Asuransi
( 339 )Konglomerasi Menguasai Asuransi Umum
Konglomerasi lokal menguasai industri asuransi umum. Peta penguasaan ini berbeda dengan asuransi jiwa yang dikuasai oleh asing. Nah di tengah tengah kesadaran masyarakat terhadap kebutuhan asuransi mulai meningkat, beberapa perusahaan asuransi umum pun mulai mengalami peningkatan pendapatan preminya. "Kontributor besar asuransi umum didominasi oleh perusahaan asuransi yang memiliki captive market, sehingga portofolio banyak disokong oleh grup," ujar Dody Dalimunthe, Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), kemarin.
Berdasarkan riset yang dilakukan oleh kontan.co.id, perusahaan asuransi yang menguasai pangsa pasar industri asuransi umum berdasarkan pendapatan premi yang didapat ialah PT Asuransi Sinar Mas yang merupakan bagian dari Grup Sinarmas dan PT Asuransi Astra Buana milik Grup Astra. Melihat laporan keuangan keduanya, sejatinya pendapatan premi mereka mengalami penurunan di semester pertama kemarin. Premi bruto Asuransi Sinarmas turun 28,67% yoy menjadi Rp 3,48 triliun dan premi bruto Asuransi Astra turun tipis 0,59% yoy menjadi Rp 2,35 triliun.
Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Naik Menjadi Rp 119,74 Triliun
Pendapatan industri asuransi jiwa d tanah air meningkat 64 persen (year-on-year/yoy) sepanjang semester pertama 2021, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kenaikan pendapatan mencapai Rp 46,74 triliun menjadi Rp 119,74 trilliun.
Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia Budi Tampubolon menyebut kenaikan ini menandai adanya sinyal pemulihan di industri. Salah satunya terlihat dari sisi pendapatan, di mana premi tumbuh sebesar 17,5 persen yoy.
Menurut Budi, besarnya pertumbuhan premi bisnis baru sangat ditopang oleh menguatnya peran penjualan Bancassurance. Saluran distribusi ini tumbuh 37,5 persen atau setara nilai premi Rp 37,96 triliun pada tahun ini.
Gamers Jadi Sasaran Produk Asuransi
PT AIA financial (AIA) menggandeng Gojek menghadirkan produk asuransi khusus gamers atau pemain game.
Hadir dalam salah satu fitur GoSure, sebagai terobosan untuk meningkatkan penetrasi dan akses masyarakat kepada produk asuransi.
Proteksi Gamers ini juga menjawab kebutuhan masyarakat seiring dengan meningkatnya penggunaan gadget berdampak pada kebutuhan proteksi dari risiko kesehatan yang mengintai.
Melalui GoSure, GoPay mengembangkan produk asuransi mikro yang dibutuhkan untuk melindungi pengguna dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, tidak terkecuali profesi gamers yang juga rentan terhadap risiko.
Proteksi tersebut tersedia untuk masyarakat umum berusia 18-45 tahun dengan premi mulai Rp16 ribu dengan manfaat perlindungan selama satu tahun.Tak hanya AIA, PT Central Asia Financial atau Asuransi Jagadi ri juga menawarkan produk asuransi yang memberikan benefit untuk para gamers, Jaga Gamers.
Kinerja Industri Asuransi, Ruang Tumbuh Masih Terbuka
Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia Hastanto Sri Margi Widodo mengatakan bahwa penurunan Purchasing Manager’s Index dalam beberapa bulan terakhir menjadi perhatian industri asuransi. Widodo menilai bahwa jika manufaktur tertekan hingga 3 bulan, pemulihan ulang aktivitasnya akan cukup sulit dan memerlukan waktu.Widodo menjabarkan bahwa selama pandemi Covid19, kontraksi besar terjadi di asuransi kendaraan bermotor seiring anjloknya penjualan kendaraan. Meski sempat terperosok, arus kas lini bisnis ini masih bisa bertumpu dari kontrak berdurasi beberapa tahun, tapi kemudian tertolong oleh penjualan mobil yang meningkat pada 2021.Lini bisnis asuransi properti, yang cukup mendominasi portofolio industri asuransi umum, saat ini masih menghadapi tekanan akibat terbatasnya aktivitas masyarakat. Pertumbuhan ekuitas dinilai dapat membuat industri asuransi semakin kokoh dalam menyediakan proteksi bagi masyarakat.Budi meyakini ketahanan keuangan dan pembayaran manfaat dapat meningkatkan kepercayaan nasabah terhadap asuransi jiwa. Hal itu dapat menunjang pertumbuhan bisnis pada sisa tahun berjalan, didorong oleh tingginya kebutuhan proteksi di tengah pandemi Covid19.Pengamat asuransi dan pengajar Sekolah Tinggi Asuransi Trisakti Azuarini Diah Parwati menjelaskan bahwa dalam kondisi penyebaran virus corona yang sangat cepat, keberadaan asuransi kesehatan menjadi sangat penting.
Sepuluh MI Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asabri
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyampaikan, tersangka Korporasi MI yang dimaksud adalah PT IIM, PT MCM, PT PAAM, PT RAM, PT VAM, PT ARK, PT.OMI, PT MAM, PT AAM, dan PT CC. Penetapan tersangka terhadap MI itu dilakukan berdasarkan gelar perkara yang diketahui dari hasil pemeriksaan para pengurus MI. Hasil pemeriksaan terhadap pengurus manajer investasi telah menemukan fakta reksa dana yang dikelola oleh manajer investasi, yang pada pokoknya tidak dilakukan secara profesional serta independen karena dikendalikan oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan pihak pengendali tersebut, sehingga mengakibatkan kerugian keuangan negara yang digunakan/dimanfaatkan oleh manajer investasi, Leonard dalam keterangan resmi, Rabu . Dia menjelaskan, tindakan dari sejumlah MI itu bertentangan dengan ketentuan peraturan pasar modal dan fungsi MI, serta peraturan lainnya yang terkait.
Penerimaan Pajak Berpotensi Jeblok Lagi
Tekanan ekonomi akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat juga bakal berdampak terhadap penerimaan pajak. Sebab itu, kinerja penerimaan pajak akan sangat bergantung pada penanganan pandemi Covid-19. Kementerian Keuangan (Kemkeu) mencatat, realisasi penerimaan pajak sepanjang Januari hingga Juni 2021 sebesar Rp 557,77 triliun, tumbuh 4,89% year on year (yoy). Capaian ini membaik dibanding realisasi pada periode yang sama di 2020 yang terkontraksi hingga 12% yoy.
Berdasarkan sektor usahanya, penerimaan pajak industri pengolahan periode tersebut mencapai Rp 154,34 triliun, tumbuh 5,7% yoy. Disusul, realisasi pajak dari sektor perdagangan Rp 110,17 triliun, tumbuh 11,4% yoy. "Industri pengolahan dan perdagangan punya peranan penting terhadap penerimaan pajak. Karena, kontribusinya masing-masing sebesar 29% dan 21% terhadap penerimaan pajak," kata Yon pekan lalu. Selain dua sektor itu, realisasi penerimaan pajak sektor informasi dan komunikasi mencapai Rp 24,1 triliun, tumbuh 15,8% yoy. Salah satu faktor pendorongnya adalah perkembangan platform digital dan aktivitas ekonomi digital yang makin menggeliat saat pandemi Covid-19.
Sayangnya, lima sektor usaha lainnya tercatat masih minus. Pertama, penerimaan sektor jasa keuangan dan asuransi sebesar Rp 77,79 triliun, turun 3,9% yoy. Kedua, konstruksi dan real estate Rp 27,03 triliun, turun 16% yoy. Ketiga, transportasi dan pergudangan sebesar Rp 23,46 triliun, turun 1,1% yoy. Keempat, jasa perusahaan Rp 18,81 triliun, turun 4,2% yoy. Kelima, pertambangan Rp 19,48 triliun, turun 8,1% yoy.
Pengamat Pajak Danny Darussalam Tax Center (DDTC) Darussalam mengatakan, kebijakan PPKM Darurat mengakibatkan pola pengulangan pertumbuhan negatif bagi mayoritas sektor, seperti yang pernah terjadi saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kuartal II-2020. Karena itu, tak menutup kemungkinan sektor perdagangan dan pengolahan yang menjadi kontributor penerimaan pajak terbesar kembali kontraksi terutama di kuartal III-2021. "Faktor penerimaan pajak tahun ini sangat tergantung dari kecepatan pengendalian pandemi dan upaya pemulihan ekonomi," kata Darussalam kemarin.Pendapatan Premi Manulife Capai 8,9 T
PT Asuransi jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) sukses menemukan strategi dan inovasi yang optimal untuk nasabah di tengah pandemi Covid-19. Terbukti, perseroan berhasil mencatat pertumbuhan bisnis di tengah pandemi.
