;
Kategori

Ekonomi

( 40430 )

Distribusi Kuat Menahan Margin Tetap Stabil

15 Jan 2025
PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), meskipun menghadapi tantangan seperti kenaikan cukai minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) dan ketatnya persaingan pasar, tetap mempertahankan kinerja positif berkat strategi pemasaran dan distribusinya. Abdul Azis Setyo Wibowo, analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, menyebut bahwa kebijakan kenaikan cukai dapat meningkatkan biaya produksi, namun optimis kinerja CMRY masih bisa tumbuh karena strategi distribusi yang kuat melalui modern trade, general trade, Miss Cimory, serta penjualan langsung ke hotel, restoran, dan kafe.

Rifdah Fatin Hasanah dari Ina Sekuritas menyoroti kontribusi program Miss Cimory terhadap pendapatan yang meningkat dari 9,5% pada 2023 menjadi 13% pada 2024. Model penjualan ini dinilai hemat biaya dan mendukung pertumbuhan pasar. Selain itu, pemasaran digital, termasuk melalui Tiktok dan kolaborasi dengan influencer, turut memperkuat merek CMRY seperti Kanzler, yang kini berada di peringkat ketiga Top Brand Index.

Menurut Rifdah, pendapatan CMRY pada 2025 diproyeksikan mencapai Rp 10,34 triliun dengan laba bersih Rp 1,93 triliun, menghasilkan laba per saham Rp 243,5. Vita Lestari, analis Sinarmas Sekuritas, menambahkan bahwa produk baru, pemulihan yogurt, dan kenaikan harga susu UHT akan mendorong kinerja CMRY, meski persaingan harga di segmen yogurt cukup ketat.

Analis berbeda dalam rekomendasi saham CMRY. Rifdah menyarankan "buy" dengan target harga Rp 6.150, Vita merekomendasikan "add" dengan target Rp 6.100, sementara Patricia Gabriela dari BNI Sekuritas merekomendasikan "hold" dengan target harga Rp 5.000. Hal ini mencerminkan optimisme terhadap potensi pertumbuhan, meski dengan kewaspadaan terhadap tantangan pasar.

Raih Peluang dari Kenaikan Harga Minyak

15 Jan 2025
Harga minyak mentah dunia mengalami kenaikan signifikan pada awal 2025, dengan minyak Brent mencapai US$ 80,7 per barel (naik 8%) dan WTI di level US$ 78,6 per barel (melonjak 9,6% dalam sebulan terakhir). Sanksi Amerika Serikat terhadap Rusia, yang melibatkan perusahaan seperti Gazprom Neft dan Surgutneftegas, menjadi salah satu penyebab utama kenaikan ini. Analis Ryan Winipta dan Reggie Parengkuan dari Indo Premier Sekuritas memprediksi, jika sanksi terus berlanjut, harga Brent dapat mencapai US$ 90 per barel.

Namun, terdapat tiga faktor yang berpotensi mengubah dinamika harga minyak, yaitu pelonggaran sanksi Rusia oleh pemerintahan Donald Trump, peningkatan kapasitas produksi OPEC+, dan rekonsiliasi antara Rusia dan Ukraina. Di sisi lain, M. Thoriq Fadilla dari Lotus Andalan Sekuritas menyoroti bahwa potensi stimulus ekonomi dari China juga dapat mendukung kenaikan permintaan energi global.

Meski kenaikan harga minyak menjadi peluang ekspor bagi emiten migas, Indonesia tetap rentan terhadap kenaikan harga minyak karena ketergantungannya pada impor, yang dapat meningkatkan biaya operasional perusahaan migas domestik.

Rekomendasi saham, Christian Sitorus dari MNC Sekuritas memproyeksikan harga Brent di kisaran US$ 82–US$ 84 per barel pada kuartal I-2025 dan merekomendasikan strategi trading jangka pendek. Sukarno Alatas dari Kiwoom Sekuritas menyarankan trading buy pada saham-saham seperti ENRG, ELSA, MEDC, dan RAJA. Thoriq Fadilla merekomendasikan buy untuk MEDC (target harga Rp 1.290) dan ELSA (Rp 458–Rp 476).

Namun, investor disarankan tetap berhati-hati terhadap fluktuasi harga minyak dan mempertimbangkan strategi wait and see, mengingat volatilitas pasar saham dan ketidakpastian global.

