;

Pengoperasian smelter bukti keseriusan hilirisasi

Yoga 26 Sep 2024 Kompas

Dalam sehari pada awal pekan ini, Presiden Joko Widodo meresmikan tiga smelter sekaligus. Pengoperasian smelter ini disebut sebagai bukti keseriusan hilirisasi. Sejak diluncurkan Januari 2000, kita melihat program hilirisasi mineral terus mengalami penguatan momentum kendati menuai kritik dari sebagian kalangan di dalam negeri dangugatandari sejumlah negara, bahkandipersengketakan di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Dimulai dari nikel, program hilirisasi kemudian diperluas kemineral lain, seperti tembaga, bauksit, aluminium, besi, mangan, timbal, seng, emas, perak, dan timah. Hilirisasi, sebagai strategi meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, dilakukan melalui pelarangan ekspor dalam bentuk mentah dan pengembangan industri yang mengolah mineral. Presiden, di berbagai kesempatan, menyebut pengoperasian smelter dan hilirisasi sebagai fondasi baru perekonomian Indonesia dan pijakan untuk menjadi negara industri maju. Sampai 2024, pemerintah menargetkan 53 fasilitas smelter atau pabrik pengolahan mineral siap beroperasi. Sebagian sudah beroperasi, sebagian lain dalam proses pembangunan atau persiapan. 

Sayangnya, absennya peta jalan kebijakan hilirisasi yang komprehensif membuat kita kemudian seperti kehilangan arah dan hilirisasi jadi terkesan setengah hati. Dampak hilirisasi memang sudah kita rasakan, antara lain, berupa peningkatan investasi, lonjakan ekspor produk hasil hilirisasi, penciptaan lapangan kerja, dan kontribusi ke penerimaan negara atau PDB. Namun, nilai tambah yang menjadi jargon utama hilirisasi masih sangat terbatas realisasinya. Sebab, faktanya, dari struktur ekspor, yang bisa kita hasilkan baru sebatas produk setengah jadi bernilai tambah minim. Belum lagi kritik lain terkait pelaksanaan hilirisasi sejauh ini. Termasuk soal nilai tambah yang tak dinikmati masyarakat di area pertambangan, padahal sudah banyak kemudahan dan insentif diguyurkan. Juga permasalahan sosial dan lingkungan yang dianggap sangat merugikan masyarakat. Termasuk di antaranya fakta bahwa hampir semua provinsi lokasi pertambangan mineral justru mengalami peningkatan kemiskinan.

Hilirisasi sejauh ini dinilai lebih banyak menguntungkan investor atau pemilik modal. Belum lagi isu banyaknya tenaga kerja asing dan diskriminasi pekerja lokal. Jatuhnya korban jiwa, baik dalam beberapa kali peristiwa bentrok pekerja maupun ledakan di smelter nikel di Morowali, akibat masih buruknya prosedur keselamatan kerja tahun lalu, juga bagian dari ekses program hilirisasi yang dianggap membabi buta. Semua ekses itu harus menjadi perhatian agar tak terulang ke depan. Terlebih di era pemerintahan mendatang, di mana program hilirisasi bahkan menjadi tumpuan utama untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen per tahun. program hilirisasi bahkan menjadi tumpuan utama untukmencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen per tahun. (Yoga)

Anggaran untuk Penyelenggaraan Pekan Paralimpiade Nasional Ditetapkan Rp 290 miliar.

