;
Tags

Saham

( 1717 )

MAHAKA RADIO BAGIKAN DIVIDEN RP 7 M

ulhaq 20 Jun 2019 REPUBLIKA

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) menyepakati pembayaran dividen sebesar Rp 7 Milyar. Nilai tersebut setara dengan 20 persen dari laba bersih tahun 2018 sebesar Rp 34,97 miliar, sementara sisa laba akan digunakan untuk pengembangan digital. Pembagian dividen direncanakan paling lambat pada 19 Juli 2019.

PT Mahaka Radio Integra Tbk mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 11,66 persen dari Rp 130 miliar pada tahun 2017 menjadi Rp 145,2 miliar pada tahun 2018. Pertumbuhan tersebut didorong oleh iklan, baik melalui on air, event, maupun daring.

Menguasai 46 persen pangsa pasar radio Indonesia, yang terbesar berasal dari Gen FM dan Jak FM, Mahaka Radio terus mengembangkan HOT FM untuk pendengar musik dangdut. Investasi sebesar Rp 11,2 miliar dilakukan untuk meningkatkan pangsa pasar yang ditargetkan naik 53 persen pada akhir tahun 2019 dengan pendapatan mencapai Rp 161 miliar. Mahaka Radio juga akan mendirikan anak usaha baru yang diberi nama PT Mahaka Radio Digital dalam sebuah kerjasama dengan PT Quatro Kreasi Indonesia yang merupakan knsorsium dari empat perusahaan rekaman yaitu Musica, Aquarius Musikindo, My Music, dan Trinity. Komposisi saham terdiri dari 80 persen saham PT Mahaka Radio Digital dan 20 Persen saham PT Quatro Kreasi Indonesia.

Komisaris Utama PT Mahaka Radio Integra Tbk Eric Thohir melihat perkembangan bisnis secara digital sangat diperlukan. Peluncuran Aplikasi Noice yang saat ini dikembangkan oleh perusahaan diharapkan menjawab tantangan digitalisasi di bisnis radio. Noice tidak hanya menghadirkan radio livestreaming tetapi juga menghadirkan konten audiovisual. Launching teknologi terbaru dari Noice tersebut akan dilakukan pada bulan September 2019.

BEI Kurang Seksi di Mata Startup

budi6271 17 Jun 2019 Kontan

Bursa Efek Indonesia (BEI) masih harus bekerja keras menggaet perusahaan rintisan (startup) untuk menjajakan sahamnya di bursa saham. Pasalnya, ada sinyal startup yang beroperasi di Indonesia ogah melego saham di bursa lokal. Dukungan investor besar dan kontrol sosial menjadi alasan startup enggan IPO. Achiko Limited, penyedia layanan tekfin Mimopay, berencana mengajukan pencatatan saham secara langsung di bursa efek Swiss SIX. Perusahaan yang didukung Grup MNC berencana mencatatkan 100 juta saham di bursa Swiss.

Keinginan BEI tidak muluk-muluk. Direktur Penilaian BEI menargetkan, dua sampai tiga perusahaan rintisan bisa menawarkan sahamnya ke publik. Caranya, startup tidak perlu menunggu asetnya besar jika ingin IPO. Bahkan dengan aset menengah, Rp 50 miliar, BEI membuka kesempatan untuk tumbuh di bursa. Yang penting, BEI akan melihat sustainability-nya, model bisnis, juga atribusi balik ke investor.

Waspada, IHSG Bisa Bergerak ke 5.700

budi6271 24 May 2019 Kontan

IHSG kembali menguat pasca demo yang berakhir ricuh pekan ini. Hal ini menunjukkan kembalinya kepercayaan investor terhadap bursa saham. Analis memprediksi IHSG bisa mencapai 6.800 di akhir tahun. Beberapa sentimen yang memengaruhi pasar ke depan, antara lain:

  • perang dagang AS vs China
  • kebijakan moneter The Fed
  • hasil pemilihan umum 2019
  • perkembangan defisit neraca dagang Indonesia
  • penurunan harga komoditas

2018 Merugi, Saratoga Tetap Bagikan Dividen dan Memacu Aksi Ekspansi

budi6271 23 May 2019 Kontan

Saratoga mengalami kerugian Rp 6,2 triliun pada akhir 2018. Meski demikian, perusahaan yang 21,5% sahamnya dimiliki Sandiaga Uno ini tetap akan ekspansi, bahkan membagikan dividen. RUPS yang digelar kemarin (22/5), menyetujui pembagian dividen total Rp 298,4 miliar. Dividen tersebut berasal dari pendapatan dividen yang diterima dari anak usahanya, Nantinya, investor mendapat jatah Rp 110 per saham.

Masih Menunggu Insentif Baru

budi6271 30 Apr 2019 Kontan

Ditjen Pajak Kemkeu terus mendorong wajib pajak mencatatkan sahamnya di bursa efek. Pemerintah janji bakal memberikan sejumlah insentif. Insentif tersebut berupa pengurangan PPh sebesar 5% bagi perusahaan yang paling sedikit 40% dari sahamnya diperdagangkan di bursa efek. Menkeu menyebut, insentif ini tak hanya agar perusahaan mau melepas sahamnya ke publik, targetnya juga bisa mendorong emiten memperbesar porsi saham yang dilepas ke publik. Selain itu, ada fasilitas kepada pemegang saham yang saham perusahaannya tercatat dan ditransaksikan di BEI. Fasilitas dimaksud berupa pajak transaksi saham sebesar 0,1% dari nilai transaksi ditambah 0,5% dari nilai Initial Public Offering (IPO) bagi pemegang saham pendiri atau 0,1% dari nilai transaksi bagi pemegang saham lainnya.

