;
Tags

Investasi lainnya

( 1326 )

Investasi Jawa Barat 2024: Fokus pada Dampak Tenaga Kerja

HR1 26 Sep 2024 Bisnis Indonesia

Jawa Barat terus memperkuat posisinya sebagai tujuan investasi nasional, dengan dampak positif terhadap penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi. West Java Investment Summit (WJIS) 2024 mempromosikan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui kolaborasi sektor publik dan swasta. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Muhamad Nur, menekankan pentingnya akselerasi dalam menyiapkan SDM yang kompeten, khususnya di sektor industri teknologi dan pariwisata. Hyundai juga terlibat dalam pelatihan SDM melalui Hyundai Academy Course, yang akan melibatkan 1.000 siswa dari 25 SMK di Jawa Barat.

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, berharap investasi yang masuk akan membantu mengatasi pengangguran dan memberdayakan tenaga kerja lokal. Deputi Gubernur Bank Indonesia, Doni Primanto Joewono, menyoroti tiga peran penting Bank Indonesia dalam mendorong investasi, termasuk promosi, integrasi hubungan investor, dan Local Currency Transaction (LCT). Proyek investasi juga melibatkan BUMD seperti PT Migas Utama Jabar dan PT Tirta Gemah Ripah, yang bekerja sama dengan mitra strategis untuk penyediaan air bersih dan pengembangan infrastruktur energi.

Meningkatnya Minat Reksadana ESG: Investasi Ramah Lingkungan Kian Diminati

HR1 25 Sep 2024 Kontan

Investor masih lebih mementingkan tingkat imbal hasil daripada kontribusi berkelanjutan pada investasi produk reksadana environment, social and governance (ESG) di Indonesia. Namun minat investasi terhadap produk investasi reksadana ESG ini semakin meningkat. Direktur Panin Asset Management (Panin AM), Rudiyanto memandang, faktor imbal hasil memang masih menjadi perhatian utama dari kegiatan investasi ESG di Indonesia. Baru sedikit investor yang berinvestasi di produk berlabel ESG semata dengan alasan keberlanjutan. Kalau di luar negeri, investasi produk ESG sudah banyak mengutamakan komitmen keberlanjutan ketimbang memikirkan besaran imbal hasil. Namun memang di sisi lain, kondisi keuangan perusahaan yang berdampak pada imbal hasil produk juga menjadi perhatian. Rudiyanto melihat, minat investasi ESG di Indonesia mungkin akan lebih baik ke depan. 

Hal itu seiring ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mewajibkan perusahaan berpartisipasi pada keuangan berkelanjutan. Adapun produk reksadana ESG kelolaan Panin AM di antaranya Panin Dana Teladan, yang menyisihkan sebagian dari pendapatan manajemen untuk yayasan sosial. Selain itu, Panin Sri Kehati bekerja dengan cara kerja yang sama, tapi khusus ke Yayasan Sri Kehati. Direktur Utama BNP Paribas AM, Maya Kamdani, tak memungkiri bahwa imbal hasil reksadana ESG kalah daripada reksadana tradisional dalam jangka pendek atau kurang dari setahun. Reksadana ESG lebih cocok untuk produk investasi jangka panjang dan sebagai manajemen risiko. "Investasi berbasis ESG bisa dilihat sebagai alat bantu memitigasi risiko," tutur Maya, Selasa (24/9). Reksadana berbasis ESG BNP Paribas AM yang pertama adalah BNP Paribas Cakra Syariah USD. Dari Januari – Agustus 2024, imbal hasil produk reksadana tersebut 14,24% ytd dibandingkan kinerja indeks acuan yang sebesar 12,38% ytd.

IHSG Berpotensi Melanjutkan Penurunan

KT1 23 Sep 2024 Investor Daily (H)
Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi melanjutkan penurunan selama seminggu ke depan, setelah pekan lalu jatuh 0,88% ke level 7.743. Meski masih berada di tren bullish, IHSG rawan koreksi setelah ambles cukup dalam hingga 2,05% di akhir pekan lalu. Rilis data makro global serta pergerakan rupiah dan harga komoditas akan sentimen pergerakan IHSG di pekan ini. "Kami memperkirakan untuk sepekan kedepan, IHSG masih rawan bergerak  terkoreksi dengan support 7.543 dan resitance 7.833," kata Senior Analyst MNC Sekuritas Herditya Wicaksana kepada Investor Daily. Secara teknikal, menurut Didit, IHSH masih berada di tren bullish-nya, diatas MA20. Meski, dari beberapa indikator seperti MACD dan Stochastic sudah muncul tanda deadcross. "Untuk sentimennya, diperkirakan  berasal dari  rilis data ekonomi makro Amerika Serikat perihal GDP Growth dan Core PCE. Selain itu, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan harga komoditas dunia diperkirakan dipengaruhi bagi IHSG," ujar Didit. 

Jokowi Berharap Kemudahan Mengurus Izin Pembangunan PLTP

KT1 20 Sep 2024 Tempo
PRESIDEN Joko Widodo mengeluhkan lamanya proses perizinan untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP). Ia heran karena prosesnya bisa memakan waktu hingga enam tahun. Jokowi khawatir kerumitan dan panjangnya proses perizinan akan memperlambat masuknya investasi ke sektor energi, khususnya geotermal atau panas bumi.

"Siapa yang mau investasi kalau suruh nunggu sampai enam tahun," ujar Jokowi di Jakarta Convention Center, Rabu, 18 September 2024. Padahal, menurut dia, ada banyak investor yang berminat menyuntikkan modal untuk pembangunan PLTP di Indonesia. Jokowi menegaskan, perlu ada pemangkasan proses perizinan. Salah satunya, penyederhanaan prosedur analisis mengenai dampak lingkungan atau amdal. Ia menyayangkan tahapan amdal memakan waktu hingga bertahan-tahun. Karena itu, dia menginstruksikan agar sistem perizinan pembangunan PLTP dibenahi.

Dalam pedoman investasi PLTP yang diterbitkan Kementerian ESDM pada 2021, investasi proyek PLTP dijalankan melalui empat fase. Keempat fase tersebut adalah fase pra-pengembangan, pengembangan, pembangunan, dan operasi. Adapun daftar administrasi dan perizinan yang dibutuhkan proyek PLTP terbagi menjadi registrasi legalitas, pengajuan nomor induk berusaha, persyaratan dasar perizinan berusaha, perizinan berusaha berbasis risiko tinggi, dan pengajuan fasilitas. (Yetede)

Penurunan Suku Bunga Buka Peluang Bagi Investasi Unitlink

HR1 20 Sep 2024 Kontan

Pemangkasan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) menjadi angin segar bagi produk unitlink. Suku bunga yang lebih rendah bakal menjadi katalis bagi sejumlah instrumen investasi. Dus, imbal hasil unitlink pun berpotensi ikut terkerek. Seperti diketahui, Bank Indonesia (BI) telah memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6%. Begitu juga dengan The Fed yang menurunkan suku bunganya sebesar 50 bps. Head of Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana berpendapat, unitlink yang paling diuntungkan pemangkasan suku bunga adalah yang berbasis pendapatan tetap. Selain unitlink pendapatan tetap, unitlink saham juga dapat katalis positif dari penurunan suku bunga. 

Namun, Wawan menyebut kinerjanya akan tergantung fund manager perusahaan dalam meracik penempatan saham. Unitlink beraset dasar saham bank dan properti bisa jadi yang paling moncer. Dengan sentimen suku bunga ini, Wawan memprediksi imbal unitlink saham dan pendapatan tetap bakal bersaing ketat untuk menjadi pemberi return terbesar hingga akhir tahun nanti. Bila Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa tembus ke level 8.000, maka unitlink saham berpotensi menjadi juara. Di lain sisi, Wawan menilai penurunan suku bunga mengancam potensi return dari unitlink pasar uang, sejalan dengan bunga deposito yang juga akan terpangkas. Equity Research & UL Strategy Manager PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk Wiratama juga menilai unitlink pendapatan tetap akan diuntungkan secara langsung oleh penurunan bunga, yang mengerek harga obligasi. Head of Investment PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia Cholil Ridwan bilang, pihaknya memiliki standar tinggi dalam mengelola unitlink saham. Pemilihan saham yang tepat menjadi kunci mencapai kinerja positif jangka panjang dari produk ini. "Kami hanya berinvestasi pada perusahaan yang punya prospek pertumbuhan jangka panjang," kata Cholil.

Jamsostek Kantongi Keuntungan Investasi Rp 31,2 Triliun Tahun Ini

HR1 20 Sep 2024 Kontan

Kinerja investasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan masih mekar. Hingga Agustus 2024, badan sosial eks Jamsostek ini membukukan hasil investasi sebesar Rp 34,27 triliun. "Nilai tersebut mengalami peningkatan 7,13% dibandingkan capaian per Agustus 2023 yang sebesar Rp 31,99 triliun," ujar Oni Marbun, Deputi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan.Sepanjang 2024, BPJS Ketenagakerjaan menargetkan hasil investasi Rp 55,28 triliun, alias lebih besar 25,6%, dari target tahun sebelumnya. Oni menyebut, kinerja hasil investasi ini turut memberi andil dalam penambahan jumlah dana kelolaan BPJS Ketenagakerjaan. Dia menerangkan, sampai bulan lalu, pihaknya memiliki dana kelolaan sebesar Rp 767,23 triliun, alias meningkat 12,55% jika dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yang sebesar Rp 681,64 triliun. Dari dana tersebut, penempatan investasi terbesar masih dialokasikan ke surat utang dengan porsi 74,48%. Diikuti deposito mencapai 11,74%, saham sebesar 8,37%, reksadana 5,07%, lalu properti dengan porsi 0,27%, serta penyertaan sebesar 0,07%.

Memahami ROI dalam Investasi untuk Pertumbuhan

HR1 18 Sep 2024 Bisnis Indonesia

Return on Investment (ROI) merupakan alat yang digunakan untuk mengukur tingkat profitabilitas dari suatu investasi. Menurut Dataindonesia.id, ROI adalah rasio yang membandingkan keuntungan atau kerugian dari suatu investasi dengan biaya awalnya. ROI biasanya dinyatakan dalam bentuk persentase dan menjadi indikator bagi investor untuk menilai efektivitas investasi. Jika hasil ROI positif, investasi dianggap menguntungkan, sedangkan jika ROI negatif, investasi belum memberikan hasil yang diharapkan. ROI sering digunakan dalam analisis keuangan untuk menentukan kelayakan suatu investasi.

Investasi Perhotelan Terkendala: Permodalan dan Perizinan Jadi Hambatan

HR1 17 Sep 2024 Bisnis Indonesia

Industri perhotelan di Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan, seperti moratorium pembangunan hotel baru, akses permodalan yang sulit, serta lesunya industri pariwisata pasca-pandemi. Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mengusulkan moratorium pembangunan hotel di beberapa kawasan Bali untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan serta menghindari persaingan harga yang merugikan. Namun, Hariyadi Sukamdani, Ketua Umum PHRI, mengkritik kebijakan ini, karena dianggap menghambat investasi dan tidak berpihak pada pemulihan sektor perhotelan yang masih terdampak pandemi. Pelaku usaha, seperti Wahyudi Eko Sutoro dari PT Eastparc Hotel Tbk dan Harun Hajadi dari PT Ciputra Development Tbk, menekankan pentingnya fokus pada wisatawan domestik untuk menjaga okupansi hotel.

Investasi yang Tepat di Tengah Tren Penurunan Suku Bunga

HR1 17 Sep 2024 Kontan

Era suku bunga tinggi akan segera berakhir. Jika sesuai rencana, bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed, bakal memangkas suku bunganya pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada hari ini (17/) hingga Rabu (18/9). Keputusan The Fed diproyeksi akan diikuti Bank Indonesia (BI). Seiring itu, sejumlah portofolio investasi akan terpapar sentimen positif. CEO PT Pinnacle Persada Investama alias Pinnacle Investment Guntur Putra menilai, penurunan suku bunga akan membuat kupon obligasi jadi lebih menarik dibanding suku bunga pasar. Tak hanya obligasi, pasar saham juga akan menggeliat. Pemangkasan bunga The Fed berpotensi mendatangkan capital inflow . Dus, likuiditas di pasar meningkat. "Penurunan suku bunga dapat meningkatkan daya tarik saham, terutama sektor yang sensitif terhadap suku bunga," imbuh dia. CEO and Founder Finansialku Melvin Mumpuni mengamini, penurunan suku bunga akan berdampak positif pada pasar saham. Perusahaan di sektor Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menyarankan, dengan ada pemangkasan suku bunga, investor bisa lebih agresif mengatur portofolionya. "Dari sebelumnya di aset safe haven , dialihkan lebih banyak aset yang berisiko," ujar dia.

Investasi yang Tinggi Belum Diimbangi Penyerapan Tenaga Kerja yang Optimal

KT1 13 Sep 2024 Investor Daily

Target investasi sejak tahun 2019 hingga 2023 selalu berhasil direalisasikan oleh pemerintah. Namun, realisasi investasi yang tinggi tersebut belum diimbangi dengan penyerapan tenaga kerja yang optimal. Yang terjadi justru suatu anomali, yakni rasio atau perbandingan antara penyerapan tenaga kerja dan nilai investasi, makin kecil setiap tahun. Berdasarakan data Kementerian Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), pada 2013, setiap Rp 1 triliun investasi, masih bisa menyerap sampai 4.594 tenaga kerja. Dari waktu ke waktu, jumlah itu terus turun. Pada 2016, Rp 1 triliun investasi hanya bisa menyerap 2.272 orang dan pada 2019, investasi Rp 1 triliun hanya mampu menyerap 1.277 orang. Penyusutan terus berlanjut sampai tahun 2022, yakni dari Rp 1 triliun investasi tercatat hanya mampu menyerap tenaga kerja 1.081 orang. Setahun kemudian, pada 2023, mengalami sedikit perbaikan di mana dari Rp 1 triliun investasi, bisa menciptakan lapangan kerja untuk 1.285 orang. Namun, angka ini pun hanya sekitar seperempat dari angka tenaga kerja yang diserap sepuluh tahun sebelumnya. (Yetede)