Yoga 26 Sep 2024 Kompas

Anggaran untuk penyelenggaraan Pekan Paralimpiade Nasional atau Peparnas XVII 2024 di Kota Surakarta, Jawa Tengah, ditetapkan Rp 290 miliar. Jumlah itu hanya sekitar separuh dari pengajuan awal panitia pelaksana. Alokasi anggaran itu dibahas dalam rapat koordinasi Kemendagri, Kemenpora, dan Panitia Besar (PB) Peparnas XVII di Kota Surakarta, Senin (23/9/2024) sore. Sumber anggaran sebesar Rp 290 miliar berasal dari alokasi Kemenkeu melalui Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (Rp 215 miliar) dan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kemenpora (Rp 75 miliar). Anggaran yang ditetapkan itu besarannya hanya sekitar separuh dari pengajuan awal panitia sebesar Rp 530 miliar. ”Mendagri dan Menpora menyampaikan agar dioptimalkan ketersediaan anggaran yang ada. Jadi, dengan waktu yang mepet ini diharapkan percepatan anggaran sehingga kita bisa terus berjalan,” kata Ketua Pelaksana PB Peparnas XVII DB Susanto, Selasa (24/9) pagi.

Wakil Sekretaris Jenderal Komite Paralimpiade Nasional (NPC Indonesia) Rima Ferdianto menyatakan, persiapan gelaran Peparnas mencapai 90 persen. Ihwal keterbatasan anggaran, pihaknya sebisa mungkin akan mengoptimalkannya. Namun, ia perlu rapat kembali mendetailkan pemanfaatan anggaran tersebut. ”Tadi sudah dijabarkan, sebanyak Rp 174 miliar akan dibagi untuk delapan bidang. Sisanya Rp 116 miliar digunakan untuk yang lain-lain. Ini yang kami agak bingung, apa kah nomor menembak itu termasuk dicover karena untuk menembak itu setidaknya butuh Rp 8 miliar,” kata Rima. Kebutuhan lain yang tidak kalah besar jumlahnya, menurut dia, ialah urusan sarana dan prasarana arena pertandingan. Biaya untuk keperluan pendukung lomba seperti tenda dan genset juga memakan biaya tinggi.

Menurut rencana, Peparnas XVII akan diadakan pada 6-13 Oktober 2024. Total akan ada 3.100 atlet dan 1.500 ofisial yang berlaga di Kota Surakarta mewakili 34 kontingen dari seluruh Indonesia. Ada sebanyak 20 cabang olahraga yang dipertandingkan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 arena pertandingan sudah disiapkan. Arena-arena pertandingan itu tersebar disejumlah wilayah, yakni Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo. Kabupaten Karanganyar, dan Kabupaten Boyolali. ”Soal venue ini paling tinggal mengecat velodrom lalu menyiapkan akses jalan untuk GOR Bung Karno (Sukoharjo),” kata Rima. Sebelumnya, Menpora Dito Ariotedjo mengungkapkan, Surakarta dipilih menjadi pe- nyelenggara Peparnas XVII karena lebih siap dibandingkan kota lain. Apalagi kota itu baru saja menjadi tuan rumah ASEAN Para Games 2022. (Yoga)

Menjaga PBB Tetap Relevan

Yoga 26 Sep 2024 Kompas

Desakan reformasi kembali menguat dalam rangkaian Sidang Ke-79 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dunia perlu menjaga PBB tetap relevan. Pasal1Piagam PBB dengan jelas menyebut, tujuan pendirian lembaga ini adalah memelihara keamanan dan perdamaian, dan mengambil tindakan kolektif untuk mengenyahkan ancaman terhadap perdamaian. Selain itu, untuk membangun persahabatan, menjalin kerja sama internasional untuk memecahkan masalah di berbagai bidang, serta menyelaraskan tindakan anggota mencapai tujuan bersama. Dalam konteks itu, bisa dipahami mengapa desakan untuk mereformasi PBB dan perangkatnya, seperti Dewan Keamanan, Dewan HAM, dan sistem keuangan internasional, terus mengemuka dalam empat dekade terakhir. PBB dinilai tidak berhasil mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi dunia saat ini, yang ironisnya menjadi tujuan lembaga ini saat didirikan pada 24 Oktober 1945.


