Dukungan Pemda Turut Sejahterakan Marbot
Selama ini marbot masjid dikenal sebagai pekerja sukarela
sehingga tidak memiliki pendapatan dengan nominal yang pasti. Namun, beberapa
pihak, termasuk sejumlah pemda, telah memberikan perhatian dan dukungan kepada
marbot berupa pemberian insentif hingga pemberangkatan umrah ke Tanah Suci.
Salah satu dukungan dan perhatian untuk meningkatkan kesejahteraan marbot
masjid dilakukan Pemkab Banyumas, Jateng, dengan menganggarkan dana dari APBD
untuk insentif bagi para marbot masjid sekabupaten Banyumas.
”Di Banyumas, ada anggaran Rp 250 juta satu tahun untuk 416 marbot,”
kata Plt Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten
Banyumas Dian Budiarto, Rabu (20/3). Dian menyampaikan, secara rinci setiap
marbot mendapat insentif Rp 100.000 per bulan. Insentif dicairkan per semester atau
enam bulan sekali sehingga mereka mendapat Rp 600.000 per marbot. Dana insentif
tersebut diberikan dengan tujuan agar marbot bisa lebih bersemangat lagi dalam memakmurkan
masjid. Ke depan, dana itu diharapkan bisa lebih besar sehingga setiap marbot
bisa mendap kan insentif dua kali setahun. (Yoga)
Postingan Terkait
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
Evaluasi atas Membengkaknya Belanja Pajak
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023