Ekonomi
( 40733 )Apakah Kementerian Perumahan Akan Kembali
Wacana pembentukan Kementerian Perumahan Rakyat dan Pengembangan Perkotaan pada kabinet mendatang mulai mengerucut. Sepuluh tahun terakhir, urusan perumahan rakyat dilebur dalam Kementerian PUPR. Menguatnya wacana pembentukan Kementerian Perumahan Rakyat dan Pengembangan Perkotaan muncul seiring peliknya persoalan perumahan rakyat, sedang mayoritas penduduk Indonesia tinggal di perkotaan. Di hadapan anggota Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), Juni 2024, Presiden Jokowi menyatakan, 70 % penduduk Indonesia bakal tinggal di perkotaan pada 2045. Cita-cita pemenuhan papan layak huni telah disuarakan sejak pemerintahan Orde Baru, tapi hingga kini program sektor perumahan belum menunjukkan hasil menggembirakan.
Program mengatasi kekurangan rumah yang digulirkan pemerintah belum mampu memenuhi hak dasar papan. Selama 10 tahun terakhir, jumlah kekurangan atau backlog rumah di Indonesia hanya menurun sedikit. Pada 2012, sebanyak 13,6 juta rumah tangga tercatat belum memiliki rumah dan 2,3 juta rumah tangga menempati rumah tidak layak huni. Pada 2023, hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dirilis BPS menunjukkan kekurangan kepemilikan rumah di Indonesia mencapai 9,9 juta rumah tangga, sedangkan rumah tangga yang tidak punya akses hunian layak 26,9 juta rumah tangga.
Sementara, terjadi laju penambahan kebutuhan rumah untuk keluarga baru 700.000 unit per tahun. Dibutuhkan penyediaan rumah 2,5 juta unit per tahun agar masalah kekurangan perumahan bisa diatasi (zero backlog) dalam kurun waktu 20 tahun atau pada 2045. Program pembangunan sejuta rumah yang digulirkan pemerintahan Joko Widodo sejak 2015 dinilai belum optimal. Sementara, pasangan presiden-wapres terpilih periode 2024-2029, Prabowo-Gibran, mencanangkan program penyediaan 3 juta rumah per tahun atau naik tiga kali lipat dari program periode saat ini. Anggota
Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran Bidang Perumahan, Panangian Simanungkalit, menyebut, wacana pembentukan Kementerian Perumahan Rakyat dan Pengembangan Perkotaan kini mulai mengerucut sebagaimana diusulkan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Kadin Indonesia, dan Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia (REI). Tim Satgas Perumahan telah terbentuk dan diketuai Hashim Djojohadikusumo, adik Prabowo dan sudah melakukan empat kali pertemuan untuk menjaring aspirasi terkait rekomendasi kebijakan perumahan dalam kabinet baru mendatang. Solusi mengatasi persoalan perumahan rakyat menjadi PR pemerintah mendatang. Nomenklatur Kementerian Perumahan dan Pengembangan Perkotaan diharapkan mampu mewujudkannya. (Yoga)
”Webtoon”, yang Menginspirasi
Bacaan ringan, termasuk komik, masih menjadi favorit banyak orang, terutama anak muda. Perkembangan teknologi menggeser kebiasaan mereka membaca dari cetak ke virtual. Komik ini bisa dibaca melalui situs resmi dan aplikasi khusus dari penyedia komik webtoon karena menggabungkan istilah web dengan cartoon. Menurut Profesor Ilmu Komunikasi dan Media Pace University, New York, AS, Min Seong-jae, webtoon diciptakan Korsel, tetapi berbeda dengan manga tradisional Jepang yang dihasilkan dari pemindaian versi cetak kemudian didistribusikan. Webtoon memanfaatkan karakteristik digital dan platform seluler. Karya dibuat cukup berwarna ketimbang hitam-putih seperti manga dengan beragam efek suara dan animasi yang memanjakan mata. Ada pula kolom komentar bagi para pembaca dan penulis agar dapat saling berinteraksi, seperti dikutip dari The Korea Times.
Platform yang mendominasi pasar global adalah Webtoon Entertainment Inc di bawah naungan raksasa telekomunikasi Naver Corp dari Korsel. Komik yang terafiliasi dengan platform pesan singkat Line, digandrungi pembacanya karena bisa diakses gratis. Nasywa Nadila (18) membaca Naver Webtoon sejak berusia 11 tahun. Meski Naver Webtoon menyediakan akses berbayar agar konsumen dapat membaca episode-episode terbaru, Nasywa tetap sabar menanti untuk membaca secara gratis. Ada pula fitur menonton iklan guna membuka satu episode terbaru pada beberapa judul yang ada di Naver Webtoon. ”Saya merasa membaca Naver Webtoon lebih efisien karena tak perlu membayar dan dapat dibaca melalui gadget kapan saja,” ujar perempuan Tanjung Pinang, Kepri, Selasa (6/8).
Kualitas cerita dan gambar penulis Indonesia bahkan bisa menandingi penulis asing. Dua cerita favoritnya berjudul Kosan 95! oleh penulis bernama pena Didiwalker dengan pembaca 244,7 juta dan Good/Bad Fortune karya Ariel Duyung yang dibaca 143 juta pengguna (user). Joseph Pradipta (28) membaca komik di Naver Webtoon setiap hari dengan genre favorit aksi dan fantasi. Ia rela merogoh kocek Rp 150.000 per bulan guna membaca episode-episode keluaran terbaru. Kecintaannya kepada Naver Webtoon tak lepas dari lingkungannya yang mendukung. Sebagai diaspora yang tinggal di Seoul, Korsel, Joseph bercerita bahwa sejumlah drama Korea yang naik daun terinspirasi dari kisah-kisah webtoon. Versi live action ini kemudian berhasil menggaet lebih banyak audiens.
Tren pasar kartun digital terus meningkat dari tahun ke tahun secara global, bahkan angkanya melejit sejak pandemi Covid-19 seiring transformasi digital. Dalam penelitian Jihye Park (2022), sejak 2016 hingga 2020, pasar kartun digital global tumbuh 4,1 % secara tahunan, menyentuh 4,1 miliar USD atau Rp 66,4 triliun dengan kurs Rp 16.183 per USD. Komik digital tumbuh 15,2 % antara 2016 dan 2020 dengan total pangsa pasar 20 % dari keseluruhan pasar kartun. Komik cetak masih menguasai pangsa pasar, tapi transformasi digital industri kartun diperkirakan mengubah tren masa mendatang dengan perubahan pola distribusi dan konsumsi. Webtoon turut menjual suvenir atau merchandise. Total pendapatan kotor dari penjualan cendera mata ini 900 juta USD atau Rp 14,6 triliun pada 2021. Besarnya potensi ini mendorong perusahaan untuk memperluas pasarnya secara global. (Yoga)
UKM Jakarta Capai Pasar Global Lewat Jitex 2024
Pemprov DKI Jakarta menyelenggarakan pameran Jakarta International Investment, Trade, Tourism, and SME Expo atau Jitex 2024 di Jakarta Convention Center, yang bertujuan menjadikan produk UMKM yang tergabung dalam program Jakarta Entrepreneur menembus pasar global. Pameran internasional yang diselenggarakan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (PPKUKM) DKI Jakarta bersama Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) berlangsung 7 hingga 11 Agustus 2024. Pada Rabu (7/8) ratusan pelaku UMKM dengan baju khas Jakarta berjaga di booth masing-masing menawarkan produk, mulai dari makanan, minuman, kain, manufaktur, jasa, produk rumah tangga, mode, otomotif, dan berbagai produk lainnya.
Kadis PPKUKM DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan, sekitar 200 booth produk lokal berkualitas dipamerkan di Jitex 2024. Selain itu, ada juga pelaku UMKM perwakilan dari daerah lain di Indonesia. ”Event ini dalam rangka memasarkan beragam produk dalam negeri dengan menyasar buyer dan investor dari kawasan ASEAN,” ujarnya. Untuk menarik minat, Ratu mengaku telah menyiapkan akomodasi paket bagi investor dan buyer dari luar negeri yang hadir dalam kegiatan berupa menginap hotel gratis dua malam, tourist pass, dan akses telekomunikasi dengan kartu SIM yang disiapkan. Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah mengatakan Jitex 2024 dibuat untuk menarik perhatian investor hingga wisatawan yang datang ke Indonesia, khususnya Jakarta.
Ahmad (45), pelaku UMKM di bidang makanan, merasa terbantu dengan hadirnya Jitex 2024. Menurut dia, penjualan makanan khas Jakarta makin kurang peminat. ”Kalau dihadirkan buyer dari luar negeri, kami dapat memperkenalkan jajanan khas DKI Jakarta, seperti biji ketapang, bir pletok, dan dodol, kepada mereka sehingga produk khas Jakarta dikenal lebih luas. Semoga nantinya ada investor yang tertarik untuk bekerja sama,” ujarnya. Ia berharap UMKM lokal semakin maju dan berkembang meskipun banyak produk luar yang masuk ke Indonesia, khususnya Jakarta. Ia mendorong Pemprov DKI gencar mengadakan event atau pameran secara rutin melibatkan UMKM lokal. (Yoga)
Pembangunan Ekosistem Kendaraan Listrik
Presiden Jokowi meresmikan pabrik bahan anoda baterai litium milik PT Indonesia BTR New Energy Material di Kawasan Ekonomi Khusus Kendal, Jateng, Rabu (7/8). Pabrik yang segera memulai pembangunan fase kedua itu diproyeksikan menjadikan Indonesia sebagai produsen anoda baterai litium terbesar kedua di dunia. Presiden Jokowi menuturkan, pemerintah berkomitmen terus membangun ekosistem kendaraan listrik yang kuat dan terintegrasi. Hal itu bakal dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya lokal, seperti nikel, kobalt, dan mangan. Posisi Indonesia diharapkan makin kuat dalam pasar baterai litium dan kendaraan listrik global.
Menurut Presiden, rencana pembangunan ekosistem kendaraan listrik yang diputuskan beberapa tahun lalu mulai menunjukkan hasil. Untuk kepentingan pembangunan ekosistem kendaraan listrik, pada tahun 2020, Presiden membuat kebijakan melarang ekspor nikel, yang menuai pro dan kontra dari sejumlah pihak. ”Kita juga sempat digugat oleh Uni Eropa dan kalah. Kemudian saya minta banding. Kalau kita kalah lagi, (setidaknya) kita sudah punya industri ekosistem besar dari EV (kendaraan listrik) ataupun EV battery (baterai kendaraan listrik),” ujar Presiden.
Presiden juga menyoroti perkembangan industri smelter nikel di beberapa daerah, mulai dari smelter nikel dan turunannya di Morowali dan Weda Bay hingga smelter nikel dari PT Freeport dan PT Amman di Sumbawa dan Gresik. Selain itu, presiden juga menyinggung soal perkembangan smelter bauksit di Kabupaten Mempawah, Kalbar. ”Kalau semuanya jadi, sekali lagi ekosistemnya akan terbangun. Kita akan bisa masuk ke global supply chain yang akan memberikan nilai tambah yang besar, baik masalah rekrutmen tenaga kerja maupun terhadap pertumbuhan ekonomi kita,” kata Presiden. (Yoga)
Pelatihan Kewirausahaan Digital di Belitung
Sebanyak 12 pelaku UMKM, Mahasiswa dan Organisasi Perangkat daerah (OPD) mengikuti pelatihan kewirausahaan digital (Digital Enterpreneurship Academy) pada Senin (29/7) di UPT SKB Belitung, yang diselenggarakan Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan. Ketua Tim Kerja BBPSDMP Kominfo Medan Ghio Vani Debrian Soares mengatakan, kegiatan yang berlangsung selama 2 hari, 29-30 Juli 2024 ini, berfokus pada pemasaran digital dasar.
Para peserta berasal dari UMKM dan masyarakat umum di daerah Belitung dalam rangka mempersiapkan SDM yang unggul pada era digital. Mereka mempelajari dasar kewirausahaan dan pemasaran digital. “Jenis pelatihannya adalah desain grafis, kreator konten, video editing dan lainnya yang berkaitan dengan digitalisasi,” ujar Ghio. (Yoga)
Momentum Positif Rupiah di Tengah Peningkatan Cadangan Devisa
Rupiah sedang mendapat momentum positif. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada awal semester II/2024, mendapat tenaga ekstra seiring cadangan devisa (cadev) yang makin berisi. Ditambah lagi ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve lebih cepat pada tahun ini, yang diharapkan berimpak positif pada kurs rupiah. Menilik data termutakhir, rupiah memang lebih stabil memasuki paruh kedua tahun ini. Pada perdagangan kemarin, Rabu (7/8), rupiah ditutup di level Rp16.035 per dolar AS, atau terapresiasi sekitar 0,9% dari level penutupan sehari sebelumnya.
Nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan signifikan pada awal semester II/2024, didukung oleh peningkatan cadangan devisa dan ekspektasi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve. Chandra Wahjudi dari Kadin menilai bahwa peningkatan ekspor dan penanaman modal asing akan menjadi kunci penguatan lebih lanjut. Namun, Subandi dari Ginsi mengkhawatirkan volatilitas rupiah yang berdampak negatif pada impor. Sementara itu, Edi Susianto dari Bank Indonesia memperingatkan potensi risiko dari ketegangan geopolitik dan pemilu AS yang dapat mempengaruhi nilai tukar rupiah ke depan. Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, menyoroti potensi arus modal masuk yang dapat meningkatkan cadangan devisa, tetapi juga memperingatkan risiko pelebaran defisit transaksi berjalan.
Stabilitas Rupiah Menguat di Tengah Ancaman Global
Angin segar berembus ke perekonomian Indonesia, seiring torehan cadangan devisa (cadev) yang menanjak. Menurut data termutakhir yang dirilis Bank Indonesia, cadev pada akhir Juli 2024 sebesar US$145,4 miliar, meningkat ketimbang Juni yang tercatat US$140,2 miliar. Penarikan utang oleh pemerintah melalui sukuk global serta penerimaan pajak dan jasa menjadi pemicu kenaikan tersebut. Dus, kenaikan cadev pun membuat tameng moneter untuk menjaga stabilitas rupiah makin tebal. Cadev yang gemuk akan membantu otoritas moneter jika ingin bermanuver melalui intervensi pasar.
Cadangan devisa Indonesia mengalami peningkatan signifikan pada Juli 2024, mencapai US$145,4 miliar, yang memberikan perlindungan tambahan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Kenaikan ini didorong oleh penarikan utang melalui sukuk global dan penerimaan pajak. Bank Indonesia dan pemerintah memaksimalkan berbagai instrumen moneter dan fiskal untuk menarik dana investor dan mempertebal cadangan devisa, termasuk melalui kebijakan baru seperti PP No. 36/2023 dan PP No. 22/2024. Selain itu, penggunaan mata uang lokal dalam transaksi ekonomi (LCT) juga didorong sebagai upaya memperkuat stabilitas rupiah. Namun, pentingnya koordinasi antara otoritas moneter, fiskal, dan pelaku usaha tetap menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang dinamis.
Harapan Emiten Peritel : Aliran Belanja Mendorong Pergerakan Bursa
Kinerja emiten peritel yang cenderung bertumbuh, seiring dengan peningkatan belanja masyarakat diprediksi berimbas ke pergerakan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis, dari 15 emiten ritel yang melaporkan kinerja keuangan semester I/2024, 12 emiten di antaranya melaporkan pertumbuhan pendapatan.
Kinerja emiten peritel di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang positif pada semester I/2024, didorong oleh daya beli masyarakat yang masih terjaga dan peningkatan belanja domestik. Tokoh seperti Maximilianus Nicodemus dari Pilarmas Investindo dan Nafan Aji Gusta dari Mirae Asset Sekuritas mencatat bahwa stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat menjadi katalis utama bagi pertumbuhan ini, meskipun tantangan seperti suku bunga tinggi dan persaingan dengan e-commerce tetap ada. Emiten seperti PT Erajaya Swasembada (ERAA) dan Grup MAP juga agresif dalam ekspansi gerai baru, yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja mereka di masa depan. Analis dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, merekomendasikan saham-saham seperti MIDI, AMRT, MAPI, dan MAPA sebagai peluang investasi.
Korporasi Menghadapi Musim Dingin: Dampak untuk Indonesia
Winter terjadi di bursa saham Indonesia. Kinerja emiten di semester pertama tahun ini tak menggembirakan. Tercermin dari pertumbuhan pendapatan korporasi yang cenderung melemah pada periode kuartal kedua 2024. Bahkan, realisasi belanja modal alias capital expenditure (capex) emiten turun pertama kalinya dalam tujuh kuartal terakhir. Riset terbaru Bank Central Asia (BCA) menunjukkan, pendapatan rata-rata korporasi Indonesia turun 2,3% pada kuartal kedua 2024. Selama ini, banyak emiten di Indonesia yang pendapatannya dipengaruhi oleh harga komoditas. Nah, pertumbuhan harga komoditas di 2024 tak terlalu istimewa. Di sisi lain, sektor seperti barang konsumen diskresioner dan sektor kesehatan memang masih mengantongi pertumbuhan pendapatan yang relatif kuat dan positif. Tapi perlu dicatat, sektor-sektor ini tidak berpengaruh besar terhadap kondisi perusahaan keseluruhan, karena ukurannya relatif kecil. "Pertumbuhan pendapatan di sektor kesehatan tampaknya didorong oleh ekspansi agresif penyedia layanan kesehatan ke kota-kota tingkat bawah, bukan dari pertumbuhan organik," tulis analis BCA Lazuardin Thariq Hamzah dan Barra Kukuh Mamia dalam riset 5 Agustus 2024.
Sektor yang serapan capexnya turun paling dalam adalah sektor jasa industri yang terkoreksi 48,2% yoy. Capex sektor tambang dan mineral juga turun 24,8% yoy dan sektor telekomunikasi turun 22,5% yoy pada kuartal II ini. Angka PMI manufaktur Indonesia pun mengalami kontraksi pada bulan Juli 2024, pertama kalinya sejak Agustus 2021. Hal ini menunjukkan periode yang lambat untuk investasi di masa depan. Pengamat Pasar Modal dari Universitas Indonesia Budi Frensidy tak menampik, saat ini sebagian besar harga saham tengah menurun. Cuma sedikit saham yang mencetak return bagus. Ini menandakan investor ritel dan investor institusi tengah menahan diri untuk bertransaksi di saham. "Emiten menunggu kabinet baru dan kebijakan presiden baru juga. Plus, ini untuk mengantisipasi resesi di beberapa negara besar," ungkapnya. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus menilai, pada semester kedua, pertumbuhan pendapatan dan serapan capex diproyeksikan akan lebih tinggi. Sentimen positifnya berasal dari pilkada, pelantikan presiden, pemilihan kabinet baru, hingga potensi pemangkasan suku bunga Fed.
Cadangan Besar untuk Mempertahankan Kekuatan Rupiah
Posisi cadangan devisa Indonesia kembali meningkat. Menguatnya cadangan devisa menandakan bank sentral punya amunisi berlimpah untuk menjaga pergerakan rupiah. Bank Indonesia (BI) mencatat, cadangan devisa per akhir Juli 2024 mencapai US$ 145,4 miliar, naik US$ 5,2 miliar dari posisi bulan sebelumnya US$ 140,2 miliar. Cadangan devisa Juli 2024 adalah yang tertinggi setelah pada Desember 2023 tercatat US$ 146,4 miliar. Asisten Gubernur Departemen Komunikasi B, Erwin Haryono menjelaskan, kenaikan cadangan devisa tersebut terutama dipengaruhi penerbitan sukuk global pemerintah. Juga karena penerimaan pajak dan jasa. "Posisi cadangan devisa pada akhir Juli 2024 setara pembiayaan 6,5 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor," kata Erwin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/8). Lonjakan cadangan devisa juga didukung arus modal asing yang masuk ke Sertifikat Rupiah Bank Indonesia (SRBI).
Catatan BI sejak awal tahun hingga 1 Agustus 2024, net inflow ke SRBI mencapai Rp 173,32 triliun, lebih tinggi dibanding posisi 27 Juni 2024 sebesar Rp 123,21 triliun. Staf Bidang Ekonomi, Industri dan Global Markets Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto melihat, lonjakan cadangan devisa memberikan sinyal bahwa amunisi bank sentral untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melimpah. Bahkan, masih ada peluang kenaikan cadangan devisa Indonesia ke depan. Pertama, potensi inflow di pasar obligasi sejalan dengan menurunnya imbal hasil obligasi global. Hal ini membuat investor masuk ke pasar obligasi RI yang menawarkan imbal hasil lebih menarik. Kedua, potensi inflow seiring berubahnya persepsi pelaku pasar terkait kebijakan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed). Ketiga, fundamental ekonomi dalam negeri yang masih baik, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang tercatat stabil. Berbagai kondisi itu membuat ruang penurunan suku bunga acuan BI alias BI-Rate semakin terbuka. Ramalan Myrdal, ada ruang penurunan BI-Rate hingga 50 basis poin (bps) secara bertahap. Dalam waktu dekat, ia melihat BI bisa memangkas suku bunga 25 bps terlebih dahulu.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