Pendiri Tetap Menjadi Pemegang Kendali

budi6271 06 Feb 2019 Kontan
Go-Jek kembali memperoleh pendanaan. Nilainya disebut-sebut mencapai Rp 14 triliun. Seperti diketahui sebelumnya, banyak perusahaan menyuntikkan dana ke Go-Jek, seperti Google, Tencent, dan JD.com, Grup Astra, dan Grup Djarum. Lalu siapa pemilik Go-Jek saat ini?
Ibarat pemilik rumah, Go-Jek punya hak penuh siapa tamu yang boleh datang. Go-Jek juga berhak mengatur tata krama selama si tamu bertandang. Data Dirjen AHU per Oktober 2018 mengungkapkan, salah satu pengurusnya adalah Nadiem Makarim. Dia memegang saham seri D, E, dan I. Totalnya sekitar 58.416 saham atau hanya setara 5% modal ditempatkan.
Meskipun persentase sahamnya kecil, Nadiem memegang golden share. Golden share adalah saham yang bisa mengalahkan semua saham lainnya. Ini mencegah adanya hak suara yang terlalu kuat dari investor dengan porsi kepemilikan besar. Skema serupa juga diterapkan oleh Mark Zuckerberg di Facebook dan Jack Ma di Alibaba. Golden share dapat diibaratkan seperti saham dwiwarna negara pada porsi kepemilikan BUMN.

BUMN Rame-rame Menyapih Anak Usaha Lewat OP

budi6271 04 Feb 2019 Kontan
Sejumlah BUMN berencana melepaskan anak usahanya melalui initial public offering (IPO). Beberapa BUMN itu antara lain PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT PP Tbk (PTPP), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Pelayaran Nasional Indonesia.
Analis menilai penawaran saham di semester II tahun ini adalah waktu yang sangat tepat. Hal ini didasarkan pada prediksi bahwa IHSG cenderung berkonsolidasi pada Maret, April, dan Mei. Terlebih pada semester II, pesta demokrasi dan lebaran sudah selesai. Selain itu, sektor yang ditawarkan cukup menarik, karena tahun ini diprediksi sektor properti akan rebound. Nilai tukar rupiah dan suku bunga acuan yang cenderung stabil akan menjadi harapanbaru bagi para calon emiten BUMN.

Membaca Sinyal Pembuka Bank Sentral Amerika

budi6271 30 Jan 2019 Kontan
The Fed akan mengadakan rapat perdana di 2019. Rapat ini penting lantaran pasar ingin melihat arah kebijakan moneter The Fed, terutama terkait suku bunga. Sejauh ini, analis yakin The Fed akan menahan suku bunga di kisaran 2,25%-2,50%. Jika benar The Fed tidak menaikkan bunga, saham sektor keuangan menarik dikoleksi. Bukan tidak mungkin, investor asing akan kembali memburu saham big caps. Dengan begitu, peluang IHSG menyentuh level 7.000 semakin besar. Pergerakan IHSG juga akan didukung pengumuman laporan keuangan emiten. Analis menilai, rata-rata kinerja emiten tahun 2018 masih positif dan fundamental masih oke.
Meski demikian, jelang pengumuman rapat Federal Open Market Committee (FOMC), asing menunjukkan gelagat mengurangi risiko di bursa Indonesia. Sepekan terakhir, akhir tiga kali mencetak jual bersih (net sell). Jika The Fed mempertahankan suku bunga, keadaan akan kembali normal dan pasar kembali bergairah. Tapi arah pasar bisa berbalik jika The Fed memberi pandangan hawkish atau bahkan menaikkan suku bunga. Capital outflow terutama akan terjadi di saham-saham big caps.
Tapi kenaikan Fed fund rate tak selamanya buruk. Jika The Fed menaikkan suku bunga, hal itu menjadi cerminan bahwa ekonomi global sedang membaik. Sektor-sektor yang berbasis ekonomi global, seperti emiten komoditas dan emiten berorientasi ekspor dapat menjadi pilihan investor.

Menadah Saham Pembagi Dividen

Admin 25 Sep 2018 Kontan
Pembagian dividen menunjukkan tren kenaikan. Dari jumlah dividen yang dibagikan atas laba 2017, mencapai Rp 137,7 triliun, meningkat 14,5% year on year.

Sebanyak 10 Saham mencetak pertumbuhan tinggi di Agustus

Admin 04 Sep 2018 Kontan
Kinerja sejumlah saham sepanjang bulan Agustus lalu mencatatkan pertumbuhan yang signifikan. Tercatat ada sepuluh saham yang mencatatkan pertumbuhan harga yang sangat signifikan. Saham-saham tersebut adalah FILM, ANDI, LAND, RIGS, SONA, AKSI, MOLI, DUTI, TCPI dan MAPA. menariknya mayoritas saham yang mengalami pertumbuhan tinggi agustus lalu adalah perusahaan yang baru saja go public. FILM mencatatkan kenaikan palingg tinggi 392,04% disusul oleh ANDI dan LAND dengan pertumbuhan masing-masing 295 %dan 237,18 %.

Pilihan Editor