Gugatan atas peran PBB semakin kuat menyusul sejumlah konflik bersenjata tiga tahun terakhir. Invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022 mengguncang perdamaian di Eropa, menewaskan puluhan ribu warga sipil. Di Sudan, pertempuran antara tentara pemerintah dan kelompok milisi pada 15 April 2023 memperburuk krisis yang telah berlangsung dua dekade dan menyebabkan lebih dari 10 juta orang mengungsi. Puncaknya, serbuan pasukan Israel ke Jalur Gaza sebagai respons serangan kilat kelompok Hamas pada 7 Oktober 2023 menambah pahit penderitaan warga Palestina. Lebih dari 40.000 warga Palestina tewas dan jutaan warga Gaza kehilangan tempat tinggal. Beberapa hari terakhir, pertempuran meluas melibatkan kelompok Hezbollah di Lebanon, yang memicu eksodus warga mencari tempat aman. Gugatan terbesar diarahkan kepada Dewan Keamanan PBB, yang dianggap tak bergigi untuk menghentikan perang. 

Hal ini menurut Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres telah merusak kredibilitas organisasi secara keseluruhan. Hambatan terbesar pada efektivitas DK PBB ini adalah hak veto yang dimiliki lima anggota tetap, yakni Amerika Serikat, Rusia, China, Inggris, dan Perancis. Resolusi untuk konflik Israel-Palestina, misalnya, selalu diveto oleh AS, sekutu terdekat Israel. Adapun resolusi untuk mengakhiri pertempuran di Ukraina selalu terhambat veto Rusia. Harapan untuk membuat PBB kembali bertaji ini termuat dalam KTT untuk Masa Depan PBB. Pakta Masa Depan dengan 56 rencana aksi diharapkan bisa menyusun sistem multilateral yang mampu menghadapi tantangan global. Salah satunya dengan reformasi di DK PBB. Selain itu, memperbaiki sistem keuangan internasional untuk memudahkan negara-negara mendapat akses pembiayaan pembangunan. Tantangan yang dihadapi dunia akan semakin kompleks. PBB perlu terus berbenah agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Reformasi badan utama PBB pun menjadikeniscayaan. Tidak mudah, tetapi hal ini harus dilakukan. (Yoga)

Revisi UU Pariwisata

Yoga 26 Sep 2024 Kompas
Faktor yang paling memengaruhi responden berbelanja secara dalam jaringan ialah pemengaruh dan iklan media massa atau media sosial. Konsumen yang lebih suka berbelanja daring, terutama belanja produk nonmakanan, mudah terpengaruh oleh pemengaruh atau influencer. Situasi ini menunjukkan para pemengaruh telah berhasil menciptakan koneksi yang tulus dengan konsumen. Sesuai laporan survei kuantitatif Litbang Kompas bertajuk Perilaku Belanja Online Tahun 2024, pada saat belanja daring untuk produk nonmakanan, faktor yang paling memengaruhi responden berbelanja ialah pemengaruh media sosial (56,4 persen); iklan media massa atau media sosial (41,7 persen); produsen atau penyelenggara jasa (36,1 persen); keluarga, teman, atau orang sekitar (22,6 persen); dan diri sendiri/tidak ada (18,5 persen).

”Terkait dengan perilaku belanja dengan source of influencer, respondenyang lebih suka belanja daring terpengaruh oleh pemengaruh. Sementara responden yang lebih suka belanja langsung produk makanan terpengaruh oleh keluarga/teman/orang sekitar. Adapun responden yang lebih suka belanja langsung produk nonmakanan biasanya dipengaruhi keputusan sendiri,” ujar peneliti senior Litbang Kompas, Putri Arumsari, saat paparan hasil survei di acara E-commerce Expo 2024, di Indonesia Convention Exhibition, Tangerang, Rabu (25/9/2024). Survei Litbang Kompas itu menyasar 1.200 responden usia 17-65 tahun di 38 provinsi. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif dan pengumpulan data dengan wawancara tatap muka.

