Raih Peluang dari Kenaikan Harga Minyak
Harga minyak mentah dunia mengalami kenaikan signifikan pada awal 2025, dengan minyak Brent mencapai US$ 80,7 per barel (naik 8%) dan WTI di level US$ 78,6 per barel (melonjak 9,6% dalam sebulan terakhir). Sanksi Amerika Serikat terhadap Rusia, yang melibatkan perusahaan seperti Gazprom Neft dan Surgutneftegas, menjadi salah satu penyebab utama kenaikan ini. Analis Ryan Winipta dan Reggie Parengkuan dari Indo Premier Sekuritas memprediksi, jika sanksi terus berlanjut, harga Brent dapat mencapai US$ 90 per barel.
Namun, terdapat tiga faktor yang berpotensi mengubah dinamika harga minyak, yaitu pelonggaran sanksi Rusia oleh pemerintahan Donald Trump, peningkatan kapasitas produksi OPEC+, dan rekonsiliasi antara Rusia dan Ukraina. Di sisi lain, M. Thoriq Fadilla dari Lotus Andalan Sekuritas menyoroti bahwa potensi stimulus ekonomi dari China juga dapat mendukung kenaikan permintaan energi global.
Meski kenaikan harga minyak menjadi peluang ekspor bagi emiten migas, Indonesia tetap rentan terhadap kenaikan harga minyak karena ketergantungannya pada impor, yang dapat meningkatkan biaya operasional perusahaan migas domestik.
Rekomendasi saham, Christian Sitorus dari MNC Sekuritas memproyeksikan harga Brent di kisaran US$ 82–US$ 84 per barel pada kuartal I-2025 dan merekomendasikan strategi trading jangka pendek. Sukarno Alatas dari Kiwoom Sekuritas menyarankan trading buy pada saham-saham seperti ENRG, ELSA, MEDC, dan RAJA. Thoriq Fadilla merekomendasikan buy untuk MEDC (target harga Rp 1.290) dan ELSA (Rp 458–Rp 476).
Namun, investor disarankan tetap berhati-hati terhadap fluktuasi harga minyak dan mempertimbangkan strategi wait and see, mengingat volatilitas pasar saham dan ketidakpastian global.
Tags :
#Industri lainnyaPostingan Terkait
Mengendalikan Daya Tarik Eksplorasi Migas
30 Jun 2025
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
30 Jun 2025
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
26 Jun 2025
Perang Global Picu Lonjakan Utang
25 Jun 2025
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
24 Jun 2025
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
24 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023