;

Pengembangan Hilirisasi Non-Minerba: Dorong Peningkatan Nilai Tambah

Ekonomi Hairul Rizal 25 Sep 2024 Bisnis Indonesia
Pengembangan Hilirisasi Non-Minerba: Dorong Peningkatan Nilai Tambah

Presiden Joko Widodo menegaskan komitmennya untuk memperluas kebijakan penghiliran tidak hanya di sektor mineral dan batu bara (minerba), tetapi juga ke sektor lain seperti pertanian, perkebunan, dan perikanan. Tujuannya adalah untuk menciptakan nilai tambah dari sumber daya alam di Indonesia serta mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah, yang rentan terhadap fluktuasi harga komoditas global. Jokowi meyakini bahwa penghiliran dalam negeri akan meningkatkan nilai tambah dan membuka lapangan pekerjaan.

Presiden juga menyampaikan bahwa kolaborasi antara BUMN dan sektor swasta, baik nasional maupun internasional, menjadi kunci dalam mempercepat implementasi penghiliran di berbagai sektor. Ia menginginkan semua komoditas diolah di dalam negeri sebelum diekspor.

Contoh sukses kebijakan penghiliran terlihat pada industri berbasis kelapa sawit, yang telah berkembang menjadi produk bernilai tinggi seperti oleofood, oleochemical, biodiesel, dan green fuel, yang meningkatkan nilai tambah hingga empat kali lipat. Jokowi juga memastikan kebijakan ini akan terus dilanjutkan oleh Presiden terpilih, Prabowo Subianto, agar penghiliran menjadi motor penggerak baru bagi perekonomian Indonesia.

Download Aplikasi Labirin :