;
Tags

Investasi lainnya

( 1326 )

Kekhawatiran pada Kinerja Investasi

HR1 16 Oct 2024 Bisnis Indonesia (H)

Melalui Menteri Investasi Rosan Roeslani, menghadapi tantangan dalam mengakselerasi kinerja investasi, terutama di sektor manufaktur yang mengalami kontraksi. Meskipun realisasi investasi langsung pada kuartal III/2024 tercatat tumbuh 15,24% dibandingkan tahun lalu, pertumbuhan ini lebih lambat dibandingkan kuartal sebelumnya, terutama pada penanaman modal dalam negeri.

Rosan menyatakan bahwa pertumbuhan tersebut tetap menunjukkan ketangguhan di tengah tantangan, didorong oleh sektor penghiliran, yang memanfaatkan potensi bahan baku seperti nikel dan bauksit. Sementara itu, Sekjen HIPMI Anggawira mencatat bahwa investor mulai beralih ke sektor non-manufaktur seperti infrastruktur dan energi terbarukan yang lebih stabil.

Namun, ada keprihatinan bahwa perlambatan di sektor manufaktur dapat mengurangi daya tarik investasi dalam jangka panjang. Untuk mencapai target investasi langsung yang ambisius pada 2025, beberapa langkah strategis perlu diambil, termasuk diversifikasi sektor dan perbaikan regulasi serta perizinan.



Penurunan Hasil Investasi Dana Pensiun

HR1 16 Oct 2024 Kontan
Tingkat pengembalian investasi (RoI) di industri dana pensiun (dapen) mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir, dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), RoI dapen yang mencapai 8,66% pada 2020 turun hingga 4,62% pada Agustus 2024. Menurut Budi Sutrisno, Direktur Utama Dana Pensiun BCA, penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk dampak pandemi Covid-19 yang memicu ketidakstabilan ekonomi global, serta kebijakan suku bunga rendah yang membuat kupon obligasi juga lebih rendah.

Budi menjelaskan bahwa untuk menjaga stabilitas RoI, Dapen BCA akan mengalokasikan investasi pada obligasi jangka menengah yang menawarkan imbal hasil stabil, yang diharapkan mampu menyeimbangkan antara likuiditas dan pertumbuhan aset. 

Sementara itu, Bambang Sri Muljadi, Staf Ahli Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI), menyatakan bahwa pengembalian RoI seperti di tahun 2020 sulit dicapai karena sifat investasi dapen yang bersifat *rollover*. Ia menyarankan agar dapen meningkatkan investasi di instrumen saham dengan analisis mendalam untuk mengoptimalkan RoI. Syarif Yunus, Direktur Eksekutif Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK), menambahkan bahwa kurangnya pemahaman peserta terkait instrumen investasi turut mempengaruhi RoI, meski kini ada lebih banyak pilihan instrumen yang kompetitif.

Rendahnya Rasio Penyerapan Tenaga Kerja

HR1 16 Oct 2024 Kontan
Pemerintahan Prabowo Subianto diharapkan dapat meningkatkan kualitas investasi di Indonesia untuk menyerap lebih banyak tenaga kerja. Menurut Menteri Investasi Rosan Roeslani, total realisasi investasi Indonesia dari 2014 hingga September 2024 mencapai Rp 9.117,4 triliun, yang telah menyerap 13,84 juta tenaga kerja. Untuk periode Januari-September 2024 saja, investasi tercatat Rp 1.239,3 triliun, dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 1,88 juta orang.

Meskipun terdapat peningkatan dalam jumlah investasi dan tenaga kerja, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengkritik kualitas investasi yang menurun. Ia menunjukkan bahwa rasio penyerapan tenaga kerja terhadap investasi semakin rendah, dari 4.118 orang per Rp 1 triliun investasi pada 2012 menjadi hanya 1.283 orang pada 2023. Bhima juga menyoroti bahwa investasi saat ini lebih berorientasi pada modal dan diikuti oleh meningkatnya sektor informal, di mana pekerja informal meningkat dari 57,9% pada 2014 menjadi 59,17% pada 2024.

Bhima menyimpulkan bahwa meskipun investasi yang besar masuk ke Indonesia, kualitas dan dampaknya terhadap penyerapan tenaga kerja masih menjadi masalah, terutama terkait dengan meningkatnya impor mesin dan barang modal yang mengurangi janji transfer teknologi.

Transisi Pemerintahan Lancar, IHSG Diperkirakan Menguat

KT1 14 Oct 2024 Investor Daily (H)

Sejalan dengan transisi pemerintahan yang berjalan mulus dan lancar, indeks harga saham gabungan (IHSG) kedepan diperkirakan menguat dan mencapai level baru. Pemerintah yang stabil akan menambah keyakinan para pelaku pasar  dan menciptakan sentimen positif di bursa. Tercatat, IHSG ditutup di level 7.520 atau menguat 0,33% dalam seminggu hingga akhir perdagangan, Jumat, 11 Oktober 2024. IHSG bergerak konsolidasi dengan range support di level 7.400-7.500 dan resistance 7.600. Pekan ini, IHSG diperkirakan menguat dengan estimasi kisaran 7.500 hingga 7.800, didukung oleh funfamental ekonomi yang kuat, inflasi yang terkendali, dan pertumbuhan PDB yang stabil.

Kebijakan pemerintah yang pro-investasi juga menjadi salah satu faktor  pendorong yang dapat meningkatkan  performa IHSG. Adapun sektor-sektor yang diproyeksikan akan moncer sejalan dengan kondisi ini meliputi infrastruktur, kesehatan, dan konsumer. Menurut Founder  Stocknow.id Hendra Wardana, di sektor infrastruktur, proyek-proyek strategis dan  kelanjutan pembangunan jalan tol serta infrastruktur, proyek-proyek strategis dan kelanjutan pembangunan jalan tol serta infrastruktur digital akan terus menjadi motor pertumbuhan. (Yetede)

BP Tapera diusulkan Jadi Badan Investasi

KT3 12 Oct 2024 Kompas
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat yang belum lama berjalan diusulkan untuk diubah menjadi Badan Investasi Perumahan Nasional. Dengan perubahan itu, cakupan pendanaan dan investasi perumahan diharapkan bisa diperluas. Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat(BP Tapera) merupakan peleburan dari Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan-Pegawai Negeri Sipil (Bapertarum-PNS) sesuai dengan Undang-Undang Nomor4Tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan Rakyat. BP Tapera saat ini berperan mengelola dana aparatur sipil negara (ASN) eks peserta Bapertarum-PNS. ASN yang tercatat sebagai anggota Bapertarum-PNS otomatis menjadi peserta Tapera. Hingga kini, BP Tapera belum melakukan pungutan tabungan perumahan rakyat atau kontribusi dana dari pekerja karena peraturan pelaksana Tapera belum terbit.

Aturan pelaksana Tapera masih dalam proses berupa peraturan Menteri Keuangan untuk pekerja yang penghasilannya dibiayai APBN/APBD. Sementara pekerja yang tidak digaji oleh APBN/APBD melalui peraturan Menteri Ketenagakerjaan. Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera Sid Herdi Kusuma, Jumat (11/10/2024), berpendapat, wacana perubahan BP Tapera masih didiskusikan oleh anggota Satuan Tugas (Satgas) Perumahan. Idenya agar sumber dana institusi juga dapat dioptimalkan untuk pendukung program 3 juta rumah per tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Dana Tapera bisa dimanfaatkan untuk pemilikan rumah, renovasi, ataupun investasi. Di beberapa negara, seperti Meksiko, Singapura, dan China, pengelolaan dana dengan bauran sumber dana institusi dinilai telah berhasil meningkatkan kepemilikan dan kelayakan hunian bagi masyarakat, khususnya menengah bawah.

”BP Tapera sebagai lembaga yang dibentuk berdasarkan undang-undang dan didesain khusus untuk mengelola dana sektor perumahan dapat diberikan mandat sebagai pengelola,” katanya. Investasi lebih luas Sebelumnya, usulan perubahan BP Tapera menjadi Badan Investasi Perumahan Nasional diungkapkan anggota Satuan Tugas (Satgas) Perumahan Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Bonny Z Minang. Program Tapera tetap akan dilanjutkan di pemerintahan Prabowo-Gibran. Namun, pihaknya mengusulkan BP Tapera diiubah menjadi Badan Investasi Perumahan asional. Hal itu untuk membuka investasi dan dana perumahan yang lebih luas, tidak hanya bersumber dari Tapera. (Yoga)

Percepatan Implementasi Energi Hijau di Indonesia

HR1 11 Oct 2024 Bisnis Indonesia

Pemerintah Indonesia sedang berupaya mempercepat investasi di sektor panas bumi dengan memangkas waktu perizinan yang sebelumnya bisa mencapai enam tahun. Langkah ini dianggap penting, mengingat Indonesia memiliki 40% cadangan panas bumi dunia, namun pemanfaatannya masih rendah, baru sekitar 11% dari total potensi sebesar 24.000 MW.

Sejumlah kendala utama masih menghambat pengembangan energi baru terbarukan (EBT) ini, termasuk tingginya biaya, kebutuhan teknologi canggih, dan keterbatasan jaringan listrik. Sementara itu, negara seperti Filipina dan Turki telah berhasil mengembangkan panas bumi secara signifikan dengan kebijakan insentif, seperti pengurangan pajak dan subsidi penelitian, yang memungkinkan pertumbuhan energi hijau lebih cepat.

Langkah pemerintah untuk reformasi kebijakan diharapkan dapat menarik lebih banyak investor untuk pengembangan panas bumi, mempercepat transisi energi, dan memperkuat kontribusi Indonesia dalam pelestarian lingkungan global.

