;

Bertemu Surya Paloh, Jokowi Ingin Menjadi Jembatan untuk Semua

Yuniati Turjandini 20 Feb 2024 Investor Daily (H)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pertemuan dengan Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh, di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (18/2/2024) merupakan pertemuan politik biasa. Presiden berharap pertemuan itu bisa  menjadi jembatan bagi semua pihak. "Ini baru awal-awal. Nanti kalau sudah final nanti kami sampaikan. Tapi itu sebetulnya saya saya itu hanya menjadi jembatan, yang paling penting kan nanti partai-partailah," ujar Jokowi. Presien tidak menjelaskan detail apa yang dimaksud dengan menjadi jembatan. Ketika ditanya mengenai hal tersebut, dia hanya mengatakan dirinya hanya ingin menjadi  jembatan bagi semua pihak. Ia tidak merasa perlu menjelaskan siapa yang mengundang dan siapa yang diundang dalam pertemuan tersebut. Yang penting, kata dia, pertemuan itu akan bermanfaat bagi perpolitikan kita, bagi negara, saya kira yang paling penting itu," jelas dia. (Yetede)

Menjelang Ramadan, Pemerintah Jaga Pasokan Sembako

Yuniati Turjandini 20 Feb 2024 Investor Daily (H)
Pemerintah terus menjaga ketersediaan sembilan bahan pokok (sembako). Langkah ini dilakukan sebagai wujud pemerintah menjaga laju inflasi yang terkait dengan ketersediaan harga pangan bergejolak (volatile food) Hal ini disampaikan Menteri Koordinasi Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto setelah melakukan pertemuan dengan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Senin (19/2/2024). Jika dirinci, sembako terdiri atas beras, gula pasir, minyak goreng, dan mentega, daging, telur ayam, susu, bawang, gas, dan minyak tanah, serta garam. "Lebaran sudah dekat, jadi kita minta supaya sembilan bahan pokok bisa tersedia, karena urusan sayakan  soal inflasi, karena kalau ini inflasi sayakan khawatir (harga sembako) akan meningkat," ucap Airlangga. (Yetede)

Menjaga Pertumbuhan Ekonomi Tetap 5%

Yuniati Turjandini 20 Feb 2024 Investor Daily
Pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi nasional bisa tetap berada di atas 5% pada kuartal I-2024. Guna mencapai angka  tersebut, pemerintah harus mendorong permintaan domestik melalui peringkatan konsumsi masyarakat dan investasi. Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Ferry Irawan mengatakan, perekonomian Indonesia masih akan tetap kuat sejalan dengan sejumlah indikator makroekonomi yang menunjukkan kinerja positif, diantaranya PMI manufaktur yang konsisten  berada di level ekspansi, surplus neraca perdagangan terus berlanjut, cadangan devisa terjaga stabil dan laju inflasi yang terkendali. "Ditengah ketidakpastian global, pada kuartal I-2024 ekonomi Indonesia diproyeksikan dapat  dapat tumbuh diatas 5%. Hal tersebut dicapai dengan mendorong permintaan domestik melalui peningkatan konsumsi masyarakat dan investasi," kata Ferry kepada Investor Daily. (Yetede)

Menerka Nasib Industri Sawit

Yuniati Turjandini 20 Feb 2024 Tempo
Meski harga tandan buah segar (TBS) sawit di pasar stagnan, para petani masih menggantungkan nasib pada komoditas ini. Seperti di Kalimantan Barat, tak sedikit petani yang mengandalkan sawit, bahkan membuka lahan baru. Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat Kalimantan Barat, Marjitan, menuturkan harga TBS sawit tak bergerak dari Rp 2.300-2.600 per kilogram pada tahun lalu. “Minimal tidak turun, bertahan di situ harganya,” ujar Marjitan kepada Tempo, kemarin, 19 Februari 2024. Dia tidak berharap harga TBS naik tinggi seperti sepuluh tahun lalu karena masih dapat mengantongi margin. Marjitan tak mengerti penyebab harga TBS sawit masih rendah di pasaran. Padahal permintaan relatif stabil. 

