;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5820 )

Manfaat dari Kenaikan Harga yang Terselip

21 Oct 2024
Harga minyak kelapa sawit (CPO) mengalami kenaikan, mencatat peningkatan 9,74% dalam sebulan terakhir menjadi MYR 4.257 per ton, meskipun mengalami penurunan 2,14% dalam seminggu terakhir. PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) berusaha memanfaatkan tren positif ini untuk meningkatkan kinerjanya. Stefanus Darmagiri, Head of Investor Relation SGRO, menyatakan bahwa perusahaan akan mengoptimalkan produksi dan penjualan CPO, dengan harapan harga rata-rata CPO di kuartal III 2024 akan lebih baik dibandingkan kuartal sebelumnya.

SGRO juga mengantisipasi puncak panen produksi CPO yang diperkirakan terjadi pada awal kuartal IV 2024, dipengaruhi oleh dampak El-Nino pada semester II 2023. Perusahaan berfokus pada peningkatan produktivitas melalui intensifikasi, termasuk mekanisasi, peningkatan infrastruktur, dan digitalisasi.

Sementara itu, PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) menghadapi tantangan dari faktor eksternal yang tidak dapat dikontrol, seperti larangan impor CPO dan gangguan cuaca. Joni Tjeng, Sekretaris Perusahaan TAPG, menekankan pentingnya optimalisasi produksi dan infrastruktur untuk menjaga pengiriman produk, serta mencatat bahwa target harga jual rata-rata perusahaan sangat bergantung pada kondisi supply dan demand di kuartal IV 2024.

Secara keseluruhan, meskipun terdapat tantangan yang harus dihadapi, baik SGRO maupun TAPG berupaya memaksimalkan produksi dan penjualan CPO di tengah fluktuasi harga dan kondisi pasar yang tidak menentu.

Kenaikan Harga Menekan Emiten Logam

21 Oct 2024
Prospek emiten logam menghadapi tantangan, terutama akibat lesunya ekonomi China, yang berdampak pada harga logam dasar. Analis BRI Danareksa, Timothy Wijaya, mencatat bahwa sepanjang kuartal III 2024, harga logam seperti nikel mengalami penurunan, dengan harga nikel LME turun 12% secara kuartalan. Meskipun demikian, ia memperkirakan bahwa PT Timah Tbk (TINS) akan menunjukkan kinerja yang lebih baik berkat peningkatan volume penjualan dan profitabilitas yang lebih kuat. Selain itu, PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) diperkirakan tetap solid, meskipun mengalami penurunan pendapatan.

Stimulus ekonomi China menjadi katalis positif untuk sektor logam, menurut Miftahul Khaer dari Kiwoom Sekuritas Indonesia, yang juga menilai prospek timah dan nikel cukup menarik, terutama dengan meningkatnya kebutuhan untuk kendaraan listrik dan energi hijau. Namun, Rizkia Darmawan dari Mirae Asset menekankan bahwa meski ada upaya stimulus, dampaknya terhadap perekonomian China dan industri nikel tetap menjadi tanda tanya, terutama dengan tarif yang lebih tinggi dari AS dan Uni Eropa.

Sementara itu, Benny Kurniawan dari JP Morgan menyatakan bahwa emiten logam yang terlibat dalam pemurnian emas, seperti PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), akan mendapat manfaat dari kenaikan harga emas dan peningkatan produksi. Dengan demikian, situasi di sektor logam tetap kompleks, tetapi ada peluang yang bisa dimanfaatkan oleh emiten tertentu di tengah tantangan yang ada.

Harga yang Melambung Mendorong Lonjakan Ekspor Kopi

21 Oct 2024
Industri kopi Indonesia menunjukkan performa yang mengesankan di pasar internasional, dengan ekspor mencapai 342.330 ton senilai US$ 1,49 miliar pada Januari-September 2023, meningkat 29,56% dibandingkan tahun lalu. Surplus neraca perdagangan kopi Indonesia tercatat US$ 1,17 miliar, dengan kopi robusta menjadi produk yang paling banyak diekspor, terutama ke Filipina.

Moelyono Soesilo, Ketua Departemen Specialty & Industri BPP Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI), menjelaskan bahwa lonjakan nilai ekspor ini dipicu oleh kenaikan harga kopi robusta di pasar internasional, yang sempat mencapai US$ 5.300 per ton. Meskipun volume ekspor kopi mengalami penurunan awal tahun, harga yang menguntungkan memberikan dampak positif pada nilai ekspor.

AEKI juga mengamati bahwa permintaan dari pasar tradisional, termasuk Asia Tenggara, Amerika Serikat, dan Jepang, tetap stabil, meskipun ekspor ke Eropa melemah karena penundaan kebijakan antideforestasi Uni Eropa. Moelyono menekankan pentingnya menyelesaikan kontrak yang ada, mengingat masa panen kopi sudah berakhir.

Hati-hati Banjir Rob di Penghujung Bulan Oktober

21 Oct 2024
Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, mencatat terjadinya pasang air laut sejak Sabtu (12/10/2024). Masyarakat di pesisir pantai utara Jateng diminta mewaspadai banjir rob karena pasang airlaut diperkirakan masih terjadi hingga akhir Oktober. Beberapa pekan terakhir, sejumlah wilayah di pesisir pantura Jateng, seperti Semarang, Demak, dan Pekalongan, dilanda banjir rob. Di jalan pantura Semarang-Demak, misalnya, banjir rob dengan ketinggian 20 sentimeter (cm) dilaporkan menghambat lalu lintas kendaraan pada Rabu (16/10) pagi. Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas, Semarang, Taruna Mona Rachman mengatakan, banjir rob di wilayah Semarang dan sekitarnya terjadi karena pasang air laut yang cukup tinggi. Menurut dia, rata-rata normal pasang air laut di perairan Semarang dan sekitarnya adalah 130 cm. Namun, sejak Sabtu, rata-rata pasang air laut mencapai 170 cm.

Bahkan, pada Selasa (15/10), pasang air laut mencapai 176 cm. ”Pasang air laut masih akan terjadi hingga akhir bulan. Dalam beberapa hari ke depan, kemungkinan ketinggian pasang air laut sekitar 170 cm. Itu masih bisa lebih tinggi lagi jika hujan turun,” ujar Taruna, Kamis. Pasang air laut terjadi karena kondisi lokal di perairan utara Jawa. Selain itu, pada Kamis, ada fenomena perigi atau jarak antara Bumi dan Bulan pada titik yang terdekat. Turunnya hujan di sejumlah daerah di wilayah hulu juga memengaruhi pasang air laut. ”Perubahan iklim yang terjadi sejak puluhan tahun lalu menimbulkan berbagai dampak, salah satunya kenaikan muka air laut. Di saat yang sama, di Semarang dan sekitarnya ini terjadi penurunan muka tanah sehingga dampaknya banjir rob,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Jateng telah melakukan sejumlah upaya untuk mengatasi banjir rob di wilayahnya. Kendati demikian, upaya tersebut belum membebaskan masyarakat di kawasan pesisir pantura dari belenggu rob. Kepala Bidang Sungai, Bendungan, dan Pantai Dinas Pekerjaan Umum, Sumber Daya Air, dan Penataan Ruang Jateng Andis Setiyo Septiyantok mengatakan, rob masih terus terjadi karena belum semua tanggul penahan air laut tertutup. Upaya pemerintah dalam menghalau air laut itu masih kalah cepat dibandingkan laju penurunan muka tanah dan laju kenaikan muka air laut. ”Dalam beberapa waktu kedepan dimungkinkan masih ada banjir rob karena sistemnya belum tertutup. Penanganannya belum selesai karena masih ada tanggul-tanggul rob yang terbuka. Jadi, air laut masih bisa masuk, baik lewattambak maupun drainase,” katanya. Menurut Andis, penanganan rob dengan tanggul laut di Jateng ditargetkan rampung pada 2026. (Yoga)

Perlu kah impor beras

19 Oct 2024
Kisah impor beras 2024 dan 2023 serupa, tetapi tak sama. Kisah itu diawali dengan penentuan kuota impor beras di ujung tahun sebelumnya. Kemudian, dalam balutan El Nino, pemerintah menambah kuota impor lantaran Indonesia berpotensi kekurangan beras yang cukup besar. Terlepas dari bumbu politis Pemilihan Presiden 2024 yang drama-dramanya bergulir sejak 2023, harga beras memang naik tinggi. Maka, bergulirlah program bantuan beras bagi keluarga berpenghasilan rendah. Begitu impor beras terealisasi, ternyata kekurangan beras jauh sekali di bawah perkiraan awal. Akankah kisah itu terulang kembali pada 2025 dengan kacamata politik yang berbeda, yakni memenuhi janji kampanye program makan bergizi gratis? Pada akhir 2022, pemerintah telah menetapkan kuota impor beras untuk 2023 sebanyak 2 juta ton. Namun, akibat dampak El Nino, pemerintah memperkirakan Indonesia akan kekurangan beras 950.000 ton-1 juta ton.

