;

Ritual Naheik Pamau, Ritual menarik batang kayu besar dari Hutan

Yoga 25 Sep 2024 Kompas (H)
Napak tilas Masjid Agung Pondok Tinggi membawa para perantau kembali ke kampung halaman di Sungai Penuh, Jambi. Ketukan gong bagaikan irama magis yang membangunkan batang terendam. Budaya leluhur jadi warisan untuk terus dirawat. Irma Tambunan Nyaris sepanjang hidup Bopi Cassiaputra (50) belum pernah menjalani ritual naheik pamau, adat menarik batang kayu besar dari hutan untuk membangun tempat ibadah dan rumah di alam Kerinci. Ritual yang lama meredup itu hanya kerap diceritakan dari mulut ke mulut. Kala mendengar kabar bahwa ritual bakal kembali digelar, semangatnya menyala-nyala. Naheik pamau diselenggarakan untuk memperingati berdiri. Masjid Agung yang memasuki usia ke-150 tahun ini.

Bopi yang telah bertahun-tahun merantau di Kota Jambi pun tersedot untuk pulang ke kampung halaman di Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi. ”Sewaktu mengetahui akan digelar naheik pamau, saya langsung bersiap pulang,” ujarnya. Hari yang ditetapkan pun tiba. Minggu (15/9/2024) pagi, Bopi dan ribuan warga berkumpul di wilayah adat Pondok Tinggi. Sebatang besar kayu surian (Toona sureni) berdiameter 1 meter dan panjang hampir 20 meter siap ditarik. Kayu yang ditebang pada pekan sebelumnya dari hutan adat ditarik bersam-sama menuju masjid. Upacara penarikan kayu naheik pamau menjadi bagian napak tilas tradisi yang dikemas dalam Kenduri Swarnabhumi. Gelora yang menyala-nyala itu dirasakan oleh kebanyakan warga. Mereka berbaris dari pangkal hingga ujung kayu.

Pada bagian pangkal, mereka coba mendorong kayu sekuat-kuatnya. Namun, kayu besar itu hanya tergeser ke kiri dan ke kiri dan kanan, kay terasa begitu berat. Mengetahui situasi itu, pemimpin upacara, Hasril Meizal, lekas menyetop massa. Lewat pengeras suara, ia lantang mengajak semua warga berdoa. Ia pun mengajak bicara para leluhur supaya memberi restu atas jalannya ritual itu. Sungguh magis. Tak lama kemudian kayu berhasil didorong dan ditarik menuju masjid yang berjarak 1 kilometer itu. Dua wanita salih (dukun) terus mengiringi perjalanan sembari mengasap kemenyan dan menabur beras kunyit. (Yoga)

Kasus Suap dan Gratifikasi Mantan Menteri Singapura

Yoga 25 Sep 2024 Kompas
 Penuntasan kasus suap dan gratifikasi terhadap Iswaran sangat penting bagi reputasi partai penguasa di Singapura. Pemerintah juga akan mengkaji penyelenggaraan F1.  Mantan Menteri Perhubungan Singapura Subramaniam Iswaran, Selasa (24/9/2024), terbukti bersalah dalam kasus korupsi. Ini kasus pertama yang melibatkan pejabat menteri dalam hampir 50 tahun di negara itu. Jaksa penuntut umum mengatakan, Iswaran mengaku bersalah dalam satu dakwaan menghalangi penegakan hukum dan lima dakwaan menerima gratifikasi. Hukuman bagi Iswaran, menurut laporan Channel News Asia (CNA), akan diputuskan pada sidang 3 Oktober. ”Subramaniam Iswaran mengaku bersalah dan terbukti dalam persidangan atas empat dakwaan menerima hadiah dari dua pebisnis Singapura dan juga mengaku bersalah menghalangi upaya penegakan hukum,” demikian keterangan Kejaksaan Agung Singapura.

