;
Tags

UMKM

( 686 )

Porsi Kredit UMKM di Indonesia Rendah

KT3 09 Nov 2022 Kompas

Persentase porsi kredit UMKM yang diberikan perbankan dan lembaga keuangan lain di Indonesia masih lebih rendah dibandingkan negara lain. Membawa UMKM ke ekosistem digital menjadi solusi perluasan akses keuangan bagi UMKM ke perbankan. Berdasarkan data Kemententrian Investasi, seperti dikutip Asosiasi Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah Mandiri Indonesia (Apmikimmdo), proporsi kredit UMKM terhadap total kredit di Indonesia pada 2021 sebesar 20 %, lebih rendah dari negara Asia Tenggara lain, seperti Singapura (39 %), Thailand (50 %), dan Malaysia (51 %). Dibandingkan negara maju, Indonesia tertinggal jauh dari Jepang (66 %), Korea Selatan (81 %), dan Australia (29 %). Padahal, mengutip data Kementerian Koperasi dan UKM, pada 2021 UMKM berkontribusi 60,5 % PDB nasional. UMKM juga berkontribusi 96,9 % total serapan tenaga kerja dalam negeri.

 UMKM juga berkontribusi 15,69 % total ekspor Indonesia. Ketum Apmikimmdo Laurensius Manurung mengatakan, berbagai data, penelitian, dan catatan sejarah menunjukkan UMKM adalah salah satu tulang punggung perekonomian nasional. Kendati berkontribusi besar terhadap perekonomian, lanjutnya, masih banyak UMKM yang kesulitan bahkan belum bisa mengakses layanan jasa keuangan, ujar Laurensius dalam acara ”Peran Industri Keuangan dalam Mendukung Inklusi dan Digitalisasi UMKM” yang diselenggarakan OJK Institute, Selasa (8/11) di Jakarta. Untuk memperluas akses layananjasa keuangan,OJK mendorong UMKM untuk masuk ke dalam ekosistem digital. Salah satunya adalah dengan model pembiayaan  MKM dari pasar modal melalui securities crowd funding. (Yoga)


GoTo Dorong Mitra UMKM Kuasai Pasar

KT3 07 Nov 2022 Investor daily


Grup GoTo (PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk), ekosistem digital terbesar Indonesia yang menaungi Gojek, Tokopedia, dan GoTo Financial, berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh terhadap kemajuan UMKM di berbagai situasi ekonomi dan siap menghadapi pasar. Pada Konferensi Maju Digital 2022 (KoMD) yang diselenggarakan akhir Oktober lalu dengan tema ‘Transformasi Usaha Digital dan Ramah Lingkungan’, tercatat lebih dari 50 ribu UMKM, baik secara daring maupun luring berkumpul. Mereka diajak berdiskusi, belajar bersama, dan berjejaring dalam ekosistem GoTo. Group Head of Merchant Marketing Gojek dan GoTo Financial Bayu Ramadhan mengatakan, KoMD merupakan konferensi UMKM nasional terbesar dari Grup GoTo untuk mendorong kapasitas pegiat UMKM Indonesia melalui berbagai inisiatif dan solusi teknologi.

Hal tersebut dilakukan agar mereka dapat terus beradaptasi dengan perkembangan dunia usaha masa terkini. “Kehadiran KoMD 2022 dilatarbelakangi oleh tingginya animo peserta rangkaian KoMD 2021,” jelas Bayu di Jakarta, akhir pekan lalu. Sementara itu, VP of Seller Experience Tokopedia Puput Hidayat melanjutkan, sebagai kelanjutan dari KoMD 2021, Grup GoTo juga telah secara rutin menyelenggarakan Kelas Maju Digital (KeMD) sejak tahun 2021. Melalui KeMD, Grup GoTo memberikan pembekalan terkait pengembangan usaha dan kompetensi kewirausahaan agar UMKM di seluruh penjuru Indonesia agar semakin menjadi pilihan masyarakat. (Yoga)


RENYAH KREASI OLAHAN EDAMAME JEMBER

KT3 02 Nov 2022 Kompas

Edamame menjadi komoditas pertanian Kabupaten Jember, Jatim, yang mampu merambah pasar ekspor. Di pasar regional, produk olahan edamame berupa aneka kudapan renyah juga memperkaya khazanah oleh-oleh khas daerah dan menggerakkan perekonomian lokal. Sejumlah ibu rumah tangga di Desa Curah Kates, Kecamatan Ajung, berkumpul di dapur rumah Nuryanik (36), Sabtu (15/10). Ada yang membuat minuman rempah, ada yang menggoreng rempeyek mukimame, yakni polong edamame yang sudah dimasak dan dikupas bersih, kesibukan ini berlangsung di sela rutinitas mereka mengurus keluarga, terutama mengasuh anak-anak yang masih kecil. Nuryanik juga mengembangkan produk diversifikasi olahan. Contohnya minuman sehat berbahan sari edamame yang diolah dengan rempah

Kampung ini setidaknya memberdayakan 13 ibu rumah tangga untuk membuat aneka makanan olahan dengan bahan baku edamame, komoditas pertanian yang dikembangkan petani di Jember selama dua dekade belakangan. Produk yang dihasilkan antara lain edamame krispi merek Enak’e, pia edamame, dan peyek edamame. Ketiga jenis produk ini telah diterima pasar dengan baik yang ditandai mengalirnya pesanan secara terus-menerus. Edamame krispi, misalnya, telah didistribusikan di sejumlah kota besar, seperti Jakarta, Bali, Surabaya, dan Bangka Belitung. Ketiga produk ini juga mulai dipasarkan di luar negeri meski volumenya masih terbatas, yakni berdasarkan pesanan pembeli. Pengembangan pasar dilakukan melalui pasar tradisional atau penjualan secara luring dan penjualan daring menggunakan beragam platform media sosial.

Pemberdayaan perempuan Pendamping pelaku UMKM di Kampung Edamame, Hafid Raharjo, mengatakan, pemberdayaan ibu-ibu di Desa Curah Kates tak lepas dari peran PT GMIT, anak perusahaan Austindo Nusantara Jaya (ANJ), melalui program tanggung jawab pengembangan (responsible development), untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar perusahaan agar mereka mampu menjadi wirausaha mandiri. Dari segi penjualan produk, Kampung Edamame berhasil mencatatkan transaksi Rp 108 juta sampai dengan September 2022. Transaksi itu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp 61 juta. Hafid optimistis penjualan produk olahan edamame terus naik pada tahun depan. Hingga kini banyak terobosan yang dilakukan untuk menggenjot penjualan dengan menggencarkan promosi produk olahan edamame melalui pameran berskala lokal dan internasional di sejumlah kota, seperti di Jember dan Jakarta. (Yoga)


2024, 30 Juta UMKM Masuk Ekosistem Digital

KT3 02 Nov 2022 Kompas

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki di Jakarta, Selasa (1/11) menjelaskan, pihaknya bersama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, dan platform digital yang tergabung dalam Indonesian E-commerce Association (idEA) akan berkolaborasi untuk mengupayakan agar 30 juta UMKM bisa masuk dalam ekosistem digital pada tahun 2024. (Yoga)

Temu Bisnis IKM Alat Angkut dengan Tier APM Hasilkan Transaksi Senilai Rp 100 Miliar

KT3 02 Nov 2022 Investor daily

Kemenperin bekerja sama dengan Kadin Indonesia dan PT Astra International menggelar Temu Bisnis IKM Alat Angkut. Acara business matching ini berhasil menghasilkan transaksi untuk Industri Kecil Menengah (IKM) sebesar Rp 100 miliar. Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, dukungan dari Kadin Indonesia dan Astra kepada sektor IKM diharapkan mampu menciptakan atau memperkuat rantai pasok industri otomotif di Indonesia. Dia menjelaskan, Indonesia perlu memitigasi terhadap ekonomi global mengalami perlambatan dan salah satu caranya adalah bersama Kadin melalui program kemitraan. “Memperkuat rantai pasok, dalam program business matching ini penting, karena banyak industri besar ini masih belum mengetahui kekuatan dari industri kecil. Masih belum mengetahui bahwa supplynya itu bisa didapatkan di Indonesia,” jelas Agus pada acara Temu Bisnis IKM Alat Angkut di Kemenperin, Jakarta, Selasa (1/11). Menperin mengatakan, tidak tertutup kemungkinan program business matching akan dilakukan juga di sektor lainnya. 

Hal ini menjadi bagian dari upaya Kemenperin agar industri dalam negeri tidak bergantung dari rantai pasok dari negara-negara lain yang sedang tidak sehat. “Sehingga negara kita masih bisa tumbuh untuk melakukan proses produksinya,” kata Agus. Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid mengungkapkan, dengan dukungan Astra, Bank Mandiri, dan BRI untuk pendampingan, diharapkan dapat membantu UMKM dalam memperkuat ekonomi domestik. Acara ini merupakan bentuk pendampingan dan pendanaan untuk UMKM. “Hari ini kurang lebih Rp 100 miliar bentuk dalam kredit yang diberikan. Ini adalah bentuk pendampingan yang ada, dengan offtake yang ada, dengan demikian pendanaan untuk UMKM bisa terlaksana,” ujar dia. Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perindustrian Bobby Gafur Umar menambahkan, program kemitraan antara industri industri besar dengan IKM sudah menjadi keniscayaan. Kemitraan yang inklusif (closed loop) sangat efektif untuk mendorong IKM terus naik kelas menjadi industri berskala besar yang tangguh. Karena itu, gerakan ini seharusnya lebih digalakkan secara masif. Semua perusahaan harus lebih memperkuat komitmen mereka untuk berpartisipasi, bermitra inklusif dengan IKM. (Yoga)

USAHA KECIL Ekonomi Hijau Digital Jadi Solusi

KT3 29 Oct 2022 Kompas

Kantor Perwakilan BI Cirebon menggelar Ciayumajakuning Entrepreneur Festival Ke-7. Ajang itu turut mendorong penerapan ekonomi hijau dan digitalisasi bagi pelaku UMKM di Jabar bagian timur. Ciayumajakuning (Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) Entrepreneur Festival atau CEF berlangsung Jumat-Minggu (28-30/10) di Grage Mall Cirebon. Sebanyak 88 pelaku UMKM dari Ciayumajakuning turut serta dalam acara ini. Sejumlah UMKM binaan Kantor Perwakilan BI Cirebon itu berorientasi pada lingkungan, seperti batik pewarna alam Ciwaringin dan  aneka produk daur ulang. Ini sesuai tema CEF, yaitu ”Ekonomi Hijau Digital untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi di Ciayumajakuning yang Berkelanjutan”.

”Ekonomi sekarang tidak hanya membangun pabrik, tetapi juga harus tetap concern pada isu lingkungan,” ujar Kepala Kantor Perwakilan BI Cirebon Hestu Wibowo. Konsep ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan sekaligus mengurangi risiko kerusakan lingkungan. Ekonomi hijau juga tidak bisa dilepaskan dari digitalisasi yang kini berkembang pesat. Transaksi oleh pelaku usaha dan pelanggan, misalnya, bisa menggunakan pembayaran nontunai. Transaksi juga tidak mengharuskan pembeli dan penjual bertemu. Karena itu, pihaknya mendorong UMKM di Ciayumajakuning menerapkan ekonomi hijau, seperti pengurangan penggunaan plastik dalam produksi dan pemasaran. BI Cirebon juga terus memperluas pembayaran nontunai via Standar Kode Respons Cepat Indonesia (QRIS). (Yoga)


