Bencana
( 266 )Tim Kilat Kasus HAM Berat
Jakarta-Pembentukan tim penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu dipandang miring oleh sejumlah pegiat HAM dan demokrasi. Sejumlah tokoh menolak bergabung dalam tim yang komposisinya dikabarkan mulai dirancang sepekan yang lalu. Pembentukan tim ini diungkapkan oleh Presiden Jokowi dalam pidatonya di depan Sidang Tahunan MPR, Selasa 16 Agustus lalu. Pidato itu sebenarnya lebih banyak membicarakan tantangan, terutama ekonomi, yang tengah dihadapi Indonesia. Disela hal itu, Jokowi menegaskan pemerintah memperhatikan penyelesaian pelanggaran HAM berat masa lalu. "Keppres pembentukan Tim Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu juga telah saya tandatangani," kata Jokowi. (Yetede)
Pencarian Anak Ridwan Kamil di Swiss Gunakan Drone
Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Swiss Muliaman Darmasnyah Hadad, menuturkan hari ketiga pencarian anak sulung dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz yang terseret arus di sungai Aaree, Kota Bern, Swiss, akan dilakukan menggunakan perahu dan drone berteknologi tinggi. Pencarian terhadap Eril, sapaan akrab Emmeril Kahn Mumtadz, dilakukan oleh jajaran polisi setempat, polisi sungai, pemadam kebakaran, Kota Bern, Swiss. Sedangkan drone yang digunakan untuk melakukan pencarian pada hari ketiga, lanjut Hadad, merupakan drone pendeteksi permukaan sungai kontur dasar sungai. "Jadi hasil dari drone thermal itu efektif pada menit awal, sekitar 15 menit setelah kejadian. Ketika thermal tidak terdeteksi, maka tidak maksimal. Drone sekarang berbeda, terbang rendah di sepanjang arus sungai, bermanuver jengkal demi jengkal," kata dia. Di akhir pencarian hari kedua, kata Hadad, pihaknya mendampingi Ayah Emmeril, yakni Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan istri untuk menemui Tim SAR yang bertugas di lapangan, (Yetede)
WHO: Subvarian Ditemukan di 57 Negara
WHO pada Rabu (2/2) mengungkapkan bahwa subvarian Omicron yang sangat menular telah terdeteksi di 57 negara. Menurut beberapa penelitian, varian turunan ini bisa lebih menular daripada versi aslinya. Dalam pembaruan epidemiologi mingguan, PB tersebut mengatakan bahwa varian ini menyebabkan beberapa sub garis keturunan, antara lain BA.1, BA,1,1 BA.2, dan BA.2 dan BA.3. Varian Omocron sekarang menyumbang lebih dari 93% dari semua spesimen virus corona yang dikumpulkan dalam sebulan terahir. Tetapi ada peningkatan yang jelas dalam kasus-kasus yang melibatkan BA.2 yang memiliki beberapa mutasi berbeda yang memiliki beberapa mutasi berbeda dari versi aslinya. Badan kesehatan tersebut mengatakan hanya sedikit yang diketahui tentang perbedaan antara subvarian yang ditemukan, adapun virulensi virus adalah kemampuan untuk menyebabkan penyakit. Beberapa peneliti terbaru telah mengisyaratkan bahwa BA.2 lebih menular daripada Omicron asli. (Yetede)
Bill Gates, Setelah Omicron Berlalu, Covid Akan Jadi Flu Musiman
Varian virus corona Covid-19, Omicron, saat ini sedang memporak-porandakan AS dan seluruh dunia dengan laju kecepatannya yang telah memecahkan rekor. Meski demikian, Bill Gates masih melihat adanya secercah harapan yang muncul dalam waktu dekat. "Setelah lonjakan saat ini mereda, negara-negara dapat berharap melihat kasus-kasus yang jauh lebih sedikit hingga sisa tahun 2022. Setelah itu terjadi, Covid kemungkinan besar dapat diperlakukan lebih seperti flu musiman." Demikian tulis Gates pada Selasa (11/1) dalam sesi tanya jawab via Twitter dengan Devi Sridhar, ketua kesehatan masyarakat global di Universitas of Edinburgh, yang dilansir CNBC. Beberapa ahli juga mengatakan penyebaran cepat Omicron, kendati berbahaya, masih cukup menginspirasi banyak orang dengan apa yang disebut kekebalan alami untuk membantu mengarahkan pandemi Covid menuju fase endemik yang jauh lebih ringan. (Yetede)
