;

”Friend-shoring” dan Prabowo-Gibran

Ekonomi Yoga 28 Mar 2024 Kompas
”Friend-shoring”
dan Prabowo-Gibran

Pada tahun ini, friendshoring diperkirakan semakin menguat. Perdagangan antarnegara berdasarkan kesamaan pandangan geopolitik itu bakal mewarnai transisi pemerintahan di Indonesia. Friend-shoring akan bersanding dengan politik tetangga baik. Dalam Global Trade Update yang dirilis lembaga Konferensi Perdagangan dan Pembangunan PBB (UNCTAD) pada 21 Maret 2024, nilai perdagangan dunia pada 2023 turun 3 % secara tahunan. Nilainya sebesar 31 triliun USD. Perdagangan barang dunia turun 1,3 triliun USD atau 5 % secara tahunan. Adapun perdagangan jasa dunia justru naik 500 miliar USD atau tumbuh 8 % secara tahunan. Lembaga tersebut memperkirakan perdagangan dunia tahun ini mulai membaik.

Pada triwulan I-2024, nilai perdagangan barang dunia tumbuh 3 % dan perdagangan jasa 2,9 %, dipengaruhi perkiraan inflasi global yang lebih moderat, membaiknya proyeksi pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan permintaan barang-barang ramah lingkungan. Perdagangan dunia juga semakin terkotak-kotak dalam sejumlah kubu kesamaan pandangan politik dan ekonomi global. Kondisi itu membentuk tren utama perdagangan bilateral dalam dua tahun terakhir ini. ”Tentu saja tidak hanya berdampak pada perdagangan antarnegara besar, tetapi juga negara-negara mitra  dagang,” sebut laporan itu. Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Burhanuddin Abdullah, mengatakan, aspek geopolitik dan geoekonomi tentu berdampak pada arah pergerakan ekonomi dan politik dunia.

Konflik geopolitik Rusia-Ukraina dan Israel-Hamas, serta perlambatan ekonomi China, menyebabkan ketidakpastian ekonomi dan perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia. ”Bersama dengan ketatnya suku bunga yang memperlambat pertumbuhan likuiditas dan krisis pangan akibat perubahan iklim, sejumlah konflik tersebut menjadi tantangan bagi Indonesia,” ujarnya dalam Kompas Collaboration Forum (KCF) bertema ”Arah dan Mesin Kebijakan Ekonomi Pembangunan 2025-2029” yang digelar harian Kompas di Jakarta, Jumat (22/3). ”Politik luar negeri kita secara tradisi sejak awal merdeka adalah bebas aktif, nonblok, tidak memihak. Hubungan baik dengan semua (negara) bisa mengamankan kepentingan nasional kita. Kita akan menjalankan politik tetangga baik,” tutur Prabowo dalam debat ketiga Pilpres 2024, Minggu (7/1) malam (Kompas, 8/1/2024). (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :