Saham
( 1736 )Terganjal Pemulihan Ekonomi AS
Mitra Pack Masuk LQ45, Penilaian BEI Dipertanyakan
Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan evaluasi mayor sejumlah indeks pada bulan ini. Salah satu rebalancing indeks yang cukup menyita perhatian pelaku pasar adalah LQ45. Sebab, Saham PT Mitra Pack Tbk (PTPM) tiba-tiba merangsek masuk menggeser emitan milik Prajogo Pangestu seperti PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dan emiten menara, PT Towers Bersama Infrastucture Tbk (TBIG). Selain dua emiten tersebut, rebalancing indeks LQ45 juga mendepak PT Indika Energy Tbk (IND) dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) dari daftar saham likuid. Sebagai gantinya, BEI kemudian memasukkan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MTEL), dan PT Pertamina Geothormal Energy Tbk (PGEO), disamping PTMP. Masuknya PTMP sebagai konstituen LQ45 layaknya kuda hitam yang mendadak memunculkan perbincangan di kalangan para pelaku pasar. Sebab, diukur dari sisi likuiditas dan fundamental, PTPM dinilai tidak layak menjadi penghuni indeks LQ45. Bahkan yang paling ekstrem, kehadiran PTPM dibarisan saham-saham unggulan dipandang seabagai pesenan. (Yetede)
Ada Saham Lapis Tiga Masuk LQ45
Tiga Perusahaan Bidik IBST, Nilai Akuisisi Rp 11,4 Triliun
Trisula Textile Membidik Pertumbuhan Positif Tahun ini
Berharap Harga Ayam Bisa Membaik
Ruang Ritel Tumbuh di Tahun Pemilu
Masih Berpotensi, Dibayangi Ekosistem
Restrukturisasi Bukan Solusi Emiten BUMN Karya
Bursa Karbon Dapat Tambahan Transaksi Pembangkit Listrik
Pilihan Editor
-
Pertumbuhan Diproyeksi tak Sampai 5 Persen
19 Mar 2020 -
Dampak Corona, Badai Ganas Terjang Bisnis Travel
16 Mar 2020 -
UMKM Kesulitan Isi Pasar
10 Mar 2020









