UMKM
( 686 )Masa Restrukturisasi Kredit Diperpanjang
Otoritas Jasa Keuangan memperpanjang masa restrukturisasi kredit dan pembiayaan terdampak Covid-19 dari sebelumnya berakhir 31 Maret 2023 menjadi 31 Maret 2024. Direktur Humas OJK Darmansyah, Senin (28/11) menjelaskan, perpanjangan ini hanya ditujukan untuk UMKM, sektor akomodasi, makanan minuman, dan industri penyerap lapangan kerja besar. (Yoga)
UMKM Penopang Ekonomi Digital
UMKM diperkirakan menjadi penopang ekonomi digital Indonesia di masa mendatang, karena besarnya jumlah unit usaha dan kontribusinya terhadap perekonomian nasional. Guna mewujudkan potensi itu, pelaku usaha tetap perlu didorong meningkatkan kapasitasnya. Demikian poin yang mengemuka dalam diskusi Kompas100 CEO Forum-CEO Live Series dengan tema ”Mendorong UMKM dan Ekonomi Kreatif Naik Kelas Melalui Go Digital”, di Jakarta, Kamis (24/11). Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyebut, pada 2021 sebanyak 99 % sektor usaha di Indonesia merupakan UMKM. Perhatian besar terhadap UMKM tak lepas dari kontribusinya terhadap perekonomian nasional. Pada 2021 kontribusinya 60,5 % PDB, menyerap 96,9 % tenaga kerja, dan menyumbang 15,69 % ekspor nasional. Potensi ekonomi digital Indonesia di masa mendatang sangat besar. Mengutip laporan ekonomi digital yang dirilis Google, Temasek, dan Bain, nilai ekonomi digital Indonesia tahun 2021 mencapai Rp 416 triliun. Adapun pada 2030 pertumbuhan ekonomi digital diperkirakan tumbuh 13 kali lipat lebih besar menjadi Rp 5.600 triliun. Digitalisasi, banyak membantu UMKM bertahan selama pandemi Covid-19. Dengan bergabung di ekosistem digital, UMKM bisa mengakses pasar yang lebih luas dan memperoleh alternatif pendanaan.
Sebelum pandemi, baru 8 juta UMKM tergabung dalam ekosistem digital. Saat ini, sampai Oktober 2022, tercatat 20,24 juta UMKM, dan 30 juta UMKM ditargetkan terhubung ke ekosistem digital tahun 2023. Lekatnya ekonomi digital dengan UMKM dibuktikan di lokapasar Tokopedia. Menurut Co-Founder & Vice Chairman Tokopedia Leontinus Alpha Edison, 90 % produk yang dipasarkan di Tokopedia berasal dari UMKM. ”Digitalisasi sangat membantu UMKM menjangkau pasar lebih luas sehingga bisa meningkatkan kapasitas UMKM itu sendiri,” ujarnya. Kendati sudah dipermudah oleh digitalisasi, menurut Leon, UMKM tetap harus meningkatkan kapasitas produkdan layanan. Produk yang ditawarkan juga harus terus ditingkatkan kualitasnya. Selain itu, pedagang perlu berlatih merespons dan mengirim barang dengan cepat. Produk UMKM Indonesia, lanjutnya, mempunyai potensi besar untuk menjadi unggulan, bahkan menembus pasar global. Namun, mereka perlu dibantu untuk terus bisa meningkatkan kapasitasnya. (Yoga)
EKONOMI KERAKYATAN Kecil-kecil Cabai Rawit
Sejarah membuktikan, UMKM adalah salah satu tulang punggung perekonomian yang tahan banting. Saat terjadi krisis moneter tahun 1998-1999, pada saat korporasi besar bertumbangan, UMKM tetap menggeliat. Tak keliru menyematkan predikat ”kecil-kecil cabai rawit” kepada UMKM. Pamor UMKM sebagai ”kecil-kecil cabai rawit” luntur dihantam pandemi Covid-19. Mengutip laporan ”Industri Mikro Kecil di Masa Pandemi Covid-19” yang dirilis BPS Agustus 2021, sekitar 78,35 % UMKM terdampak pandemi, di mana 62,21 % di antaranya mengalami kendala keuangan. Sejalan dengan hasil survei tersebut, survei Industri Mikro dan Kecil (IMK) tahun 2020 menunjukkan,19,85 % IMK tutup, baik yang tutup sementara maupun yang permanen. Dalam anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) APBN 2020 dan 2021, realisasi belanja sebesar Rp 289,37 triliun dikhususkan untuk membantu UMKM dari pemerintah.
OJK juga mengeluarkan kebijakan restrukturisasi kredit dan pembiayaan sejak Maret 2020. Jumlah debitor restrukturisasi UMKM pernah mencapai puncak, yakni 4,57 juta unit dengan nilai Rp 335,05 triliun. Dengan kebijakan ini, UMKM yang memiliki utang di bank ataupun lembaga pembiayaan mendapat keringanan. Perhatian besar pemerintah terhadap UMKM tak lepas dari besarnya kontribusinya terhadap perekonomian. Mengutip data Kementerian Koperasi dan UKM, pada 2021 UMKM berkontribusi 60,5 % terhadap PDB nasional. UMKM juga berkontribusi 96,9 % total serapan tenaga kerja nasional dan 15,69 % total ekspor. Upaya pemerintah membantu UMKM dengan membawa mereka masuk ke dalam ekosistem digital, supaya UMKM bisa memperluas akses pembiayaan dan pemasaran. Sampai Juni 2022, sebanyak 19,5 juta UMKM dari total 30 juta UMKM di Indonesia sudah masuk ke dalam ekosistem digital.
Pemerintah menargetkan 30 juta UMKM masuk ekosistem digital pada 2024. Dukungan pembiayaan kepada UMKM dari lembaga jasa keuangan perlu terus didorong. Data BI menyebutkan, penyaluran kredit UMKM belum dominan di sektor perbankan. Sampai Agustus 2022, total penyaluran kredit UMKM mencapai Rp 1.299 triliun atau 21 % total kredit bank yang Rp 6.160 triliun. OJK juga terus memperluas akses layanan jasa keuangan untuk UMKM melalui Tim percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) yang tersebar di 424 kabupaten/kota dan 34 provinsi. Sampai triwulan II-2022, skema itu sudah diberikan kepada 300.000 UMKM dengan nilai kredit Rp 4,4 triliun. Kebangkitan UMKM juga berarti kebangkitan ekonomi rakyat yang pada gilirannya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional untuk menciptakan kesejahteraan. (Yoga)
Tenaga Pendamping Berdayakan Usaha Mikro
Kunci sukses koperasi dan usaha mikro dan kecil (UMK) naik kelas tak dapat dilepaskan dari peran tenaga pendamping, terutama di daerah yang jauh dari perkotaan. Tenaga pendamping menjadi salah satu katalis sehingga koperasi dan UMK dapat meningkatkan skala produksi dan menjaga kualitas. Demikian disampaikan Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim, Rabu (16/11) malam, di Denpasar, Bali. (Yoga)
Volume Penjaminan KUR Jamkrindo Capai Rp 708,5 T
PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) senantiasa melakukan pengembangan dan penguatan sektor UMKM sebagai pahlawan bagi ekonomi bangsa. Sejak program Kredit Usaha Rakyat (KUR) diinisiasi pada 2007 sampai dengan September 2022, Jamkrindo telah memberikan penjaminan kepada 25,04 juta pelaku UMKM dengan jumlah volume penjaminan sebesar Rp 708,5 triliun. Melalui dukungan layanan penjaminan kreditnya, Jamkrindo berupaya meningkatkan skala bisnis UMKM agar dapat berkontribusi pada program-program strategis pemerintah, khususnya pada perekonomian. Direktur Operasional dan Jaringan Jamkrindo Kadar Wisnuwarman menjelaskan, perusahaan mendapatkan kepercayaan dan amanah dari pemerintah untuk menyalurkan penjaminan KUR dan kredit modal kerja (KMK) dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bagi pelaku UMKM.
