;

PROYEK MODA RAYA TERPADU : Jepang Resesi, MRT Tetap Bergulir

Ekonomi Hairul Rizal 21 Feb 2024 Bisnis Indonesia
PROYEK MODA RAYA TERPADU : Jepang Resesi, MRT Tetap Bergulir

PT MRT Jakarta berkeyakinan pendanaan proyek moda raya terpadu di Jakarta tidak terpengaruh kondisi perekonomian Jepang yang tengah mengalami resesi. Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat mengatakan progres pengerjaan dan dukungan pendanaan Jepang untuk moda raya terpadu (MRT) di Jakarta akan tetap berjalan optimal. Tuhiyat menuturkan Pemerintah Jepang telah menyediakan porsi khusus investasi pada anggarannya, seperti untuk membangun proyek MRT Jakarta. Saat ini, dia memberikan contoh PT MRT Jakarta menunggu penandatanganan kontrak pinjaman dari Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk MRT Jakarta East-West Line fase 1 tahap 1 sebagai tindak lanjut penandatangan risalah pembahasan penilaian atau Minutes of Discussion (MoD of Appraisal Mission) proyek itu antara Pemerintah Indonesia dan JICA pada November 2023. Perekonomian Jepang telah tergelincir ke dalam jurang resesi sehingga membuat negara tersebut terlempar dari ekonomi terbesar ketiga di dunia. Kantor Kabinet Jepang pada Kamis (15/2) melaporkan produk domestik bruto (PDB) secara tahunan telah berkontraksi sebesar 0,4% pada kuartal IV/2023, setelah revisi penurunan sebesar 3,3% pada kuartal sebelumnya. Tuhiyat menjelaskan, tarif MRT Jakarta untuk rute terjauh, Lebak Bulus ke Bundaran HI adalah sekitar Rp31.000 sebelum adanya subsidi dari pemerintah. Tarif itu didapatkan dari nilai ekonomi MRT fase 1 yang dibangun dengan biaya Rp16 triliun dan panjang lintasan 13 kilometer.

Download Aplikasi Labirin :