Penurunan Hasil Investasi Dana Pensiun
Tingkat pengembalian investasi (RoI) di industri dana pensiun (dapen) mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir, dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), RoI dapen yang mencapai 8,66% pada 2020 turun hingga 4,62% pada Agustus 2024. Menurut Budi Sutrisno, Direktur Utama Dana Pensiun BCA, penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk dampak pandemi Covid-19 yang memicu ketidakstabilan ekonomi global, serta kebijakan suku bunga rendah yang membuat kupon obligasi juga lebih rendah.
Budi menjelaskan bahwa untuk menjaga stabilitas RoI, Dapen BCA akan mengalokasikan investasi pada obligasi jangka menengah yang menawarkan imbal hasil stabil, yang diharapkan mampu menyeimbangkan antara likuiditas dan pertumbuhan aset.
Sementara itu, Bambang Sri Muljadi, Staf Ahli Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI), menyatakan bahwa pengembalian RoI seperti di tahun 2020 sulit dicapai karena sifat investasi dapen yang bersifat *rollover*. Ia menyarankan agar dapen meningkatkan investasi di instrumen saham dengan analisis mendalam untuk mengoptimalkan RoI. Syarif Yunus, Direktur Eksekutif Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK), menambahkan bahwa kurangnya pemahaman peserta terkait instrumen investasi turut mempengaruhi RoI, meski kini ada lebih banyak pilihan instrumen yang kompetitif.
Tags :
#Investasi lainnyaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023