;

Revisi UU Pariwisata

Ekonomi Yoga 26 Sep 2024 Kompas
Revisi UU Pariwisata
Faktor yang paling memengaruhi responden berbelanja secara dalam jaringan ialah pemengaruh dan iklan media massa atau media sosial. Konsumen yang lebih suka berbelanja daring, terutama belanja produk nonmakanan, mudah terpengaruh oleh pemengaruh atau influencer. Situasi ini menunjukkan para pemengaruh telah berhasil menciptakan koneksi yang tulus dengan konsumen. Sesuai laporan survei kuantitatif Litbang Kompas bertajuk Perilaku Belanja Online Tahun 2024, pada saat belanja daring untuk produk nonmakanan, faktor yang paling memengaruhi responden berbelanja ialah pemengaruh media sosial (56,4 persen); iklan media massa atau media sosial (41,7 persen); produsen atau penyelenggara jasa (36,1 persen); keluarga, teman, atau orang sekitar (22,6 persen); dan diri sendiri/tidak ada (18,5 persen).

”Terkait dengan perilaku belanja dengan source of influencer, respondenyang lebih suka belanja daring terpengaruh oleh pemengaruh. Sementara responden yang lebih suka belanja langsung produk makanan terpengaruh oleh keluarga/teman/orang sekitar. Adapun responden yang lebih suka belanja langsung produk nonmakanan biasanya dipengaruhi keputusan sendiri,” ujar peneliti senior Litbang Kompas, Putri Arumsari, saat paparan hasil survei di acara E-commerce Expo 2024, di Indonesia Convention Exhibition, Tangerang, Rabu (25/9/2024). Survei Litbang Kompas itu menyasar 1.200 responden usia 17-65 tahun di 38 provinsi. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif dan pengumpulan data dengan wawancara tatap muka.

Waktu pengumpulan data 27 Mei-6 Juni 2024. Tingkat kepercayaan mencapai 95 persen dan margin of error lebih kurang 2,83 persen. Putri mengatakan, responden berasal dari latar belakang kelas ekonomi atas, menengah bawah, menengah atas, dan bawah. Sementara dilihat dari sisi kelompok usia, responden terbanyak berasal dari usia 42-55 tahun atau generasi X (27 persen) dan usia kurang dari 26 tahun atau generasi Z (26 persen). Mengenai perilaku belanja, dia mengatakan, hasil survei menunjukkan bahwa saat belanja makanan untuk kebutuhan sehari-hari, 94,2 persen responden lebih suka belanja langsung/datang ke toko/warung/pasar dan 4,6 persen lebih suka belanja daring. (Yoga)
Tags :
#Pariwisata
Download Aplikasi Labirin :