Makro
( 449 )Transportasi & Perdagangan Dorong Ekonomi Kuartal II
Ekonomi Indonesia pada kuartal kedua tahun ini, diperkirakan bisa melaju lebih kencang. Apalagi, ada momentum Ramadan dan Idul Fitri yang menjadi faktor pendorong pemulihan. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, Pertama, sektor transportasi berpeluang cukup besar untuk tumbuh tinggi sejalan dengan adanya kebijakan mudik Lebaran 2022. Kedua, sektor perdagangan ritel dan industri makanan dan minuman menurutnya, juga berpeluang dapat memanfaatkan momentum Ramadan dan Idul Fitri. Ketiga, sektor informasi dan komunikasi.
Pengangguran Tinggi Hantui Sejumlah Daerah
Kondisi ketenagakerjaan Indonesia belum berhasil kembali ke level sebelum pandemi Covid-19, meski pertumbuhan ekonomi kuartal I-2022 ini cukup tinggi. Pekerjaan rumah pemerintah pun tak ringan lantaran masih ada wilayah dengan tingkat pengangguran tinggi, melampaui angka nasional. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah pengangguran di Indonesia sebanyak 8,4 juta orang per Februari 2022, turun sekitar 350.000 orang dari posisi Februari 2021 yang mencatat 8,75 juta orang Adapun Tingkat Penganguran Terbuka (TPT) nasional mencatat 5,83% pada Februari 2022, turun dari 6,26% pada Februari 2021. Dari data BPS juga, tingkat penganguran terbuka mengalami penurunan di seluruh provinsi Indonesia, dengan penurunan tertinggi ada di Provinsi Kepuluan Riau sebesar 2,10% poin. Sayangnya, masih ada delapan provinsi dengan tingkat penganguran terbuka lebih tinggi dibanding rata-rata TPT nasional. Sebanyak delapan provinsi tersebut, yaitu Aceh sebesar 5,97%, Sumater Barat 6,17%, Kepulauan Riau 8,02%, dan DKI Jakarta 8%. Selain itu, Jawa Barat 8,35%, Banten 8,53%, Kalimantan Timur 6,77%, dan Maluku 6,44%. " TPT tertinggi tercatat di Provinsi Banten, yaitu sebesar 8,53% dan terendah ada di Provinsi Sulawesi Barat sebesar 3,11%," kata Kepala BPS Margo Yuwono, Senin (9/5).
Ada 1.118 IUP dan 15 Izin Kebun Dicabut
Pemerintah mencabut sebanyak 1.118 izin usaha pertambangan (IUP) dari awal tahun hingga 24 April 2022. Pencabutan ini dilakukan karena pemilik izin tersebut tidak menggunakannya hingga batas waktu yang diberikan
Ketua Satgas sekaligus Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia Senin (25/4) menyebut dari seluruh IUP yang dicabut ini, total areal luasnya mencapai 2.707.443 hektare (ha).
Insentif Penundaan Pembayaran Cukai Rokok
Kementerian Keuangan (Kemkeu) kembali memberikan insentif penundaan pembayaran cukai paling lama 90 hari kepada pengusaha rokok. Hal ini dilakukan untuk menjaga keberlangsungan usaha dan cashflow khususnya industri hasil tembakau (iht). Penundaan pembayaran cukai ini paling sedikit dua bulan terhitung sejak tanggal pemesanan pita cukai untuk pengusaha pabrik. Lalu, satu bulan terhitung sejak tanggal pemesanan pita cukai untuk importir. Dan 90 hari pengusaha di Kawasan Industri Tembakau (KIHT).
BI Baru Beli SBN Rp 17 Triliun
Bank Indonesia (BI) melaporkan, pembelian surat berharga negara (SBN) oleh BI di pasar perdana sejak 1 Januari - 14 April 2022 mencapai 17,81 triliun. Pembelian SBN oleh BI, dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Menteri dan Gubernur BI yang berlaku hingga 31 Desember 2022.
Inflasi Maret Menggerus Optimisme Konsumen
Optimisme konsumen Indonesia turun pada Maret 2022. Berdasarkan Survei Konsumen oleh Danareksa Research Institute (DRI), Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Maret 2022 tercatat 83,8 turun dari bulan Februari 2022 yang sebesar 86,9. Kepala Ekonom DRI Rima Prama Artha mengungkapkan, penurunan IKK ini disebabkan oleh penurunanan dua komponen pembentuknya.
Khusus Ibadah Keagamaan Tidak Kena PPN
Direktorat Jendral (Dirjen) Pajak menegaskan, pemerintah tidak mengenakan pungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas jasa penyelenggaraan ibadah umroh maupun ibadah keagamaan lainnya. Menurut Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Neilmaldrin Noor yang dikenakan PPN adalah jasa perjalanan ke tempat wisata dalam paket perjalanan ibadah keagamaan itu.
Transportasi dan Perhotelan Tumbuh 15%
Cuti bersama dan mudik pada Lebaran 2022 bakal memutar roda bisnis sejumlah sektor usaha. Mudik juga medorong perekonomian domestik pada tahun ini, terutama di sektor transportasi, perhotelan dan restoran. Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir memperkirakan, tak hanya industri makanan dan minuman, konsumsi terhadap transportasi akan meningkat antara 10% sampai 15% lebih tinggi dari konsumsi pada periode normal. Meskipun ada kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN). Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy mengatakan, sektor transportasi dan pergudangan akan menjadi sektor yang akan naik sebagai dampak dari pelonggaran mobilitas saat Lebaran.
Pajak Hasil Tax Amnesty Baru Terkumpul Rp 5,89 T
Wajib pajak peserta Program Pengungkapan Sukarela (PPS) alias tax amnesty jilid II makin bertambah. Hingga Minggu (10/4), PPS telah diikuti oleh 35.328 wajib pajak dengan 40.277 surat keterangan. Berdasarkan data Direktorat Jendral (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemkeu), pajak penghasilan (PPh) yang diterima negara dari program tersebut mencapai Rp 6.02 triiun dari total pengungkapan harta bersih sebesar Rp 58,89 triliun.
Anggaran Subsidi Energi Bisa Bengkak
Anggaran belanja subsidi 2022 berpeluang bengkak lantaran selisih harga komoditas bersubsidi dan non subsidi kian lebar. Selisih harga yang cukup tinggi antara komoditas bersubsidi dan non subsidi ini jelas menyebabkan perpindahan konsumsi masyarakat yang sebelumnya menggunakan energi non subsisi ke sumber energi yang lebih murah yakni subsidi. Karena itulah Kementerian Keuangan kini tengah menghitung adanya tambahan anggaran belanja subsidi. Adapun di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022, dana subsidi, khususnya subsidi energi alokasinya sebesar Rp 134,2 triliun.
Pilihan Editor
-
25 Tahun Lagi Cadangan Timah Indonesia Habis
14 Dec 2021 -
Emiten Komponen Otomotif Kian Menderu
14 Dec 2021









