Lingkungan Hidup
( 5820 )Upaya Dekarbonisasi Dioptimalkan Satgas Transisi Energi Nasional
Sejak dibentuk pada 2023, Satgas Transisi Energi Nasional terus berupaya melakukan dekarbonisasi ketenagalistrikan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi. Upaya yang telah dilakukan, antara lain, meningkatkan pendanaan untuk transisi energi berkeadilan dan pensiun dini penggunaan energi fosil. Hal tersebut mengemuka dalam acara Konferensi Bangun Bangsa 2024 bertajuk ”Keberlanjutan dalam Aksi: Mempercepat Perjalanan Dekarbonisasi di Asia Pasifik” yang diselenggarakan BAT Indonesia atau Bentoel Group dan Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) di Jakarta, Jumat (25/10). Konferensi Bangun Bangsa 2024 diselenggarakan untuk mendorong kolaborasi dan solusi atas hambatan dalam dekarbonisasi di semua tingkat industri.
Konferensi ini mempertemukan para pemangku kepentingan mulai dari pemerintah, industri, lembaga keuangan dan investor, pembuat kebijakan, LSM, hingga kelompok masyarakat. Andi Yulianti Ramli dari Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan menyampaikan, pada pemerintahan sebelumnya, Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi telah membentuk Satgas Transisi Energi Nasional (Satgas TEN). Satgas TEN yang dibentuk pada 2023 memiliki tugas mengawal proses transisi energi Indonesia untuk mencapai target net zero emission pada 2060 atau lebih cepat. Adapun transisi ini tidak hanya bertujuan untuk memitigasi perubahan iklim, tetapi juga memperkuat ketahanan energi dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
Salah satu capaian Satgas TEN ialah terkait perkembangan pendanaan program kemitraan transisi energi berkeadilan (JETP). Hingga September 2024, tercatat sudah ada persetujuan jaminan hingga 2 miliar USD serta 32 program hibah dan asisten teknis senilai 202,7 juta USD. Dari aspek regulasi, Satgas TEN yang didukung kementerian/lembaga lain telah menyelaraskan regulasi yang membuka peluang pendanaan hingga 2,8 miliar USD. Regulasi ini juga telah dituangkan menjadi peraturan menteri di bidang energi dan sumber daya mineral serta bidang perindustrian. Satgas TEN juga terus berupaya memensiunkan dini PLTU Cirebon-1, dengan memberi penawaran pendanaan dari Bank Pembangunan Asia sebesar 430 juta USD un tuk biaya tambahan kelistrikan Perusahaan Listrik Negara (PLN). (Yoga)
Bahan Bakar Pesawat dari Minyak Jelantah
Di Bandung, Jabar, minyak jelantah dikumpulkan dari rumah makan hingga rumah tinggal untuk dijadikan bahan bakar pesawat terbang. Penyetornya mendapat insentif uang hingga layanan kesehatan. Rabu (23/10) Revi Rivaldi (23) dan Fakri Arsyad (27) sudah memanaskan mobil dan menyiapkan puluhan jeriken di halaman kantor Noovoleum di Jalan Raden Patah, Kota Bandung. Mereka bersiap keliling Kota Bandung mengumpulkan minyak goreng bekas. Noovoleum adalah perusahaan rintisan yang memanfaatkan teknologi untuk mengoptimalkan pengumpulan minyak goreng bekas dari rumah tangga dan produsen kecil. Minyak jelantah atau disebut used cooking oil (UCO) adalah sisa menggoreng aneka bahan makanan. Minyak goreng yang dikumpulkan ditukar dengan sejumlah insentif. Selanjutnya, Noovoleum akan menyalurkan minyak jelantah ini untuk dijadikan produk ramah lingkungan.
Mereka akan mendatangi sejumlah rumah makan, tempat katering, dan kafe di Kota Bandung. Tempat pertama adalah restoran di Jalan Gempol Wetan, Kelurahan Citarum. Aji Bimo (29), pengelola restoran, menyetor satu jeriken berisi minyak jelantah. Setelah dipindah ke wadah khusus, minyak ditimbang. Dengan konversi 1 kg setara 1,072 liter, jelantah milik Aji tercatat 10 liter. Tiap liter dihargai Rp 6.005. Hasil penjualan dikirim ke aplikasi UCOllect yang digagas Noovoleum. Setiap klien atau warga yang menyetor minyak telah memiliki akun di aplikasi tersebut. Mereka dapat mencairkan uang dari aplikasi itu via rekening bank atau aplikasi e-wallet atau dompet digital.
Tak hanya mendukung lingkungan dan mendapat insentif, penyetor berhak atas layanan kesehatan. Noovoleum berkolaborasi dengan Klinik Inggit Garnasih yang dibangun Pemprov Jabar dan Badan Amil Zakat Nasional di Bandung. Semua penyetor minyak jelantah ke penampungan di Klinik Inggit Garnasih akan mendapatkan diskon 25 % untuk layanan fisioterapi atau hidroterapi. Media Relation Noovoleum Andini Zalfa memaparkan, upaya itu mendapat respons positif. Noovoleum mengirim jelantah ke tiga perusahaan di Jakarta setidaknya sebulan sekali sebanyak 10-15 ton. Perusahaan-perusahaan itu mengolah minyak jelantah jadi salah satu bahan pembuatan avtur. (Yoga)
Isu Eksplotasi Pekerja di Industri Nikel Mulai Terendus
Uang PLN Berisiko Mengalir ke Batu Bara
Hulu dan Hilir dalam Satu Komando
Kekayaan RI Mampu Swasembada Energi
Eksplotasi Pekerja di Industri Nikel
Sebelumnya, dalam jumpa pers pada 5 September 2024, Deputi Wakil Menteri Urusan Pekerja Internasional Departemen Perburuhan Amerika Thea Lee berujar, "Kerja paksa menodai rantai pasok mineral krusial, termasuk aluminium dan polisilikon dari Cina, nikel dari Indonesia, serta kobalt, tantalum, dan timah dari Republik Demokratik Kongo." Memang sebagian kalangan bisa saja berprasangka bahwa berbagai laporan itu berkaitan dengan persaingan dagang di antara dua negara adidaya: Amerika Serikat dan Cina.
Diversifikasi Batubara oleh ADRO
Mentan Amran: Hulu Hilir Pangan Harus Satu Kendali
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa BUMN di sektor hulu dan hilir pangan harus satu komando dengan orkestrasi dari Kementerian Pertanian (Kementan) untuk bersama-sama saling berkolaborasi mewujudkan target swasembada pangan dalam 4-5 tahun ke depan atau lebih cepat. BUMN yang bergerak di hulu pangan antara lain PT Pupuk Indonesia (PI Persero) sebagai penyedia pupuk dan di hilir salah satunya Perum Bulog sebagai pembeli siaga (offteker), sedangkan Kementan memposisikan diri di tengah antara keduanya.
Mentan Amran menyatakan, dalam mencapai target swasembada pangan tidak boleh ada dualisme. Presiden Prabowo Subianto sendiri telah meminta agar hulu hilir pangan harus satu komando. Di tengah sektor pangan, Kementan berada ditengah antara hulu dan hilir, sedangkan di hulu terdapat PI dan di hilir ada Bulog. "Kalau dualisme agak sulit (tercapai swasembada pangan). Kami pernah dengar langsung dari Bapak Presiden bahwa harus satu komendo, hulu hilir satu komendo. Contoh, pertanian (Kementan) ada ditengah, hulu ada pupuk (PI), hilir ada Bulog sebagai offtaker," ujar Mentan. (Yetede)
Genjot Biodiesel B60
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









