Kinerja Industri Asuransi, Ruang Tumbuh Masih Terbuka
Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia Hastanto Sri Margi Widodo mengatakan bahwa penurunan Purchasing Manager’s Index dalam beberapa bulan terakhir menjadi perhatian industri asuransi. Widodo menilai bahwa jika manufaktur tertekan hingga 3 bulan, pemulihan ulang aktivitasnya akan cukup sulit dan memerlukan waktu.Widodo menjabarkan bahwa selama pandemi Covid19, kontraksi besar terjadi di asuransi kendaraan bermotor seiring anjloknya penjualan kendaraan. Meski sempat terperosok, arus kas lini bisnis ini masih bisa bertumpu dari kontrak berdurasi beberapa tahun, tapi kemudian tertolong oleh penjualan mobil yang meningkat pada 2021.Lini bisnis asuransi properti, yang cukup mendominasi portofolio industri asuransi umum, saat ini masih menghadapi tekanan akibat terbatasnya aktivitas masyarakat. Pertumbuhan ekuitas dinilai dapat membuat industri asuransi semakin kokoh dalam menyediakan proteksi bagi masyarakat.Budi meyakini ketahanan keuangan dan pembayaran manfaat dapat meningkatkan kepercayaan nasabah terhadap asuransi jiwa. Hal itu dapat menunjang pertumbuhan bisnis pada sisa tahun berjalan, didorong oleh tingginya kebutuhan proteksi di tengah pandemi Covid19.Pengamat asuransi dan pengajar Sekolah Tinggi Asuransi Trisakti Azuarini Diah Parwati menjelaskan bahwa dalam kondisi penyebaran virus corona yang sangat cepat, keberadaan asuransi kesehatan menjadi sangat penting.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023