OMZET DAGANG-EL : Ekosistem Digital Penting untuk UMKM

HR1 28 Oct 2022 Bisnis Indonesia

UMKM disarankan terhubung ke ekosistem platform digital agar ikut menikmati omzet digital yang meningkat pesat hingga hampir 900% dalam 4 tahun. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan bahwa 93% pasar UMKM mengalami penurunan omzet. Namun, omzet itu beralih ke perdagangan online atau dagang-el.Dia menyebutkan tren perkembangan industri e-commerce di Indonesia melonjak dari Rp42 triliun pada 2017 menjadi Rp401 triliun pada 2021. Perusahaan rekanan GoTo, Gojek, dan Tokopedia, kembali menggelar KoMD untuk para pegiat UMKM, menyusul kesuksesan gelaran KoMD pertama pada 2021 yang menjangkau belasan ribu pelaku UMKM.Edisi kedua KoMD ini mengusung tema ‘Transformasi Usaha Digital dan Ramah Lingkungan’ yang selaras dengan misi pemerintah Indonesia dalam presidensi Indonesia di G20. KoMD 2022 bertujuan mendorong kemajuan dan daya saing UMKM. Mengingat 95% perekonomian Indonesia ditopang oleh UMKM

Terminal Wajib Beri Ruang Bagi Usaha Mikro dan Kecil Minimal 30%

KT3 27 Oct 2022 Investor daily

Terminal penumpang angkutan jalan harus menyediakan fasilitas tempat untuk kegiatan usaha mikro dan kecil paling sedikit 30%, sesuai dengan amanat Permenhub No PM 24 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Terminal Penumpang Angkutan Jalan yang menyebutkan bahwa terminal harus menyediakan fasilitas tempat untuk kegiatan usaha mikro dan kecil paling sedikit 30%. Setditjen Perhubungan Darat, Kemenhub Endy Irawan mengatakan, pemeliharaan terminal penumpang wajib bekerja sama dengan usaha mikro dan kecil. Selain itu penyelenggaraan terminal penumpang dapat dikerjasamakan dengan BUMN, BUMD, BUMDes, dan swasta. “Penyelenggaraan terminal penumpang yang dapat dikerjasamakan, yaitu pembangunan, pengembangan, penyediaan dan pengelolaan fasilitas penunjang, pemeliharaan, perencanaan dan pelaksanaan, serta pembiayaan,” jelas Endy dalam pernyataan resminya, Rabu (26/10).

Terkait penyelenggaraan bidang angkutan jalan, saat ini dalam Permenhub No PM 25 tentang penyelenggaraan bidang angkutan jalan sesuai amanat dari PP No 30 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, terdapat substansi baru. Endy menguraikan, substansi baru tersebut yaitu pemberian subsidi oleh pemerintah pusat dan/atau pemerintah daerah yang diberikan kepada angkutan barang umum dan/atau peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan angkutan jalan. Sebelumnya, Endy menjelaskan bahwa tujuan dari disusunnya UU Nomor 11 tahun 2020 adalah untuk menciptakan lapangan kerja yang seluas-luasnya bagi rakyat Indonesia secara merata. Hal ini dilakukan dalam rangka memenuhi penghidupan yang layak melalui kemudahan, perlindungan, dan pemberdayaan UMKM serta perkoperasian; peningkatan ekosistem investasi; kemudahan berusaha; peningkatan perlindungan dan kesejahteraan pekerja; dan investasi pemerintah pusat dan percepatan proyek strategis nasional. (Yoga)


Mimpi UMKM Orca Powergear Terinspirasi Willy Si Paus

KT3 22 Oct 2022 Tempo

Orca Powergear awalnya mimpi bocah SMA yang menonton Free Willy terkesima akan keindahan Willy, paus orca dalam film karya Simon Wincer tersebut. Anak bernama Romy Sofyan menganggap Willy sosok yang agung, besar, dan indah. Romy muda memutuskan, jika mimpi bisnisnya tercapai, dia akan menamainya Orca. Sejak SMP, Romy tertarik pada olahraga motocross. Namun, karena larangan orang tua, dia hanya bisa mendatangi dan menonton balapan motocross. Walau begitu, cintanya terhadap motocross menumbuhkan semangat baru. “Nanti, kalau sudah besar, mau bikin usaha seputar balapan pokoknya!” katanya. Mimpinya mulai terwujud pada 2009. Romy memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan kantoran dan mendirikan perusahaan spesialis motorsport bernama Orca Racing. Karena masih baru, perusahaan ini hanya menjual suku cadang dan aksesori impor motocross. Seiring waktu, pada 2015, dia dan tiga anggota tim desainnya meriset dan mengembangkan produk autentik Orca. Hingga akhirnya, Orca Powergear lahir dengan jersey dan celana pertama yang berhasil dipasarkan.