Alhasil, kuota impor pun ditambah 1,5 juta ton menjadi 3,5 juta ton. Dari total kuota impor 3,5 juta ton beras, realisasinya 3,06 juta ton. Namun, ternyata, setelah angka tetap produksi beras nasional pada 2023 muncul, realisasi produksi beras berkurang 439.240 ton dibandingkan dengan tahun 2022. Jauh di bawah perkiraan pemerintah, bukan? Hal serupa juga terjadi tahun ini. Pada akhir 2023, pemerintah menetapkan kuota impor beras sebanyak 2 juta ton untuk 2024. Namun, lantaran dampak El Nino masih berlanjut dan sejumlah daerah produsen beras kebanjiran, kuota impor pun ditambah 1,6 juta ton menjadi 3,6 juta ton. Angka potensi kekurangan beras pada tahun ini lebih fantastis dibandingkan dengan 2023, yakni 3,8 juta ton-4 juta ton. Namun, lagi-lagi, potensi penurunan produksi beras dan potensi defisit neraca produksi-konsumsi beras jauh di bawah proyeksi Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Kementerian Pertanian (Kementan) tersebut. 

Pada 15 Oktober 2024, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka sementara luas panen padi serta produksi padi dan beras tahun ini. Potensi produksi beras nasional pada Januari-Desember 2024 sebesar 30,34 juta ton. Volume produksi beras itu turun 760.000 ton atau sekitar 2,43 persen dibandingkan dengan realisasi produksi beras tahun lalu yang sebesar 31,1 juta ton. Potensi produksi 30,34 juta ton beras itu berada di bawah kebutuhan konsumsi beras tahun ini yang mencapai 31,21 juta ton. Dengan begitu, masih ada potensi defisit neraca produksi-konsumsi beras sebesar 870.000 ton. Kendati begitu, pemerintah sudah telanjur mengimpor beras dengan jumlah yang lebih fantastis dibandingkan dengan tahun lalu. BPS mencatat, pada Januari-September, volume impor beras Indonesia mencapai 3,23 juta ton. Sementara itu, Perum Bulog menyebutkan telah mengeksekusi semua kuota impor beras tahun ini yang sebanyak 3,6 juta ton. Dari jumlah itu, 2,8 juta ton sudah berada di gudang. (Yoga)

Lambatnya Transisi Energi

18 Oct 2024
Indonesia telah berkomitmen mengatasi perubahan iklim dengan berbagai upaya, salah satunya melalui akselerasi transisi energi kotor ke energi yang lebih ramah lingkungan. Upaya ini diperlukan karena sebagai negara yang tengah gencar melakukan pembangunan, sektor energi berkontribusi besar terhadap pelepasan emisi gas rumah kaca nasional. Upaya setiap negara dalam melakukan transisi energi akan mencakup dua aspek. Di satu sisi, negara tersebut harus menghentikan penggunaan energi kotor, seperti batubara. Kemudian, di sisi lain, diperlukan juga upaya akselerasi penggunaan energi baru terbarukan. Direktur Eksekutif Sustain (Kesejahteraan Berkelanjutan Indonesia) Tata Mustasya menilai, transisi energi yang dilakukan Indonesia selama satu dekade terakhir cenderung masih lambat dan tertinggal.

Bahkan, komitmen transisi energi ini juga patut dipertanyakan karena Indonesia masih terus meningkatkan produksi batubara sebagai energi kotor. ”Target energi terbarukan Indonesia yakni 23 persen dari total bauran energi pada tahun 2025 dan ini hampir tidak mungkin tercapai. Oleh karena itu, pemerintah mau merevisi target energi terbarukan satu tahun sebelum deadline. Masih banyak kontradiksi lain di sektor energi yang menjadi salah satu sektor terpenting,” ujarnya, Rabu (16/10/2024). Berdasarkan data Ember Climate 2023, pembangkitan listrik Indonesia dari bahan bakar fosil meningkat 50 persen dalam satu dekade terakhir dari 190 terawatt (TWh) pada tahun 2013 menjadi 285 TWh pada tahun 2023. Selama periode yang sama, pembangkitan listrik dari energi terbarukan hanya meningkat dari 36 TWh menjadi 65 TWh. Analisis Ember Climate juga menyebut, secara umum negara-negara G20 sudah mengalami pertumbuhan kapasitas pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batubara yang negatif.

Namun, kapasitas PLTU di Indonesia masih tumbuh positif. Bahkan, pertumbuhan kapasitas PLTU di Indonesia tertinggi dibandingkan negara G20 lainnya. Kemudian, data International Renewable Energy Agency (Irena) tahun 2022 juga menyebut, Indonesia kembali menjadi negara yang paling tertinggal dalam akselerasi energi dari semua negara G20. Padahal, mayoritas negara G20 lainnya telah mengalami peningkatan rasio kapasitas energi terbarukan yang signifikan dibandingkan dengan total kapasitas energi. Menurut Tata, selama sepuluh tahun terakhir, dan juga janji kampanye presiden terpilih Prabowo Subianto, fokus masih pada pengembangan sumber energi alternatif yang memiliki dampak lingkungan besar, seperti deforestasi. Salah satu program pengembangan bioenergi adalah co-firing atau pembakaran bersama biomassa pelet kayu dan batubara. Potensi deforestasi dari pengembangan bioenergi ini juga telah ditunjukkan melalui hasil kajian Trend Asia tentang co-firing biomassa khusus dari kayu terhadap 52 PLTU yang ada selama 2021-Mei 2022. (Yoga)

Ketahanan Pangan Terancan Krisis Iklim

18 Oct 2024
Krisis iklim mengancam ketahanan pangan dan sistem pertanian global. Cuaca dan iklim ekstrem mengakibatkan produktivitas tanaman menurun. Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) menyebutkan, 733 juta orang di dunia mengalami kelaparan, sementara 55 persen produksi pangan dunia berada di daerah yang dilanda kekeringan. Laporan Krisis Pangan Global 2024 yang diterbitkan World Food Programme menunjukkan 282 juta orang di 59 negara pada 2023 memerlukan tindakan segera demi mengatasi kesenjangan konsumsi pangan. Selain itu, ada 36 juta orang berada dalam kondisi darurat rawan pangan. Penurunan produksi sektor pertanian dan perikanan sebagai akibat krisis iklim turut memengaruhi krisis pangan di sejumlah negara. Sektor pertanian menjadi korban iklim, tetapi juga kontributor emisi gas rumah kaca antara lain karena alih fungsi lahan serta pemakaian pupuk kimia.

Di Indonesia, berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), perubahan iklim berpotensi menurunkan produksi padi 1,13 juta-1,89 juta ton. Lahan pertanian seluas 2.256 hektar pun terancam kekeringan. Dari hasil kerangka sampel area padi, Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan total produksi beras nasional Januari-Desember 2024 sebesar 30,34 juta ton, turun 760.000 ton atau 2,43 persen dibandingkan tahun lalu. Potensi penurunan produksi beras tertinggi terutama terjadi di sentra pertanian nasional, yakni Jawa Barat yang turun 361.140 ton, Jawa Timur turun 279.660 ton, dan Jawa Tengah berkurang 146.040 ton (Kompas.id, 15/10/2024). Penurunan produksi beras ini terjadi akibat mundurnya musim tanam yang dipicu fenomena El Nino. Pengaruh perubahan iklim pada sektor pertanian bersifat multidimensi, mulai dari sumber daya, infrastruktur pertanian, sistem produksi, hingga ketahanan pangan.

Karena itu, Hari Pangan Sedunia 2024, yang diperingati pada 16 Oktober, mengambil tema ”Hak atas Pangan untuk Kehidupan dan Masa Depan Lebih Baik”. Selaras dengan tema ini, menurut FAO, pangan harus beragam, bernutrisi, terjangkau, mudah diakses, dan aman. Indonesia telah merancang strategi jangka panjang untukketahanan iklim dan rendah karbon 2050. Di sektor pertanian, strategi yang diterapkan meliputi pengembangan irigasi, adopsi teknologi pertanian cerdas iklim, dan praktik pertanian berkelanjutan. Strategi ini tak menekankan mencetak sawah baru sebagai solusi atas krisis iklim. Program cetak sawah baru berpotensi menambah emisi gas rumah kaca akibat perubahan tata guna lahan. Proses ini juga kerap terkait deforestasi yang memperburuk krisis iklim. Maka, sistem pangan Nusantara perlu dibangun berdasarkan keberagaman sumber dan budaya pangan lokal. Penerapan strategi ini menjadi kunci guna mewujudkan ketahanan pangan yang bergizi dan mudah diakses warga. (Yoga)

Pornografi Anak Berkedok Lowongan Kerja

18 Oct 2024
Polisi mengungkap praktik pembuatan konten pornografi berkedok lowongan kerja via media sosial di Kota Cirebon, Jawa Barat. Sembilan orang,termasuk dua anak, Memangnya menjadi korbannya. Polisi masih mendalami dugaan adanya sindikat pada kasus ini. Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Cirebon Kota Ajun Komisaris Anggi Eko Prasetyo, Kamis (17/10/2024), mengatakan, kasus ini bermula dari laporan warga tentang pembuatan konten pornografi pada Juni 2024. Lokasinya di salah satu tempat indekos di Kesenden, Kota Cirebon. Pihaknya lalu menyelidiki kasus itu dan mendatangi tempat kejadian. Di lokasi, polisi menemukan tiga kamar indekos yang berisi sembilan korban tengah melakukan siaran langsung via salah satu plat dia sosial. Tujuh korban perempuan, sisanya laki-laki. ”Dua (korban perempuan) di antaranya di bawah umur,” ujarnya.

