;

Warga Siasati Harga Beras

Lingkungan Hidup Yoga 14 Feb 2024 Kompas
Warga Siasati Harga Beras

Warga di sejumlah daerah mengeluhkan tingginya harga beras. Mereka bersiasat agar kebutuhan pangan tercukupi, sementara kebutuhan lain tak terganggu. Para pedagang pun mesti cermat agar usahanya tetap menguntungkan di situasi sulit. Di Pasar Manis dan Pasar Wage, Kecamatan Purwokerto, Banyumas, Jateng, harga beras medium berkisar Rp 15.000-Rp 16.000 per kg, Selasa (13/2). Sejumlah warga mengoplos beras dengan harga berbeda untuk mendapatkan cita rasa sesuai keinginan dan harga yang lebih ekonomis. Har (63), salah satu pembeli beras di Pasar Manis, menyatakan, jika biasanya dia bisa mendapatkan 1 kg beras premium dengan harga Rp 15.000-Rp 16.000 kg, kini dengan harga itu hanya bisa mendapatkan 1 kg beras medium. Setelah memilih dan bertanya-tanya kepada penjual di pasar, Har akhirnya memutuskan untuk membeli 7 kg beras medium jenis IR64 dengan harga Rp 16.000 per kg dan 3 kg beras mentik susu dengan harga Rp 18.000 per kg. ”Kalau IR saja, saat dingin keras. Jadi, dikasih mentik susu yang lembek, jadi agak lemes,” ujarnya.

Iyan (30), pedagang bahan pokok di Pasar Manis, mengatakan, harga beras meroket sejak dua bulan lalu. Jika biasanya harga beras medium berkisar Rp 10.000 per kg, kini harganya Rp 16.000 per kg. Harga beras premium yang sebelumnya Rp 14.000-Rp 15.000 per kg, kini Rp 18.000 per kg. ”Banyak yang mengeluh. Ada uang, tetapi tidak ada barang. Petani belum ada yang panen,” kata Iyan. Hal serupa disampaikan Hadelan (58), pedagang bahan pokok di Pasar Manis. Dia menjual beras medium alokasi dari Perum Bulog dengan harga Rp 13.000 per kg. Namun, jumlahnya terbatas karena dirinya hanya dipasok dua kali dalam sepekan dan sekali pengiriman hanya 20 kantong masing-masing berbobot 5 kg. Beras medium non-Bulog, kata Hadelan, sudah dijual dengan harga Rp 15.000 per kg. Adapun beras premium, seperti pandan wangi dan mentik susu, dijual di atas Rp 17.000 per kg. ”Saya paling ambil untung Rp 500 sampai Rp 1.000 per kg. Kalau mau dinaikkan lagi, pembelinya susah,” ujarnya. (Yoga) 

Download Aplikasi Labirin :