Saham
( 1722 )Pasar Saham Indonesia Masih Mengalami Tekanan
Saham dengan Dividen Tinggi di Tengah Ancaman Dampak Perang Dagang Global
Investasi Saham di Awal 2025 di Kocok Ulang
IHSG Terkoreksi Signifikan pada Awal Pekan
Indeks harga saham gabungan (IHSG) terkoreksi signifikan
pada awal pekan, tergelincir ke level 7.080,47 atau melemahkan 1,17%. Koreksi
ini memupus harapan terhadap January Effect, yang biasanya menjadi katalis
positif di awal tahun. Pelemahan IHSG juga mencerminkan global yang masih penuh
tantangan. IHSG dibuka pada level 7.176,12 pada Senin (6/1/2025), namun mulai
melemah sejak sesi pertama, menutup hari dengan koreksi sebesar 1,17%. Dalam
perdagangan tersebut, 388 saham tercatat melemah, sementara hanya 221 saham
yang menguat, dan 190 saham lainnya stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp8,06
triliun dengan volume 22,1 miliar saham dan frekuensi perdagangan sebanyak
1.086.728 kali. Hampir semua sektor mengalami koreksi, dengan sektor koreksi,
dengan seksama barang baku mencatatkan
pelemahan terdalam sebesar1,7%. Dalam perdanganan tersebut, 388 saham
tercatat melemah , sementara hanya 221 saham yang menguat, 190 saham
lainnya stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp8,06 triliun dengan volume 22,1 miliar
saham dan frekuensi perdagangan sebanyak 1.086.728 kali. (Yetede)
IHSG Tertekan di Akhir Sesi Pertama Perdagangan Hari Ini
January Effect Diprediksi akan Memompa Penguatan Pasar Lebih Lanjut
IHSG Mengawali Perdagangan Tahun 2025 Dengan Kuat
Efek Januari: Pasar Saham Mulai Bersinar
Prospek Saham Bank Cerah Jika Suku Bunga Mulai Turun
Siap Melantai 21 Perusahaan di Bursa RI
Pilihan Editor
-
Tantangan Perbankan 2022
03 Jan 2022 -
Waspadai Inflasi, Perkuat Daya Beli dan Industri
03 Jan 2022 -
Arah Baru
03 Jan 2022 -
Kejaksaan Selamatkan Triliunan Uang Negara
31 Dec 2021