Dana Asing Pergi, IHSG Tergelincir

15 Jan 2025
Pada 14 Januari 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah ke level 6.956,66, turun 0,86% dalam sehari dan 2,88% secara year-to-date. Ini adalah pertama kalinya IHSG berada di bawah 7.000 pada 2025, dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal dan aksi jual asing.

Faktor-faktor utama pelemahan IHSG,  Aksi jual asing Menurut Felix Darmawan dari Panin Sekuritas, asing melepas saham-saham big four perbankan (BBCA, BBRI, BMRI, BBNI) dengan total penjualan terbesar pada BBCA senilai Rp 286,4 miliar. Saham-saham big cap lain seperti BREN, AMMN, dan TLKM juga tertekan.

Kenaikan imbal hasil obligasi AS Mendorong arus modal keluar dari pasar negara berkembang, termasuk Indonesia. Pelemahan kurs rupiah akibat tingginya kebutuhan dolar AS, dengan utang luar negeri jatuh tempo mencapai US$ 6,8 miliar pada Januari 2025. Kebijakan moneter dapat menyebabkan Pengetatan suku bunga oleh The Fed dan Bank Indonesia menimbulkan kekhawatiran terhadap likuiditas, terutama di sektor perbankan.

Kenaikan saham konstruksi BUMN, di tengah pelemahan IHSG, saham-saham konstruksi BUMN seperti WIKA (+14,02%), ADHI (+6,25%), dan PTPP (+6,06%) justru melejit. Daniel Agustinus dari Kanaka Hita Solvera menilai kenaikan ini tidak didorong fundamental, tetapi karena aksi jenuh jual.

Proyeksi ke depan menurut Oktavianus Audi dari Kiwoom Sekuritas memperkirakan tekanan IHSG akan mulai mereda seiring rilis kinerja emiten tahun buku 2024. Sukarno Alatas, Head of Research Kiwoom Sekuritas, menyatakan tekanan IHSG dapat bertahan hingga musim pembagian dividen kuartal I-2025, dengan potensi penurunan IHSG ke 6.698. Daniel Agustinus memproyeksikan IHSG berada di level 7.000–7.100 pada akhir Januari 2025, tergantung pada hasil kinerja emiten dan stabilitas ekonomi.

Investor disarankan berhati-hati dengan fluktuasi pasar hingga valuasi saham big cap mencapai harga ideal.

Dinamika Proyek Kereta Cepat

15 Jan 2025

Kasus dugaan persekongkolan tender pengadaan transportasi darat untuk proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang melibatkan PT CRRC Sifang Indonesia dan PT Anugerah Logistik Prestasindo (ALP) tengah diperiksa oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Pada saat persidangan berlangsung, suasana terlihat tegang dengan beberapa pihak, termasuk kuasa hukum PT CRRC Sifang Indonesia, yang mengajukan permohonan agar proses sidang dilakukan tertutup. Namun, Majelis Hakim yang dipimpin oleh Aru Armando menolak permohonan tersebut.

KPPU menyelidiki dugaan pelanggaran Pasal 22 UU No. 5/1999 terkait praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. PT CRRC Sifang Indonesia diduga membatasi peserta tender dan tidak transparan dalam evaluasi dokumen penawaran, sementara ALP dianggap tidak memenuhi syarat modal disetor yang ditetapkan. Hal ini berpotensi menyebabkan terjadinya persekongkolan tender. Sanksi yang mungkin diterima jika terbukti bersalah adalah penghentian kegiatan dan denda yang cukup besar.

Salah satu tokoh kunci yang muncul dalam kasus ini adalah Gao Chao, yang diduga menjadi perantara antara PT CRRC Sifang Indonesia dan ALP dalam proses tender. Meskipun PT CRRC Sifang Indonesia membantah bahwa Gao merupakan karyawan mereka, pihak ALP mengonfirmasi bahwa Gao adalah karyawan mereka dan terlibat dalam pengiriman dokumen tender.

Proses penyelidikan ini masih berjalan, dan meskipun berbagai pihak terkait memberikan pembelaan, KPPU terus menggali bukti lebih lanjut untuk menentukan apakah telah terjadi persekongkolan dalam proses tender tersebut.