Dakwaan menghalangi penegakan hukum dapat diancam hukuman pidana maksimum 7 tahun penjara. Sementara menerima hadiah dengan nilai tertentu dapat dipenjara 2 tahun ditambah denda. Namun, menurut laporan CNA, jaksa menuntut 6-7 bulan penjara bagi dakwaan-dakwaan itu. Adapun pembela berharap pidana yang dijatuhkan tidak lebih dari8minggu penjara. Seusai persidangan, Iswaran menolak memberikan tanggapan. ”Saya berterima kasih atas kehadiran Anda semua dan mari kita lihat jalannya persidangan,” kata Iswaran.Iswaran (62), yang dikenal karena berhasil mengegolkan balapan Formula 1 ke Singapura, sebelumnya dikenai 35 dakwaan. Namun, dalam persidangan, penuntut umum secara mengejutkan menyatakan mengenakan hanya lima dakwaan kepada dia, termasuk mengurangi dua dakwaan korupsi hingga menerima gratifikasi. Tidak ada penjelasan jaksa atas langkah tersebut.Tim jaksa mengatakan akan menjadikan 30 dakwaan lainnya sebagai pertimbangan dalam sidang untuk memutuskan hukuman. (Yoga)

Gaya Hidup Kelas Menengah, antara Digitalisasi, dan Inflasi

Yoga 25 Sep 2024 Kompas
Kelas menengah Indonesia tengah menghadapi tekanan yang berat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, populasi kelas menengah terus menurun, dari 21,45 persen pada tahun 2019 menjadi 17,13 persen pada tahun 2024. Penurunan ini menunjukkan semakin banyak keluarga tergeser ke kelompok ekonomi yang lebih rentan. Sebagai salah satu penggerak utama ekonomi, kelas menengah berada ditengah krisis. Ini ditandai oleh membengkaknya beban cicilan dan kenaikan harga kebutuhan pokok akibat inflasi. Hal itu diperberat dengan minimnya dukungan sosial dari pemerintah.

Kelas menengah menghadapi dilema yang semakin kompleks. Mereka bukanlah bagian dari golongan kaya yang memiliki fleksibilitas finansial untuk bertahan terhadap ketidakpastian ekonomi. Namun, mereka juga tidak cukup miskin untuk mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah. Kelompok ini terjebak ditengah-tengah, terbebani oleh cicilan rumah, kendaraan, dan biaya pendidikan. Sementara itu, kenaikan biaya hidup terus menggerus pendapatan. Pascapandemi Covid-19, inflasi yang meningkat memperburuk kondisi ini. Harga kebutuhan pokok, seperti pangan dan energi, melonjak tajam, menyebabkan pengeluaran rutin keluarga kelas menengah meningkat secara signifikan.

Tanpa adanya kompensasi dalam bentuk bantuan sosial dan kebijakan yang tepat sasaran, daya beli mereka akan menurun drastis. Lebih dari itu, jika langkah-langkah konkret tidak segera diambil, posisi kelas menengah tentu akan semakin terjepit. Beban pajak Tren kenaikan inflasi dan utang pemerintah yang terus meningkat pascapandemi Covid-19 membuat kelas menengah paling rentan terhadap kebijakan fiskal dan moneter. Salah satu solusi utama adalah pengendalian inflasi kebijakan harga yang lebih terarah dan tepat sasaran. Meskipun Bank Indonesia berusaha menstabilkan inflasi, harga komoditas penting, seperti pangan dan energi, tampaknya tetap menjadi beban berat bagi kelas menengah. (Yoga)

Pembangunan Smelter Percepat Indonesia Jadi Negara Industri dan Negara Maju

Yoga 25 Sep 2024 Kompas

Rampungnya pembangunan smelter-smelter untuk pemurnian sumber mineral diharapkan benar-benar mempercepat Indonesia menjadi negara industri dan negara maju. Presiden Joko Widodo menyambut gembira rampungnya pembangunan smelter grade alumina refinery (SGAR) PT Borneo Alumina Indonesia di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Selasa (24/9/2024). Pembangunan smelter fase pertama ini berkapasitas 1 juta ton alumina pertahun. Sehari sebelumnya pada Senin, Presiden Jokowi telah meresmikan smelter tembaga PT Freeport Indonesia di Gresik. Jawa Timur, serta smelter tembaga dan pemurnian logam mulia PT Amman Mineral Industri di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. Presiden Jokowi menyebutkan, sejak zaman VOC, lebih dari 400 tahun lalu, Indonesia selalu mengekspor bahan mentah, baik rempah-rempah maupun beragam sumber mineral. Ini membuat Indonesia tidak bisa berkembang menjadi negara maju. Negara-negara maju pun disebutnya kecanduan dengan impor bahan mentah dari Indonesia. Karena itu, ketika Indonesia menghentikan ekspo nikel mentah, gugatan ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dilayangkan. ”Untungnya, ada (kondisi)

geopolitik global. Ada (pandemi) Covid-19, ada resesi ekonomi sehingga negara-negara maju sibuk dengan masalah-masalah yang mereka miliki, sibuk menyelesaikan problem-problem yang mereka miliki, dan melupakan kita,” tutur Presiden Jokowi tersenyum. Untuk itu, ketika Indonesia menghentikan ekspor bauksit mentah dan tembaga mentah, tak ada yang menggugat. Negara-negara lain sibuk dengan masalah masing-masing. Rampungnya pembangunan smelter fase pertama PT Borneo Alumina Indonesia jadi momentum awal Indonesia untuk mengolah sumber daya alam sendiri. Ekspor bahan mentah pun bisa dihentikan.

”Pembangunan smelter ini merupakan usaha kita untuk menyongsong Indonesia menjadi negara industri,” ujar Presiden dalam sambutannya di SGAR PT Borneo Alumina Indonesia. Pertambahan nilai yang diperoleh ketika mengekspor bahan jadi atau setengah jadi sangat terasa. Presiden mencontohkan, sebelum 2020, ekspor nikel mentah Indonesia kira-kira bernilai 1,4 miliar dollar AS  sampai 2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 20 triliun. Kini, setelah ekspor nikel mentah dihentikan, nilai ekspor nikel tahun 2023 mencapai 34,8 miliar dollar AS atau sekitar Rp 60 triliun. Alumerproduksi, impor yang 56 persen ini bisa kita stop, enggak impor lagi,” kata Presiden. Untuk mengimpor sekitar 672.000 ton aluminium, Indonesia selama ini harus mengeluarkan devisa sekitar 3,5 miliar dollar AS setiap tahun. ”Kita harapkan, dengan investasi sebesar Rp 16 triliun,inium pun demikian. Kebutuhan aluminium Indonesia mencapai 1,2 juta ton pertahun. Namun, saat ini masih 56 persen diimpor. ”Kita punya bahan bakunya, kita punya raw material-nya, tetapi 56 (persen) aluminium kita impor. (Yoga)

Obligasi Korporasi Bakal Bergairah

Yoga 25 Sep 2024 Kompas

Penurunan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat dan Bank Indonesia pada pertengahan September 2024 bakal menggairahkan perdagangan produk surat utang korporasi. Hal ini juga ditopang ekonomi Indonesia yang dinilai masih menarik bagi pasar asing untuk berinvestasi. Meski demikian, sektor riil, khususnya pada kinerja produk ekspor, masih menantang. Siklus pemangkasan suku bunga dimulai pada Rabu (18/9/2024). Bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin (bps) ke level 4,75-5,00 persen dalam rapat Dewan Gubernur The Fed bulan September. Bank Indonesia (BI) lebih awal memangkas suku bunga 25 bps menjadi 6,00 persen. Langkah ini merupakan bentuk normalisasi kebijakan setelah peningkatan suku bunga drastis untuk menahan laju inflasi global pascapan demi Covid-19. Siklus pemangkasan suku bunga ini diekspektasikan terus berlanjut sampai tahun 2025.

Presiden Direktur PT Surya TimurAlam RayaAsset Management (Star AM) Hanif Mantiq, Selasa (24/9), mengatakan, di tengah terkendalinya tingkat inflasi dan kebijakan normalisasi moneter ini, penawaran dan permintaan produk pasar modal seperti obligasi atau surat utang akan meningkat. Dalam hal penawaran, perusahaan akan lebih tertarik memenuhi kebutuhan ekspansi dan pendanaan dengan menerbitkan obligasi. Penerbitan akan lebih awal dilakukan korporasi di beberapa sektor yang diuntungkan karena perbaikan ekonomi dan peningkatan daya beli pascapenurunan suku bunga. ”Penerbitan obligasi korporasi masih didominasi oleh sektor keuangan, seperti multifinance, bank, dan institusi keuangan nonbank. Lainnya, beberapa perusahaan yang membutuhkan pendanaan dari obligasi juga ada dari sektor komoditas,” ungkapnya. Peningkatan penerbitan obligasi juga sejalan dengan permintaan investor asing yang berinvestasi di dalam negeri.