Investor Sekarang Meraba-Raba Omicron
Pasar saham global bergerak beragam pada perdagangan Rabu (29/12), Reli Sinterklas menunjukkan tanda-tanda mengendur. Para investor sekarang berusaha meraba-raba bagaimana dampak varian Omicron dan virus Covid-19 terhadap pemulihan ekonomi global. Wall Street dibuka menguat pada awal perdagangan Rabu. Indeks Dow Jones menguat 0,1%%. Sedangkan Indeks S&P 500 dan Nasdaq memulih setelah turun di sesi perdagangan sebelumnya. WHO pada Selasa (28/12) mengingatkan bahwa resiko yang ditimbulkan oleh Omicron tetap sangat tinggi walaupun hasil-hasil studi awal menunjukkan kasus-kasusnya ringan. Ketidakpastian yang dihadapi pasar finansial ini juga ditunjukkan pasar saham Tokyo yang ditutup turun, yang menurut para analisis, dipicu kemerosotan saham-saham produsen minuman beralkohol besar. Ekonom Moody's Mark Zandi mengatakan, gelombang Omicron akan menghambat pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama. Tapi, untuk keseluruhan 2022 karena ia memperkirakan rebound setelah itu. (Yetede)
6.000 Lebih Penerbangan Batal Karena Varian Omicron
Enam ribu lebih penerbangan di seluruh dunia batal selama akhir pekan panjang Natal kemarin. Ribuan lainnya tertunda per Minggu (26/12), yang kesemuanya disebabkan penyebaran cepat dan luas Omicron dari virus Covid-19. Di AS, kekacauan di penerbangan komersial itu bertambah dengan cuaca buruk di bagian barat. Yang merusak jalan dan merusak rute-rute perjalanan. Tapi kondisinya adalah hujan salju tebal; di kota-kota barat laut seperti Seattle dan Portland. Menurut situs Flightaware.com, terdapat lebih dari 2.800 penerbangan yang dibatalkan sepanjang Sabtu (25/12). Dampak dari Omicron terhadap pembatalan-pembatalan ini adalah para pilot, awak penerbangan, dan karyawan terkaitnya sakit atau harus karantina karena terpapar Covid-19. Data Flihtaware.com menunjukkan bahwa United membatalkan sekitar 200 penerbangan pada Jumat dan hampir 250 pada Sabtu. Sekitar 10% di antaranya sudah terjadwal. (Yetede)
Dana Desa untuk Bencana
Bencana, terutama pada akhir dan awal tahun kalender, kerap ditanggapi kikuk, pada Januari, anggaran belum lagi cair, bencana ditanggapi dengan iuran sukarela. Pembangunan desa dimaknai sebagai perubahan yang direncanakan secara sistematis, entropi yang menggerogotinya dirancang sekecil mungkin. Entropi itu tercatat sebagai akun belanja bencana dan tak terduga dalam APB Desa. Pada 2021 pengeluaran bencana desa meningkat jadi Rp 31 triliun atau 43 %. Sebanyak Rp 5,8 triliun untuk penanganan Covid-19, Rp 25,2 triliun sebagai BLT dana desa pada 5,6 juta keluarga terdampak pandemi.
Sejak 2015, Permendesa PDTT tahunan perihal prioritas penggunaanDana Desa (DD) tahun berikutnya beri ruang pengeluaran penanganan bencana. Mitigasi bencana cakup pemahaman sadar bencana, pelatihan kebencanaan, dan pembangunan jalur evakuasi. DD juga dipakai saat bencana atau tanggap darurat, seperti evakuasi, lokasi pengungsian dan dapur umum, penyediaan selimut dan sarana lain. Setelah bencana berlalu, DD berguna untuk rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk bangun fasilitas yang roboh. Pengeluaran anggaran bencana dari APB Desa adalah hasil musyawarah desa dan selingkup wewenang desa. Dan harus didokumentasikan serta dicatat dengan sarana yang tersedia saat itu. (Yoga)
Memacu Produksi Padi ketika La Nina
BPS memperkirakan produksi padi tahun 2021 mencapai 55,27 juta ton gabah kering giling (GKG) atau setara 31,69 juta ton beras. Produksi ini lebih tinggi 1,14% dari tahun 2020 dan lebih tinggi 1,21% dari tahun 2019. Capaian ini patut disyukuri.
