Industri Makanan dan Minuman, Impor Susu Bakal Meningkat Lagi
Pelaku industri makanan dan minuman memperkirakan kebutuhan impor bahan baku produk susu pada tahun depan meningkat lagi, seiring dengan bertambahnya kapasitas produksi pabrik dan konsumsi masyarakat. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S. Lukman Adhi mengatakan konsumsi produk susu mengalami kenaikan signifikan selama pandemi Covid-19. Hal itu mendorong masuknya investasi baru di industri makanan dan minuman. “Selama pandemi banyak yang mencari produk bergizi dan susu dianggap sebagai salah satu produk dengan kriteria tersebut. Peningkatan luar biasa pada konsumsi membuat pabrik sampai beroperasi dengan kapasitas penuh,” katanya ketika dihubungi, Rabu (8/12).
Dia mengatakan pertumbuhan investasi di industri makanan dan minuman mayoritas disumbang oleh perusahaan asing. Dia menyebutkan kenaikan penanaman modal asing (PMA) di industri makanan dan minuman mencapai 75% pada periode Januari sampai September 2021, dengan sebagian besar masuk di sektor produk susu. “Kami perkirakan pada 2022 investasi baru yang mulai beroperasi bakal membuat impor bahan baku meningkat daripada 2021, kontribusinya mungkin bisa sampai 80% dari kebutuhan bahan baku,” tambahnya.
Tags :
#Industri lainnyaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023