Presiden Beberkan Tiga Dokus Utama ASEAN Hadapi Tantangan Ekonomi
Presiden Jokowi memaparkan tiga fokus utama Asean dalam menghadapi tantangan ekonomi kawasan, yakni penguatan fiskal negara, penguatan dukungan keuangan internasional, dan perdagangan dunia harus diatur dengan mempertimbangkan hak pembangunan negara berkembang. Hal itu ditegaskan Presiden dalam rangkaian KTT Asean Kamboja memasuki hari terakhir, Minggu (13/11). Rangkaian kegiatan hari terakhir diawali dengan Asean Global Dialogue yang dihadiri oleh Pemimpin Asean bersama dengan IMF, Bank Dunia, Asian Development Bank (ADB), World Economic Forum (WEF), United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (Unescap), dan Economic Research Institute for Asean and East Asia (ERIA).
“Meskipun proyeksi pertumbuhan ekonomi masih terus positif, ke depannya, tantangan ekonomi kawasan akan makin berat, apalagi dengan ancaman resesi. Untuk itu, saya ingin fokus pada tiga hal tersebut,” ungkap Presiden Jokowi, dikutip dari keterangan resmi. Presiden Joko Widodo mendorong ruang fiskal harus diciptakan demi stabilitas keuangan. Demikian juga dengan belanja yang harus dilakukan secara efisien serta realokasi ke program mitigasi dampak krisis harus menjadi prioritas, termasuk jaring pengaman bagi rakyat kurang mampu. “Dukungan pada sektor yang memiliki dampak terhadap ekonomi kawasan juga harus diprioritaskan. ADB telah mengidentifikasinya seperti pariwisata, agro-processing, dan tekstil. Sektor-sektor ini penting karena melibatkan UMKM yang wakili 90% dunia usaha Asean,” ucap Presiden. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023