UMKM
( 688 )ANCAMAN RESESI Prioritaskan pada yang Paling Membutuhkan
Memasuki tahun 2023, Managing Director Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva melalui siaran di CBS, Minggu (1/1) pagi, mengingatkan, sepertiga negara di dunia akan mengalami resesi. Penyebabnya adalah perlambatan pertumbuhan ekonomi di tiga kekuatan ekonomi terbesar dunia, yaitu AS, China, dan Uni Eropa. China bahkan diprediksi hanya tumbuh 3,2 %, terendah dalam 40 tahun terakhir. Negara-negara yang tidak mengalami resesi pun akan merasa seperti memasuki resesi dan akibatnya akan dirasakan oleh ratusan juta orang. Ekonomi Indonesia tahun 2023 diperkirakan tumbuh 4,7-5 % dengan defisit APBN menjadi -2,84 %. Sementara BI menargetkan inflasi 2-4 %, seperti sebelum pandemi Covid-19. Indonesia pada 2023 masih memiliki peluang menjaga pertumbuhan berkualitas.
Tantangan ada pada sektor mikro. Menjaga konsumsi masyarakat harus dilakukan lebih produktif, selain memberi bantuan sosial. Jumlah 64 juta UMKM yang merupakan 99,9 % total unit usaha menjadi sumber pertumbuhan dan konsumsi. Kewajiban penggunaan produk dalam negeri bagi lembaga pemerintah di tingkat pusat dan daerah dipastikan memberi tempat pada UMKM setempat. Jika kualitas dan kuantitas produk belum memenuhi syarat, menjadi tugas pemda membantu, termasuk agar UMKM menguasai teknologi digital, terutama perempuan pengusaha. APBN yang mendapat durian runtuh dari ekspor komoditas layak digunakan untuk terus menyubsidi bunga kredit modal kerja dan investasi UMKM dengan prosedur lebih mudah. UMKM di bidang yang merupakan keunggulan komparatif dan kompetitif Indonesia perlu didorong, seperti di sektor pangan, industri kecil, dan pertambangan rakyat. UMKM menjadi pencipta pendapatan dan lapangan kerja yang menopang konsumsi masyarakat. (Yoga)
Realisasi Dana Bergulir LPBD KUMKM 2022 Capai 100%
JAKARTA, ID – Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB KUMKM) telah menyalurkan dana bergulir sebesar Rp 1,8 triliun hingga akhir Desember 2022. Dari jumlah tersebut, realisasi penyaluran ke koperasi sektor riil mencapai 24,5% dari target sebesar 15%. "Akhir Desember 2022 sudah terealisasi Rp 1,8 triliun atau 100% tersalurkan. Untuk koperasi sektor riil sudah terealisasi 24,5%. Namun saya belum puas, tahun depan harus lebih tinggi,” ujar Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam Refleksi 2022 dan Outlook 2023, Senin (26/12/2022). Pemerintah mendorong agar koperasi menjadi inkubator bisnis bagi UMKM. Oleh karena itu, pemerintah menugaskan LPDB agar menjadi pihak yang memperkuat pendanaan bagi koperasi. Pada saat yang sama, LPDB juga dapat berperan untuk membiayai UMKM. “Karena ini bagian dari arahan Presiden Joko Widodo lewat Menteri Keuangan supaya pembiayaan ini baik KUR (Kredit Usaha Rakyat) maupun LPDB agar memperkuat sektor produksi, supaya kita nggak dikuasai produk impor,” tandas Teten. (Yetede)
Kredit di UMKM Ekspor Meningkat
Kenaikan ekspor nasional mengangkat penyaluran kredit ke sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berorientasi ekspor. Meski nilainya belum besar, penyaluran kredit ke segmen ini terus bertumbuh.
Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), misalnya, menyalurkan kredit ke segmen ini senilai Rp 25,79 triliun hingga September 2022. Nilai penyaluran kredit yang dikemas dalam program BNI Xpora itu tumbuh 71,08% secara tahunan atau
year on year
(yoy).
Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati menyatakan, BNI berkomitmen menyediakan fasilitas transaksi dagang dan fasilitas pembiayaan kepada para UMKM ekspor. "Kami mengoptimalkan kehadiran Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) BNI di Seoul, Tokyo, Hong Kong, Singapura, London, New York dan kantor perwakilan di Amsterdam," ujarnya, kemarin (15/12).
UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2022 Catat Deal Business Matching Rp1,2Triliun
UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2022, yang menjadi salah satu program PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. dalam mendorong pelaku UMKM untuk naik kelas dan go international, mencatatkan kesepakatan bisnis hingga Rp1,2 triliun.Virtual business matching, salah satu kegiatan dalam UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2022 yang diselenggarakan pada 6–8 Desember 2022, telah menghasilkan 241 business matching activity, dengan total nilai kesepakatan mencapai US$76,7 juta atau sekitar Rp1,2 triliun.Melalui virtual business match ing, pembeli internasional bertemu dan saling bernegosiasi dengan UMKM hingga tercapai kesepakatan transaksi bisnis yang saling menguntungkan. SelainSelain virtual business matching, UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2022 juga menghadirkan online expo, bazaaronline di marketplace Shopee dan Tokopedia, Live Shopping, Coaching Clinic, Podcast, Yuk Berkreasi, Business Matching, UMKM Haul, Nusantarasa, Sharing & Talkshow bersama ekspertis.
Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan bahwa program tersebut menjadi salah satu langkah nyata dan komitmen BRI sebagai agent of development untuk turut memajukan UMKM Indonesia.
BI Dorong Transformasi UMKM Hijau
BI bekerja sama dengan IPB University meluncurkan Buku Kajian Model Bisnis Pengembangan UMKM Hijau, Senin (12/12). Kajian tersebut berisi strategi implementasi model bisnis UMKM hijau yang berfokus pada sektor pertanian dan kerajinan. Deputi Gubernur BI Doni Primanto Joewono menyampaikan, pengembangan UMKM Hijau merupakan salah satu inisiatif dalam kerangka kerja Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Hijau BI. (Yoga)
BI Inisiasi Kembangkan UMKM Hijau
JAKARTA, ID - Bank Indonesia (BI) berupaya untuk mempersiapkan transformasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi UMKM hijau guna mendukung ekonomi berkelanjutan. Langkah ini sejalan dengan fokus Presidensi G20. Deputi Gubernur Bank Indonesia Doni Primanto Joewono mengatakan, pengembangan UMKM hijau merupakan salah satu inisiatif dalam framework Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Hijau Bank Indonesia. Upaya dan proses transformasi hijau Bank Indonesia diterapkan baik dari sisi kebijakan dan kelembagaan. “Dari sisi kebijakan, Bank Indonesia mendorong terciptanya pembiayaan berwawasan lingkungan (green financing) melalui penerbitan peraturan rasio Green Loan to Value (LTV)/ Financing to Value (FTV), Green Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM), serta mengembangkan instrumen pasar uang hijau,” ucapnya dalam Seminar Transformasi Menuju UMKM yang Mendukung Ekonomi Berkelanjutan, Senin (12/12). (Yetede)
UMKM Makin Tangguh, BRI Rampungkan 54,5% Restrukturisasi Kredit Covid-19
JAKARTA – Seiring dengan pulihnya segmen UMKM, restrukturisasi kredit PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk juga semakin melandai BRI telah menyiapkan langkah antisipasi dengan menyiapkan pencadangan yang cukup, jika Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak memperpanjang kebijakan restrukturisasi kredit yang berakhir pada Maret 2023. Direktur Manajemen Risiko BRI Agus Sudiarto mengungkapkan, nilai restrukturisasi kredit terdampak Covid-19 di BRI telah menurun signifikan sebesar 54,5% dari Rp 256,1 triliun saat awal pandemi, menjadi Rp 116,45 triliun pada akhir kuartal III-2022. Secara beriringan, jumlah nasabah restrukturisasi kredit terdampak Covid-19 sudah berkurang hingga 2,5 juta nasabah. “Saat ini, jumlah nasabah yang tersisa itu 1,4 juta nasabah. Jadi, turun 2,5 juta dari posisi tertinggi restrukturisasi Covid-19 BRI pada September 2020 sebesar 3,9 juta nasabah. Dan, terus dimonitor supaya kita bisa jaga kualitasnya dengan tetap baik,” ujarnya. (Yetede)