Ini terbukti dari arus modal investasi asing yang besar sejak beberapa bulan lalu. Dalam sepekan terakhir saja arus modal masuk bersih sebesar 81,6 juta dollar AS ke pasar saham dan 865,1 juta dollar AS kepasar obligasi. Peningkatan permintaan ini membuat harga obligasi dan saham akan cenderung naik. Head of Fixed Income Research Sinarmas Sekuritas Aryo Perbongso, secara terpisah, juga membaca tren keseimbangan permintaan dan penawaran di pasar obligasi korporasi sejak Agustus 2024 yang diprediksi meningkat hingga akhir tahun. Ini sejalandengan prediksi pemangkasan suku bunga, baik oleh The Fed maupun BI. Penerbitan obligasi sejak awal tahun sampai bulan lalu mencapai Rp 73,1 triliun. Adapun nilai penerbitan di pasar surat utang syariah (sukuk) sejak awal tahun hingga Agustus sebesar Rp 13,4 triliun. (Yoga)

Mempercepat RI Jadi Negara Industri dan Maju dengan Smelter

Yoga 25 Sep 2024 Kompas
Rampungnya pembangunan smelter-smelter untuk pemurnian sumber mineral diharapkan benar-benar mempercepat Indonesia menjadi negara industri dan negara maju. Presiden Joko Widodo menyambut gembira rampungnya pembangunan smelter grade alumina refinery (SGAR) PT Borneo Alumina Indonesia di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Selasa (24/9/2024). Pembangunan smelter fase pertama ini berkapasitas 1 juta ton alumina per tahun. Sehari sebelumnya pada Senin, Presiden Jokowi telah meresmikan smelter tembaga PT Freeport Indonesia di Gresik, Jawa Timur, serta smelter tembaga dan pemurnian logam mulia PT Amman Mineral Industri di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.

Presiden Jokowi menyebutkan, sejak zaman VOC, lebih dari 400 tahun lalu, Indonesia selalu mengekspor bahan mentah, baik rempah-rempah maupun beragam sumber mineral. Ini membuat Indonesia tidak bisa berkembang menjadi negara maju Negara-negara maju pun disebutnya kecanduan dengan impor bahan mentah dari Indonesia. Karena itu, ketika Indonesia menghentikan ekspor nikel mentah, gugatan ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dilayangkan. ”Untungnya, ada (kondisi) geopolitik global. Ada (pandemi) Covid-19, ada resesi ekonomi sehingga negara-negara maju sibuk dengan masalah-masalah yang mereka miliki, sibuk menyelesaikan problem-problem yang mereka miliki, dan melupakan kita,” tutur Presiden Jokowi tersenyum.

Untuk itu, ketika Indonesia menghentikan ekspor bauksit mentah dan tembaga mentah, tak ada yang menggugat. Negara-negara lain sibuk dengan masalah masing-masing. Rampungnya pembangunan smelter fase pertama PT Borneo Alumina Indonesia jadi momentum awal Indonesia untuk mengolah sumber daya alam sendiri. Ekspor bahan mentah pun bisa dihentikan. ”Pembangunan smelter ini merupakan usaha kita untuk menyongsong Indonesia menjadi negara industri,” ujar Presiden dalam sambutannya di SGAR PT Borneo Alumina Indonesia.  (Yoga)

Ramainya Pelamar Bursa Kerja

Yoga 25 Sep 2024 Kompas
 Penurunan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat dan Bank Indonesia pada pertengahan September 2024 bakal menggairahkan perdagangan produk surat utang korporasi. Hal ini juga ditopang ekonomi Indonesia yang dinilai masih menarik bagi pasar asing untuk berinvestasi. Meski demikian, sektor riil, khususnya pada kinerja produk ekspor, masih menantang. Siklus pemangkasan suku bunga dimulai pada Rabu (18/9/2024). Bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin (bps) ke level 4,75-5,00 persen dalam rapat Dewan Gubernur The Fed bulan September. Bank Indonesia (BI) lebih awal memangkas suku bunga 25 bps menjadi 6,00 persen.

