Lingkungan Hidup
( 5781 )Jalan Panjang Konsolidasi Produksi-Konsumsi Gas
Tahun 2023, performa sektor gas bumi ditandai peningkatan
produksi gas bumi dan kepastian dimulai kembalinya pengerjaan Blok Masela
setelah Pertamina dan Petronas resmi menggantikan Shell. Ada pula Train 3
Tangguh LNG yang mulai beroperasi. Catatan positif itu semakin besar gaungnya
dengan penemuan dua sumber gas besar. Pertama adalah temuan di laut lepas Kaltim
oleh perusahaan minyak dan gas bumi asal Italia, Eni, dengan potensi 5 triliun
kaki kubik (TCF) gas. Kedua, temuan di sumur eksplorasi Layaran-1, South
Andaman, di lepas pantai Sumatera bagian utara, dengan potensi 6 TCF gas.
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas)
mencatat, dua temuan itu menjadi yang terbesar di Indonesia sejak 2000 atau
ketika ditemukannya sumber gas di lapangan Abadi, Blok Masela, Maluku. Keduanya
juga masuk dalam lima temuan terbesar di dunia pada 2023, berdasarkan laporan
Wood Mackenzie, Rystad Energy, dan S&P Global.
Menteri ESDM Arifin Tasrif, di Jakarta, Senin (15/1) mengatakan,
temuan sumber gas baru serta lapangan-lapangan yang telah berproduksi terus dipacu.
”Ini akan kita dorong agar kepastian untuk berproduksinya dicapai (Sumber-sumber
gas di Indonesia) .Pada tahun 2030 harus sudah bisa termanfaatkan,” katanya.
Infrastruktur energi, termasuk pipanisasi gas, akan menentukan melimpahnya gas
bumi Indonesia bisa termanfaatkan atau tidak. Guna memanfaatkan besarnya potensi
gas bumi dari Blok Andaman, pemerintah berencana membangun kilang LNG di Aceh.
Muncul harapan kembalinya era kejayaan LNG Arun di Aceh, yang sempat menjadi
salah satu produsen LNG terbesar di dunia pada masanya. Perkembangan
infrastruktur transmisi gas bumi juga diharapkan mempercepat pengembangan jaringan
gas perkotaan (jargas) yang selama ini berjalan lambat.
Pada 2023, dari total penyaluran gas bumi domestik sebesar
3.745 BBTUD, pemanfaatan jargas alias yang ke rumah-rumah warga hanya 16,14
BBTUD atau 0,43 %. Padahal, setiap tahun, pemerintah menarasikan jargas sebagai
alternatif pengganti elpiji 3 kg, karena 77 % dari total kebutuhan elpiji
nasional dipenuhi dari impor. Sementara distribusi elpiji 3 kg yang bersubsidi
itu kerap kali bermasalah, karena siapa saja bisa membeli elpiji yang sejatinya
untuk warga miskin. Arifin menuturkan, pemerintah terus mengupayakan penambahan
sambungan jargas seiring dibangunnya proyek transmisi gas. ”Sebab, kita harus menghemat
devisa. Impor elpiji sudah 5-6 juta ton per tahun. Kami juga akan mempermudah
masyarakat untuk mendapat energi di rumah supaya tidak perlu gotong-gotong gas
melon lagi,” ujarnya. (Yoga)
Benahi Hulu dan Tata Kelola Tambang di Kerinci
Pemda didorong untuk membenahi tata kelola tambang galian C
di Kabupaten Kerinci, Jambi, karena berkontribusi pada pendangkalan sungai.
Ribuan warga terdampak banjir besar di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci
karena Sungai / Batang Merao dan Danau Kerinci meluap. Aktivitas tambang marak
di anak-anak sungai di pinggir Jalan Lintas Sungai Penuh-Padang, Desa Siulak
Deras Mudik, Kecamatan Danau Kerinci. Tambang itu ada yang beroperasi dan
berizin, ada pula yang sudah ditutup karena tak berizin. Dari lokasi itu,
mengalir air berlumpur dan batu ke sungai-sungai kecil, seperti Sungai Cubadak
dan Sungai Sigabung yang bergabung ke Sungai / Batang Merao, yang bermuara di
Danau Kerinci. ”Sungai dangkal karena orang menambang. Sudah bahaya, masih juga
menambang. Tembok rumah kami hampir roboh karena sungai meluap. Tetangga ada
yang dapurnya hanyut,” kata Ita, warga sekitar Sungai Tuak, Minggu (21/1).
Banjir besar sejak awal tahun menyebabkan bantaran Sungai Tuak
terkikis. Di badan sungai bertumpuk batu koral. Di bagian hulunya terdapat
tambang galian C berizin. ”Dulu sungainya dalam, sekarang dangkal. Ada 4 meter
ketebalan lumpur dan batu koralnya,” ujar Ita. Menurut Heri (55), petambang
pasir skala kecil di bantaran Batang Merao, sejak banyak tambang galian C di
hulu, air Batang Merao tak pernah jernih lagi. ”Sungai juga dangkal, dulu 2
meter, sekarang hanya1meter,” ujarnya. Berdasarkan data mutakhir BPBD Kota
Sungai Penuh, per 14 Januari 2024, wilayah terdampak banjir ada 28 desa dan 1
kelurahan. Sebanyak 7 desa tidak lagi terdampak banjir. Jumlah warga terdampak
5.673 keluarga atau 17.155 jiwa.
Jumlah pengungsi mencapai 7.175 jiwa. Sementara itu, Satgas
Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor Kabupaten Kerinci mencatat, hingga
17 Januari 2024, banjir dan longsor melanda 16 kecamatan dan 95 desa di
kabupaten ini. Sebanyak 6.668 keluarga atau 19.634 jiwa terdampak, sebagian
warga mengungsi ke rumah keluarga. Kabid Pertambangan Mineral dan Batubara
Dinas ESDM Jambi, Novaizal Varia Utama mengatakan, pihaknya tak punya
kewenangan terhadap bekas tambang galian C tanpa izin. ”Namun, terkait
penambangan yang menghasilkan lumpur akan kami koordinasikan dengan Kementerian
ESDM melalui inspektur tambang terkait pengawasannya,” ujarnya. (Yoga)
INDUSTRI HULU MIGAS : LAJU KENCANG EKSPLORASI LAUT DALAM
Otoritas hulu minyak dan gas bumi menetapkan target besar untuk kegiatan eksplorasi tahun ini, dengan harapan kontraktor dapat menemukan cadangan hidrokarbon di atas 500 juta barel setara minyak. SKK Migas memiliki ambisi meningkatkan cadangan migas nasional setelah temuan besar tahun lalu, dan menargetkan peningkatan investasi eksplorasi. Benny Lubiantara dari SKK Migas menggeser target eksplorasi ke cadangan di atas 500 juta MMBOE, namun menyadari bahwa investasi besar diperlukan terutama untuk pemboran di laut dalam.
SKK Migas mendorong KKKS untuk mengusulkan rencana pengembangan agar temuan baru bisa segera dimanfaatkan. Moshe Rizal dari Aspermigas menekankan pentingnya KKKS merealisasikan komitmen dalam WP&B, dengan mempertimbangkan kondisi lapangan dan melibatkan pihak dengan kompetensi yang sesuai. Pemerintah juga fokus membangun infrastruktur gas bumi untuk menyambungkan sumber daya gas di berbagai wilayah Indonesia, dengan proyek pipa transmisi gas dari Jawa Timur hingga Aceh untuk memaksimalkan potensi gas baru yang ditemukan.
BENCANA BANJIR Kondisi Warga Memprihatinkan
Kondisi korban banjir di bantaran Sungai/Batang Merao, Kota
Sungai Penuh, Jambi, memprihatinkan. Sementara, pemkot sudah mengakhiri masa
tanggap darurat meski beberapa titik permukiman dan jalan masih tergenang
banjir. Di dua desa Kecamatan Hamparan Rawang, yaitu Tanjung Muda dan Tanjung,
Sabtu (20/1) ratusan rumah di bantaran Batang Merao masih digenangi air atau
tertutup lumpur. Meski menyusut, ketinggian air ada yang lebih dari 1 meter. ”Sekarang,
kedalaman air di halaman 1,5 meter, di dalam rumah 80 cm,” kata Ritawati (63),
warga Desa Tanjung Muda. Sebelumnya, ketinggian maksimal banjir di halaman
rumah Ritawati mencapai 2,5 meter. Ritawati bersama suami, anak, dan dua
cucunya mengungsi di SD 033/XI Tanjung Muda sejak banjir pada 31 Desember 2023.
Selain mereka, ada 24 keluarga lainnya yang mengungsi.
Di beberapa titik Desa Tanjung Muda dan Desa Tanjung, air Batang
Merao yang keruh mengandung lumpur meluap ke jalan inspeksi dan mengalir
menggenangi rumah-rumah di bawahnya. Muka air sungai lebih tinggi 2-3 meter
dibandingkan rumah warga. Selain air, lumpur menutupi beberapa titik jalan
sehingga tidak bisa dilewati kendaraan. Ada pula warga yang mendirikan tenda
terpal atau pondok pengungsian di jalan inspeksi depan rumah mereka. Beberapa tenda
berdekatan dengan kandang-kadang sapi darurat. ”Kalau dipikirkan, tidak bisa
tidur kami karena bau tahi dan kencing sapi. Tetapi bagaimana lagi,terpaksa
kami ’tidur’ sama sapi,” kata Haliman (70), warga Desa Tanjung.
