;

Porsi Kredit UMKM di Indonesia Rendah

Ekonomi Yoga 09 Nov 2022 Kompas
Porsi Kredit UMKM di Indonesia Rendah

Persentase porsi kredit UMKM yang diberikan perbankan dan lembaga keuangan lain di Indonesia masih lebih rendah dibandingkan negara lain. Membawa UMKM ke ekosistem digital menjadi solusi perluasan akses keuangan bagi UMKM ke perbankan. Berdasarkan data Kemententrian Investasi, seperti dikutip Asosiasi Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah Mandiri Indonesia (Apmikimmdo), proporsi kredit UMKM terhadap total kredit di Indonesia pada 2021 sebesar 20 %, lebih rendah dari negara Asia Tenggara lain, seperti Singapura (39 %), Thailand (50 %), dan Malaysia (51 %). Dibandingkan negara maju, Indonesia tertinggal jauh dari Jepang (66 %), Korea Selatan (81 %), dan Australia (29 %). Padahal, mengutip data Kementerian Koperasi dan UKM, pada 2021 UMKM berkontribusi 60,5 % PDB nasional. UMKM juga berkontribusi 96,9 % total serapan tenaga kerja dalam negeri.

 UMKM juga berkontribusi 15,69 % total ekspor Indonesia. Ketum Apmikimmdo Laurensius Manurung mengatakan, berbagai data, penelitian, dan catatan sejarah menunjukkan UMKM adalah salah satu tulang punggung perekonomian nasional. Kendati berkontribusi besar terhadap perekonomian, lanjutnya, masih banyak UMKM yang kesulitan bahkan belum bisa mengakses layanan jasa keuangan, ujar Laurensius dalam acara ”Peran Industri Keuangan dalam Mendukung Inklusi dan Digitalisasi UMKM” yang diselenggarakan OJK Institute, Selasa (8/11) di Jakarta. Untuk memperluas akses layananjasa keuangan,OJK mendorong UMKM untuk masuk ke dalam ekosistem digital. Salah satunya adalah dengan model pembiayaan  MKM dari pasar modal melalui securities crowd funding. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :