;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5781 )

Harita Naikkan Produksi Nikel Hingga Dua Kali Lipat

16 Feb 2024
PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickle berencana menaikkan produksi feronikel hingga lebih dari dua kali lipat menjadi 305 ribu ton pada 2025 dibandingkan target tahun ini 120 ribu ton. Produksi mixed hydroxide precipitate (MHP) atau campuran padatan hidroksida dari nikel dan kobalt juga  ditargetkan naik dua kali lipat dari 55 ribu ton di 2023 menjadi 120 ribu ton pada tahun ini. Kenaikan tersebut sejalan dengan bertambahanya  kapasitas dan lini produksi perseroan. Manajemen Harita Nickle mengungkapkan, penambahan produksi feronikel pada tahun depan akan berasal dari Smelter Rotary Klin Electric Furnace (RKEF) perusahaan asosiasi, PT Karunia Peramai Sentosa (KPS). Smelter nikel dengan 12 lini produksi ini, dapat memproduksi  185.000 metal ton per tahun. Pabrik nikel RKEF ketiga tersebut diperkirakan selesai dan siap beroperasi secara bertahap mulai pertengahan 2025. (Yetede)

Kota Tangerang Gelar Program Pangan Murah

15 Feb 2024

Sebagai upaya pengendalian inflasi daerah sekaligus menekan harga beras, Pemkot Tangerang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan di 39 lokasi yang tersebar di 13 kecamatan se-Kota Tangerang. Pj Walikota Tangerang Nurdin berharap GPM yang rutin dilaksanakan di Kota Tangerang ini bisa membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.

“Diharapkan GPM atau pasar murah ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok rumahtangga dan masyarakat Kota Tangerang,” kata Nurdin, Senin (12/2). Di GPM ini harga beras 5 kg hanya Rp 52.000, juga tersedia komoditas lain seperti minyak goreng, gula dan produk-produk UMKM Kota Tangerang dengan harga murah. (Yoga) 

Adira Finance Incar Pembiayaan baru Naik 14%

15 Feb 2024
PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk atau Adira Finance tahun ini mengincar pembiayaan baru bisa tumbuh hingga 14%. Target tersebut masih ditopang dari bisnis otomotif perseroan. Adapun Adira Finance mencatat total pembiayaan baru mencapai Rp11,6 triliun atau meningkat 31% secara year on year (yoy) pada akhir 2023. Sedangkan, total piutang pembiayaan termasuk pembiayaan bersama tumbuh 25% (yoy) menjadi Rp 55,7 triliun. Pembiayaan baru dari lini syariah naik 34% (yoy) menjadi Rp6,9 triliun, nilai ini berkontribusi sebesar 21% dari total pembiayaan baru Adira Finance. Tren pembiayaan syariah ini didukung kegiatan pemasaran yang agresif, ekspansi kanal-kanal penjualan di komunitas syariah, kampanye edukasi masyarakat, dan penetrasi produk multi-finance berbasis syariah. (Yetede)

Terimbas Anjloknya Harga Nikel

15 Feb 2024
Harga nikel global diprediksi terus melemah pada 2024. Prospek investasi di industri nikel untuk tahun ini diperkirakan kurang baik karena kelebihan pasokan dan menurunnya konsumsi. "akan terjadi oversupply nikel terbesar sepanjang sejarah hingga harga yang sudah turun  30% tahun lalu hampir pasti akan turun lagi," kata pengamat pasar modal dari Universitas Indonesia, Budi Frensidy, kepada Tempo, 13 Januari 2024. Tahun lalu, harga nikel turun, Data London Metal Exchange (LME) menunjukkan penurunannya bahkan lebih dari 40% dan menjadi yang terburuk dalam sejarah. Pada Oktober 2023, laman LME mempublikasikan kelebihan pasokan nikel dan lonjakan produksi di Indonesia. Dalam data tersebut dipaparkan, surplus didominasi di nikel kelas dua. Namun nikel kelas satu juga bergerak menuju kelebihan pasokan mulai tahun ini karena permintaan turun dan pasokan meningkat. (Yetede)

Limbung Beras

14 Feb 2024

Harga beras semakin tinggi. Pasar beras premium mulai tak terisi. Kala paceklik terjadi, banjir justru menghampiri. Kini, limbung beras tengah terjadi. Dalam setahun terakhir, harga beras medium naik 15,21 %. Panel Harga Pangan Bapanas menunjukkan, per 13 Februari 2024, harga rata-rata nasional beras medium Rp 13.870 per kg, lebih tinggi dari harga rerata Februari 2023, Rp 11.760 per kg. Begitu juga beras premium, harga rerata nasionalnya naik 15,34 % secara tahunan dari Rp 13.410 per kg menjadi 15.840 per kg. Selama enam bulan berturut-turut, Agustus 2023-Januari 2024, kenaikan harga beras telah memicu inflasi. Hal itu terjadi lantaran produksi beras nasional turun sekitar 650.000 ton dari 31,54 juta ton pada 2022 menjadi 30,89 juta ton pada 2023. Penurunan produksi itu membuat neraca produksi dan konsumsi beras di luar impor dan ekspor beras pada 2023 hanya surplus 270.000 ton.

Pada Januari-Februari 2024, BPS juga menyebutkan bakal terjadi defisit beras sebesar 2,83 juta ton. Neraca beras baru akan surplus mulai Maret 2024, diperkirakan 970.000 ton. Namun, surplus tersebut jauh lebih rendah dibandingkan Maret 2023 di 2,59 juta ton. Perubahan cuaca, terutama fenomena El Nino yang berkepanjangan, menjadi biang keladinya. Hal itu juga membuat musim tanam I berikut panen raya padi mundur. Masa paceklik beras juga kian panjang. Pada periode 2022/2023, masa paceklik beras berlangsung selama enam bulan, yakni Agustus 2022-Januari 2023. Adapun pada periode 2023/2024, masa paceklik tersebut terjadi selama delapan bulan, yakni Juli 2023-Februari 2024. Saat neraca produksi-konsumsi beras mengalami defisit, banjir justru melanda sejumlah daerah di Indonesia. Kementan mencatat, banjir tersebut melanda 7.026 hektar lahan pertanian yang didominasi areal persawahan. Banjir tersebut memengaruhi psikologi pasar perberasan nasional sehingga harga beras kian melambung. Masyarakat juga mulai kesulitan mendapatkan beras premium di sejumlah minimarket dan swalayan atau pasar ritel modern dalam beberapa hari terakhir ini. (Yoga) 

Penanaman Padi Diakselerasi

14 Feb 2024

Pemerintah menyiapkan empat solusi untuk mempercepat penanaman tanaman pangan, khususnya padi dan jagung, demi meningkatkan produksi. Solusi yang dimaksud adalah pompanisasi, optimalisasi lahan rawa, insentif benih gratis, dan penambahan pupuk. Mentan Amran Sulaiman mengemukakan hal itu di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (13/2). ”Tadi, kami dipanggil Presiden. Beliau menanyakan perkembangan tanaman, khususnya padi dan jagung,” ujar Amran. Menurut Amran, peningkatan produksi beras harus didorong lebih cepat karena harga beras dunia dan Indonesia meningkat. Terkait hal itu, dirumuskan empat solusi untuk mendorong upaya akselerasi.

”Kami laporkan ke Bapak Presiden, (pertama) bagaimana kita mengairi sawah-sawah di Pulau Jawa dan luar Jawa yang di wilayah itu ada sungai (besar), seperti Sungai Bengawan Solo. Kita bisa pompa airnya naik ke sawah, digunakan oleh petani,” ujar Amran. Solusi kedua adalah optimalisasi lahan rawa yang sebelumnya hanya ditanami satu kali agar bisa ditanami dua dan tiga kali. ”Ketiga adalah kita memberikan insentif benih gratis kepada petani yang mau melakukan perluasan tanam, contoh padi gogo,” kata Amran. Solusi keempat adalah tambahan pupuk agar bisa diperoleh petani dengan tepat waktu dan tepat volume. ”Pupuk tambahan dari Bapak Presiden nilainya Rp 14 triliun, bagaimana ini direalisasikan dengan cepat,” ujarnya.

Amran menegaskan, produksi mutlak ditingkatkan untuk menurunkan harga beras. Hal ini bukan hanya menyangkut harga beras Indonesia, melainkan juga harga beras dunia. ”Kita standing crop sekarang, yang kita tanam sejak Desember (dan) Januari, lebih kurang 4 juta hektar. Dikali saja dengan produksi, mudah-mudahan bisa produksi 5-8 ton per hektar,” ujarnya terkait target panen hingga Maret 2024. Dirut Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menambahkan, ketersediaan pupuk menjadi faktor utama dalam upaya peningkatan produksi beras. ”Oleh karena itu, kita sudah siapkan stok pupuk 2 juta ton, dimana 1,1 juta ton  sudah berada di kabupaten-kabupaten, siap untuk disalurkan,” katanya. Volume pupuk subsidi ini, menurut Rahmad, mencapai 4,7 juta ton. (Yoga) 

