;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5820 )

Upaya Dekarbonisasi Dioptimalkan Satgas Transisi Energi Nasional

26 Oct 2024

Sejak dibentuk pada 2023, Satgas Transisi Energi Nasional terus berupaya melakukan dekarbonisasi ketenagalistrikan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi. Upaya yang telah dilakukan, antara lain, meningkatkan pendanaan untuk transisi energi berkeadilan dan pensiun dini penggunaan energi fosil. Hal tersebut mengemuka dalam acara Konferensi Bangun Bangsa 2024 bertajuk ”Keberlanjutan dalam Aksi: Mempercepat Perjalanan Dekarbonisasi di Asia Pasifik” yang diselenggarakan BAT Indonesia atau Bentoel Group dan Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) di Jakarta, Jumat (25/10). Konferensi Bangun Bangsa 2024 diselenggarakan untuk mendorong kolaborasi dan solusi atas hambatan dalam dekarbonisasi di semua tingkat industri.

Konferensi ini mempertemukan para pemangku kepentingan mulai dari pemerintah, industri, lembaga keuangan dan investor, pembuat kebijakan, LSM, hingga kelompok masyarakat. Andi Yulianti Ramli dari Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan menyampaikan, pada pemerintahan sebelumnya, Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi telah membentuk Satgas Transisi Energi Nasional (Satgas TEN). Satgas TEN yang dibentuk pada 2023 memiliki tugas mengawal proses transisi energi Indonesia untuk mencapai target net zero emission pada 2060 atau lebih cepat. Adapun transisi ini tidak hanya bertujuan untuk memitigasi perubahan iklim, tetapi juga memperkuat ketahanan energi dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Salah satu capaian Satgas TEN ialah terkait perkembangan pendanaan program kemitraan transisi energi berkeadilan (JETP). Hingga September 2024, tercatat sudah ada persetujuan jaminan hingga 2 miliar USD serta 32 program hibah dan asisten teknis senilai 202,7 juta USD. Dari aspek regulasi, Satgas TEN yang didukung kementerian/lembaga lain telah menyelaraskan regulasi yang membuka peluang pendanaan hingga 2,8 miliar USD. Regulasi ini juga telah dituangkan menjadi peraturan menteri di bidang energi dan sumber daya mineral serta bidang perindustrian. Satgas TEN juga terus berupaya memensiunkan dini PLTU Cirebon-1, dengan memberi penawaran pendanaan dari Bank Pembangunan Asia sebesar 430 juta USD un tuk biaya tambahan kelistrikan Perusahaan Listrik Negara (PLN). (Yoga)


Bahan Bakar Pesawat dari Minyak Jelantah

26 Oct 2024

Di Bandung, Jabar, minyak jelantah dikumpulkan dari rumah makan hingga rumah tinggal untuk dijadikan bahan bakar pesawat terbang. Penyetornya mendapat insentif uang hingga layanan kesehatan. Rabu (23/10) Revi Rivaldi (23) dan Fakri Arsyad (27) sudah memanaskan mobil dan menyiapkan puluhan jeriken di halaman kantor Noovoleum di Jalan Raden Patah, Kota Bandung. Mereka bersiap keliling Kota Bandung mengumpulkan minyak goreng bekas. Noovoleum adalah perusahaan rintisan yang memanfaatkan teknologi untuk mengoptimalkan pengumpulan minyak goreng bekas dari rumah tangga dan produsen kecil. Minyak jelantah atau disebut used cooking oil (UCO) adalah sisa menggoreng aneka bahan makanan. Minyak goreng yang dikumpulkan ditukar dengan sejumlah insentif. Selanjutnya, Noovoleum akan menyalurkan minyak jelantah ini untuk dijadikan produk ramah lingkungan.

Mereka akan mendatangi sejumlah rumah makan, tempat katering, dan kafe di Kota Bandung. Tempat pertama adalah restoran di Jalan Gempol Wetan, Kelurahan Citarum. Aji Bimo (29), pengelola restoran, menyetor satu jeriken berisi minyak jelantah. Setelah dipindah ke wadah khusus, minyak ditimbang. Dengan konversi 1 kg setara 1,072 liter, jelantah milik Aji tercatat 10 liter. Tiap liter dihargai Rp 6.005. Hasil penjualan dikirim ke aplikasi UCOllect yang digagas Noovoleum. Setiap klien atau warga yang menyetor minyak telah memiliki akun di aplikasi tersebut. Mereka dapat mencairkan uang dari aplikasi itu via rekening bank atau aplikasi e-wallet atau dompet digital.

Tak hanya mendukung lingkungan dan mendapat insentif, penyetor berhak atas layanan kesehatan. Noovoleum berkolaborasi dengan Klinik Inggit Garnasih yang dibangun Pemprov Jabar dan Badan Amil Zakat Nasional di Bandung. Semua penyetor minyak jelantah ke penampungan di Klinik Inggit Garnasih akan mendapatkan diskon 25 % untuk layanan fisioterapi atau hidroterapi. Media Relation Noovoleum Andini Zalfa memaparkan, upaya itu mendapat respons positif. Noovoleum mengirim jelantah ke tiga perusahaan di Jakarta setidaknya sebulan sekali sebanyak 10-15 ton. Perusahaan-perusahaan itu mengolah minyak jelantah jadi salah satu bahan pembuatan avtur. (Yoga)


Isu Eksplotasi Pekerja di Industri Nikel Mulai Terendus

26 Oct 2024
AWAL  bulan ini, industri nikel Indonesia dibangunkan dari mimpinya. Penyebabnya adalah terbitnya laporan "Global State of Child and Forced Labour" dari Departemen Perburuhan Amerika Serikat. Laporan itu menyebut nikel Indonesia sebagai produk hasil praktik eksploitasi pekerja. Salah satu poin penting dalam laporan setebal 330 halaman itu adalah kondisi pekerja di fasilitas smelter nikel di Indonesia. Masalah ini sebelumnya juga pernah disinggung dalam laporan Departemen Luar Negeri Amerika pada 2022 dan 2023. Beberapa persoalan yang mencuat dalam laporan itu antara lain pengurangan upah secara serampangan, jam kerja yang lebih panjang, penyitaan paspor pekerja asing, serta perundungan fisik dan verbal sebagai bentuk hukuman.

Sebelumnya, dalam jumpa pers pada 5 September 2024, Deputi Wakil Menteri Urusan Pekerja Internasional Departemen Perburuhan Amerika Thea Lee berujar, "Kerja paksa menodai rantai pasok mineral krusial, termasuk aluminium dan polisilikon dari Cina, nikel dari Indonesia, serta kobalt, tantalum, dan timah dari Republik Demokratik Kongo." Memang sebagian kalangan bisa saja berprasangka bahwa berbagai laporan itu berkaitan dengan persaingan dagang di antara dua negara adidaya: Amerika Serikat dan Cina.

Kita tahu Negeri Abang Sam punya kepentingan menahan pesatnya kemajuan teknologi Negeri Tirai Bambu. Namun laporan yang isinya mengutip aneka pemberitaan dan hasil penelitian organisasi non-pemerintah terhadap industri nikel Indonesia itu jelas tak bisa dianggap remeh. Terlebih Amerika merupakan mitra dagang Indonesia yang diharapkan dapat membuka jalan pemanfaatan nikel sebagai komoditas penting untuk teknologi bersih. Selain itu, kekhawatiran Amerika dan negara lain terhadap kondisi industri nikel di Indonesia, yang kebanyakan berasal dari investasi perusahaan Cina, sudah lama ada. (Yetede)

Uang PLN Berisiko Mengalir ke Batu Bara

26 Oct 2024
AWAL Mei 2024, pertemuan tahunan Bank Pembangunan Asia (ADB) digelar di Tbilisi, Georgia, dengan tema yang prestisius: “Bridge to The Future”. Masatsugu Asakawa, Presiden ADB, dalam sambutannya, menyebutkan tema tersebut selaras dengan lokasi Georgia. Negara di tepi Laut Hitam ini berada di persimpangan Asia dan Eropa, dua benua yang menurut Asakawa memiliki hubungan fisik, finansial, dan ekonomi saat ini dan di masa mendatang. Hubungan itu sampai ke Indonesia, yang menjadi anggota ADB sejak 1966. Sejak saat itu, ADB menjadi salah satu bank pembangunan multinasional yang banyak menyalurkan dana ke Indonesia. Pendanaan turut masuk ke sektor energi, terutama untuk meningkatkan akses terhadap listrik. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya yang dibangun pada era 1980-an hanya salah satu hasil pinjaman ADB.

Dalam pertemuan di Tbilisi, di depan perwakilan negara donor ADB, Asakawa kembali menegaskan komitmen institusinya untuk ikut andil menciptakan masa depan yang berkelanjutan. Dalam lima tahun terakhir, ADB memang resmi menarik diri dari pembiayaan energi fosil, termasuk batu bara. Mereka menggulirkan kebijakan energi teranyar pada 2021 yang menegaskan tidak akan lagi menggulirkan pinjaman ke proyek PLTU batu bara. Namun wujud dari komitmen itu masih menjadi tanda tanya. Hasil studi kami, yang dirilis pada 24 April 2024 atau sepekan sebelum pertemuan tahunan ADB pada Mei 2024, menunjukkan adanya potensi penggunaan ADF untuk proyek-proyek energi kotor di Indonesia. (Yetede)

Hulu dan Hilir dalam Satu Komando

25 Oct 2024
Wacana untuk memasukkan PT Pupuk Indonesia dan Bulog di bawah koordinasi Kementerian Pertanian (Kementan) dinilai langkah yang potensial dan  strategis untuk mendukung pencapaian target swasembada pangan. Ide ini dinilai logis karena menyatukan aktor-aktor kunci dalam rantai pasok pangan dibawah satu atap, sehingga dapat meningkatkan koordinasi dan mempercepat pengambilan keputusan. Wacana tersebut sebelumnya dikemukakan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, pihaknya siap berkolaborasi dan mengorkestrasi  lintas sektor mulai pupuk hingga menjadi offtaker untuk mewujudkan swasembada pangan. Untuk mewujudkan swasembada pangan perlu kolaborasi dengan Bulog, PI, ID Food. "Jujur harus satu komando, kalau dualisme sulit. Kalau ini perintah dari Pak Presiden bahwa harus satu komando. Hulu hilir harus satu komando. Contoh, pertanian ada ditengah, hulunya ada di pupuk, hilirnya ada di Bulog," ujarnya dalam wawancara dengan B-Universe, Rabu (23/10/2024). (Yetede)

Kekayaan RI Mampu Swasembada Energi

25 Oct 2024
SAAT berpidato seusai pelantikannya di gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat pada 20 Oktober 2024, Presiden Prabowo Subianto berkata, "Tanaman-tanaman seperti sawit bisa menghasilkan solar dan bensin. Kita juga punya tanaman-tanaman lain, seperti singkong, tebu, sagu, dan jagung. Kita juga punya energi bawah tanah geotermal yang cukup." Ia lalu melanjutkan, "Kita punya batu bara yang sangat banyak. Kita punya energi dari air yang sangat besar." Isi pidato itu menyiratkan gagasan swasembada energi pemerintahan Prabowo. Gagasan mencapai swasembada energi jelas merupakan hal baik bagi Indonesia. Tapi, di sisi lain, ucapan tersebut juga memberi sinyal bahwa konsep swasembada energi ala Prabowo itu sekadar "omon-omon" yang akan mengorbankan keadilan ekologi dan sosial. Bagaimana tidak, sumber-sumber energi yang disebutkan Prabowo itu menyebabkan banyak ketidakadilan bagi masyarakat.

