Babak Baru Jakarta Bukan Lagi Ibu Kota Negara
Mendari Tito Karnavian bertemu Presiden Jokowi di Istana
Kepresidenan Jakarta pada Kamis siang, 28 Maret lalu, pukul 13.30 WIB, beberapa
saat setelah dia mengikuti rapat paripurna DPR ke-14 masa persidangan IV tahun
sidang 2023-2024 di Kompleks DPR Senayan, Jakarta. Rapat DPR itu mengesahkan RUU
Daerah Khusus Jakarta (RUU DKJ) yang merupakan implikasi terbitnya UU No 3
Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. UU IKN telah disahkan
Jokowi pada 15 Februari 2022. Dampak dari itu, DPR mesti membuat undang-undang
untuk mengatur Jakarta dengan kekhususannya setelah tidak lagi menjadi ibu kota
negara.
Saat menyampaikan pendapat akhir untuk mewakili Presiden
dalam sidang di DPR, Tito menyoroti sejumlah poin dalam RUU DKJ. Antara lain
soal gubernur dan wakil gubernur yang tetap dipilih secara langsung oleh
masyarakat, tidak ditunjuk oleh presiden. Pemilihan langsung gubernur melalui
pemilihan kepala daerah tercantum dalam Pasal 10 RUU DKJ. Hal lain, definisi
kawasan aglomerasi Jakarta serta ketentuan mengenai penunjukan ketua dan anggota
Dewan Kawasan Aglomerasi oleh presiden melalui peraturan presiden. Tito
menyebutkan pemerintah, DPR, dan DPD sepakat sinkronisasi Jakarta dan wilayah
sekitarnya diperlukan untuk menangani masalah yang kompleks.
Pembentukan Dewan Kawasan Aglomerasi akan ditentukan atau
ditetapkan oleh presiden sehingga diharapkan tercipta keharmonisan dan
keserasian pembangunan wilayah aglomerasi. Ihwal aset pemerintah pusat di
Jakarta, yakni kawasan Gelora Bung Karno, Monumen Nasional, dan Kemayoran, Tito
menyebutkan ada kesepakatan tetap dikelola pemerintah pusat karena mengandung
nilai-nilai sejarah Indonesia. Tito juga mengatakan pemerintah, DPR, dan DPD
sepakat membuat norma masa transisi perpindahan agar Jakarta dapat merencanakan
penyesuaian secara bertahap seiring degan pembangunan yang sedang berjalan di
IKN. (Yetede)
Menjaga Daya Beli Menyelamatkan Ekonomi
Memburuknya sejumlah indikator yang dianggap sebagai sinyal kuat atas melemahnya daya beli masyarakat harus nulai dan terus diwaspadai. Pemerintah diminta untuk mengambil langkah serius guna menjaga daya beli masyarakat melalui pengendalian harga, agar kinerja konsumsi rumah tangga yang menjadi penopang utama PDB Indonesia tidak terganggu.
Indikator tersebut diantaranya, penjualan mobil dan motor yang terus terkontraksi dalam delapan dan enam bulan terakhir. Hingga Februari 2024, penjualan mobil turun tajam hingga 18,8 % secara year on year (yoy) sedangkan penjualan motor turun 2,9 % (yoy). Ekonom senior yang juga Menkeu periode 2013-2014 Chatib Basri membenarkan terjadinya pelambatan konsumsi akibat daya beli menurun. (Yetede)
Ekspansi Kredit Valas, BNI Rilis Global Bond Rp. 7.94
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bakal
menerbitkan surat utang senior berdenominasi dolar AS atau global bond sebesar
USD 500 juta atau Rp 7,94 triliun (kurs Rp 15.874). Aksi korporasi tersebut
sebagai upaya diversifikasi sumber pendanaan perseroan untuk menyalurkan kredit
valuta asing (valas).
Perseroan telah menyelesaikan roadshow pada 26 Maret 2024 dan
pricing pada 27 Maret 2024 sehubungan rencana penerbitan surat utang senior
senilai USD 500 juta dengan indikasi kupon sebesar 5,28 % per tahun. Dengan merujuk
ketentuan Regulation S berdasarkan US Senior Act, yang akan terdaftar di
Singapore Stock Exchange. (Yetede)
Arwana Citramulia Incar Laba Bersih 461 Mikiar
PT Arwana Citra Mulia Tbk (ARNA) menargetkan laba bersih 2024
tumbuh 3,6 % menjadi Rp 461,32 miliar dari tahun lalu di Rp 445,29 miliar.
Peningkatan laba tersebut sejalan dengan ekspektasi penjualan yang akan naik
7,8 % menjadi 2,64 triliun dibanding sebelumnya Rp 2,44 triliun. Optimisme itu,
kata Chief Operating Officer Arwana Edy Suyanto didasari harga jual rata-rata
keramik yang meningkat menjadi Rp 39.735 per meter persegi (m²).