Waktu pengumpulan data 27 Mei-6 Juni 2024. Tingkat kepercayaan mencapai 95 persen dan margin of error lebih kurang 2,83 persen. Putri mengatakan, responden berasal dari latar belakang kelas ekonomi atas, menengah bawah, menengah atas, dan bawah. Sementara dilihat dari sisi kelompok usia, responden terbanyak berasal dari usia 42-55 tahun atau generasi X (27 persen) dan usia kurang dari 26 tahun atau generasi Z (26 persen). Mengenai perilaku belanja, dia mengatakan, hasil survei menunjukkan bahwa saat belanja makanan untuk kebutuhan sehari-hari, 94,2 persen responden lebih suka belanja langsung/datang ke toko/warung/pasar dan 4,6 persen lebih suka belanja daring. (Yoga)

Konsumsi listrik Indonesia Baru Sekitar 1.300 Kilowatt Jam (kWh) Per Kapita

Yoga 26 Sep 2024 Kompas
Konsumsi listrik Indonesia baru sekitar 1.300 kilowatt jam (kWh) per kapita atau jauh tertinggal dari negara-negara lain di Asia Tenggara, seperti Malaysia dan Singapura. Pemerintah berangan-angan menaikkannya menjadi 5.300 kWh per kapita pada 2060. Satu pekerjaan berat mengingat target 2.500 kWh per kapita pada 2025, seperti tertuang pada Kebijakan Energi Nasional, saja hampir pasti tak tercapai. Konsumsi listrik (per kapita) ialah total pengeluaran energi listrik dibagi jumlah penduduk dalam satu tahun.

Besarnya jumlah penduduk Indonesia, yang mencapai lebih dari 278 juta jiwa pada 2023, turut memengaruhi angka tersebut. Di sisi lain, konsumsi listrik per kapita juga menjadi salah satu indikator peningkatan kesejahteraan, perekonomian, dan kemajuan satu negara. Data Kementerian Energ dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunjukkan realisasi konsumsi listrik Indonesia pada 2023 sebesar 1.337 kWh per kapita atau tertinggal dari negara-negara lain. Berdasarkan data International Renewable Energy Agency (Irena), pada 2023, konsumsi listrik Thailand sekitar 2.700 kWh per kapita, Malaysia 5.200 kWh per kapita, dan Singapura 9.600 kWh per kapita.

Realisasi Indonesia di bawah rata-rata ASEAN yang sekitar 3.600 kWh perkapita.  Kementerian ESDM kini menargetkan peningkatan konsumsi listrik menjadi lebih dari 5.300 kWh per kapita, bahkan 6.500 kWh per kapita pada 2060. Perkiraan kebutuhan listrik hingga 2060 tersebut akan diselaraskan dengan kebutuhan pembangunan pembangkit listrik dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) 2024-2033 yang masih diproses. Dosen Program Studi Magister Energi Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro, Semarang, Jaka Windarta, Minggu (22/9/2024), mengatakan, penghitungan target konsumsi listrik mesti jelas dan logis. (Yoga)

Upaya Mengonservasi Sejumlah Patung Cagar Budaya di Jakarta Terus Dilanjutkan

Yoga 26 Sep 2024 Kompas
Upaya mengonservasi sejumlah patung cagar budaya di Jakarta terus dilanjutkan. Tahun ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengonservasi Monumen Pembebasan Irian Barat di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Pada 2023, Monumen Patung Dirgantara rampung dikonservasi setelah terakhir kali dilakukan pada 2014. Kali ini giliran Monumen Pembebasan Irian Barat yang dikonservasi setelah konservasi terakhir dilakukan satu dekade lalu. Sampai Rabu (25/9/2024) ini, konservasi sudah mencapai tahap pembersihan patung perunggu setinggi 11 meter dengan bobot 8 ton di puncak tiang beton berlapis marmer setinggi 25 meter.

Konservasi ditargetkan rampung dalam kurun sebulan, terhitung sejak 13 September hingga 13 Oktober 2024. ”Jika program one year one monument or statue (satu tahun satu monumen atau patung) berlanjut, konservasi bisa berjalan rutin setiap lima tahun untuk satu patung besar. Patung atau monumen di Jakarta juga lebih terjaga atau terawat kelestariannya,” kata KepalaPusatKonservasi Cagar Budaya DKI Jakarta Norviadi Setio Husodo. Secara umum, lanjut Norviadi, konservasi meliputi pembersihan kering, basah, dan lapisan. Khusus pembersihan basah menggunakan aquades atau air murni dan bahan kimia lainnya sesuai dengan jenis materi patung.