Pada 2020, Manulife Indonesia membukukan pendapatan premi Rp8,9 triliun (T), naik 6% dibanding 2019. Peningkatan didorong kenaikan pendapatan premi lanjutan (renewal) produk individu dan unit linked yang tumbuh 8%. Kemudian kenaikan premi baru 47%, yakni Rp5,6 T dibanding 2019 yakni Rp3,8 T.
Dipaparkan Ryan, pada akhir 2020 perseroan tercatat memiliki cadangan teknis Rp38,6 T. Modal Berbasis Risiko atau Risk Based Capital (RBC) pada akhir 2020 tercatat sebesar 943% atau jauh di atas batas minimum yang ditetapkan pemerintah yakni 120%. Presiden Direktur Manulife Aset Manajemen indonesia (MAMI), Afifa mengatakan pada 2020 MAMI mencatatkan pertumbuhan sebesar 66.2% atau Rp49,4T.
Restrukturisasi Jiwasraya Rampung Mei, Polis Nasbah Dialihkan
Penyelamatan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) melalui restrukturisasi pemegang polis masih berjalan sampai saat ini. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengklaim hingga saat ini semua prosesnya berjalan dengan lancar dan ditargetkan selesai pada 31 Mei 2021.
Pria yang akrab disapa Tiko itu mengatakan Jiwasraya tidak akan beroperasi lagi menjadi perusahaan asuransi. Polis yang direstrukturisasi beserta aset yang berstatus clear and clean akan dipindahkan ke IFG Life yang menjadi holding BUMN asuransi dan membawahi 9 BUMN yang bergerak di industri jasa keuangan non bank.
Jiwasraya nantinya hanya beroperasi untuk menampung polis yang tidak setuju direstrukturisasi. Jiwasraya akan melakukan pengalihan seluruh polis asuransi yang telah direstrukturisasi termasuk utang klaim beserta aset pendukungnya.
AsetKu Beri Asuransi Gratis ke 500 Ribu Pengguna
Penyelenggara
fintech peer to peer (P2P) lending
PT Pintar Inovasi Digital (Asetku)
bekerja sama dengan PT Asuransi
Cakrawala Proteksi memberikan
jaminan asuransi kecelakaan diri
gratis kepada lebih dari 500 ribu
pengguna AsetKu yang sudah
terverifikasi. Pemberian asuransi
gratis tersebut bertepatan dengan
peringatan hari kesehatan dan
keselamatan kerja setiap tanggal
28 April.
Direktur AsetKu Andrisyah Tauladan menjelaskan, hal tersebut
menjadi bentuk komitmen AsetKu
dalam melindungi finansial maupun
keselamatan pengguna. Seluruh
pengguna dapat mengaktifkan
asuransi kecelakaan diri di aplikasi
AsetKu dengan mudah dan cepat.
Adapun beberapa alasan kenapa
asuransi kecelakaan diri itu penting antara lain memberi rasa
aman dari sisi keuangan musibah
kecelakaan merupakan sesuatu
yang tidak bisa diprediksi dan
sangat tidak terduga.
“Dengan memiliki asuransi
kecelakaan diri tentu saja bisa
memberikan rasa aman kepada
siapa yang memilikinya. Terutama
dari sisi finansial apabila terjadi
hilangnya penghasilan karena kecelakaan yang dapat menyebabkan
kematian atau cacat tetap,” ujar dia
Ditambah lagi, asuransi juga
dapat meringankan biaya setiap
risiko kesehatan terutama pada
kecelakaan diri yang tentu saja memerlukan biaya yang tidak sedikit.
“Untuk menghindari terjadinya
pengeluaran biaya besar secara
tidak terduga, memiliki asuransi
kecelakaan diri dapat membantu
meringankan biaya pada saat terjadinya musibah,” jelas Andrisyah.
(Oleh - HR1)
Pulih Perlahan
Industri asuransi jiwa mulai mencatatkan perbaikan kinerja pada awal tahun ini. Hal itu tampak dari kenaikan jumlah pendapatan premi hingga hasil investasi. Rasio keuangan industri asuransi juga terus menguat setelah sempat terkena dampak pandemi Covid-19.
Pilihan Editor
-
Melawan Hantu Inflasi
10 Mar 2022 -
Krisis Ukraina Meluber Menjadi ”Perang Energi”
10 Mar 2022 -
Ekspor Sarang Walet Sumut Tembus Rp 3,7 Triliun
24 Feb 2022