Peluang Besar Investasi Baterai di Ekosistem Kendaraan Listrik

HR1 10 Oct 2024 Bisnis Indonesia

Indonesia berpotensi menerima investasi hingga US$25 miliar dalam lima tahun ke depan untuk pengembangan ekosistem baterai berbasis nikel. Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Septian Hario Seto, menyatakan bahwa peluang investasi ini muncul dari keterlibatan konsorsium perusahaan dari Indonesia, China, dan Eropa. Meski demikian, Seto menekankan bahwa pemerintah ke depan akan berfokus pada pembangunan ekosistem penghiliran industri, bukan hanya pengolahan nikel sebagai komoditas.

Seto mengungkapkan bahwa Indonesia telah memasuki fase pengembangan yang lebih maju dalam hilirisasi nikel, termasuk produksi prekursor dan sel baterai. Selain baterai berbasis nikel, Indonesia juga memiliki potensi dalam pengembangan baterai lithium ferro phosphate (LFP) dengan dukungan pabrik anoda yang mampu memproduksi 80.000 ton per tahun di Kawasan Ekonomi Khusus Kendal, menjadikannya yang terbesar kedua di dunia setelah Korea Selatan.

Dalam dua hingga tiga tahun ke depan, Seto optimis bahwa jika kebijakan tetap konsisten, Indonesia akan menjadi kekuatan besar kedua dalam ekosistem baterai global, setelah China.

Hambatan Investasi Teknologi Tinggi di Pusat Data Google

HR1 10 Oct 2024 Bisnis Indonesia

Indonesia gagal menarik investasi pusat data dari Google, yang memilih Malaysia sebagai lokasi pembangunan data center di Asia Tenggara. Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, menjelaskan bahwa keputusan Google dipengaruhi oleh beberapa faktor: tarif listrik industri di Malaysia lebih murah, insentif bebas bea masuk untuk barang modal, dan kepastian hukum yang lebih baik. Tarif listrik di Malaysia, yang hanya 8 sen dolar AS per kilowatt-jam, lebih menarik dibandingkan tarif di Indonesia. Selain itu, Budi menyoroti pentingnya pembenahan kepastian hukum di Indonesia untuk meningkatkan daya saing dalam menarik investor asing.

Google telah mengumumkan investasi sebesar US$2 miliar di Malaysia dan US$1 miliar di Thailand, untuk membangun pusat data dan infrastruktur cloud. Meski pemerintah Indonesia tengah mengupayakan negosiasi dengan Google agar pusat data untuk pengguna di Indonesia dapat ditempatkan di dalam negeri, keputusan investasi sejauh ini mengarah ke negara tetangga.

Bank Digital Afrika Membidik Pasar UMKM Indonesia

HR1 10 Oct 2024 Kontan
Minat investor asing untuk berinvestasi di sektor perbankan Indonesia terus meningkat, dan Tyme Group, bank asal Afrika Selatan, adalah salah satu yang terbaru dalam daftar tersebut. Menurut CEO Tyme Bank, Coenraad Jonker, pihaknya berencana memperkenalkan produk *Merchant Cash Advance* di Indonesia, dengan fokus utama pada sektor UMKM yang dinilai ideal untuk model bisnis Tyme.

CEO Go Tyme Capital Indonesia, Timothy Delahunty, mengonfirmasi rencana ini dan menyebut bahwa layanan keuangan fleksibel dari Tyme akan segera diluncurkan, menyasar UMKM yang dinilai sangat dinamis di Indonesia. Namun, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan bahwa belum ada pembicaraan resmi dengan Tyme terkait izin operasional di Indonesia.

Rustarti Suri Pertiwi, Direktur Keuangan Bank Raya Indonesia, menyambut baik masuknya bank asing yang dapat meningkatkan layanan keuangan untuk UMKM. Namun, ia mengingatkan bahwa memahami karakteristik UMKM lokal sangat penting untuk kesuksesan produk yang ditawarkan. Menurut Ekonom Segara Institute, Piter Abdullah, bank asing sering kali kesulitan menembus pasar UMKM karena pasar ritel ini umumnya dikuasai bank domestik yang lebih memahami budaya dan kebutuhan lokal.

TPIA Fokus pada Inovasi dan Ekspansi Bisnis

HR1 09 Oct 2024 Kontan
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) terus menguatkan posisinya di industri energi dan kimia melalui akuisisi Shell Energy and Chemicals Park (SECP) di Singapura. Direktur SDM dan Urusan Korporat Chandra Asri, Suryandi, menyatakan bahwa akuisisi ini memungkinkan sinergi antara kilang SECP dengan pabrik di Cilegon, yang akan mendukung distribusi produk petroleum untuk kebutuhan domestik. Selain itu, langkah ini memperluas jangkauan Chandra Asri ke pasar Asia Tenggara dan memperkuat rantai pasokan perusahaan. Dengan dukungan teknologi SECP dan kolaborasi dengan Glencore, Chandra Asri optimis dapat bersaing di pasar global serta terus berinovasi dan mengembangkan pasar di luar Asia Tenggara.