;

Intergarsi Bisnis dan Akuisisi Lambungkan Kinerja Petrindo

Yuniati Turjandini 19 Feb 2024 Investor Daily (H)
Intergrasi bisnis dan serangkaian akuisisi akan melambungkan kinerja emiten energi dan mineral PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). Lini bisnis Petrindo yang demikian agresif dan lengkap melebarkan sayap usaha di sektor strategis membuat perseroan siap  menghasikan nilai tambah yang menguntungkan bagi seluruh pemangku kepentingan. Integrasi Petrindo tercermin pada produk dan layanan yang diberikan. Lihat saja, sepak terjang salah satu entitas anaknya, PT Tamtama Perkasa (TP). Bisnis TP terkoneksi mulai dari proses penambangan, ketersediaan jalan, proses screening , pelabuhan, hingga fasilitas penimbunan batu bara. Nyaris dari semua fasilitas  dalam ekosistem batu bara dimiliki TP. Kini, perseroan fokus menuntaskan pembangunan intermediaary stockpile (ISP) yang digarap sejak kuartal IV-2023. (Yetede)

Listrik Premium Hijau dari PLTS Terapung

Yuniati Turjandini 19 Feb 2024 Tempo
 Perjuangan umat manusia menghindari bencana iklim terangkum dalam kalimat ringkas yang dikatakan Bill Gates berikut: "dari 51 miliar ke nol." Tatkala Gates menulis buku How to Avoid a Climate Disaster pada 2021, secara global, negara-negara di dunia ini melepaskan emisi gas rumah kaca sebesar 51 miliar ton ke atmosfer. Akibat tingginya emisi tadi, tidak bisa tidak, negara-negara di bawah kolong langit yang tidak biru lagi ini diwajibkan menurunkan emisi gas rumah kaca sampai ke titik nol. Tantangan itu semakin besar. Sebab, pada 2023, Komisi Eropa mencatat volume emisi gas rumah kaca mencapai rekor tertinggi baru, yaitu 53,79 miliar ton setara dengan karbon dioksida (CO2 ekuivalen).
 
Untuk mencapai titik nol, titik-titik krusial telah ditetapkan, yaitu 2050 untuk negara-negara maju dan tahun-tahun setelahnya bagi negara berkembang dan miskin. Indonesia memutuskan 2060 sebagai target untuk mencapai net zero emission. Aksi menuju nol emisi karbon tersebut dipengaruhi bagaimana dunia mencapai target emisi pada 2030. Uni Eropa punya proyek menurunkan emisi sebesar 55 persen pada 2030.Di Indonesia sendiri, dalam siaran pers pada 19 Januari lalu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengklaim cerita sukses penurunan emisi gas rumah sebesar 127,67 juta ton CO2 ekuivalen atau 109,64 persen di atas target.

Klaim ini memompa kepercayaan diri pemerintah sehingga menaikkan target penurunan gas rumah kaca pada 2030 menjadi 31,89 persen dengan kemampuan sendiri dan 43,20 persen dengan dukungan internasional.Bolehlah kita sedikit menepuk dada. Sebab, dua tahun lalu (2022), emisi gas rumah kaca Indonesia sempat menyentuh 1,24 gigaton atau 1,24 miliar ton. Jumlah ini melonjak 10 persen dibanding tahun sebelumnya dan berkontribusi 2,3 persen terhadap total emisi gas rumah kaca global pada 2022. (Yetede)

Bahaya Data di Luar Negeri

Yuniati Turjandini 19 Feb 2024 Tempo
Para ahli keamanan siber ragu akan keamanan data dan keandalan sistem teknologi informasi Komisi Pemilihan Umum dalam menangani hasil Pemilu 2024. Komunitas keamanan siber dan pelindungan data, Cyberity, menemukan data digital pada sistem Sirekap-web.kpu.go.id dan Pemilu2024.kpu.go.id disimpan di luar negeri.  Menurut Ketua Cyberity Arif Kurniawan, dua situs web KPU tersebut menggunakan layanan komputasi awan yang lokasi server alias peladennya berada di Cina, Prancis, dan Singapura. Padahal, dia mengimbuhkan, pemerintah telah mewajibkan seluruh data masyarakat disimpan di dalam negeri. 

Ketentuan itu selaras dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik serta Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). “Karena menyangkut sektor publik dan menggunakan APBN, data penting seperti data pemilu semestinya diatur dan berada di Indonesia sesuai dengan Pasal 20 PP Nomor 71/2019,” ujarnya, pekan lalu.

