Sebaran Sektor dan Lokasi Proyek Strategis Nasional
Waspada Tipu-tipu Haji Furoda
Jika Implementasi Optimal, Ekonomi Tumbuh 6-7 %
Pemerintah konsisten mendorong geliat investasi sebagai
sumber pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satu upaya yang dilakukan adalah
dengan mengoptimalkan UU Cipta Kerja (Ciptaker). Bila kebijakan ini berjalan
optimal dan mendongkrak kinerja investasi, maka akan berujung kinerja
pertumbuhan ekonomi yang bisa mencapai 7 %.
“Kalau investasi berjalan, saya tidak akan surprise
pertumbuhan ekonomi kita di atas 6 sampai 7 % danini adalah sesuatu yang harus
kita peroleh. Kita harus akselerasi growth dan itu hanya bisa dilakukan kalau
investasi tumbuh. Kalau kita bisa mengembalikan dengan UU Ciptaker walaupun
tidak sempurna, saya percaya pertumbuhan ekonomi 6 % sampai 7 %,” kata Wakil
Ketua II Satgas UU Ciptaker Chatib Basri dalam acara Investor Daily Roundtable
dengan tema UU Cipta kerja, Motor Pengerak Ekonomi Indonesia di Jakarta, Rabu
(27/03). (Yetede)
Pebisnis Pusat Data RI didorong Go Global
Pelaku bisnis penyimpanan data (pusat data/data center) lokal
Indonesia didorong untuk terus memperbesar skala usahanya di dalam negeri dan
mau ekspansi hingga ke pasar internasional (go global), pada tahap awal mereka
pun didorong untuk ekspansi ke kawasan Asia Tenggara yang potensi pasarnya
masih sangat besar dan kemudian dilanjutkan merambah ke pasar global.
Menurut proyeksi Statista, potensi pasar data center Asia
Tenggara mencapai USD 9,98 miliar pada 2024, dengan kontribusi didominasi pasar
jaringan infrastruktur USD 6,73 miliar. Nilainya diproyeksikan terus naik
mencapai USD 13,08 miliar tahun 2028 dengan pertumbuhan tahunan majemuk
(compound annual growth rate/CAGR) 7%.
Menkominfo Budi Arie Setiadi mendorong pembangunan ekosistem
data di dalam negeri, baik oleh pemerintah maupun swasta agar dapat
meningkatkan ekonomi nasional, salah satunya oleh Data Center Internasional
(DCI) Indonesia. “Ke depan saya yakin, termasuk DCI akan mendorong pertumbuhan
industri pusat data Indonesia untuk makin go global, setidaknya di level Asia
Tenggara dulu,” tutur Budi Arie dalam kegiatan E1 Open Days DCI Indonesia, di
Jaksel, Rabu (27/3). (Yetede)
Metland Siapkan Rp 140 Miliar untuk Borong Lahan
PT Metropolitan Land Tbk (Metland) menyediakan dana Rp 140 miliar untuk pembelian lahan pada 2024. Anggaran itu bagian dari Rp 750 miliar modal kerja (capital expenditure/capex) yang disediakan untuk tahun ini. "Capex kami tahun 2024 sekitar Rp 750 miliar, sedangkan realisasi tahun 2023 sekitar Rp 500 miliar. Dari total capex 2024 sekitar Rp 140 miliar untuk pembelian lahan. Sebagian besar untuk pengembangan infrastruktur di proyek-proyek kami," tutur Direktur Metland Olivia Surodjo kepada Investaor Daily baru-baru ini. Mengutip data perseroan, hingga November 2023, cadangan lahan (land bank) Metland mencatat seluas 430 ha. Lahan itu adalah yang tersedia untuk dijual. Saat ini, total luas proyek mencapai 1.236 ha. "Lahan 430 ha itu total remaining area yang Metland punya untuk delapan proyek yang sduah ternasuk Cibitung dan termasuk yang lain-lain, total lahan yang kita punya itu sudah kami beli," tutur Anhar Sudrajat, Presiden Direktur Metland menjawab pertanyaan Investor Daily baru-baru ini (Yetede)
Semester I-2024, Surplus Beras Hanya 1,7 Juta Ton
Dongkrak Investasi Asing, Presiden Xi Bertemu Pengusaha AS
Presiden China Xi Jinping bertemu dengan para pengusaha Amerika Serikat (AS) pada Rabu (27/03/2024) di Beijing. Pertemuan bertujuan untuk meningkatkan arus masuk investasi asing ke Negeri Tirai Bambu. Sebagai informasi, minggu ini para eksekutif dan pengusaha lain dari perusahaan-perusahan besar internasional berada di beijing untuk menghadiri acara tahunan Forum Pembangunan China atau China Development (CDF), yang berlangsung pada Minggu (24/03/2024) hingga Senin (25/03/2024). Jajaran eksekutif puncak perusahaan multinasional biasanya menghadiri forum pemerintah, yang disebut konferensi internasional tingkat negara besar pertama setelah pertemuan parlemen tahunan China pada awal Maret. Adapun forum tahun ini bertepatan dengan upaya-upaya lain menarik pengusaha asing. (Yetede)
INDUSTRI PENERBANGAN : BISNIS AVIASI PULIH LEBARAN TAHUN INI
Angkasa Pura Indonesia memprediksi pergerakan penumpang di 35 unit bandara selama periode Angkutan Lebaran 2024 menembus 7,9 juta orang atau melebihi periode Lebaran 2019. Direktur Utama Angkasa Pura Indonesia Faik Fahmi mengatakan bahwa proyeksi itu berlandaskan layanan penerbangan di bandara sejak 3 April hingga 18 April 2024. Adapun, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 5 April 2024, sedangkan puncak arus balik pada 14 April 2024. “Kami memproyeksikan selama periode posko lebaran ada sekitar 7,9 juta penumpang dilayani di 35 bandara,” ujarnya dalam konferensi pers In Journey di Jakarta, Rabu (27/3). Menurutnya, proyeksi penumpang pada periode Lebaran tahun ini sudah lebih tinggi 3% dibandingkan dengan jumlah penumpang Lebaran 2019 atau sebelum pandemi Covid-19. Bila disandingkan dengan Lebaran tahun lalu, dia memproyeksikan jumlah penumpang Angkutan Lebaran 2024 lebih tinggi 10%. Adapun, kepadatan tertinggi penumpang pesawat pada Periode Lebaran 2024 terjadi di Bandara Soekarno-Hatta, diikuti Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali, Bandara Juanda di Surabaya, dan Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar. “Yang lainnya ada di Padang, dan Yogyakarta,” sebutnya.
Untuk mendukung kelancaran pergerakan penumpang di bandara selama periode Lebaran, Faik menambahkan, enam unit bandara beroperasi selama 24 jam. Keenam bandara itu adalah Soekarno Hatta (CGK), Denpasar (DPS), Makassar (UPG), Manado (MDC), Medan (KNO), dan Halim Perdana Kusuma (HLP).
Sementara itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menerima sekitar 2.350 permintaan penerbangan tambahan (extra flight) untuk periode Angkutan Lebaran 2024. Juru bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan, permintaan extra flight untuk rute domestik tersebut berasal dari delapan maskapai dengan periode keberangkatan 3—18 April 2024.
Saat ini, maskapai penerbangan mulai menaruh harga tiket mendekati tarif batas atas (TBA) yang ditetapkan. Menurutnya, hal tersebut seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat terhadap tiket pesawat jelang dimulainya musim mudik Lebaran 2024. Besaran kenaikan tarif itu bergantung kepada tingkat kompetisi yang ada pada masing-masing rute. Makin gemuk sebuah rute, dia menyatakan, kenaikan tarif tersebut akan makin ketat dan mendekati batas atas yang ditetapkan oleh Kemenhub.
Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini menyebutkan bahwa lonjakan harga tiket pesawat hingga bus antarkota antarprovinsi (AKAP) selama Angkutan Lebaran 2024 berisiko mengerek infl asi pada periode April 2024.
Selain tiket pesawat, harga yang perlu diwaspadai terjadi lonjakan adalah tiket angkutan antarkota. Pudji mengatakan bahwa tiket angkutan antarkota pernah mengalami inflasi tertinggi pada Idulfitri 2023 sebesar 12,36%. “Angkutan antarkota juga cenderung sering mengalami inflasi pada momen Ramadan dan Idulfitri,” jelasnya.
INVESTASI BATERAI EV : TENAGA BARU PENGHILIRAN DARI CHINA
Ekosistem kendaraan listrik Tanah Air kembali mendapatkan angin segar, di tengah maraknya tantangan industri nikel dan pengolahan. Produsen nikel terbesar di dunia, Tsingshan Holding Group Co. dipastikan bakal membangun pabrik baterai kendaraan listrik di Indonesia. Unit bisnis baterai Tsingshan Holding Group Co. bakal menjadi investasi terbaru dari China yang akan membantu Indonesia melaksanakan penghiliran komoditas pertambangan mineral dengan nilai tambah yang lebih menguntungkan. REPT BATTERO Energy Co., akan membangun pabriknya dekat fasilitas milik Tsingshan sebagai holdingnya yang sudah ada di Teluk Weda, dan direncanakan beroperasi pada tahun depan, sehingga bisa menarik perhatian para pesaingnya yang juga berencana meningkatkan kapasitas produksinya di negara lain. Pemilihan lokasi yang berdekatan dengan fasilitas Tsingshan juga bertujuan agar perusahaan bisa memanfaatkan bahan mentah dan infrastruktur yang sudah ada. Pembangunan pabrik di Indonesia pun diharapkan bisa mengurangi kekhawatiran terhadap gesekan perdagangan dengan Amerika Serikat dan Eropa yang berpotensi mengganggu ekspor dari China. Hingga kini, China merupakan salah satu investor terbesar di Indonesia, karena setidaknya telah menghabiskan lebih dari US$7 miliar pada tahun lalu. Sebagian besar investasi yang dikeluarkan tersebut digunakan untuk memba-ngun fasilitas pengolahan cadangan bahan mentah yang berlimpah di Tanah Air. Hal tersebut sejalan dengan ambisi Indonesia untuk menjadi pusat perkembangan kendaraan listrik global, di mana saat ini China menjadi negara yang paling banyak menjual mobil listrik di dunia. Dominasi China dalam kendaraan listrik dan pemrosesan banyak mineral penting telah menarik perhatian para pejabat perdagangan di Amerika Serikat dan Uni Eropa. Hong mengatakan bahwa ketidakpastian kebijakan berpotensi menjadi masalah bagi perusahaan, dan penempatan pabrik di Indonesia dapat membantu memitigasi ancaman tersebut.
“Biaya tenaga kerja dan listrik di Indonesia serupa dengan di China. Tsingshan memiliki infrastruktur yang komprehensif, dan pengalamannya yang luas di negara ini akan membantu dalam memperkirakan anggaran. Kami juga memiliki hubungan baik dengan Pemerintah Indonesia yang mendukung sektor energi baru,” jelasnya. Meski begitu, pengembangan baterai kendaraan listrik di Indonesia bukannya tanpa risiko. Salah satu alasannya adalah pasokan listrik di dalam negeri yang saat ini sangat bergantung pada batu bara, sehingga meningkatkan kekhawatiran lingkungan di kalangan pembeli dan investor.
Dari dalam negeri, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) atau Antam menargetkan pembangunan industrial park untuk pengembangan ekosistem baterai dapat terealisasi pada 2025. Industrial park yang dimaksud adalah smelter nikel dengan high pressure acid leaching (HPAL) dan rotary kiln electric furnace (RKEF). Direktur Utama Antam Nico Kanter mengatakan bahwa pihaknya merupakan bagian yang berada di hulu dalam konsorsium pengembangan baterai yang dilakukan Contemporary Amperex Technology Co. (CATL), sehingga pembangunan smelter dengan teknologi RKEF dan HPAL di dalam negeri harus dilakukan segera.
Sementara itu, pabrik baterai mobil listrik yang dibangun oleh Hyundai dengan menggandeng LG Energy Solution Ltd. bakal beroperasi pada April 2024. Fasilitas itu telah menelan investasi senilai Rp21,7 triliun. Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan kongsi Hyundai-LG akan meresmikan pabrik baterai dengan kapasitas terpasang 10 gigawatt hour (GWh) pada bulan depan. Pembangunan pabrik bahkan diklaim sudah memasuki tahap untuk penambahan 10 GWh.
HARGA KOMODITAS : Pengusaha Awasi Kelebihan Pasokan Batu Bara
Penurunan harga batu bara acuan atau HBA mula membuat pelaku usaha pertambangan ‘emas hitam’ waswas terhadap keberlanjutan bisnisnya, sehingga berharap segera terjadi keseimbangan baru antara pasokan dan permintaan di pasar global. Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia mengatakan tren harga batu bara yang kembali anjlok sudah terjadi sejak tahun lalu akibat kelebihan pasokan di pasar global. Hendra menjelaskan output produksi domestik negara-negara pengimpor batu bara, seperti India dan China yang berada dalam rekor tertinggi menjadi salah satu penyebab oversupply. Pasalnya, meski permintaan ekspor batu bara meningkat, tetapi pasokan yang tersedia masih lebih banyak dari permintaan.
Kondisi kelebihan pasokan tersebut, kata Hendra, bakal membuat pengelolaan arus kas perusahaan pertambangan batu bara menjadi lebih menantang. Terlebih, saat ini pengusaha diharuskan menempatkan devisa hasil ekspor sebesar 30% di bank nasional selama 3 bulan. Sekadar catatan, berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No. 61.K/MB.01/MEM.B/2024, HBA untuk ‘emas hitam’ kalori tinggi dalam kesetaraan 6.322 kcal/kg GAR pada Maret 2024 turun menjadi US$109,77 per ton, dari sebelumnya US$124,95 per ton pada Februari 2024. Selanjutnya, HBA dengan kalori 5.300 kcal/kg GAR ditetapkan senilai US$88,77 per ton, lebih tinggi dari bulan sebelumnya di level US$87,65 per ton.
Terakhir, HBA dengan kesetaraan nilai kalori 3.400 kcal/kg GAR seharga US$37,60 per ton, lebih tinggi dari bulan sebelumnya US$37,54 per ton.