Untuk KMK PEN, sejak program tersebut diluncurkan dari 2020 sampai dengan September 2022,Jamkrindo telah menjembatani 37.327 pelaku UMKM memperoleh penjaminan kredit dengan nilai volume penjaminan mencapai Rp 20,3 triliun. “Memaknai momentum Hari Pahlawan Nasional pada 10 November 2022, segenap insan Jamkrindo berkomitmen menguatkan peran dan dedikasinya dengan spirit kepahlawanan untuk mendorong pertumbuhan UMKM serta mendukung program pemerintah dalam mewujudkan pemulihan ekonomi nasional,” papar Kadar dalam keterangan tertulis, pekan lalu. Dalam perekonomian nasional, Jamkrindo memiliki peran strategis untuk menjembatani UMKM feasible memperoleh akses pembiayaan yang lebih efektif dan efisien. Kehadiran Jamkrindo dalam hal ini membantu pelaku UMKM yang mengalami kesulitan ketiadaan atau kekurangan agunan agar dapat memperoleh fasilitas pembiayaan. Dengan adanya jaminan kredit dari Jamkrindo, maka UMKM yang feasible namun belum bankable dapat mengakses pembiayaan yang dibutuhkan. (Yoga)
Presiden Beberkan Tiga Dokus Utama ASEAN Hadapi Tantangan Ekonomi
Presiden Jokowi memaparkan tiga fokus utama Asean dalam menghadapi tantangan ekonomi kawasan, yakni penguatan fiskal negara, penguatan dukungan keuangan internasional, dan perdagangan dunia harus diatur dengan mempertimbangkan hak pembangunan negara berkembang. Hal itu ditegaskan Presiden dalam rangkaian KTT Asean Kamboja memasuki hari terakhir, Minggu (13/11). Rangkaian kegiatan hari terakhir diawali dengan Asean Global Dialogue yang dihadiri oleh Pemimpin Asean bersama dengan IMF, Bank Dunia, Asian Development Bank (ADB), World Economic Forum (WEF), United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (Unescap), dan Economic Research Institute for Asean and East Asia (ERIA).
“Meskipun proyeksi pertumbuhan ekonomi masih terus positif, ke depannya, tantangan ekonomi kawasan akan makin berat, apalagi dengan ancaman resesi. Untuk itu, saya ingin fokus pada tiga hal tersebut,” ungkap Presiden Jokowi, dikutip dari keterangan resmi. Presiden Joko Widodo mendorong ruang fiskal harus diciptakan demi stabilitas keuangan. Demikian juga dengan belanja yang harus dilakukan secara efisien serta realokasi ke program mitigasi dampak krisis harus menjadi prioritas, termasuk jaring pengaman bagi rakyat kurang mampu. “Dukungan pada sektor yang memiliki dampak terhadap ekonomi kawasan juga harus diprioritaskan. ADB telah mengidentifikasinya seperti pariwisata, agro-processing, dan tekstil. Sektor-sektor ini penting karena melibatkan UMKM yang wakili 90% dunia usaha Asean,” ucap Presiden. (Yoga)
Omzet Pedagang di Senayan Belum Pulih
Jumlah pedagang kaki lima di sekitar Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, saat hari bebas kendaraan bermotor semakin bertambah sejak pandemi mereda. Meski begitu, sebagian pedagang mengaku omzet mereka belum pulih. Ria (58), penjual es jeruk dan cilok, Minggu (13/11) mengatakan, saat ini omzetnya Rp 500.000. Padahal, sebelum pandemi, omzet dia bisa Rp 1,5 juta. (Yoga)
Berkah Ekonomi Melimpah dari Borobudur Marathon
Selama penyelenggaraan Borobudur Marathon 2022 pada Sabtu-Minggu (12-13/11) sejumlah pelaku UMKM bidang kuliner dan kriya turut dilibatkan. Mereka berasal dari Kabupaten Magelang dan Kota Magelang serta diberi kesempatan menjual produk di area lomba. Salah seorang pelaku UMKM yang terlibat adalah Heriyanto (52), pemilik usaha kerajinan Pinilih Craft di Magelang Utara. Produknya berupa hiasan meja, hiasan dinding, dan berbagai perlengkapan rumah tangga berbahan kayu, yang dihias laminasi pecahan kulit telur. Selama dua hari penyelenggaraan Borobudur Marathon 2022, Heriyanto meraup omzet Rp 15 juta, dua kali lipat omzet bulanan dia yang sebesar Rp 8 juta. ”Selama ikut pameran di Borobudur Marathon saya juga banyak menerima telepon dari pelanggan baru yang memesan beragam produk kerajinan saya,” tutur Heriyanto.