Langkah ini merupakan bentuk normalisasi kebijakan setelah peningkatan suku bunga drastis untuk menahan laju inflasi global pascapandemi Covid-19. Siklus pemangkasan suku bunga ini diekspektasikan terus berlanjut sampai tahun 2025. Presiden Direktur PT Surya TimurAlam RayaAsset Management (Star AM) Hanif Mantiq, Selasa (24/9), mengatakan, di tengah terkendalinya tingkat inflasi dan kebijakan normalisasi moneter ini, penawaran dan permintaan produk pasar modal seperti obligasi atau surat utang akan meningkat. Dalam hal penawaran, perusahaan akan lebih tertarik memenuhi kebutuhan ekspansi dan pendanaan dengan menerbitkan obligasi. Penerbitan akan lebih awal dilakukan korporasi di beberapa sektor yang diuntungkan karena perbaikan ekonomi dan peningkatan daya beli pascapenurunan suku bunga.

”Penerbitan obligasi korporasi masih didominasi oleh sektor keuangan, seperti multifinance, bank, dan institusi keuangan nonbank. Lainnya, beberapa perusahaan yang membutuhkan pendanaan dari obligasi juga ada dari sektor komoditas,” ungkapnya. Peningkatan penerbitan obligasi juga sejalan dengan permintaan investor asing yang berinvestasi di dalam negeri. Ini terbukti dari arus modal investasi asing yang besar sejak beberapa bulan lalu. Dalam sepekan terakhir saja arus modal masuk bersih sebesar 81,6 juta dollar AS ke pasar saham
dan 865,1 juta dollar AS ke pasar obligasi. Peningkatan permintaan ini membuat harga obligasi dan saham akan cenderung naik. (Yoga)

Kemitraan Strategis Alibaba, Tencent, dan GoTo

Yoga 25 Sep 2024 Kompas
Pekan lalu, Alibaba dan Tencent, dua perusahaan raksasa teknologi dari China, resmi menjadi mitra strategis GoTo yang ingin memperkuat ekosistem bisnis digitalnya lewat adopsi komputasi awan dan teknologi kecerdasan buatan. Apa konsekuensi kemitraan itu pada industri digital Indonesia? Perusahaan teknologi raksasa dari China, Alibaba Group Holding Ltd (Alibaba), lewat Alibaba Cloud mengumumkan kemitraan strategis dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) pada Selasa (17/9/2024). GoTo akan memanfaatkan teknologi komputasi awan dan kecerdasan buatan dari Alibaba Cloud untuk memperkuat ekosistem bisnis serta inovasi produk digital GoTo.

Kemitraan strategis itu mengukuhkan komitmen Alibaba sebagai investor jangka panjang GoTo. Kemitraan dilakukan selama lima tahun, dengan komitmen Alibaba mau mempertahankan kepemilikan sahamnya di GoTo selama periode kemitraan itu. Per 31 Agustus 2024, Alibaba Group memiliki 88.531.124.993 lembar saham seri A GoTo. Seiring dengan pengumuman itu, William Xiong yang sebelumnya menjabat Vice President Alibaba Cloud Intelligence ditunjuk menjadi Chief Technology Officer GoTo. Direktur Utama GoTo Patrick Walujo dalam keterangan pers mengatakan, penunjukan William menjadi langkah penting GoTo yang ingin menjangkau pasar yang luas melalui inovasi produk digital. (Yoga)

Kerja Sama dengan Jepang untuk Mengejar Industrialisasi

Yoga 25 Sep 2024 Kompas (H)
Industrialisasi menjadi syarat utama untuk mendorong Indonesia menjadi negara maju pada tahun 2045. Demi mengejar target tersebut, Indonesia menyasar kerja sama manufaktur yang lebih gencar dengan Jepang. Namun,transfer teknologi dan pemenuhan tingkat komponen dalam negeri menjadi syarat mutlak. Indonesia dan Jepang telah menjalin kerja sama ekonomi yang panjang, baik dari sisi investasi maupun perdagangan. Pada tahun 2023 terjadi peningkatan signifikan dalam penanaman modal asing Jepang di Indonesia hingga mencapai 4,6 miliar dollar AS atau sebanyak 6.155 proyek. Nilai investasi itu naik dibandingkan 3,56 miliar dollar AS pada tahun 2022 dengan 4.220 proyek. Jepang pun kini menjadi investor terbesar keempat di Indonesia setelah Singapura, China dan Hong Kong. Potensi kerja sama tersebut masih perlu ditingkatkan untuk mengejar target Indonesia maju 2045.