Kita mulai dari batu bara. Cadangan bahan bakar fosil ini di Indonesia sangat berlimpah. Menurut data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, cadangan batu bara Indonesia pada 2021 mencapai 38,84 miliar ton. Bila rata-rata produksi batu bara sebesar 600 juta ton per tahun, umur cadangan batu bara kita diperkirakan masih cukup untuk 65 tahun ke depan, dengan asumsi tidak ada temuan cadangan baru. Berlimpahnya stok batu bara membuat Indonesia sangat bergantung pada komoditas ini. Berdasarkan data Dewan Energi Nasional, persentase bauran energi Indonesia pada 2023 masih didominasi batu bara sebesar 40,46 persen, minyak bumi 30,18 persen, gas bumi 16,28 persen, dan energi terbarukan 13,09 persen.  Persoalannya, batu bara adalah sumber energi yang tidak dapat diperbarui. Cepat atau lambat, komoditas ini akan habis. Batu bara juga merupakan sumber energi kotor. Emisi pembakaran batu bara menghasilkan emisi gas rumah kaca penyebab krisis iklim. Krisis iklim itu kini menimbulkan bencana ekologi di berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia.Selain itu, penambangan batu bara menimbulkan kerusakan alam. Pencemaran air, tanah, dan udara merupakan dampak operasi pertambangan batu bara. Pertambangan batu bara juga menjadi salah satu penyebab konflik agraria di masyarakat karena sering kali konsesi pertambangan menggusur wilayah kelola masyarakat. (Yetede)


Eksplotasi Pekerja di Industri Nikel

25 Oct 2024
AWAL bulan ini, industri nikel Indonesia dibangunkan dari mimpinya. Penyebabnya adalah terbitnya laporan "Global State of Child and Forced Labour" dari Departemen Perburuhan Amerika Serikat. Laporan itu menyebut nikel Indonesia sebagai produk hasil praktik eksploitasi pekerja. Salah satu poin penting dalam laporan setebal 330 halaman itu adalah kondisi pekerja di fasilitas smelter nikel di Indonesia. Masalah ini sebelumnya juga pernah disinggung dalam laporan Departemen Luar Negeri Amerika pada 2022 dan 2023. Beberapa persoalan yang mencuat dalam laporan itu antara lain pengurangan upah secara serampangan, jam kerja yang lebih panjang, penyitaan paspor pekerja asing, serta perundungan fisik dan verbal sebagai bentuk hukuman. 

Sebelumnya, dalam jumpa pers pada 5 September 2024, Deputi Wakil Menteri Urusan Pekerja Internasional Departemen Perburuhan Amerika Thea Lee berujar, "Kerja paksa menodai rantai pasok mineral krusial, termasuk aluminium dan polisilikon dari Cina, nikel dari Indonesia, serta kobalt, tantalum, dan timah dari Republik Demokratik Kongo." Memang sebagian kalangan bisa saja berprasangka bahwa berbagai laporan itu berkaitan dengan persaingan dagang di antara dua negara adidaya: Amerika Serikat dan Cina.

Kita tahu Negeri Abang Sam punya kepentingan menahan pesatnya kemajuan teknologi Negeri Tirai Bambu. Namun laporan yang isinya mengutip aneka pemberitaan dan hasil penelitian organisasi non-pemerintah terhadap industri nikel Indonesia itu jelas tak bisa dianggap remeh. Terlebih Amerika merupakan mitra dagang Indonesia yang diharapkan dapat membuka jalan pemanfaatan nikel sebagai komoditas penting untuk teknologi bersih. Selain itu, kekhawatiran Amerika dan negara lain terhadap kondisi industri nikel di Indonesia, yang kebanyakan berasal dari investasi perusahaan Cina, sudah lama ada. (Yetede)

Diversifikasi Batubara oleh ADRO

25 Oct 2024
PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) yang tetap positif meskipun perusahaan berencana melepas anak usaha di lini bisnis batubara termal, PT Adaro Andalan Indonesia (AAI). Arinda Izzaty, analis Pilarmas Investindo Sekuritas, menilai pelepasan ini akan signifikan mempengaruhi pendapatan dan laba bersih ADRO, dengan proyeksi penurunan masing-masing sebesar 65% dan 64%. Namun, langkah ini dianggap strategis karena memungkinkan ADRO fokus pada diversifikasi ke energi terbarukan (EBT) dan mengurangi risiko dari fluktuasi pasar batubara global.