Warga Siasati Harga Beras

14 Feb 2024

Warga di sejumlah daerah mengeluhkan tingginya harga beras. Mereka bersiasat agar kebutuhan pangan tercukupi, sementara kebutuhan lain tak terganggu. Para pedagang pun mesti cermat agar usahanya tetap menguntungkan di situasi sulit. Di Pasar Manis dan Pasar Wage, Kecamatan Purwokerto, Banyumas, Jateng, harga beras medium berkisar Rp 15.000-Rp 16.000 per kg, Selasa (13/2). Sejumlah warga mengoplos beras dengan harga berbeda untuk mendapatkan cita rasa sesuai keinginan dan harga yang lebih ekonomis. Har (63), salah satu pembeli beras di Pasar Manis, menyatakan, jika biasanya dia bisa mendapatkan 1 kg beras premium dengan harga Rp 15.000-Rp 16.000 kg, kini dengan harga itu hanya bisa mendapatkan 1 kg beras medium. Setelah memilih dan bertanya-tanya kepada penjual di pasar, Har akhirnya memutuskan untuk membeli 7 kg beras medium jenis IR64 dengan harga Rp 16.000 per kg dan 3 kg beras mentik susu dengan harga Rp 18.000 per kg. ”Kalau IR saja, saat dingin keras. Jadi, dikasih mentik susu yang lembek, jadi agak lemes,” ujarnya.

Iyan (30), pedagang bahan pokok di Pasar Manis, mengatakan, harga beras meroket sejak dua bulan lalu. Jika biasanya harga beras medium berkisar Rp 10.000 per kg, kini harganya Rp 16.000 per kg. Harga beras premium yang sebelumnya Rp 14.000-Rp 15.000 per kg, kini Rp 18.000 per kg. ”Banyak yang mengeluh. Ada uang, tetapi tidak ada barang. Petani belum ada yang panen,” kata Iyan. Hal serupa disampaikan Hadelan (58), pedagang bahan pokok di Pasar Manis. Dia menjual beras medium alokasi dari Perum Bulog dengan harga Rp 13.000 per kg. Namun, jumlahnya terbatas karena dirinya hanya dipasok dua kali dalam sepekan dan sekali pengiriman hanya 20 kantong masing-masing berbobot 5 kg. Beras medium non-Bulog, kata Hadelan, sudah dijual dengan harga Rp 15.000 per kg. Adapun beras premium, seperti pandan wangi dan mentik susu, dijual di atas Rp 17.000 per kg. ”Saya paling ambil untung Rp 500 sampai Rp 1.000 per kg. Kalau mau dinaikkan lagi, pembelinya susah,” ujarnya. (Yoga) 

Buntut Tunggakan Utang Rafaksi

14 Feb 2024
Dua tahun berlalu, pembayaran selisih biaya produksi minyak goreng dengan harga jualnya atau rafaksi yang dijanjikan pemerintah ke pengusaha masih belum lunas. Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) memastikan akan membawa masalah utang rafaksi ini ke ranah hukum.  Ketua Umum Aprindo Roy Nicholas Mendey mengatakan persiapan dokumen untuk menggugat pemerintah ke Pengadilan Tata Usaha Negara sudah rampung. “Pengacara kami bilang habis pemilu,” tuturnya, kemarin. Kontestasi lima tahun sekali ini menyita fokus banyak pihak sehingga mereka memutuskan menunggu hingga perhelatan tersebut usai.

Gugatan ini merupakan langkah terakhir para pengusaha. Roy mengatakan pihaknya sudah menemui sejumlah pejabat untuk menagih rafaksi. Dia sudah bertemu dengan perwakilan Kementerian Perdagangan hingga Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi. Roy juga duduk bersama Menteri Sekretariat Negara Pratikno dan meminta agar isu ini disampaikan kepada Presiden Joko Widodo. Langkahnya tak membuahkan hasil. Roy tak gentar membawa kasus ini ke meja hijau. “Kami mau kejar sebelum pemerintahan ganti supaya bertanggung jawab di masa ini,” katanya.

Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) Sahat Sinaga, juga berharap rafaksi bisa dibayarkan sebelum pemerintahan berganti. “Supaya Pak Jokowi bisa pensiun dengan tenang,” kata Pelaksana tugas Ketua Umum Dewan Minyak Sawit Indonesia tersebut. Sahat bahkan mengusulkan alternatif lain pembayaran rafaksi, yaitu memotong pajak pengusaha. (Yetede)

Pemanasan 1,5 Derajat Celsius Terlampaui

14 Feb 2024
SUHU global telah melampaui pemanasan 1,5 derajat Celsius dan mungkin melewati 2 derajat Celsius pada akhir dekade ini, berdasarkan studi pertama di dunia yang saya pimpin. Temuan yang mengkhawatirkan ini didasarkan pada catatan suhu yang terkandung dalam kerangka spons laut, yang menunjukkan perubahan iklim global telah berkembang lebih jauh dari perkiraan sebelumnya. Emisi gas rumah kaca yang disebabkan oleh manusia mendorong terjadinya  pemanasan global. Memperoleh informasi yang akurat tentang tingkat pemanasan sangat penting. Sebab, hal itu membantu kita memahami apakah peristiwa cuaca ekstrem lebih mungkin terjadi dalam waktu dekat dan apakah dunia membuat kemajuan dalam pengurangan emisi.

Sampai saat ini, perkiraan pemanasan laut bagian atas terutama didasarkan pada catatan suhu permukaan laut, tapi penanggalannya hanya sampai 180 tahun yang lalu. Kami malah bisa mempelajari 300 tahun catatan yang dilestarikan dalam kerangka spons laut berumur panjang dari Karibia Timur. Secara khusus, kami memeriksa perubahan jumlah unsur kimia yang dikenal sebagai strontium dalam kerangkanya, yang mencerminkan variasi suhu air laut selama kehidupan organisme.

Menjaga kenaikan suhu global rata-rata di bawah 1,5 derajat Celsius sejak masa pra-industri adalah tujuan Perjanjian Paris tentang iklim pada 2015. Penelitian kami, yang diterbitkan dalam Nature Climate Change pada 5 Februari 2024, menunjukkan peluang itu telah berlalu. Bumi mungkin sebenarnya sudah mencapai setidaknya pemanasan 1,7 derajat Celsius sejak zaman pra-industri. Ini temuan yang sangat meresahkan. (Yetede)

BERAS, Kenaikan Harga Kian Meresahkan

13 Feb 2024

Harga beras di pasaran terus naik seiring berkurangnya pasokan beberapa bulan terakhir. Situasi itu membuat masyarakat semakin resah. Presiden Jokowi meminta jajarannya untuk membanjiri pasar dengan beras. Panel Harga Pangan Bapanas, per 12 Februari 2024, mencatat, harga rata-rata nasional beras medium Rp 13.840 per kg, naik 3,83 % secara bulanan dan 15,02 % secara tahunan. Harga ini lebih tinggi dari harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp 10.900-Rp 11.800 per kg. Khosiatin (54), pedagang nasi uduk di Tegal Parang, Pancoran, Jaksel, menyatakan terpaksa mengurangi porsi nasi uduknya agar tetap untung. Ia tak mau menaikkan harga karena khawatir pelanggan berkurang. Sementara Ridwan (21), pedagang beras di Pasar Minggu, Jaksel, mengatakan, harga beras yang tinggi membuat dirinya sulit menjual dagangannya. ”Walaupun beras merupakan makanan pokok, sekarang banyak yang  membatasi pembeliannya,” ujar Ridwan.

Berdasarkan data Kerangka Sampel Area, BPSk, ada potensi defisit beras pada periode Januari-Februari 2024. Produksi gabah kering giling pada Januari-Maret 2024 diperkirakan 10,1 juta ton atau lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023 yang tercatat 16,2 juta ton. Situasi itu dinilai berpengaruh terhadap stok beras di ritel modern. Sejumlah minimarket dan swalayan mulai kekurangan stok beras. Pada 11-12 Februari 2024, stok beras premium dan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di sejumlah minimarket dan swalayan di Tangsel, Banten, misalnya, menipis, bahkan ada yang sama sekali habis. Kalaupun ada, pembeliannya dibatasi satu bungkus untuk kemasan 10 kg dan dua bungkus untuk kemasan 2,5 kg, 3 kg, dan 5 kg.

Presiden Jokowi memimpin rapat terbatas perberasan nasional di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (12/2) pagi. Presiden meminta agar stok beras di Bulog didistribusikan ke pasar, sedangkan beras dari pelabuhan bisa langsung disalurkan ke Pasar Induk Cipinang dan segera didistribusikan ke masyarakat. Agar tidak ada kelangkaan beras di pasaran, Presiden memerintahkan jajarannya membanjiri pasar dengan beras. Seusai rapat, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi meninjau Pasar Induk Cipinang. Arief menyebutkan, saat ini stok beras di Cipinang termasuk tinggi, yakni lebih dari 34.000 ton. ”Jadi, sekali lagi perintahnya adalah banjiri pasar,” ujarnya. (Yoga)