Tantangan petani saat menanam bibit sawit hingga panen terbilang tak mudah. Faktor cuaca tak menentu menjadi masalah bagi petani saat berada di kebun. “Sesekali hujan, siang dan malam. Ini berpengaruh ke sistem perawatan,” kata Marjitan. Tingginya harga pupuk juga ikut menyulitkan petani sawit. Marjitan berharap adanya bantuan pupuk harga terjangkau dari pemerintah.  Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Gulat M.E. Manurung memprediksi tahun ini menjadi puncak penurunan produksi minyak sawit mentah atau CPO dari petani sawit. Dia memperkirakan produksi CPO petani sawit turun 10 persen dari 13 juta ton menjadi 11,7 juta ton. Pelemahan produksi disebabkan oleh rendahnya penggunaan pupuk, faktor cuaca, dan melemahnya harga TBS. “Petani mengurangi pupuk dari 2,5 kilogram per batang menjadi 1 kilo.” (Yetede)

Saham Berorientasi ESG Berprospek Cerah

Yoga 20 Feb 2024 Kompas

Saham perusahaan yang mengedepankan keberlanjutan lingkungan, sosial, dan tata kelola atau ESG dapat menjadi pilihan bagus bagi investor untuk mendulang keuntungan lebih. Perusahaan, khususnya yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, dipastikan memiliki fundamen keuangan dan bisnis yang berkualitas. Prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) yang diterapkan suatu perusahaan tercatat di bursa atau emiten tidak hanya mementingkan keuntungan finansial, tetapi juga keuntungan dari tata kelola yang baik dalam hal menjaga lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Hal ini sejalan dengan upaya global untuk menahan laju perubahan iklim dan mengimplementasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB. Retail Research Analyst CGS International Sekuritas Indonesia, Andrian A Saputra, mengatakan, ESG harus menjadi faktor nonfinansial yang dipertimbangkan investor dalam menilai aktivitas bisnis suatu perusahaan. Sejauh ini, ESG telah menjadi matriks utama investasi dan referensi emiten melaporkan dampak bisnis mereka yang akan membantu menjaga reputasi perusahaan.

”Ketika berinvestasi, selama ini kita banyak mempertimbangkan faktor kinerja keuangan, seperti perhatikan net income, liabilitas, dan aspek keuangan lainnya. Aspek non-financial seperti ESG ini dapat jadi indikator juga untuk pilih perusahaan selain yang bisa kasih potensi cuan oke, tapi juga secara bisnis mampu merawatlingkungan," ujar Andrian dalam seminar daring, Senin (19/2). Investor dalam negeri bisa dengan mudah mengenali perusahaan lokal yang telah berorientasi ESG dengan membaca daftar emiten di empat Indeks di Bursa Efek Indonesia (BEI). Empat indeks itu adalah Indeks ESG Leaders (IDXESGL), ESG Sector Leaders IDX Kehati SRI-Kehati, dan ESG Quality 45 IDX Kehati. Indeks tersebut mengumpulkan puluhan saham dengan kinerja keuangan dan likuiditas transaksi baik, termasuk yang bekerja sama dengan Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (Kehati). (Yoga) 

Hunian Murah Impian Kelas Menengah

Yoga 20 Feb 2024 Kompas

Dewasa ini, hunian merupakan kebutuhan primer yang semakin sulit dijangkau. Harganya yang terus melejit telah membuat banyak orang, terutama generasi muda kelas menengah berpenghasilan tanggung, semakin berandai-andai akankah mereka dapat memiliki hunian layak untuk berteduh. Salah satu penyebab harga properti terus merangkak naik saban tahun ialah ketersediaan lahan yang makin hari makin susut. Hal ini tidak lepas dari pertumbuhan populasi penduduk. Ditambah, urbanisasi tak lagi dapat terbendung, mengakibatkan lahan-lahan di perkotaan semakin tergerus. Hukum pasar supply-demand pun berlaku, makin banyak permintaan, makin tinggi pula harga lantaran pasokan terbatas. Artinya, pertumbuhan demografi penduduk telah menciptakan permintaan yang tinggi. Sementara ketersediaan lahan terus menyusut. Di kawasan Sentul, Bogor, Jabar, pengembang menawarkan hunian yang dibanderol Rp 700 juta per unit. Bagi kalangan masyarakat berpenghasilan tanggung, kurang lebih Rp 8 juta per bulan, hunian tersebut cukup ideal. Namun, harga di level itu masih sulit dijangkau.