Dampak serupa juga dirasakan Septi (44), pemilik usaha kuliner Bebek Mangap di Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan, Magelang. Dalam acara Borobudur Marathon 2022, Septi menghadirkan menu soto bebek. Kuliner yang terbilang unik itu ternyata menarik minat banyak peserta Borobudur Marathon dari banyak kota. ”Selama ini pelanggan saya hanya warga sekitar Mertoyudan. Tetapi, di Borobudur Marathon, orang-orang dari banyak kota bisa ikut mencicipi soto bebek buatan saya,” ujar Septi. Sehari-hari omzet yang ia dapatkan dari berjualan soto bebek berkisar Rp 300.000-Rp 500.000 per hari. Dalam rangkaian Borobudur Marathon 2022 dia meraup pendapatan hingga Rp 900.000 sehari.
Manfaat ekonomi dari ajang Borobudur Marathon juga dirasakan para pemilik homestay atau penginapan di Kampung Homestay Borobudur, di Desa Borobudur, Magelang. Selama pelaksanaan Borobudur Marathon 2022, tingkat okupansi homestay di Kampung Homestay Borobudur mencapai 80 persen. ”Alhamdulillah tahun ini keterisian kamar sekitar 80 %. Ini lebih baik dibandingkan dengan 2021 yang hanya sekitar 30 %,” kata Koordinator Kampung Homestay Borobudur Muslich. Di Kampung Homestay Borobudur terdapat 32 homestay dengan hargaRp 350.000 untuk kamar dengan AC dan Rp 250.000 untuk kamar tanpa AC. (Yoga)
UMKM JATENG GOES TO FRANCE : Bank Jateng Dukung Perluasan Pasar UMKM ke Mancanegara
Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berasal dari alumni, mahasiswa, serta binaan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta siap unjuk gigi dalam berbagai pameran yang bakal digelar di Prancis menjelang perayaan Natal tahun ini. Dalam program tersebut, UNS mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kota Surakarta, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta Bank Jateng, untuk mengantarkan produk-produk UMKM ke pasar Benua Biru.Produk UMKM asal Kota Surakarta sudah mulai masuk pasar Prancis sejak 2018. Di Kota Beavuais sur Matha, Prancis, telah dibangun galeri La Maison de I’Indonesie atau Rumah Budaya Indonesia yang secara khusus menjadi etalase produk seni dan budaya Tanah Air. Di lokasi itulah produk-produk UMKM asal Kota Surakarta biasa dipamerkan.
Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno, menyebut dukungan Bank Jateng bagi pelaku UMKM di Jawa Tengah tak terbatas pada bantuan modal. Kerja sama yang terjalin dengan UNS untuk mengekspor produk UMKM ke mancanegara menjadi salah satu buktinya.
Supriyatno menyebut inisiatif untuk bisa menjembatani pelaku UMKM Jawa Tengah dengan konsumen mancanegara perlu diapresiasi lebih lanjut. Dengan cara tersebut, diharapkan produk UMKM bisa ikut mendongkrak kinerja ekspor Jawa Tengah.