Warga terdampak banjir mendapat bantuan sembako, layanan
kesehatan, dan obat meski dalam jumlah terbatas. Namun, warga kesulitan
mengakses air bersih dan listrik. Meski sejumlah titik permukiman dan jalan
masih tergenang air, Pemerintah Kota Sungai Penuh mengakhiri masa tanggap
darurat bencana sejak 14 Januari lalu. Selama 15 Januari-15 April, penanganan
bencana banjir dan longsor memasuki masa transisi atau pemulihan. Kadis Kominfo
Kota Sungai Penuh Josrizal Helman mengatakan, situasi banjir di kota ini sudah jauh
lebih baik. ”Secara umum, aktivitas hampir normal, kecuali beberapa desa yang
masih sama kondisinya karena cekungan, rendah, masih ada yang rumahnya terendam
setinggi 1 meter. Sungai Penuh beberapa hari ini tidak ada hujan tetapi kawasan
itu masih tergenang,” kata Josrizal. (Yoga)
KILAU SAHAM EMAS TAHUN NAGA
Potensi kenaikan permintaan logam mulia dan perhiasan menjelang momentum Imlek menjadi katalis positif yang berembus untuk emiten-emiten emas. Sentimen itu diperkuat dengan harga emas spot yang masih bertahan di atas US$2.000 per troy ounces. Emas spot bertengger di level US$2.027,49 per troy ounces pada perdagangan Jumat (19/1) hingga pukul 15.00 WIB. Emas terus bermanuver di atas level U$2.000 meski telah menjauh dari rekor tertinggi US$2.077,49 yang disentuh pada 27 Desember 2023. Optimisme terhadap prospek harga emas pada kuartal I/2024 diungkap oleh sejumlah lembaga. Mengutip Bloomberg, MUFG Bank dan Commerzbank AG memperkirakan harga emas spot pada kuartal ini berada di level US$2.080 dan US$2.050 per troy ounces. Di tengah tren harga emas yang mengilap, saham emiten-emiten yang memiliki lini bisnis emas bergerak variatif. Sepanjang tahun berjalan 2024, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) memimpin dengan penguatan 14,12% ke level Rp7.475. Selain AMMN, saham PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) juga menguat 6,32%. Apresiasi saham juga dicetak PT United Tractors Tbk. (UNTR) yang menjalankan lini bisnis tambang emas Martabe melalui anak usahanya PT Agincourt Resources. Head of Investment PT Reswara Gian Investa Kiswoyo Adi Joe menjelaskan momentum Imlek seharusnya dapat mendorong permintaan emas. Namun, kondisi ekonomi China yang melemah membuat permintaan emas tidak akan banyak mendongkrak harga. “Jadi permintaan emas dari China ada kenaikan menjelang Imlek, tapi tidak besar. Yang makan emas dunia adalah bank sentral,” kata Kiswoyo kepada Bisnis, Jumat (19/1). Di sektor ini, Kiswoyo mengatakan emiten yang menarik untuk diperhatikan ialah PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA). Menurutnya, emiten yang terafiliasi dengan Garibaldi 'Boy' Thohir itu masih memiliki cadangan emas besar dan membutuhkan belanja modal jumbo, termasuk untuk PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA).
