USAHA KECIL Ekonomi Hijau Digital Jadi Solusi
Kantor Perwakilan BI Cirebon menggelar Ciayumajakuning Entrepreneur Festival Ke-7. Ajang itu turut mendorong penerapan ekonomi hijau dan digitalisasi bagi pelaku UMKM di Jabar bagian timur. Ciayumajakuning (Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) Entrepreneur Festival atau CEF berlangsung Jumat-Minggu (28-30/10) di Grage Mall Cirebon. Sebanyak 88 pelaku UMKM dari Ciayumajakuning turut serta dalam acara ini. Sejumlah UMKM binaan Kantor Perwakilan BI Cirebon itu berorientasi pada lingkungan, seperti batik pewarna alam Ciwaringin dan aneka produk daur ulang. Ini sesuai tema CEF, yaitu ”Ekonomi Hijau Digital untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi di Ciayumajakuning yang Berkelanjutan”.
”Ekonomi sekarang tidak hanya membangun pabrik, tetapi juga harus tetap concern pada isu lingkungan,” ujar Kepala Kantor Perwakilan BI Cirebon Hestu Wibowo. Konsep ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan sekaligus mengurangi risiko kerusakan lingkungan. Ekonomi hijau juga tidak bisa dilepaskan dari digitalisasi yang kini berkembang pesat. Transaksi oleh pelaku usaha dan pelanggan, misalnya, bisa menggunakan pembayaran nontunai. Transaksi juga tidak mengharuskan pembeli dan penjual bertemu. Karena itu, pihaknya mendorong UMKM di Ciayumajakuning menerapkan ekonomi hijau, seperti pengurangan penggunaan plastik dalam produksi dan pemasaran. BI Cirebon juga terus memperluas pembayaran nontunai via Standar Kode Respons Cepat Indonesia (QRIS). (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023