Sukarno Alatas, Head of Kiwoom Sekuritas Indonesia, menyebut bahwa meskipun ada penurunan prospek jangka menengah, langkah ini sudah dipertimbangkan dengan baik oleh manajemen ADRO. Fokus pada bisnis EBT sejalan dengan meningkatnya target bauran energi terbarukan di masa depan.

Di sisi lain, Arinda juga mencatat bahwa segmen batubara metalurgi melalui PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) masih akan menjadi kontributor utama pendapatan ADRO dalam jangka pendek, mengingat tingginya permintaan dari industri baja di Asia. Axel Leonardo dari Sinarmas Sekuritas menyoroti potensi pertumbuhan produksi batubara ADMR, yang diproyeksikan mencapai 6 juta ton tahun ini, didukung oleh pengembangan infrastruktur.

Para analis, termasuk Aurelie Amanda dari BNI Sekuritas, merekomendasikan "hold" untuk saham ADRO, dengan target harga di kisaran Rp 3.900 hingga Rp 4.050, mencerminkan optimisme terhadap prospek jangka panjang meskipun ada tantangan jangka pendek. 

Mentan Amran: Hulu Hilir Pangan Harus Satu Kendali

24 Oct 2024

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa BUMN di sektor hulu dan hilir pangan harus  satu komando dengan orkestrasi dari Kementerian Pertanian (Kementan) untuk bersama-sama saling berkolaborasi mewujudkan target swasembada pangan dalam 4-5 tahun ke depan atau lebih cepat. BUMN yang bergerak di hulu pangan antara lain PT Pupuk Indonesia (PI Persero) sebagai penyedia pupuk dan di hilir salah satunya Perum Bulog sebagai pembeli siaga (offteker),  sedangkan Kementan memposisikan diri di tengah antara keduanya.

Mentan Amran menyatakan, dalam mencapai target swasembada pangan tidak boleh ada dualisme. Presiden Prabowo Subianto sendiri telah meminta agar hulu hilir pangan harus satu komando. Di tengah sektor pangan, Kementan berada ditengah antara hulu dan hilir, sedangkan di hulu terdapat PI dan di hilir ada Bulog. "Kalau dualisme agak sulit (tercapai swasembada pangan). Kami pernah dengar langsung dari Bapak Presiden bahwa harus satu komendo, hulu hilir satu komendo. Contoh, pertanian (Kementan) ada ditengah, hulu ada pupuk (PI), hilir ada Bulog sebagai offtaker," ujar Mentan. (Yetede)


Genjot Biodiesel B60

24 Oct 2024
BIODIESEL  bakal menjadi salah satu cara Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai swasembada energi dan mengurangi impor bahan bakar minyak. Dari sisi ketahanan energi, pengembangan biodiesel memang bisa menjadi alternatif. Namun Managing Director Energy Shift Institute Putra Adhiguna mengatakan biaya yang harus dibayar terlalu tinggi. "Selama ini biodiesel masih disubsidi pemerintah," katanya kepada Tempo pada Rabu, 23 Oktober 2024. Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) mencatat insentif yang digelontorkan untuk produksi biodiesel mencapai Rp 18,32 triliun sepanjang 2023. Tahun ini nilainya diperkirakan naik menjadi Rp 28,5 triliun.

Jumlah tersebut bakal makin bengkak jika pemerintah menerapkan B60 atau campuran bahan bakar nabati dari minyak sawit hingga 60 persen dalam biodiesel. Pengembangan biodiesel juga belum berdampak signifikan pada pengurangan impor BBM. Badan Pusat Statistik mencatat impor minyak dan gas sepanjang Januari-September 2024 mencapai US$ 26,7 miliar, naik 3,8 persen dibanding pada periode yang sama tahun lalu. Selain subsidi, Putra menyebutkan ada biaya lain yang lebih tinggi: ongkos lingkungan. Menurut dia, pengembangan biodiesel bakal membutuhkan perluasan lahan kebun kelapa sawit. Pada 2023, saat pemerintah baru menerapkan B35 saja, konsumsi minyak sawit untuk biodiesel sudah melebihi kebutuhan pangan. (Yetede)