Menteri Perindustrial Agus Gumiwang Kartasasmita dalam kuliah tamu yang ia sampaikan dalam acara penganugerahan gelar doktor kehormatan (honorary doctorate degree) di Hiroshima University, Jepang, mengatakan, Indonesia bercita-cita mencapai status negara industri. Namun, masih ada beberapa kendala yang dihadapi Indonesia. Salah satunya, struktur industri manufaktur yang belum komprehensif. Saat ini, struktur industri dalam negeri belum sepenuhnya terintegrasi dari hulu ke hilir. Masih ada sektor industri yang lemah di hulu, tetapi kuat di hilir, atau sebaliknya. Akhirnya, impor bahan baku pun masih gencar dilakukan oleh industri hilir karena sektor hulu yang lemah.

Agus mengatakan, Indonesia telah membentuk banyak aliansi strategis dengan Jepang untuk mendorong pertumbuhan dan kolaborasi industri yang lebih mendalam. Ke depan, kerja sama yang lebih gencar dibutuhkan untuk mengatasi kendala industri yang dihadapi Indonesia. ”Ada kebutuhan yang belakangan ini semakin meningkat di Indonesia untuk mendorong keterampilan tenaga kerja dan memfasilitasi investasi dalam bisnis yang digerakkan oleh teknologi. Kesulitan-kesulitan ini dapat menjadi dasar bagi kerja sama masa depan antara Indonesia dan Jepang,” kata Agus. (Yoga)

Transportasi Publik Surabaya Raya

Yoga 25 Sep 2024 Kompas
Konektivitas di kawasan aglomerasi metropolitan Jawa Timur semakin baik seiring hadirnya angkutan modern Suroboyo Bus, Trans Semanggi Suroboyo, Wira Wiri, dan Trans Jatim. Aktivitas sekolah, kerja, hingga wisata menjadi lebih aman, nyaman, murah, dan bebas gerah. Bus Trans Semanggi Suroboyo (TSS) Koridor 3 melaju pelan meninggalkan Terminal Purabaya, tepat pukul 11.00, Sabtu (7/9/2024). Bus listrik produksi PT Inka itu memiliki fasilitas mewah berupa kursi berlapis kain beludru serta alas karpet. Bus yang pernah dipakai untuk melayani tamu internasional saat gelaran G20 di Bali tahun 2022 itu dilengkapi penyejuk ruangan. Kendaraan berkapasitas 19 tempat duduk dan lima penumpang berdiri itu pun terasa adem di tengah teriknya Surabaya siang itu.

Bus TSS Koridor 3 melayani  rute Terminal Purabaya-Kenjeran Park. Perjalanannya melintasi Jalan Tol Juanda-Gunung Anyar-Rungkut Madya-Pandugo-Merr-Semolowaru-Kertajaya Indah-Galaxy Mall-Mulyorejo-Kalijudan Kenjeran dan terakhir tempat wisata Kenjeran Park. Rute ini melewati sejumlah kampus, seperti UINSA (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel), ITATS, ITS, Unair, Universitas Dinamika, Stikom, juga Unika Dharma Cendika. Siang itu, Sandra (45) hendak ke Kenjeran Park. Warga Sidoarjo yang bepergian bersama anaknya, Danendra (10), itu memilih TSS karena tarifnya murah. ”Total tadi bayar Rp 8.200. Tarifnya Rp 6.200 untuk penumpang umum dan Rp 2.000 untuk pelajar dan mahasiswa. Pembayaran harus pakai nontunai,” ujar Sandra. (Yoga)


Pilihan Editor