Selain ahli konservasi, pekerjaan ini melibatkan pengawas kesehatan dan keselamatan kerja (K3), pekerja di ketinggian yang bersertifikasi, dan ahli waris atau anak cucu pembuat patung sebagai salah satu sumber informasi. Sebelum konservasi Monumen Pembebasan Irian Barat, misalnya, Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dan Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Iwan Henry Wardhana bersama Panogu Silaban (anak dari arsite Friedrich Silaban), Yusa Permana. mana (cucu pematung Edhi Sunarso), dan lainnya meninjau lokasi. Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Iwan Henry Wardhana menuturkan, pemerintah wajib merawat serta melestarikan karya seni dan budaya. Hal itu terutama untuk karya bernilai sejarah bagi perkembangan dan kemajuan bangsa. (Yoga)

Penghancuran Alam Adalah Krisis Global.

Yuniati Turjandini 26 Sep 2024 Tempo
PENGHANCURAN alam adalah krisis global. Membangun kawasan hutan lindung adalah kebijakan umum yang digunakan pemerintah untuk mengatasi masalah tersebut. Memang sebagian besar negara, termasuk Australia, telah menandatangani perjanjian global untuk melindungi 30 persen tanah pada 2030. Tapi, sejauh mana kawasan lindung, seperti taman nasional dan cagar alam, benar-benar melestarikan hutan?

Penelitian baru saya yang dipublikasikan dalam Journal of Environmental Economics and Management volume 127 pada September 2024 menguji pertanyaan ini. Temuan tersebut merupakan perkiraan skala global pertama tentang di mana kawasan lindung berhasil dan gagal. Yang mengkhawatirkan, saya menemukan kawasan lindung gagal mencegah hilangnya hutan di banyak bagian dunia. Jelas kita harus membuat area-area ini lebih efektif untuk melestarikan keanekaragaman tumbuhan dan hewan bumi yang tersisa.

Hutan sering dihancurkan oleh aktivitas manusia, seperti penebangan dengan gergaji mesin atau penggunaan api yang disengaja. Tujuannya biasanya untuk mengekstraksi kayu atau membersihkan lahan untuk pertanian, jalan, perumahan, atau tujuan manusia lainnya. Kebakaran hutan alami juga dapat merusak hutan. Dalam beberapa kasus, ekosistem terbakar begitu parah sehingga tidak dapat pulih. Ada hubungan dengan aktivitas manusia juga di sini karena perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia mengakibatkan kebakaran hutan yang lebih parah, sering terjadi, dan lebih luas di tempat-tempat seperti Australia. (Yetede)

Banyaknya Jumlah Perokok Anak yang Harus di Turunkan

Yuniati Turjandini 26 Sep 2024 Tempo
IFDHAL Kasim kecewa lantaran pemerintah batal menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) tahun depan. Koordinator Koalisi Nasional Masyarakat Sipil untuk Pengendalian Tembakau (KNMSPT) itu menilai pemerintah tak serius menekan angka konsumsi rokok, terutama perokok anak.  "Kami sangat kecewa atas sikap pemerintah yang tidak konsekuen dengan kebijakan pengendalian rokok," tutur Ifdhal kepada Tempo, kemarin, 25 September 2024. Dia berujar langkah otoritas tak selaras dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2024 yang merupakan peraturan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang mengatur pengendalian zat adiktif produk tembakau.

Padahal, tutur Ifdhal, kenaikan cukai rokok dapat menunjukkan komitmen menurunkan laju prevalensi perokok anak. Terlebih, penurunan konsumen rokok usia dini masih jauh dari target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2024, yaitu 8,7 persen. Adapun Badan Pusat Statistik mencatat persentase jumlah perokok usia 15-19 tahun pada 2023 mencapai 9,62 persen.  Meski Kementerian Keuangan membatalkan rencana kenaikan tarif CHT, pemerintah sedang mempertimbangkan kebijakan alternatif untuk menurunkan konsumsi rokok. Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Askolani mengatakan pemerintah berencana menaikkan harga jual rokok di tingkat industri. "Kami akan review dulu dalam beberapa bulan ke depan," ujar Askolani, Senin, 23 September 2024. (Yetede)

Kekacauan Reforma Agraria di Masa Pemerintahan Jokowi

Yuniati Turjandini 26 Sep 2024 Tempo
BERBEDA dengan tahun lalu, M. Jumain sengaja datang ke Jakarta untuk memperingati Hari Tani Nasional yang jatuh pada Rabu, 24 September 2024. Ketua Umum Serikat Tani Independen (Sekti) Jember, Jawa Timur, ini punya alasan pribadi untuk datang ke Jakarta. Jumain pernah menjadi anggota tim sukses pasangan calon Joko Widodo dan Ma’ruf Amin dalam kontestasi pemilihan presiden 2019. Ia yakin program Nawacita—program kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin—kelima, yaitu reforma agraria, memberikan secercah harapan bagi penyelesaian konflik agraria, terutama di Jember. 

Namun harapan Jumain sirna. Selama 10 tahun memerintah, Jokowi dianggap tidak pernah serius menjalankan reforma agraria. “Dalam prosesnya, tidak ada program nyata penyelesaian konflik agraria,” ujar Jumain saat dihubungi, kemarin. Dia menuturkan sejumlah warga di 12 kecamatan di Jember disebut berkonflik dengan beberapa perusahaan di bawah badan usaha milik negara hingga swasta. Salah satunya di Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Jember, yang merupakan lokasi kediaman Jumain. Di desa itu, 607 keluarga tengah berkonflik dengan perusahaan BUMN. Sebuah perusahaan BUMN ditengarai merebut tanah seluas 274 hektare milik warga. Tanah itu merupakan lahan milik warga secara turun-temurun dan sudah ditanami berbagai hasil perkebunan sejak 1965. (Yetede)


Kenaikan Cukai Rokok yang Sangat Diharapkan

Yuniati Turjandini 26 Sep 2024 Tempo
Baladenta Amalia terkejut mendengar pernyataan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Askolani pada awal pekan ini. Dalam konferensi pers pada Senin, 23 September 2024, Askolani mengabarkan penundaan kenaikan cukai rokok yang seharusnya diberlakukan tahun depan. "Posisi pemerintah untuk kebijakan cukai hasil tembakau 2025 belum akan dilaksanakan," tuturnya. Pada 10 September 2024, Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR mengusulkan kenaikan cukai rokok sebesar 5 persen pada 2025 dan 2026. Usul tersebut lebih rendah daripada kenaikan pada 2023 dan 2024 yang rata-rata mencapai 10 persen. Namun Kementerian Keuangan memutuskan cukai rokok tahun depan tidak naik.

Padahal kenaikan cukai rokok ini sangat dinanti. Beladenta, yang merupakan Project Lead for Tobacco Control Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI), mengatakan kebijakan tersebut krusial untuk menekan konsumsi rokok di dalam negeri. "Cukai ini instrumen paling efektif untuk membuat rokok tidak terjangkau, terutama untuk kelompok rentan," katanya kepada Tempo, kemarin, 25 September 2024. Anak sekolah serta keluarga prasejahtera masuk dalam kelompok tersebut. Kementerian Kesehatan melalui laporan mereka dalam Global Adult Tobacco Survey 2021 mencatat jumlah perokok dewasa naik 8,8 juta orang dalam periode 2011-2021. Jumlahnya naik dari 60,3 juta orang menjadi 69,1 juta orang. Lewat Survei Kesehatan Indonesia 2023, pemerintah menyatakan jumlah perokok aktif bertambah menjadi 70 juta orang. (Yetede)



Pilihan Editor