;

Dana Desa untuk Bencana

Lingkungan Hidup Yoga 13 Dec 2021 Kompas
Dana Desa untuk Bencana

Bencana, terutama pada akhir dan awal tahun kalender, kerap ditanggapi kikuk, pada Januari, anggaran belum lagi cair, bencana ditanggapi dengan iuran sukarela. Pembangunan desa dimaknai sebagai perubahan yang direncanakan secara sistematis, entropi yang menggerogotinya dirancang sekecil mungkin. Entropi itu tercatat sebagai akun belanja bencana dan tak terduga dalam APB Desa. Pada 2021  pengeluaran bencana desa meningkat jadi Rp 31 triliun atau 43 %. Sebanyak Rp 5,8 triliun untuk penanganan Covid-19, Rp 25,2 triliun sebagai BLT dana desa pada 5,6 juta keluarga terdampak pandemi.

Sejak 2015, Permendesa PDTT tahunan perihal prioritas penggunaanDana Desa (DD) tahun berikutnya beri ruang pengeluaran penanganan bencana. Mitigasi bencana cakup pemahaman sadar bencana, pelatihan kebencanaan, dan pembangunan jalur evakuasi. DD juga dipakai saat bencana atau tanggap darurat, seperti evakuasi, lokasi pengungsian dan dapur umum, penyediaan selimut dan sarana lain. Setelah bencana berlalu, DD berguna untuk rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk bangun fasilitas yang roboh. Pengeluaran anggaran bencana dari APB Desa adalah hasil musyawarah desa dan selingkup wewenang desa. Dan harus didokumentasikan serta dicatat  dengan sarana yang tersedia saat itu. (Yoga)


Tags :
#Bencana
Download Aplikasi Labirin :