Ragam Kebijakan Trump dan Dampaknya

15 Jan 2025

Pelantikan Donald J. Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) pekan depan akan membawa konsekuensi besar bagi politik dan ekonomi global. Salah satu kebijakan yang dijanjikan Trump adalah penerapan tarif impor yang lebih ketat, termasuk tarif 10% untuk barang impor secara umum dan 60% untuk barang asal China, yang dapat memicu ketegangan perdagangan dan berpotensi menyebabkan perang tarif. Kebijakan ini dapat mengguncang stabilitas ekonomi dunia yang sudah rapuh.

Indonesia harus mewaspadai dampak dari kebijakan tersebut, terutama karena pemerintah Indonesia memiliki target pertumbuhan ekonomi yang ambisius, yakni 6% pada dua tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Namun, keterbatasan opsi fiskal dan moneter menghadapkan Indonesia pada tantangan berat. Kementerian Keuangan kesulitan memberikan insentif karena fokus pada peningkatan penerimaan pajak, sementara Bank Indonesia (BI) juga sulit menurunkan suku bunga acuan untuk mengamankan nilai rupiah yang melemah.

Di tengah tantangan ini, kolaborasi antara pemangku kebijakan sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Indonesia perlu mengambil langkah antisipatif jangka panjang, memperkuat partisipasi dalam organisasi ekonomi dunia, serta menciptakan strategi untuk menarik lebih banyak investasi asing. Bank Indonesia pun harus mengoptimalkan kebijakan makroprudensial untuk menopang perekonomian, meskipun ruang kebijakan moneter terbatas.



Para Dosen ASN Tetap Tuntut Pembayaran Hak Tukin

15 Jan 2025
Para dosen berstatus aparatur sipil negara di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tetap menuntut pembayaran tunjangan kinerja. Mereka meyakini tunjangan kinerja merupakan hak mereka sebagai aparatur sipil negara, seperti halnya dosen di kementerian/lembaga pemerintah lain yang juga menerima tunjangan kinerja sebagai aparatur sipil negara. Koordinator Nasional Aliansi Dosen Aparatur Sipil Negara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Adaksi), Anggun Gunawan, di Jakarta, Selasa (14/1/2025), mengatakan, tunjangan kinerja (tukin) adalah hak yang telah diamanatkan sejak tahun 2014 dalam Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 Pasal 80 tentang Aparatur Sipil Negara. Akan tetapi, hak tukin tidak pernah dirasakan oleh dosen ASN Kemendiktisaintek sebelum dan setelah UU ASN diundangkan. Sementara dosen ASN di kementerian lain mendapatkan tunjangan kinerja sejak 2012.

”Selama 12 tahun hak tukin dosenASNdikecualikan. Lima tahun hak yang sudah jelas-jelas diatur dalam Permendikbud No 49/2020 tidak juga dibayarkan,” kata Anggun, dosen di salah satu politeknik negeri di Jakarta.  Menurut Anggun, Adaksi mendukung penuh upaya tim hukum Kemendiktisaintek yang merancang peraturan presiden (perpres) baru terkait tunjangan kinerja bagi pegawai di lingkungan Kemendiktisaintek. Perpres baru ini harus menghapus klausul pengecualian yang selama ini menghambat pemberian tukin kepada dosen di perguruan tinggi negeri (PTN) sehingga semua dosen ASN di PTN berstatus satuan kerja, badan layanan umum (BLU), dan badan hukum (BH).

Sedangkan dosen ASN yang diperbantukan di perguruan tinggi swasta mendapatkan tukin. Sementara itu, besaran tukin dosen untuk asisten ahli kelas jabatan 9 sebesar Rp 5.079.200,00; lektor kelas jabatan 11 sebesar Rp 8.757.600,00; lektor Menurut Anggun, berdasarkan hasil konsolidasi internal Adaksi yang beranggotakan sekitar 1.000 dosen di Indonesia, para dosen menuntut pemberian tukin yang merata kepada seluruh dosen ASN Kemendiktisaintek. Ini merupakan langkah penting untuk menciptakan keadilan di lingkungan pendidikan tinggi. Para dosen memberikan masukan terhadap rancangan perpres tentang tukin yang disiapkan Kemendiktisaintek. Tambahan kesejahteraan dosen, seperti tukin di PTN-BLU dan PTN-BH, ada yang disebut remunerasi.Nyatanya, remunerasi tak seindah yang dibayangkan. (Yoga)

Bekas Bupati Kukar Simpan Uang Suap di Rekening hingga Rp 476,9 Miliar

15 Jan 2025
Bekas Bupati Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rita Widyasari menyimpan uang suap perizinan batubara di 52 rekening miliknya dan pihak terkait lainnya. Uang gratifikasi hingga Rp 476,9 miliar itu kini disita Komisi Pemberantasan Korupsi. Uang yang diduga merupakan hasil gratifikasi dan suap perizinan produksi batu-bara yang disita tim penyidik KPK itu bukan hanya dalam mata uang rupiah, melainkan juga dollar AS dan dollar Singapura. Sebanyak Rp 350,87 miliar di antaranya tersimpan di 36 rekening atas nama Rita dan pihak terkait lainnya. Adapun 6,28 juta dollar AS tersimpan di 15 rekening dan 2 juta dollar Singapura berada dalam satu rekening. Apabila dikonversi, keseluruhan uang suap yang disimpan Rita dan disita KPK mencapaiRp 476,9 miliar. Juru bicara KPK,Tessa Mahardhika Sugiarto, Selasa (14/1/2025), menjelaskan, tim penyidik KPK menyita 52 rekening beserta isinya itu pada 10 Januari 2025. Penyitaan dilakukan karena uang senilai Rp 476,9 miliar itu diduga berkaitan dengan suap dan gratifikasi perizinan produksi batubara di Kutai Kartanegara
(Kukar).

Selanjutnya, KPK akan mengembangkan perkara dan menuntut pertanggungjawaban dari pihak-pihak yang terlibat. ”Penyitaan dilakukan karena diduga uang yang tersimpan dalam rekening tersebut diperoleh dari hasil tindak pidana terkait dengan perkara tersebut di atas,” ujarnya lewat keterangan tertulis. Rita telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penerimaan gratifikasi dan suap perizinan produksi batubara di Kukar. Penyidikan oleh
KPK ini merupakan pengembangan dari perkara sebelumnya. Pada 2018, Rita divonis 10 tahun penjara dan denda Rp 600 juta subsider 6 bulan kurungan oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Rita terbukti menerima gratifikasi senilai Rp 110 miliar terkait dengan proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar dan suap Rp 6 miliar terkait dengan pemberian izin lokasiperkebunan kelapa sawit.

Hakim juga menjatuhkan pidana tambahan pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama lima ta-
hun setelah menjalani pidana pokok. Rita mencoba melawan vonis tersebut. Namun, upaya itu kandas setelah Mahkamah Agung menolak permohonan peninjauan kembali (PK) pada 2021. Selama ini, ia menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Pondok Bambu, Jakarta.Sementara itu, selain uang ratusan miliar rupiah, KPK juga menyita 91 kendaraan, barang berharga, lima bidang tanah yang mencapai ribuan meter persegi, dan 30 jam tangan mewah. Barang-barang itu disimpan di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) KPK di Cawang, Jakarta Timur, dan di Samarinda, Kalimantan Timur, untuk dirawat. Dinasti Kukar Rita merupakan putri kedua dari Syaukani Hasan Rais, yang mulai menjadi bupati Kukar pada 19 Oktober 1999. (Yoga)

Ekspor Cip Ancam 120 Negara Mengikuti Aturan AS

15 Jan 2025
Serikat terus berupaya mengembalikan kejayaan sebagai pemimpin industri cip dan semikonduktor. Menjelang hari-hari terakhir pemerintahannya, Presiden Joe Biden mengusulkan kerangka kerja baru tentang ekspor cip canggih untuk pengembangan kecerdasan artifisial. Jika aturan itu berlaku, 120 negara bisa merugi. Kerangka kerja baru tersebut menetapkan, akses cip untuk sekitar 20 negara sekutu dan mitra utama tidak akan dibatasi. Negara-negara itu, antara lain, Australia, Belgia, Kanada, Denmark, Perancis, Jepang, Belanda, Korea Selatan, dan Inggris. Taiwan masuk dalam kelompok itu. Beberapa negara lain akan menghadapi pembatasan pada cip yang dapat diimpor. Meski target dari ketentuan itu adalah China, kebijakan itu menimbulkan kekhawatiran pada pelaku industri dan pejabat Uni Eropa. Penyebabnya, tidak semua anggota UE mendapat akses. Negara lain yang terancam memperoleh akses terbatas pada cip, antara lain, Meksiko, Portugal, Israel, dan Swiss.

