Anggaran untuk Penyelenggaraan Pekan Paralimpiade Nasional Ditetapkan Rp 290 miliar.
Anggaran untuk penyelenggaraan Pekan Paralimpiade Nasional atau Peparnas XVII 2024 di Kota Surakarta, Jawa Tengah, ditetapkan Rp 290 miliar. Jumlah itu hanya sekitar separuh dari pengajuan awal panitia pelaksana. Alokasi anggaran itu dibahas dalam rapat koordinasi Kemendagri, Kemenpora, dan Panitia Besar (PB) Peparnas XVII di Kota Surakarta, Senin (23/9/2024) sore. Sumber anggaran sebesar Rp 290 miliar berasal dari alokasi Kemenkeu melalui Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (Rp 215 miliar) dan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kemenpora (Rp 75 miliar). Anggaran yang ditetapkan itu besarannya hanya sekitar separuh dari pengajuan awal panitia sebesar Rp 530 miliar. ”Mendagri dan Menpora menyampaikan agar dioptimalkan ketersediaan anggaran yang ada. Jadi, dengan waktu yang mepet ini diharapkan percepatan anggaran sehingga kita bisa terus berjalan,” kata Ketua Pelaksana PB Peparnas XVII DB Susanto, Selasa (24/9) pagi.
Wakil Sekretaris Jenderal Komite Paralimpiade Nasional (NPC Indonesia) Rima Ferdianto menyatakan, persiapan gelaran Peparnas mencapai 90 persen. Ihwal keterbatasan anggaran, pihaknya sebisa mungkin akan mengoptimalkannya. Namun, ia perlu rapat kembali mendetailkan pemanfaatan anggaran tersebut. ”Tadi sudah dijabarkan, sebanyak Rp 174 miliar akan dibagi untuk delapan bidang. Sisanya Rp 116 miliar digunakan untuk yang lain-lain. Ini yang kami agak bingung, apa kah nomor menembak itu termasuk dicover karena untuk menembak itu setidaknya butuh Rp 8 miliar,” kata Rima. Kebutuhan lain yang tidak kalah besar jumlahnya, menurut dia, ialah urusan sarana dan prasarana arena pertandingan. Biaya untuk keperluan pendukung lomba seperti tenda dan genset juga memakan biaya tinggi.
Menurut rencana, Peparnas XVII akan diadakan pada 6-13 Oktober 2024. Total akan ada 3.100 atlet dan 1.500 ofisial yang berlaga di Kota Surakarta mewakili 34 kontingen dari seluruh Indonesia. Ada sebanyak 20 cabang olahraga yang dipertandingkan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 arena pertandingan sudah disiapkan. Arena-arena pertandingan itu tersebar disejumlah wilayah, yakni Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo. Kabupaten Karanganyar, dan Kabupaten Boyolali. ”Soal venue ini paling tinggal mengecat velodrom lalu menyiapkan akses jalan untuk GOR Bung Karno (Sukoharjo),” kata Rima. Sebelumnya, Menpora Dito Ariotedjo mengungkapkan, Surakarta dipilih menjadi pe- nyelenggara Peparnas XVII karena lebih siap dibandingkan kota lain. Apalagi kota itu baru saja menjadi tuan rumah ASEAN Para Games 2022. (Yoga)
Tags :
#AnggaranPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023