Porsi Kredit UMKM di Indonesia Rendah
Persentase porsi kredit UMKM yang diberikan perbankan dan lembaga keuangan lain di Indonesia masih lebih rendah dibandingkan negara lain. Membawa UMKM ke ekosistem digital menjadi solusi perluasan akses keuangan bagi UMKM ke perbankan. Berdasarkan data Kemententrian Investasi, seperti dikutip Asosiasi Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah Mandiri Indonesia (Apmikimmdo), proporsi kredit UMKM terhadap total kredit di Indonesia pada 2021 sebesar 20 %, lebih rendah dari negara Asia Tenggara lain, seperti Singapura (39 %), Thailand (50 %), dan Malaysia (51 %). Dibandingkan negara maju, Indonesia tertinggal jauh dari Jepang (66 %), Korea Selatan (81 %), dan Australia (29 %). Padahal, mengutip data Kementerian Koperasi dan UKM, pada 2021 UMKM berkontribusi 60,5 % PDB nasional. UMKM juga berkontribusi 96,9 % total serapan tenaga kerja dalam negeri.
UMKM juga berkontribusi 15,69 % total ekspor Indonesia. Ketum Apmikimmdo Laurensius Manurung mengatakan, berbagai data, penelitian, dan catatan sejarah menunjukkan UMKM adalah salah satu tulang punggung perekonomian nasional. Kendati berkontribusi besar terhadap perekonomian, lanjutnya, masih banyak UMKM yang kesulitan bahkan belum bisa mengakses layanan jasa keuangan, ujar Laurensius dalam acara ”Peran Industri Keuangan dalam Mendukung Inklusi dan Digitalisasi UMKM” yang diselenggarakan OJK Institute, Selasa (8/11) di Jakarta. Untuk memperluas akses layananjasa keuangan,OJK mendorong UMKM untuk masuk ke dalam ekosistem digital. Salah satunya adalah dengan model pembiayaan MKM dari pasar modal melalui securities crowd funding. (Yoga)
Postingan Terkait
UMKM Masih Bisa Nikmati PPh Final Nol
Pemerintah Siap Sasar Pajak Pedagang Online
UMKM Masih Rawan Hindari Kewajiban Pajak
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023