”Jika China, dan bukan AS, yang menentukan masa depan kecerdasan artifisial atau AI di planet ini, saya rasa taruhannya sangat besar,” kata Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan, Senin (13/1/2025). Ia menekankan, kerangka kerja itu akan memastikan aspek AI termutakhir berkembang di AS dan sekutu ketimbang di negara-negara lain. Dengan demikian, negara di luar sekutu dapat membeli hingga 50.000 pemrosesan grafis per negara. Di samping itu, ada kesepakatan antarpemerintah untuk menaikkan batas pembelian sampai 100.000 unit apabila tujuan energi terbarukan dan keamanan teknologi negara itu selaras dengan kepentingan Washington. Lembaga di negara tertentu boleh mengajukan status hukum yang memungkinkan pembelian hingga 320.000 pemrosesan grafis canggih selama dua tahun. Namun, akan ada batasan seberapa banyak kapasitas komputasi AI yang bisa ditempatkan di luar negeri oleh perusahaan dan lembaga lain.

Di samping itu, pesanan cip komputer yang setara dengan 1.700 pemrosesan grafis canggih tidak memerlukan lisensi impor atau masuk hitungan batas cip nasional di antara standar lain yang ditetapkan oleh kerangka kerja tersebut. Pengecualian ini bisa membantu memenuhi kebutuhan universitas dan lembaga medis, bukan pusat data Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo mengatakan, sangat penting untuk mempertahankan kepemimpinan AS dalam bidang AI dan pengembangan cip komputer terkait AI. Teknologi AI yang berkembang pesat memungkinkan komputer menulis novel, membuat terobosan penelitian ilmiah, mengotomatisasi kendaraan, serta mendorong transformasi ekonomi dan peperangan. ”Usulan kerangka kerja tersebut dirancang untuk menjaga teknologi AI yang paling canggih dan memastikannya terhindar dari tangan musuh, tetapi juga memungkinkan penyebaran dan pembagian manfaat yang luas dengan negara-negara mitra,” kata Raimondo. (Yoga)

Dividen Naik Imbal Hasil IHSG Turun

15 Jan 2025
Penurunan harga saham mayoritas perusahaan terbuka di Bursa Efek Indonesia hingga awal 2025 tidak selalu menjadi kabar buruk. Investor masih dapat menemukan peluang keuntungan melalui dividen saham dari berbagai sektor industri dengan kinerja fundamental yang solid. Head of Proprietary Investment Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Handika Soetoyo, dalam acara Media Day, di Jakarta, mengungkapkan, saat ini banyak saham di bawah harga wajar atau undervalued karena nilai fundamentalnya yang lebih baik. IHSG terus turun setelah mencetak rekor di level 7.900 pada September 2024. Pada Selasa (14/1/2024), IHSG bahkan kembali terjerumus ke bawah level 7.000, tepatnya 6.981 pada penutupan perdagangan sesi pertama. Situasi ini disebabkan keluarnya dana investor asing karena sentimen global, terutama dari Amerika Serikat. Penurunan harga saham, menurut data yang dipaparkan Handika, bahkan telah terjadi dalam lima tahun terakhir. Tren ini terbaca dari indikator price earning ratio (PER) dari rata-rata harga saham di IHSG yang sudah berada di angka 11, lebih rendah dari rasio wajar di 16.

Semakin rendah angka PER artinya harga saham semakin turun. Sebaliknya, indikator imbal hasil dividen atau dividend yield terus meningkat ke level sekitar 4 persen, atau dua kali lipat dalam sepuluh tahun terakhir. Dividend yield mengukur keuntungan yang diterima investor melalui pembagian laba perusahaan. Indikator ini membagi nilai dividen per lembar saham dengan harga suatu saham. ”Kalau harga sahamnya naik, otomatis dividend yield-nya mengecil. Kalau harga sahamnya turun, otomatis dividend yield-nya besar,” kata Handika. Pada musim pembagian dividen 2024, perusahaan energi PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) mencetak dividend yield sebesar 49,9 persen. Selain ADRO, besaran dividend yield saham di jajaran sepuluh besar beragam dari rentang 12,2-20,5 persen. Sektor energi menjadi mayoritas emiten yang memiliki dividend yield tertinggi.

