Kawasan Rebana destinasi investasi Jawa Barat.
Kehadiran Tol Laut Efektif Mengurangi Kesenjangan Pembangunan
Implementasi Program Anggaran Quick Win Prabowo Ditambah Rp 8 Triliun
Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti 4 di luar PT Bank Mandiri
Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 4 di luar PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencetak laba bersih sebesar Rp86,42 triliun per Agustus 2024. Perolehan ini tumbuh 7,79% dibandingkan Agustus 2023 sebesar Rp80,17 triliun. Adapun, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mengantongi laba bersih bank only Rp36,12 triliun, tumbh 3,96% secara tahunan (year on year/yoy). Didukung dengan pendapatan bunga bersih (net interest incoming/NII) sebesar Rp73,63, naik 2,89% (yoy).
Kemudian, posisi kedua ada PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dengan pertumbuhan laba bersih bank only tertinggi 13,5% (yoy) menjadi Rp35,99 triliun, angka ini tidak jauh berbeda dari BRI. Pertumbuhan laba BCA ditopang dari NII yang meningkat 8,78% (yoy) menjadi Rp50,55. Karena Bank Mandiri belum merilis laporan keuangan Agustus, peringkat selanjutnya adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dengan laba bersih Rp14,22 triliun, tumbuh 4,33% (yoy), didukung NII sebesar Rp25,56 triliun, terkontraksi 6,82% (yoy). (Yetede)
PT Green Power Group Tbk Langsung Tancap Gas Menggarap Bisnis Baterai Kendaraan Listrik
PT Green Power Group Tbk (LABA) langsung tancap gas dalam menggarap bisnis baterai kendaraan listrik (elektric vehicle/EV) setelah berganti pemegang saham pengendali pada akhir Juni 2024. Emiten yang sebelumnyu bernama PT Ladang Baja Murni Tbk dan bergerak di bidang produksi baja tersebut, memutus untuk mengganti care business dari produksi baja ke bisnis baterai EV setelah diakuisisi PT Nev Stored dan bergerak di bidang kepemilikan saham sebanyak 50,75%.
Langkah itu tampaknya mendapat responn positif dari pasar, yang terlihat dari lonjakan sahamnya sehingga 1.000% ke level Rp550. Manajemen Green Power menegaskan bisnis perseroan ke depannya akan mengacu pada produksi baterai lithium, penyewaan baterai, pembangunan jaringan stasiun penukaran baterai, serta investasi dan pengoperasian stasiun tenaga surya. Terbaru, perseroan membentuk tiga perusahaan dengan mitra strategis untuk pengembangan ekosistem baterai EV. (Yetede)