UMKM Bangkit dari Krisis
Salah satu UMKM yang memiliki daya lenting untuk bangkit dari krisis di Kota Magelang, Jateng.adalah Sabila Craft. Usaha kerajinan berbahan kulit kerang itu dirintis oleh Prajoko (58) pada 1997. Awalnya dia memasok hiasan berbahan tanduk dan kerang ke pusat suvenir di Bali. Seiring berjalannya waktu, ia melihat peluang memproduksi hiasan berbahan dari kerang simping. ”Tahun 2009, saya berkenalan dengan perusahaan eksportir yang mau membeli produk kerajinan kami,” katanya, Selasa (18/10). Setelah itu, produk-produk Sabila Craft mulai diekspor ke AS. Sekali ekspor, mencapai Rp 100 juta. Puncaknya tahun 2012-2013. Karyawannya mencapai 50 orang dan sering lembur untuk menyelesaikan pesanan. Namun, pada 2017, perusahaan eksportir itu menghentikan pesanan. Saat pandemi Covid-19 melanda pada 2020 ekspor produk Sabila Craft berhenti total. Namun, Prajoko tak menyerah. Dia pun mengikuti kegiatan pendampingan, seminar, dan pameran secara daring. Dengan berbagai upaya, Sabila Craft bangkit. Bahkan, pada 6 Oktober 2022, Sabila Craft mengekspor kerajinan kerang ke Miami, AS, dengan nilai 33.000 dollar AS atau sekitar Rp 500 juta. Untuk membangkitkan kem bali usaha itu, Syarif memperluas jaringan melalui kerja sama dengan atase perdagangan di luar negeri. Promosi melalui media sosial pun digencarkan. ”Kami juga melakukan efisiensi dan evaluasi secara internal,” katanya.
Wachid Isrodin (46), pemilik usaha Laser Production yang memproduksi mainan miniatur truk oleng dan bus memulai usaha itu sejak 1998 setelah terkena PHK dari perusahaan karoseri tempatnya bekerja. Truk mainan dari kayu dijual di Taman Wisata Kyai Langgeng, Kota Magelang. Dia menjual 10 mainan dalam dua minggu seharga Rp 35.000 per unit. ”Saya jualannya hari Sabtu dan Minggu saja ketika banyak pengunjung ke Kyai Langgeng,” ujar pria yang tinggal di Kelurahan Jurangombo Selatan, Kota Magelang, itu. Sejak 2009, dia juga memasarkan produknya melalui media sosial sehingga akhirnya bisa mendapat pesanan rutin dari pembeli di Jakarta. ”Waktu itu, minimal 50 mainan per bulan. Barang saya kirim dengan dititipkan di bus jurusan Jakarta,” katanya. Saat pandemi melanda, usaha Laser Production berhenti berproduksi. Pada masa pandemi, justru muncul tren mainan truk oleng berbahan tripleks yang dihiasi lampu. Wachid pun berupaya menyesuaikan produknya. Mainan truk buatannya diubah menjadi mainan berbahan tripleks dengan ukuran kecil dan ringan.
Sejak 2021, Wachid memproduksi mainan semacam itu dibantu tiga temannya. Dalam sebulan, Wachid dan teman-temannya bisa memproduksi 300 unit mainan. Harganya Rp 65.000-Rp 70.000 dengan minimal order 10 unit. Jika membeli eceran, harganya Rp 110.000-Rp 120.000. Kini, peminat mainan truk mulai sepi. Ia lantas berinovasi membuat mainan berupa miniatur bus. ”Ternyata peminatnya cukup banyak,” ujarnya. Sejumlah UMKM di Magelang, termasuk Sabila Craft, Laser Production, dan Sugeng Wayang, juga terpilih mengikuti program Pawone Kriya Borobudur Marathon 2022. Dengan mengikuti program rangkaian lomba lari Borobudur Marathon itu, pelaku usaha bisa menjual dan mempromosikan produknya. Dengan begitu, usaha mereka diharapkan menjadi kian kokoh. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Kayuhan Ekonomi Sepeda di Yogyakarta
11 Dec 2021 -
Konglomerasi Menguasai Asuransi Umum
04 Oct 2021 -
Ribbit Capital Danai Bank Jago
05 Oct 2021 -
PPATK : Transaksi Narkoba Tembus Rp 120 Triliun
30 Sep 2021