Dengan memperhatikan besaran dividend yield suatu saham, investor bisa mendapatkan keuntungan dari pembagian dividen, selain daripada capital gain atau kenaikan hargasuatu saham. Investor akan mendapat dividen jika membeli saham maksimal saat cum dividend date (cum date) atau tanggal di mana seorang investor masih berhak mendapatkan dividen dari perusahaan. Cum date suatu saham biasanya akan diumumkan jelang masa rapat umum pemegang saham (RUPS). Pembagian dividen bisa dilakukan dua kali, yaitu dividen interim dan dividen tahunan. Tahun 2025 ini, musim pembagian dividen tahunan dari tahun buku 2024 akan dilakukan mulai sekitar Maret. Kemudian, pembagian dividen interim tahun buku 2025 akan menyusul jelang akhir tahun. Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Samsul Hidayat, pada konferensi penutupan bursa pada akhir 2024, juga melaporkan bahwa sektor energi menjadi penyumbang dividen terbesar dengan nilai Rp 75,60 triliun per 24 Desember 2024. (Yoga)

Es Krim Tak Lagi Dijual PT Unilever Indonesia

15 Jan 2025
Perusahaan produk konsumsi rumah tangga PT Unilever Indonesia Tbk resmi melepas bisnis es krimnya. Keputusan bisnis yang sebelumnya juga dilakukan Unilever Global ini diterapkan di Indonesia untuk penyehatan kinerja keuangan perseroan. Manajemen Unilever Indonesia mengumumkan aksi korporasi itu dalam acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) danRUPS Independen di Jakarta, Selasa (14/1/2025). Acara itu beragendakan penyetujuan penjualan bisnis es krim perseroan dan pembaruan susunan direksi. Presiden Direktur Unilever Indonesia Benjie Yap mengatakan, pemegang saham telah menyetujui divestasi bisnis es krim kepada perusahaan afiliasi mereka, yakni PT Magnum Ice Cream Indonesia. Keputusan tersebut, menurut dia, bertujuan untuk memperkuat posisi perseroan dan mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.

”Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pemegang saham independen atas dukungan dan persetujuannya terhadap rencana perseroan untuk mendivestasikan bisnis es krim,” kata Benjie dalam siaran pers. Perseroan menjual unit bisnis es krim dengan nilai total Rp 7 triliun, di luar Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Aset yang akan dialihkan ke pihak pembeli, antara lain, berupa pabrik dan peralatan, kabinet es krim, tanah dan bangunan pabrik di Indonesia, aset penelitian, dan pengembangan. Ini juga termasuk pelepasan hak kekayaan intelektual baik terdaftar maupun tidak terdaftar yang dimiliki perseroan. Dengan demikian, es krim berbagai merek, seperti Magnum, Walls, Cornetto, Feast, dan Paddle Pop, yang dikenal publik tidak lagi dimiliki Unilever. Benjie menyampaikan hasil dari penjualan unit bisnis itu akan dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen tunai. Selain itu, transaksi ini diharapkan dapat memperkuat posisi kas perseroan dan mengurangi ketergantungan terhadap pendanaan eksternal.

Fokus ke bisnis inti Kinerja penjualan Unilever pada semester I-2024 yang sebesar Rp 19,04 triliun tercatat lebih besar dikontribusi penjualan produk segmen rumah tangga dan perawatan tubuh yang sebesar Rp 12,28 triliun. Penjualan produk makanan minuman, termasuk es krim, sebesar Rp 6,76 triliun. ”Unilever Indonesia bermaksud merampingkan pengoperasian, meningkatkan efisiensi, dan mendorong inovasi dengan mengembalikan fokus pada area bisnis inti kami. Pendekatan strategis ini memungkinkan alokasi sumber daya yang lebih baik, memperkuat posisi kami di pasar, dan pada akhirnya meningkatkan kinerja keuangan,” ujarnya. Setelah transaksi ini selesai, Benjie melanjutkan, PT Unilever Indonesia akan berfokus pada bisnis inti, yaitu produk perawatan diri dan rumah tangga, serta produk nutrisi. Sementara itu, General Manager The Magnum Ice Cream Indonesia Amaryllis Esti Wijono menuturkan, aksi korporasi ini membuka babak baru bagi bisnis es krim mereka di Indonesia. (Yoga)