Tujuh korban lain berumur 19-23 tahun. Tujuh korban berasal dari Kabupaten Cirebon, sedangkan dua korban merupakan warga Kabupaten Tasikmalaya, Jabar. Di lokasi, polisi juga menangkap dua tersangka, yakni BM (26) dan MF (25). BM merupakan warga Ternate, Maluku Utara, sedangkan MF dari Payakumbuh, Sumatera Barat.  BM berperan mencari tempat indekos dan merekrut korban. Adapun MF merekrut serta mengurus administrasi tempat itu, polisi menyita 4 gawai, 2 tripod, 3 alat pencahayaan, alat pengisi daya telepon genggam, serta minyak pelumas. Berbagai peralatan itu digunakan korban untuk siaran langsung saat membuat konten pornografi. Tersangka menjebak korban melalui iklan lowongan kerja di Facebook. Lewat akun Zhenthia, tersangka mencari karyawan baru berusia 17-27 tahun di toko busana dengan gaji Rp 2 juta per bulan.

Namun, ketika dicek di media sosial (medsos), Kamis, akun itu sudah hilang. ”Setelah di-chat (hubungi), disampaikan lowongan itu sudah penuh dan ditawarkan apakah mau masuk tim pembuatan konten dewasa dengan menggunakan platform medsos," ungkap Anggi. Tersangka mengiming-imingi korban dengan uang jutaan rupiah. Faktor ekonomi jadi penyebab korban terjebak membuat konten itu. ”Mereka tergiur iming-iming pendapatan Rp 5 juta,” ucapnya. Pihaknya pun tidak menutup kemungkinan adanya  korban lain. Apalagi, menurut tersangka, sejumlah korban membuat konten serupa, tetapi kemudian berhenti. (Yoga)

Kemilau Emas Terus Bersinar Sebagai Pilihan Investasi yang Relatif Aman dan Stabil

18 Oct 2024
Ditengah ketidakpastian ekonomi dan volatilitas global, kemilau emas terus bersinar sebagai pilihan investasi yang relatif aman  dan stabil bagi para investor. Menyadari daya tarik logam mulia ini bagi masyarakat, perbankan syariah pun makin serius menggarap bisnis emas. Emas telah lama dianggap sebagai aset safe-haven, menawarkan perlindungan terhadap inflasi dan fluktuasi nilai mata uang. Terlebih harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam pada Kamis (17/10/2024) sempat bertengger di level Rp1.496.000 per gram. Ini mengukit rekor tertinggi harga emas Antam. Melihat tren kenaikan harga emas, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) juga mencatatkan  kinerja yang positif, dimana bisnis emas bank syariah terbesar di Indonesia per Agustus 2024 melesat 54% dengan total pertumbuhan  Rp3,6 triliun. Dari nilai tersebut, didominasi oleh produk cicil emas yang naik Rp2,56 triliun atau melesat 130,38% (year on year/yoy), sedangkan untuk gadai emas meningkat Rp1,02 triliun atau 21,88% (yoy). (Yetede)

Kerja Sama ESDM dan Eramet untuk Kaji Mineral Penting

18 Oct 2024

Kolaborasi antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan PT Eramet Indonesia Mining untuk melakukan studi dan eksplorasi mineral penting di Indonesia. Agung Pribadi, Kepala Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara, dan Panas Bumi (PSDMBP), menyatakan bahwa pemerintah aktif menjalin kerja sama dengan perusahaan asing untuk mengoptimalkan potensi mineral, terutama nikel, kobalt, dan litium, yang kini sangat dibutuhkan dalam pengembangan teknologi kendaraan listrik.

Kerja sama ini mencakup studi penyelidikan wilayah prospek mineral, karakterisasi bijih, serta eksplorasi litium dari geothermal brine. Agenda mendatang termasuk penyelidikan litium di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, dengan metode geofisika dan geokimia. Kegiatan ini diharapkan dapat mengidentifikasi cadangan mineral baru yang bernilai ekonomis tinggi, sekaligus memperkuat pertukaran pengetahuan dalam bidang eksplorasi dan publikasi ilmiah antara kedua belah pihak.