Prestasi dan berita menggembirakan itu adalah capaian kesekian kali bagi sektor pertanian ditengah aneka situasi kurang menggembirakan akibat pandemi Covid-19. Selain semangat 13,1 juta keluarga petani padi, hasil ini tidak lepas dari peran Kementerian Pertanian yang intens mendampingi petani di lapangan agar tak terpuruk diterpa pandemi.
Jika ditelaah lebih detail, luas panen tahun ini sebenarnya menurun: dari 10,657 juta hektar (2020) jadi 10,515 juta hektar (2021) atau turun 1,33%. Produksi padi naik karena ada peningkatan produktivitas: dari 5,128 ton/hektare (2020) menjadi 5,256 ton/hektare (2021) atau naik 2,49%. Peningkatan produksi padi otomatis menambah pasokan beras hingga akhir tahun. Dikurangi konsumsi sebesar 30,03 juta ton, tahun ini ada surplus 1,65 jutaton beras. Surplus makin besar, mencapai 10,37 juta ton, jika ditambah akumulasi surplus tahun 2020.
Menurut BMKG, selama tujuh bulan juga telah dipetakan. Kesimpulannya, El Nino Periode 1970-2010 menimbulkan penurunan produksi padi sebesar 4,08%. Sebaliknya La Nina berdampak positif pada produksi padi dan palawija. Pada periode itu, produksi padi meningkat sekitar 1,78% juta ha. menurun 5,05% jadi 6,348 juta ha pada 2019, anjlok lagi 7,21% jadi hanya 5,890 juta ha pada 2020.(Yetede)
Keamanan Data Harus Jadi Perhatian dalam Digitalisasi
Keamanan siber dan data pribadi harus menjadi perhatian saat berbagai sektor di Tanah Air melakukan transformasi digital, atau mendigitalisasikan bisnis, atau kegiatannya. Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafidz mengatakan DPR RI bersama pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong agar konektifitas dan proses digitalisasi dapat menjangkau seluruh masyarakat Indonesia.
Mengutip Kementerian Perdagangan, dia mengungkapkan. Pada 2020, digitalisasi di sektor perekonomian telah menyumbang 4% terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Angka ini diperkirakan terus meningkat jadi 18,87%, terhadap PDB tahun 2030. Transaksi digital sebesar itu harus dilindungi dengan keamanan siber oleh pemerintah agar tidak terjadi kekacauan.
"Tentunya ini semua tidak kalah penting menjaga keamanan, sehingga perlu adanya transformasi keamanan. digital yang mumpuni supaya keuangan digital ini tumbuh lebih pesat lagi dan makin dipercaya oleh masyarakat." kata Director of Interprise Aplication & Service Business PT Multipolar Technology Tbk Jip Ivan Sutanto. DIa menjelaskan, kita sering mendengar istilah tree factor autentification, user ID, password, OTP, Finger Print dan lainnya. Hal itu perlu dipahami dengan benar. (Yetede)
Penataan Ruang dan Penanggulangan Bencana
Masyarakat Indonesia memperingati Hari Tata Ruang Nasional (Hantaru) setiap 8 November. Tema tahun ini ialah “Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional melalui Pelayanan Tata Ruang dan Pertanahan yang Profesional”. Tujuan Hantaru adalah mewujudkan Ruang Nusantara yang aman dan nyaman, produktif dan berkelanjutan.
Peringatan Hantaru merupakan upaya untuk terus membangun dan meningkatkan kesadaran serta peran seluruh pihak. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bencana alam di Indonesia (per Oktober 2021) sebanyak 2.208 kejadian dan banjir yang diperkirakan akan meningkat tajam seiring memasuki musim penghujan di Tanah Air.
Potensi bencana disetiap daerah berbeda sehingga langkah pengurangan risiko bencana dan penanggulangan bencana harus disesuaikan dengan kondisi lokal. Di pemukiman dan pusat perkotaan dikembangkan jalan (Jalur evakuasi) dilengkapi rambu, marka, sirene peringatan dini dan posko pengungsian yang dilengkapi fasilitas pembangkit listrik mandiri bertenaga surya, ketersedian telpon satelit, pompa hidran, sanitasi, dan sarana air bersih. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Krisis Ukraina Meluber Menjadi ”Perang Energi”
10 Mar 2022