Perseroan juga akan memperluas jaringan pemasaran dengan
membuka enam depo baru yang berlokasi di Dumai, Probolinggo, Aceh, Singkawang,
Pangkalan Bun dan di Kaltara. “Dengan adanya enam depo baru ini, diharapkan
meningkatkan kemampuan pelayanan kami di 38 ribu outlet kami di seluruh
Indonesia,”kata Edy dalam paparan public yang digelar Arwana di Aula Nuansa
Plant II, Serang, Banten. (Yetede)
Laba Bumi Resources Terjun 97 %
Emiten Grup Bakrie dan Salim, PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
mencatatkan laba tahun berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik
entitas induk USD 10,9 juta sepanjang 2023. Angka itu turun 97,9 % dari USD 525,3
juta pada 2022. Pendapatan Bumi Resources (BUMI) secara konsolidasian (termasuk
PT Kaltim Prima Coal/KPC) sebesar USD 6,57 miliar pada 2023, turun 23 % dari
USD 8,53 miliar pada periode FY 2022.
“Pendapatan bruto sebesar USD 6,57 miliar periode FY 2023 vs
USD 8,53 miliar periode FY 2022 atau turun tajam 23 % dikarenakan kondisi pasar
dan harga batubara yang turun sebesar 33 % yoy,” jelas Direktur dan Sekretaris
Perusahaan Bumi Resources Dileep Srivastava dalam keterangan resmi, Jumat
(29/3). (Yetede)
BI Catat Capital Outflow Rp 1,36 Triliun
BI melaporkan aliran modal asing keluar bersih (capital outflow) di pasar keuangan domestik mencapai Rp 1,36 triliun dalam periode 25-27 Maret 2024. Dalam keterangan tertulis Kamis (28/3) Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menjelaskan, nilai modal tersebut berasal dari aliran modal asing masuk bersih di pasar Surat Berharga Negara (SBN) Rp 0,97 triliun dan modal asing keluar di pasar saham dan Sekuritas Rupiah BI (SRBI) masing-masing sebesar Rp 1,59 triliun dan Rp 0,74 triliun. (Yetede)
Bank Muamalat Siapkan Uang Tunai Rp 736 Miliar
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menyiapkan uang tunai senilai
Rp 736 miliar untuk melayani kebutuhan transaksi selama Ramadhan dan Idufitri
tahun ini. Dirut Bank Muamalat Indra Falatehan mengatakan, uang tersebut
disiapkan untuk penukaran uang baru dan
penarikan tunai di ATM dan kantor cabang. Persiapan ini sekaligus mendukung
program BI untuk memastikan kesiapan uang tunai layak edar selama Ramadhan dan
Idulfitri 1445 Hijriah
Menurut dia, menjelang libur lebaran, kebutuhan transaksi
perbankan masyarakat seperti pengiriman dan penarikan uang meningkat. “Oleh
karena itu sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini kami kembali
berpartisipasi dengan menyiapkan uang
tunai. Hal ini sekaligus wuhjud kontribusi kami dalam melayani umat,” ujarnya,
Jumat (29/3). (Yetede)
Soal Bansos, Hakim MK Pertimbangkan Panggil Menteri
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo selaku ketua majelis
hakim pemeriksa sengketa hasil Pemilihan Presiden 2024, Kamis (28/3) di Jakarta
mempertimbangkan untuk menghadirkan sejumlah menteri selaku pihak yang ingin didengarkan
keterangannya oleh MK. Para menteri yang dimohon untuk dihadirkan dalam
persidangan adalah Menkeu Sri Mulyani, Mensos Tri Rismaharini, Mendag Zulkifli
Hasan, dan Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Pertimbangan itu sebagai respons terhadap permohonan tim
hukum calon presiden-calon wakil presiden, Anies R Baswedan-Muhaimin Iskandar
dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD, terkait pembagian bansos kepada masyarakat selama
tahapan pilpres berlangsung, yang diduga sebagai salah satu tindakan yang mengakibatkan
pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul dalam
perolehan suara di Pilpres 2024.
Adapun Gibran adalah Wali Kota Surakarta, anak sulung
Presiden Jokowi. Suhartoyo mengatakan, mahkamah bisa memanggil para menteri
tersebut sepanjang diperlukan oleh MK. Jika nantinya sejumlah menteri
dihadirkan dalam persidangan, para pihak tidak boleh mengajukan pertanyaan.
Sebab, pihak yang membutuhkan keterangan dari menteri adalah MK sehingga yang
boleh mengajukan pertanyaan pun hanya MK. (Yoga)
Kanada Gugat Induk Tiktok dan Facebook
Dewan sekolah pada empat distrik di Ontario, Kanada,
menggugat perusahaan induk Tiktok hingga Facebook dan Instagram karena dinilai
membahayakan pelajar. Meta, Bytedance, dan Snap diminta membayar ganti rugi
2,96 miliar USD. Gugatan diajukan dari Distrik Toronto, Peel, Katolik Toronto,
dan Ottawa-Carleton. Dalam pernyataan pada Kamis (28/3) penggugat menyebut tiga
perusahaan media sosial tersebut merancang produk yang mendorong penggunaan kompulsif.
Produk itu juga mengubah cara anak-anak belajar, berperilaku, dan belajar. Penggunaan
media sosial menyebabkan krisis pembelajaran dan kesehatan mental pada siswa.
Dampaknya, sekolah harus berinvestasi lebih banyak untuk menyusun program-program
dukungan.
Gugatan diajukan ke Facebook dan Instagram yang dibawahkan
Meta. Tiktok yang dibawahkan Bytedance serta Snapchat juga menjadi sasaran gugatan.
Meta dan Bytedance belum menanggapi gugatan itu. Sementara jubir Snap Inc, Tanya
Johnson, mengatakan, Snapchat membantu pengguna tetap terhubung dengan
teman-temannya. ”Snapchat terbuka langsung ke kamera, bukan unggahan konten,
dan tidak memiliki tombol tanda suka atau komentar publik,” katanya. Johnson
menyebut, Snapchat senantiasa siap membantu remaja menghadapi aneka tantangan.
Anggota Dewan Sekolah Distrik Toronto, Rachel Chernos, mengatakan
bahwa guru dan orangtua menyimak masalah anak-anak kurang bergaul dan mudah
cemas di media sosial. Selain itu, ada masalah perundungan dan kecenderungan mencari
perhatian dengan cara tidak lazim lewat unggahan di media sosial. Tidak kalah
penting, ada masalah mental pada anak-anak yang kecanduan media sosial. ”Perusahaan-perusahaan
ini secara sadar telah menciptakan program-program yang bersifat adiktif yang
ditujukan dan dipasarkan pada kaum muda. Hal ini menyebabkan kerugian yang signifikan
sehingga kami tidak bisa diam begitu saja dan tidak angkat bicara mengenai hal
ini,” kata Chernos. (Yoga)
Pedoman Pengupahan Marbot Masjid Akan Segera Diterbitkan
Marbot masjid perlu mendapatkan perhatian dan kesejahteraan,
khususnya dari pemerintah, meski pekerjaan mereka bersifat sukarela. Pemerintah
melalui Kemenag berupaya menyejahterakan mereka, salah satunya dengan
menerbitkan pedoman pengupahan bagi marbot masjid. Guru Besar Bidang Sosiologi
Agama UIN Kiai Haji Achmad Siddiq, Jember, Khusna Amal menyampaikan, marbot
umumnya merupakan orang-orang yang mampu mengisi sektor pekerjaan informal.
Sama dengan pekerjaan informal lainnya, jaminan kesejahteraan marbot rendah.
”Menjadi marbot bersifat sukarela dan tidak ada tekanan.
Namun, marbot adalah pekerjaan informal yang kurang strategis karena upahnya
tergantung dari kemampuan masjid dan jemaahnya. Untuk masjid di kota besar,
kesejahteraan marbot lebih bagus,” ujarnya, Jumat (29/3). Khusna menilai,
marbot sebenarnya pihak yang lemah dan tak punya hak untuk menuntut kesejahteraan
mereka karena tidak ada kontrak dan bersifat sukarela. Namun, secara
sosiologis, idealnya pihak-pihak tertentu harus memperhatikan kesejahteraan
marbot mengingat mereka sudah merawat masjid sehingga menjadikan ibadah jauh lebih
nyaman.
Dirjen Bina Masyarakat Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengakui,
kesejahteraan marbot masjid masih menjadi pekerjaan rumah bersama. ”Partisipasi,
kontribusi, dan kolaborasi masyarakat menjadi keharusan,” ujar Kamaruddin saat
diwawancara Kompas TV beberapa waktu lalu. Mengingat perannya amat besar, Kemenag
akan terus berupaya menyejahterakan marbot, dengan merancang dan akan segera
menerbitkan pedoman pengupahan atau honorarium bagi marbot masjid. Pengupahan
bagi marbot bisa berasal dari berbagai sumber, antara lain APBN, APBD di
tingkat provinsi, kabupaten, dan kota, serta sumber lain, seperti Baznas dan
warga. Besaran jumlah honorarium bagi marbot nantinya akan disesuaikan dengan
tipologi masjid, seperti masjid negara, masjid raya, masjid agung, masjid besar,
dan masjid jami. Selain itu, honorarium disesuaikan dengan pendapatan kas
masjid bulanan. (Yoga)