Analis Panin Sekuritas Felix Darmawan mengatakan outlook harga emas masih positif pada 2024. Proyeksi itu dinilai berdampak positif terhadap kinerja emiten emas, termasuk ANTM. Dalam risetnya, Felix memaparkan harga emas yang relatif tinggi di atas US$2.000 per troy ounces menjadi faktor kunci terjaganya margin ANTM. Menurutnya, tingginya harga emas mendorong penjualan oleh investor logam mulia atau buyback dari ANTM untuk taking profit. Ke depan, prospek harga emas bakal dipengaruhi oleh pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat dan ruang pelonggaran moneter The Fed melalui opsi penurunan suku bunga acuan. Terpisah, analis JP Morgan memperkirakan harga emas pada 2024 di level US$2.051 per troy ounces. JP Morgan mengulas dua emiten yang memiliki lini bisnis emas, yakni UNTR dan MDKA. JP Morgan menilai potensi kenaikan target volume penjualan emas sebagai salah satu faktor pendorong UNTR pada tahun ini. Apalagi, UNTR akan mendapat tambahan 25.000 ounces dari tambang baru PT Sumbawa Juta Raya (SRJ) yang mulai berproduksi April 2024. Sementara itu, entitas Grup Astra, UNTR menargetkan volume penjualan emas pada 2024 dapat mencapai 235.000 ounce. Hingga November 2023, total penjualan setara emas dari tambang emas Martabe turun 36,82% secara tahunan menjadi 166.468 ounce. Corporate Secretary United Tractors Sara K. Loebis menambahkan perseroan mengalokasikan belanja modal Rp1,8 triliun untuk pengembangan lini bisnis emas. Optimisme terhadap prospek harga emas disampaikan Direktur PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) Herwin W. Hidayat. Dengan asumsi harga emas bisa bertahan di kisaran US$2.000 per troy ounce, Herwin menilai dampaknya akan sangat positif terhadap kinerja keuangan BRMS.
Ekonomi Pangan dan Pertanian RI Belum Stabil
Dampak Siklon Tropis Anggrek
PRINGGASELA DALAM SENAMPAN KEKAYAAN PANGAN LOKAL
Keriuhan ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga atau PKK
memecah ketenangan sore di Kampung Gubuk Lauq, Pringgasela Selatan, di Kecamatan
Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, NTB. Rumah ibu Kades Siti Wijayanti
kedatangan para kader PKK desa. Sore itu mereka bergotong royong membuat jajan
pasar. Beraneka ragam bahan pangan disediakan untuk membuat cerorot, jagung
urap, klepon ubi, orog-orog, bantal, dan jajanan lawas lain khas Pringgasela
Selatan. Keseluruhanjajananitu disuguhkan untuk menyambut para tamu yang datang
ke Pringgasela Selatan dalam acara Festival Dongdala pada Desember 2023.
Dongdala berarti pelangi. Dikaruniai tanah yang subur dan air jernih yang
melimpah, Pringgasela Selatan, termasuk Kecamatan Pringgasela, mandiri di
bidang pangan.
Warga tak pernah risau dengan harga cabai yang mahal di
kota-kota besar atau kekeringan seperti daerah lain. Sejauh mata memandang,
hijau sawah, jernihnya air, dan rimbunnya kebun mendominasi pemandangan.
Berdasar data BPS, produksi padi setahun di Pringgasela, termasuk Desa
Pringgasela Selatan 14.000 ton. Ubi kayu 1.700 ton. Jagung 200 ton. Di
perempatan tugu, tengah desa Pringgasela Selatan, setiap pagi hingga sore
banyak berjajar penjual makanan tradisional. Ada jajanan pasar, buah-buahan
lokal, hingga makanan khas kampung tersebut. Dalam kios-kios itu buah local mendominasi.
Ada Manggis, pisang, nanas, alpukat, rambutan, hingga durian. Karena diambil
dari kebun sendiri, harganya sangat terjangkau. Durian lokal, bisa didapatkan
dengan harga Rp 25.000 per buah. ”Bahkan, ada yang harganya hanya 5.000 per
buah,” kata Sri Hartini, warga Gubuk Lauq, Pringgasela Selatan.
Pringgasela Selatan identic dengan makanan tradisional. Kedai
LHC yang jadi favorit warga untuk berbelanja makanan, menjual berkeranjang-keranjang
jajanan tradisional. Harganya pun ramah di kantong, mulai Rp 1.000 per makanan.
Pada pagi hari, jajanan penuh mengisi etalase, menjelang siang mulai berkurang,
dan ludes terjual di sore hari. Begitu seterusnya siklus jual beli makanan
tradisional di kedai itu. Barry Perdana Putra, pemilik Aranka guest house,
selalu memperkenalkan kuliner lokal kepada tamunya dari mancanegara. Mereka
dijamu dengan lumpia, singkong goreng, pisang goreng, serta suguhan teh serai, wedang
jahe, teh bunga telang, hingga pinacolada yang dibuat dari pangan lokal
Pringgasela. ”Semua yang terhidang di sini diambil dari sini juga,” katanya.Mia
Lee (30), tamu asal Australia, terkagum-kagum dengan apa yang dilihatnya. Ini
pertama kali ia datang ke Lombok dan mencicip teh serai dengan kudapan singkong
goreng serta lumpia. ”Saya rasa petualangan di kaki Rinjani mulai dari gorengan
ini,” katanya. (Yoga)
Celah Rasuah Impor Bawang Putih
Seabrek Masalah Energi bagi Calon Presiden
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









