;

Kerja Sama dengan Jepang untuk Mengejar Industrialisasi

Ekonomi Yoga 25 Sep 2024 Kompas (H)
Kerja Sama dengan Jepang untuk Mengejar Industrialisasi
Industrialisasi menjadi syarat utama untuk mendorong Indonesia menjadi negara maju pada tahun 2045. Demi mengejar target tersebut, Indonesia menyasar kerja sama manufaktur yang lebih gencar dengan Jepang. Namun,transfer teknologi dan pemenuhan tingkat komponen dalam negeri menjadi syarat mutlak. Indonesia dan Jepang telah menjalin kerja sama ekonomi yang panjang, baik dari sisi investasi maupun perdagangan. Pada tahun 2023 terjadi peningkatan signifikan dalam penanaman modal asing Jepang di Indonesia hingga mencapai 4,6 miliar dollar AS atau sebanyak 6.155 proyek. Nilai investasi itu naik dibandingkan 3,56 miliar dollar AS pada tahun 2022 dengan 4.220 proyek. Jepang pun kini menjadi investor terbesar keempat di Indonesia setelah Singapura, China dan Hong Kong. Potensi kerja sama tersebut masih perlu ditingkatkan untuk mengejar target Indonesia maju 2045.

Menteri Perindustrial Agus Gumiwang Kartasasmita dalam kuliah tamu yang ia sampaikan dalam acara penganugerahan gelar doktor kehormatan (honorary doctorate degree) di Hiroshima University, Jepang, mengatakan, Indonesia bercita-cita mencapai status negara industri. Namun, masih ada beberapa kendala yang dihadapi Indonesia. Salah satunya, struktur industri manufaktur yang belum komprehensif. Saat ini, struktur industri dalam negeri belum sepenuhnya terintegrasi dari hulu ke hilir. Masih ada sektor industri yang lemah di hulu, tetapi kuat di hilir, atau sebaliknya. Akhirnya, impor bahan baku pun masih gencar dilakukan oleh industri hilir karena sektor hulu yang lemah.

Agus mengatakan, Indonesia telah membentuk banyak aliansi strategis dengan Jepang untuk mendorong pertumbuhan dan kolaborasi industri yang lebih mendalam. Ke depan, kerja sama yang lebih gencar dibutuhkan untuk mengatasi kendala industri yang dihadapi Indonesia. ”Ada kebutuhan yang belakangan ini semakin meningkat di Indonesia untuk mendorong keterampilan tenaga kerja dan memfasilitasi investasi dalam bisnis yang digerakkan oleh teknologi. Kesulitan-kesulitan ini dapat menjadi dasar bagi kerja sama masa depan antara Indonesia dan Jepang,” kata Agus. (Yoga)
Download Aplikasi Labirin :