Hingga saat ini, Orca Powergear memiliki berbagai jenis produk, baik khusus untuk balapan maupun kasual. Produk balap offroad yang ditawarkan antara lain jersey, celana, goggles, sarung tangan, dan helm. Sedangkan untuk kasual, brand ini menawarkan kaos dan jaket. Romy mengatakan target produk selanjutnya adalah sepatu trail yang akan rilis tahun depan. Pria berusia 48 tahun itu juga menegaskan bahwa nilai produk-produk Orca Powergear tidak hanya pada fungsi dan kenyamanannya, tapi juga estetikanya. Anak perempuan Romy yang merupakan Project Lead Orca Powergear, Rheyna, 24 tahun, mengatakan, walaupun harga yang ditawarkan cukup mahal untuk kategori sports brand lokal, kualitas yang diberikan sepadan. Seperti jersey RS Ultima yang bahan produknya serupa dengan produk luar tapi masih cenderung lebih murah. Orca Powergear pun menjadi salah satu jenama yang masuk dalam Top 10 ARQAM Fashion & Beauty Care pada 10 Oktober 2022. Romy bersyukur merek yang dibesarkannya ini dapat diakui menjadi salah satu UMKM terbaik dalam acara yang didukung Kementerian Koperasi dan UMKM tersebut. (Yoga)


BNI Jembatani UMKM Xpora dengan Buyer Korea

KT3 22 Oct 2022 Investor daily

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terus memperkuat dukungan terhadap pelaku UMKM untuk memperluas penetrasi pasar global. Bekerja sama dengan Kemendag melalui Atase Perdagangan Korea Selatan menjembatani UMKM ekspor Indonesia untuk bertemu buyer dari Korea melalui acara Business Forum and B2B Meeting dengan tema Towards Stronger Trade Coorperation between Republic of Korea-Republic of Indonesia, yang merupakan rangkaian kegiatan dari event Trade Expo Indonesia (TEI) ke-37 yang diinisiasi Kemendag Indonesia yang berlangsung sejak tanggal 19-23 Oktober 2022 di Indonesia Convention and Exhibition Center (ICE), BSD Tangerang. Dalam kesempatan tersebut hadir 116 peserta pelaku usaha bisnis kecil dan menengah Indonesia dan 43 importir dari Republik Korea yang dipertemukan secara one-on-one meeting antara buyer dan seller dalam kegiatan business matching.

Mendag RI Zulkifli Hasan menyampaikan penghargaan kepada KBRI di Korea, BNI, Sinar Mas Group, dan Koima atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan forum bisnis tersebut dapat terselenggara dalam rangka mendukung TEI 2022. “Semoga dalam business matching yang akan diselenggarakan setelah forum bisnis ini juga dapat menciptakan transaksi dan kontrak bisnis yang konkrit dan dapat membuka jaringan perdagangan tapi kedua negara untuk kerja sama yang lebih luas,” ungkap Zulkifli dalam keterangan tertulis, Kamis (20/10). Pada kesempatan itu, Duta Besar RI untuk Republik Korea Gandi Sulistyanto mengapresiasi kegiatan Business Forum and B2B Meeting yang diinisiasi oleh Kementerian Perdagangan RI melalui Atase Perdagangan Seoul dengan mengajak BNI dalam business matching antara Korea Importers Association (Koima) dengan pelaku usaha bisnis TEI dan UMKM BNI Xpora. Dia mengapresiasi kedua belah pihak mampu melakukan tindak lanjut dari MOU antara BNI dan Koima yang telah dilaksanakan pada Juni 2022. “Semoga para pelaku usaha dapat terus meningkatkan transaksi ekspor dan mendorong produk-produk UMKM lokal nusantara masuk ke pasar global." (Yoga)