;

BENCANA BANJIR Kondisi Warga Memprihatinkan

Lingkungan Hidup Yoga 21 Jan 2024 Kompas
BENCANA BANJIR
Kondisi Warga
Memprihatinkan

Kondisi korban banjir di bantaran Sungai/Batang Merao, Kota Sungai Penuh, Jambi, memprihatinkan. Sementara, pemkot sudah mengakhiri masa tanggap darurat meski beberapa titik permukiman dan jalan masih tergenang banjir. Di dua desa Kecamatan Hamparan Rawang, yaitu Tanjung Muda dan Tanjung, Sabtu (20/1) ratusan rumah di bantaran Batang Merao masih digenangi air atau tertutup lumpur. Meski menyusut, ketinggian air ada yang lebih dari 1 meter. ”Sekarang, kedalaman air di halaman 1,5 meter, di dalam rumah 80 cm,” kata Ritawati (63), warga Desa Tanjung Muda. Sebelumnya, ketinggian maksimal banjir di halaman rumah Ritawati mencapai 2,5 meter. Ritawati bersama suami, anak, dan dua cucunya mengungsi di SD 033/XI Tanjung Muda sejak banjir pada 31 Desember 2023. Selain mereka, ada 24 keluarga lainnya yang mengungsi.

Di beberapa titik Desa Tanjung Muda dan Desa Tanjung, air Batang Merao yang keruh mengandung lumpur meluap ke jalan inspeksi dan mengalir menggenangi rumah-rumah di bawahnya. Muka air sungai lebih tinggi 2-3 meter dibandingkan rumah warga. Selain air, lumpur menutupi beberapa titik jalan sehingga tidak bisa dilewati kendaraan. Ada pula warga yang mendirikan tenda terpal atau pondok pengungsian di jalan inspeksi depan rumah mereka. Beberapa tenda berdekatan dengan kandang-kadang sapi darurat. ”Kalau dipikirkan, tidak bisa tidur kami karena bau tahi dan kencing sapi. Tetapi bagaimana lagi,terpaksa kami ’tidur’ sama sapi,” kata Haliman (70), warga Desa Tanjung.

Warga terdampak banjir mendapat bantuan sembako, layanan kesehatan, dan obat meski dalam jumlah terbatas. Namun, warga kesulitan mengakses air bersih dan listrik. Meski sejumlah titik permukiman dan jalan masih tergenang air, Pemerintah Kota Sungai Penuh mengakhiri masa tanggap darurat bencana sejak 14 Januari lalu. Selama 15 Januari-15 April, penanganan bencana banjir dan longsor memasuki masa transisi atau pemulihan. Kadis Kominfo Kota Sungai Penuh Josrizal Helman mengatakan, situasi banjir di kota ini sudah jauh lebih baik. ”Secara umum, aktivitas hampir normal, kecuali beberapa desa yang masih sama kondisinya karena cekungan, rendah, masih ada yang rumahnya terendam setinggi 1 meter. Sungai Penuh beberapa hari ini tidak ada hujan tetapi kawasan itu masih tergenang,” kata Josrizal. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :