aplikasi Labirin :