Alhasil, keinginan memiliki rumah itu berakhir menjadi angan semata. Dengan penghasilan tanggung, Septian (29), karyawan swasta di Jakarta, merasa pasaran harga hunian di wilayah Jabodetabek makin tak tergapai. Mau tidak mau, upaya untuk mendapatkan hunian ideal harus ditempuhnya dengan ”menyalakan” dua dapur. ”Dengan total pendapatan berdua sekarang, mungkin bisa berani ambil KPR (kredit pemilikan rumah) yang tenornya 15 tahun, dengan cicilan Rp 5 juta per bulan untuk harga  rumah di kisaran Rp 600 juta-Rp 700 juta. Akan tetapi, kalau masih bujang, belum berani ambil rumah, mending sewa atau indekos,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, Minggu (18/2). Menurut dia, terdapat pilihan hunian lain yang harganya jauh lebih terjangkau. Namun, lelaki yang baru membangun rumah tangga tersebut harus mengorbankan jarak tempuh yang semakin jauh menuju tempat kerjanya. Artinya, ia harus mengalokasikan biaya transportasi untuk pergi-pulang bekerja. (Yoga) 

”Gulo Puan”, Kudapan dari Susu Kerbau Rawa Kegemaran Raja Palembang

Yoga 20 Feb 2024 Kompas

Berada 60 km atau 2 jam tenggara Palembang, Sumsel, Desa Bangsal di Kecamatan Pampangan, Ogan Komering Ilir, punya arti penting dalam sejarah kuliner di kalangan bangsawan keturunan penguasa kerajaan di Palembang. Desa Bangsal adalah tempat lahirnya gulo puan, camilan dari olahan susu kerbau rawa Pampangan, yang dijuluki ”Kudapannya Raja-raja Palembang”. Seusai menerima 2,5 liter susu kerbau dari menantunya, Paisol (44), di salah satu rumah di Desa Bangsal, Kamis (7/12) Masnah (60) menyiapkan wajan, kompor gas, elpiji 3 kg, ember kecil, dan gula pasir 0,5 kg. Masnah mencampur susu kerbau dan gula pasir di ember kecil, lalu menuangkan adonan yang sudah tercampur rata itu ke wajan dan mengaduknya perlahan dengan spatula. Api kompor disetel antara kecil dan sedang karena proses masak harus bertahap 1-2 jam. Setelah melihat adonan mengental, Masnah mengaduknya perlahan hingga campuran susu kerbau dan gula mengkristal, kering kasar kecoklatan. Sekilas teksturnya mirip gula aren, dengan warna lebih pucat. Hasil masakan itulah yang disebut gulo puan. Camilan itu berasal dari dua suku kata, ”gulo” yang artinya gula atau manis dan ”puan” yang artinya susu. Maksudnya, gula susu atau manisan dari susu. Tak jarang gulo puan menjadi teman minum teh atau kopi. Ada juga yang memakannya langsung.

Menurut Masnah, membuat gulo puan menjadi tradisi yang diwariskan turun-temurun kepada para perempuan di Desa Bangsal. Masnah belajar membuat gulo puan menjelang pernikahannya dengan Junaidi (70) pada tahun 1979, tujuannya agar bisa menambah pemasukan keluarga atau membantu suami tanpa mengganggu tanggung jawabnya dalam keluarga. Hasil dari gulo puan dinilai cukup menjanjikan. Untuk menghasilkan 1 kg gulo puan, bahan yang dibutuhkan adalah 2,5 liter susu kerbau seharga Rp 62.500 (Rp 25.000 per liter) dan 0,5 kg gula pasir seharga Rp 8.000 (Rp 16.000 per kg). Selain itu, elpiji 3 kg seharga Rp 20.000 per tabung, tapi bisa digunakan memasak dalam 2-7 hari. Dengan modal produksi Rp 70.500, harga jual gulo puan bisa mencapai Rp 120.000 per kg. Artinya, ada keuntungan Rp 49.500, belum termasuk keuntungan dari penjualan produk turunan, seperti minyak samin seharga Rp 200.000 per kg dan mentega Rp 80.000 per kg. Namun, butuh proses masak berulang atau dalam jumlah besar untuk menghasilkan 1 kg minyak samin dan 1 kg mentega. (Yoga) 

Investor Mulai Ambil Posisi pada Obligasi Pemerintah

Hairul Rizal 20 Feb 2024 Kontan
Pemerintah kembali akan kembali melelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada Selasa (20/2). Pemerintah memasang target indikatif sebesar Rp 12 triliun. Seri SBSN yang akan dilelang adalah seri SPN-S (Surat Perbendaharaan Negara-Syariah) dan PBS (Project Based Sukuk) untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2024. Fixed Income Analyst Pefindo, Ahmad Nasrudin optimistis akan hasil lelang pekan ini. Menurut dia, investor masih akan membelanjakan dananya untuk mendapatkan kupon tinggi. "Saya memperkirakan bid-to-cover ratio masih akan berkisar 1,752,5 kali," ujarnya akhir pekan lalu. Optimisme itu berangkat dari tawaran kupon tinggi yang semakin langka ke depan, seiring dengan potensi penurunan suku bunga tahun ini. Selain itu, tingkat inflasi terus berada pada rentang target Bank Indonesia (BI), maka kupon riil yang didapatkan investor saat ini sangat menarik dibandingkan dengan instrumen pendapatan tetap lain, seperti deposito. Dengan asumsi bid-to-cover ratio antara 1,75-2,5 kali, Nasrudin memperkirakan, total penawaran yang masuk akan dapat mencapai Rp 21 triliun hingga Rp 30 triliun. Sementara yang dimenangkan kemungkinan sekitar Rp 11 triliun atau di bawah target. Senior Economist KB Valbury Sekuritas, Fikri C. Permana menilai, investor saat ini sudah mulai mengambil posisi setelah pemiliihan umum berlangsung. "Penawaran yang masuk bisa mendekati Rp 40 triliun," ujarnya, Minggu (18/2). Selain itu, kesempatan mendapatkan yield yang tinggi seiring dengan potensi penurunan suku bunga. Sehingga Fikri menilai, investor akan memburu tenor panjang. Adapun hingga akhir tahun, Fikri memproyeksi, yield obligasi 10 tahun Indonesia berada di 6,2%.

Uji Daya Tahan Lawan Resesi Global

Hairul Rizal 20 Feb 2024 Kontan

Selain efek pemilihan umum (Pemilu) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, investor juga perlu mencermati ketidakpastian ekonomi global. Apalagi usai Jepang dan Inggris tumbang ke jurang resesi. Pasar juga dihadapkan pada bayang-bayang perlambatan ekonomi dua negara adikuasa, Amerika Serikat (AS) dan China. Founder & CEO Finvesol Consulting, Fendi Susiyanto memandang, resesi dan perlambatan ekonomi di sejumlah negara maju sudah diprediksi cukup lama. Fendi optimistis, ketahanan ekonomi Indonesia masih bisa meredam dampak situasi tersebut. Meski kontribusi ekspor terpangkas, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa stabil di 5% dengan dorongan konsumsi dalam negeri. Begitu pula terhadap pasar modal Indonesia, Fendi meyakini daya tariknya masih memikat investor asing. "Justru flow of fund kalau terjadi resesi global, masuk ke Indonesia. Yield of return Indonesia masih sangat atraktif dari kacamata investor asing," kata Fendi, Senin (19/2). CEO Pinnacle Persada Investama, Guntur Putra menimpali, banyak faktor yang mempengaruhi prospek bursa saham Indonesia. Jika resesi dan perlambatan ekonomi global berkepanjangan, apalagi di mitra dagang Indonesia, membawa sentimen negatif. Emiten berorientasi ekspor yang rentan terdampak antara lain di sektor industri dan komoditas seperti manufaktur, tambang dan energi. Komoditas energi seperti batubara dan minyak mentah bisa tertekan.

Sedangkan komoditas pertanian seperti kelapa sawit berpeluang stabil. Emiten non-tambang yang mengandalkan ekspor kayu, makanan dan barang konsumsi lain bisa turut terimbas penurunan permintaan. Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas menyarankan tetap waspada terhadap saham-saham komoditas tambang dan energi. Terutama yang berfundamental lemah dan eksposur tingggi terhadap volatilitas harga komoditas. Head of Research & Fund Manager Syailendra Capital Rizki Jauhari menambahkan, umumnya karakteristik bisnis emiten di Indonesia cenderung di pasar domestik. Sehingga, penting menilik lebih dalam mengenai ketahanan daya beli di dalam negeri. Di sisi yang lain, Rizki memandang resesi global bisa meningkatkan probabilitas bank sentral memangkas tingkat suku bunga. Hal ini dapat membawa katalis positif terhadap emiten yang sensitif terhadap penurunan tingkat suku bunga seperti properti, teknologi, perbankan, menara telekomunikasi, dan jalan tol. Investment Consultant Reliance SekuritasIndonesia, Reza Priyambada sepakat dengan dibayangi potensi resesi, bank sentral dapat menurunkan suku bunga. Dengan sentimen resesi dan perlambatan ekonomi global, Reza menyarankan mewaspadai atauwait and see saham tambang energi dan mineral seperti INDY, ITMG, ADRO dan BRMS.

Kredibilitas Anggaran Pasca Pemilu Jadi Taruhan

Hairul Rizal 20 Feb 2024 Kontan (H)
Lewat Kementerian Keuangan (Kemkeu), pemerintah tengah menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Masih awal memang, tapi ada baiknya penyusunan anggaran mengakomodasi program-program pemerintah baru. Ini mengingat, pemerintahan baru membutuhkan dana jumbo untuk membiayai program-program yang dijanjikan saat kampanye pemilihan presiden 2024. Pemerintah baru juga harus mampu memastikan APBN kredibel di tengah ancaman ekonomi global. Calon presiden-calon wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka  yang berpotensi memenangi pilpres satu putaran, memiliki beberapa program unggulan yang tersusun dalam visi misi mereka saat kampanye. Beberapa di antaranya adalah program makan siang dan minum susu gratis yang memerlukan dana lebih dari Rp 400 triliun per tahun. Lalu, ada program lumbung pangan serta menambah program kartu-kartu kesejahteraan sosial. Prabowo-Gibran juga ingin melanjutkan proyek  Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga melanjutkan hilirisasi. Anggota Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran Drajad Wibowo bilang, untuk mendukung program-program, pemerintah baru akan membentuk Badan Penerimaan Negara (BPN). Wakil Komandan Tim Pemilih Muda TKN Prabowo-Gibran Anggawira membuka opsi penghematan belanja negara. Salah satunya mengevaluasi dan menghemat subsidi agar tepat sasaran. Kepala Center for Industry, Trade and Investment Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Andry Satrio Nugroho melihat anggaran makan siang gratisulit terpenuhi. Rasio pajak Indonesia sulit dikerek. Direktur Center of Eco­nomic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menyarankan agar pemerintahan baru menimbang opsi perbaikan distribusi subsidi energi. Jika pemangkasan anggaran tanpa perbaikan distribusi bisa memicu inflasi dan daya beli kelompok 40% terbawah dan menengah. Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution Ronny P Sasmita melihat, akan ada kompromi rencana program Prabowo-Gibran. Rencana program saat kampanye bermotif politik agar dipilih rakyat.

Pilihan Editor