Intervensi BUMN Penting Bagi UMKM
JAKARTA, ID – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menempatkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya transformasi BUMN. Sejumlah program yang berpihak mendukung UMKM pun terus dilakukan, seperti Pasar Digital (PaDi) UMKM dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Associate Director BUMN Research Group LM (Lembaga Management) Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) Toto Pranoto menilai, keberpihakan BUMN terhadap UMKM sudah tepat. “UMKM itu termasuk segmen usaha penyangga ekonomi yang penting. Terdapat hampir 64 juta UMKM dan menampung tenaga kerja lebih dari 160 juta (orang) berdasarkan data pada akhir 2020,” ujar Toto, di Jakarta, belum lama ini. Namun, dari sisi baki kredit perbankan, lanjut Toto, baru menyerap sekitar 20% dari total kredit perbankan. Artinya, banyak usaha di sektor mikro dan kecil yang feasible namun tidak bankable. “Karenanya, intervensi pemerintah lewat BUMN, misal lewat program KUR dan pendampingan bisnis (coaching), sangat penting dilakukan,” ucapnya. (Yetede)
Erick Thohir, Luncurkan Pendanaan Bagi Usaha Mikro dan Kecil
JAKARTA, ID – Menteri BUMN Erick Thohir meluncurkan pendanaan bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) sebagai transformasi untuk mempertajam daya tembus bantuan corporate social responsibility (CSR) dari perusahaan milik negara. Berbeda dengan pelaksanaan pendanaan UMK (PUMK) sebelumnya, Erick kini mengatur agar kerja sama program PUMK dapat dilakukan oleh BUMN dengan BUMN lain atau anak usaha yang menjalankan bisnis sebagai lembaga pembiayaan dan perbankan. “Intinya, BUMN dapat menggandeng BUMN di sektor keuangan yang memiliki kemampuan dalam menyalurkan pinjaman,” ujar Erick dalam keterangannya di Jakarta, Senin (5/12/2022). Dalam peluncuran program pendanaan UMK yang digelar di kantor Kementerian BUMN, Jakarta pada Senin (5/12/2022) tersebut, Erick menyampaikan mekanisme kerja sama antara BUMN tersebut harus dituangkan dalam surat perjanjian dan/atau kontrak. Kesepakatan tersebut minimal memuat hak dan kewajiban serta tugas dan tanggung jawab masing-masing pihak. Ketentuan terbaru ini diatur dalam Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-6/MBU/09/2022 tanggal 8 September 2022. Aturan ini mengatur tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-05/MBU/04/2021 Tentang Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan BUMN. (Yetede))
Saham GOTO Masih Berpeluang Rebound
JAKARTA, ID -- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat komitmen membawa UMKM Indonesiago global melalui UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2022 yang berlangsung pada 1-31 Desember 2022. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT BRI ke-127 dan puncak UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2022 akan diselenggarakan secara offline pada 14-18 Desember 2022 di Jakarta Convention Center (JCC). Pada kegiatan ini BRI menghadirkan lebih dari 500 UMKM terpilih. Pemilihan peserta UMKM juga mempertimbangkan aspek-aspek Environmental, Social, Governance (ESG). BRI sebagai role model penerapan prinsip-prinsip ESG juga mendorong pelaku UMKM untuk mampu tumbuh berkelanjutan. Implementasi prinsip ESG dalam proses produksi meliputi kegiatan pemberdayaan perempuan, pengelolaan limbah, dan inklusivitas menjadi penilaian dalam memilih UMKM terpilih di ajang UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2022 tahun ini. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Visa Luncurkan Layanan Konsultasi Kripto
09 Dec 2021 -
Jasa Keuangan Paling Banyak Dikeluhkan
10 Dec 2021 -
Inflasi AS Melonjak 6,8% pada November
11 Dec 2021