Pakar telematika Roy Suryo turut mempertanyakan alasan KPU tidak menyimpan data sepenting data Pemilu 2024 di Indonesia. Sebab, data yang disimpan di negara lain dapat diakses berbagai pihak tanpa diketahui oleh pemerintah Indonesia ataupun KPU.    Adapun Komisioner KPU Betty Epsilon Idroos membantah anggapan bahwa server Sirekap ataupun Pemilu2024 terhubung dengan server Alibaba di Singapura. “Enggak, servernya di Indonesia,” kata Betty. (Yetede)

6 Program Digitalisasi Berdampak ke Ekonomi

Yuniati Turjandini 19 Feb 2024 Investor Daily
Sebanyak enam program percepatan transformasi digital nasional strategis kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah berdampak positif yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, terutama perekonomian pedesaan , prestasi pendidikan, kemudahan layanan kesehatan, serta indeks untuk UMKM dan startup. Pada era pemerintahan Joko Widodo yang berjalan selama dua periode, yakni  pada 2014-2019 dan 2019-2024, Kemenkominfo menjalankan enam program kerja utama strategis sebagai upaya percepatan transformasi digital nasional. Khusus pada periode kedua (2019-2024), kementerian ini mempercepat realisasi program digitalisasi. Program meliputi penyediaan infrastruktur seluler atau menara telekomunikasi (based tranciever station/BTS) di daerah terjauh, tertinggal, dan terdepan (3T), fasiitas jaringan seluler 4G di daerah non-3T, Beasiswa Talenta Digital, literasi digital, memfasilitasi UMKM masuk ke platform digital, dan pembinaan pelaku usaha rintisan berbasis teknologi. (Yetede)

Potensi Bisnis MRO Diproyeksi Tembus US$ 2 M

Yuniati Turjandini 19 Feb 2024 Investor Daily
Kementerian PPN/Bapennas bersama Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Buleleng, dan PT Dirgantara Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (NKB) Pengembangan Ekosistem Industri Kedirgantaran Provinsi Bali. Komitmen kesepahaman itu, mengingat besarnya potensi sektor pemeliharaan dan perbaikan pesawat udara atau maintence, repair, overhaul (MRO) dan purnajual serta layanan jasa penerbangan, pendidikan-pelatihan serta kebandarudaraan. Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bapennas Amalia Ardininggar Widyasanti mengatakan eksosistem kedirgantaraan ditopang besarnya potensi industri MRO diharapkan mengangkat aktivitas ekonomi baru, khususnya di wilayah bali Utara. "Dengan ekosistem kedirgantaraan terutama pada besarnya potensi industri MRO di bali yang mana sesuai Peta Jalan Ekosistem Industri Kedirgaantaran 2022-2045, potensinya mencapai US$ 2 miliar. Ini akan mendorong aktivitas di Bali Utara. pada akhirnya ini juga mendorong diversifikasi ekonomi Bali yang berkembang dari pariwisata," kata Amalia. (Yetede)

Ekspor Terancam Resesi dan Konflik Geopolitik

Yuniati Turjandini 19 Feb 2024 Investor Daily
Ekspor Indonesia terancam oleh resesi ekonomi di sejumlah negara dan konflik geopolitik. Pemerintah diminta menerapkan strategi jitu untuk menyelamatkan ekspor, salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional. Jepang, mitra dagang nomor empat Indonesia, masuk jurang resesi tahun lalu, setelah ekonomi kontraksi selama dua kuartal beruntun. Pada 2023, ekspor Indonesia ke Jepang mencapai  US$ 18,8 miliar, sedangkan investasi asing langsung (foreign direct invesment/FDI). Perusahaan Jepang di negara ini mencapai US$ 4,63% miliar, berada di posisi keempat. Sementara itu, ekonomi Inggris pun turun 0,3% pada kuartal IV-2023, lebih buruk dari kuartal sebelum kontraksi 0,1%. Tekanan ekspor semakin berat, seiring prahara di Laut Merah yang membuat ekspor Indonesia ke Eropa terganggu. Hingga kini, konflik di kawasan itu tak kunjung mereda, melainkan semakin panas. Berdasarkan riset S&P Global, sekitar 12% pelayaran dunia melewati laut Merah. Kini, beberapa kapal besar memilih menempuh jarak yang lebih jauh mengitari Afrika untuk sampai Eropa demi menghindari Laut Merah. (Yetede)

Menjinakkan Gonjang-ganjing Beras

Yoga 19 Feb 2024 Kompas

Lonjakan harga beras ke rekor tertinggi terjadi sebulan terakhir. Di sejumlah daerah, beras premium dan medium juga raib dari pasar tradisional dan toko ritel modern. Kenaikan harga beras jauh di atas HET yang ditetapkan pemerintah itu terjadi seiring mundurnya masa panen dan berkurangnya pasokan dari sentra produksi (Kompas, 17/2/2024). Sebelumnya, pemerintah dalam berbagai kesempatan juga melontarkan sinyal ancaman inflasi pangan. Lonjakan harga beras berpotensi mendongkrak inflasi, yang berarti memukul daya beli masyarakat. Untuk meredam gejolak harga, pemerintah terus melakukan operasi pasar, mengguyur pasar dengan beras Bulog. Bantuan pangan melalui penyaluran beras bantuan 10 kg kepada 22 juta keluarga penerima manfaat dilanjutkan hingga Juni 2024.

Setelah Juni 2024, pemerintah menyatakan akan melihat kemampuan APBN. Bulog menjamin, stok beras 1,180 juta ton aman hingga Ramadhan dan Lebaran. Stok ini ditopang beras impor karena pengadaan dalam negeri terkendala produksi yang turun dan tingginya harga gabah tingkat petani. Defisit produksi dalam negeri terjadi delapan bulan terakhir, tetapi BPS memprediksi puncak panen dan surplus beras akan terjadi Maret 2024. Ironisnya, jelang panen raya Maret, pemerintah justru berencana impor beras 1 juta ton. Jumlah ini gabungan sisa kuota impor 2023 dan sebagian dari kuota impor 2024 (2 juta ton). Memenuhi kebutuhan dalam negeri dan cadangan beras memang penting, tetapi pemerintah juga harus memastikan penggelontoran beras impor tak menekan harga gabah kering panen petani.

Meski sempat mengalami surplus secara sporadis, produksi beras nasional relatif stagnan, bahkan turun rata-rata 1 % per tahun sepuluh tahun terakhir. Padahal, konsumsi terus meningkat sejalan dengan pertumbuhan penduduk. Kita memahami, dengan defisit produksi beras dalam negeri yang masih harus ditutup dengan impor, stabilisasi harga dan pasokan beras tak bisa mengabaikan situasi global. Kenaikan harga beras dewasa ini juga merupakan fenomena global. Bank Dunia memperkirakan kenaikan harga beras akibat El Nino dan kebijakan larangan ekspor negara produsen masih akan berlanjut pada 2024, dengan harga diperkirakan belum akan turun hingga 2025. (Yoga) 

Waspadai ”Banjir” Produk Impor Murah China

Yoga 19 Feb 2024 Kompas

Indonesia perlu mewaspadai dan mengantisipasi ”banjir” produk impor murah China ditengah perlambatan ekonomi negara tersebut. Pengawasan dan penyelidikan atas barang impor itu perlu lebih ditingkatkan agar tidak merugikan pelaku usaha di dalam negeri. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W Kamdani, Minggu (18/2) mengatakan, saat ini, industri manufaktur di China tengah kelebihan hasil produksi. Pasar domestik tidak mampu menyerap produk-produk itu lantaran daya beli masyarakat melemah. ”Dalam kondisi itu, China bisa saja menerapkan dumping atau menjual barang ke luar negeri dengan harga lebih murah dibandingkan dengan di dalam negeri,” ujarnya ketika dihubungi di Jakarta. Harga barang dan jasa di tingkat konsumen serta produsen tengah mengalami deflasi terburuk. Hal itu merupakan cerminan pelemahan daya beli masyarakat, sekaligus tertahannya geliat industri domestik China.

Biro Statistik Nasional China mencatat, pada Januari 2024 China mengalami deflasi 0,8 % secara tahunan. Penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) itu merupakan penurunan terbesar dalam 14 tahun terakhir atau sejak September 2009. Harga barang dan jasa di tingkat produsen juga deflasi 2,5 % secara tahunan. Indeks Harga Produsen (IHP) tersebut masih melanjutkan tren deflasi selama 16 bulan berturut-turut atau sejak Oktober 2022. Pemerintah Indonesia perlu mewaspadai potensi ”banjir” produk impor China. Strategi, mekanisme, dan kapabilitas penyelidikan serta penegakan antidumping terhadap impor dari China perlu ditingkatkan. Upaya itu, ujar Shinta, sangat penting dan krusial untuk melindungi pasar dan industri dalam negeri. (Yoga) 

Utak-atik Anggaran untuk Makan Siang Gratis

Yoga 19 Feb 2024 Kompas

Dua hari setelah pemungutan suara, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menjadi sorotan karena ingin mengurangi subsidi energi demi mendanai program makan siang gratis, janji populis yang mereka umbar selama kampanye. Rencana itu dilontarkan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Eddy Soeparno, dalam wawancara dengan Bloomberg TV, Kamis (15/2). Di situ, Eddy ditanyai soal sumber dana untuk merealisasikan program makan siang gratis senilai Rp 400 triliun yang menjadi ”senjata” andalan Prabowo-Gibran selama kampanye. Eddy menjawab, cara pertama dengan meningkatkan rasio perpajakan (tax ratio) Indonesia hingga mengimbangi negara tetangga di kawasan. Kedua, mengurangi subsidi yang tidak terlalu dibutuhkan, seperti subsidi energi yang penyalurannya kerap salah sasaran. Ia optimistis sumber dana itu bisa didapat dalam waktu 2-3 bulan setelah Prabowo menjabat.

”Saat ini, Indonesia punya anggaran subsidi energi Rp 350 triliun. Sebanyak 80 % dari subsidi itu dinikmati mereka yang tidak berhak mendapatkannya. Jadi, kami akan melakukan penyesuaian (finetune) terhadap subsidi itu,” kata Eddy, dikutip dari tayangan Bloomberg TV. Ucapan Eddy sontak menjadi pembicaraan hangat. Narasi yang muncul di media sosial, Prabowo-Gibran ingin memangkas subsidi BBM dan menaikkan pajak. Warganet pun khawatir harga BBM naik, inflasi meroket, dan tarif pajak ke depan lebih mahal. Saat dihubungi pada Jumat (16/2), Eddy menjelaskan, TKN Prabowo-Gibran tidak ingin memangkas subsidi BBM. Pihaknya hanya mau mengevaluasi pemberian subsidi energi yang saat ini dinikmati masyarakat mampu supaya lebih tepat sasaran. Misalnya, untuk masyarakat miskin, UMKM dan yayasan kemanusiaan, dengan menyempurnakan data penerima. Lalu menyempurnakan peraturan untuk menegaskan kriteria masyarakat yang berhak menerima subsidi energi, lengkap dengan sanksi jika ada yang melanggar. (Yoga) 

Memasuki Bab Ketiga Industri Otomotif Indonesia

Yoga 19 Feb 2024 Kompas

Industri otomotif Indonesia tengah membuka lembaran memasuki bab baru, yakni era kendaraan listrik, tercermin dalam pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024. Pameran yang diikuti 53 merek pabrik mobil di JIExpo Kemayoran, Jakarta, 15-25 Februari 2024, ini banyak menampilkan berbagai varian mobil elektrik mulai dari mobil listrik berbahan daya energi baterai hingga mobil hibrida bertenaga baterai dengan bensin. Ajang ini menjadi kesempatan para pabrikan mobil merilis varian baru kendaraan listrik mereka. Pabrikan mobil asal Korea Selatan, Hyundai, merilis varian All New Kona EV. Chief Operating Officer PT Hyundai Motor Indonesia Fransiscus Soerjopranoto menjelaskan, semakin mejamurnya berbagai pabrikan mobil yang merilis varian kendaraan listrik menandakan bahwa industri otomotif Indonesia telah memasuki era baru.

Seperti halnya sebuah buku, lanjut Soerjopranoto, kini industri otomotif Indonesia memasuki bab ketiga, yakni kendaraan listrik. Indonesia telah menyelesaikan bab pertama mengenai pabrikan kendaraan bermotor ber BBM atau internal combustion engine (ICE). Setelahnya, Indonesia juga telah melewati bab kedua era produksi kendaraan bermotor roda empat hemat energi dan harga terjangkau (KBH2) atau low cost green car (LCGC). ”Dua bab tadi sudah kita lewati. Kini, kita masuk bab tiga, yakni era kendaraan listrik,” ujar Soerjo, panggilan akrabnya, Kamis (15/2). Ia menjelaskan, posisi Indo nesia sangat strategis untuk pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Dengan jumlah penduduk yang lebih dari 270 juta orang dan ditopang perekonomian yang terus bertumbuh, Indonesia adalah pasar yang strategis untuk kendaraan listrik. (Yoga) 

Pilihan Editor