;
Tags

Saham

( 1717 )

Pasar Saham kembali Mengalami Ketidakpastian

KT1 18 Dec 2024 Investor Daily (H)
Pasar saham kembali mengalami ketidakpastian tinggi menjelang tutup tahun 2024, dimana pada pekan ketiga Desember ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) melanjutkan koreksi hingga  turun ke level 7.157. Ditengah banyaknya sentimen negatif, baik dari dalam maupun luar negeri, investor disarankan untuk wait and see sampai situasi pasar kembali kondusif. "Kita masih menunggu mengenai keputusan mengenai BI rate, suku bunga the Fed, dan juga proyeksi suku bunga ke depan. Untuk investasi mungkin wait and see dulu," kata Analis Infovesta Ekky Topan. Ditengah situasi cukup menantang seperti ini, Ekky melihat masih ada harapan UHSG untuk rebound. "Saya melihat sektor consumer seperti INDF dan MYOR cukup resilent saat penurunan kali ini. Saham infrastruktur seperti ISAT dan EXCL juga terlihat kuat, sementara saham-saham Group Barito seperti BREN dan CUAN secara teknikal masih menarik. Untuk proyeksi IHSG infovesta di akhir tahun di 7.575," ujar dia. (Yetede)

Saham Defensif Masih Berpeluang Positif

HR1 18 Dec 2024 Kontan (H)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan signifikan dengan koreksi empat hari berturut-turut, ditutup di level 7.157,73 pada 17 Desember 2024. Penurunan ini dipicu oleh derasnya arus dana asing keluar (capital outflow), yang mencapai Rp 1,63 triliun, memicu panic selling di pasar. Bahkan, sektor defensif seperti barang konsumsi primer dan kesehatan turut tertekan.

Menurut William Hartanto, praktisi pasar modal dan pendiri WH-Project, panic selling menyebabkan tekanan menyebar ke berbagai sektor saham tanpa terkecuali. Sementara itu, Abdul Azis Setyo Wibowo dari Kiwoom Sekuritas Indonesia menekankan pentingnya mencermati sentimen yang memengaruhi masing-masing saham, karena tidak semua saham defensif aman dari tekanan pasar.

Sarkia Adelia Lukman, Junior Research Analyst Panin Sekuritas, menyebut bahwa meskipun sektor defensif terkena dampak negatif dalam jangka pendek, kinerjanya masih stabil jika dilihat dalam rentang waktu bulanan. Namun, empat sentimen negatif, yaitu harga bahan baku tinggi, pelemahan daya beli, kenaikan PPN menjadi 12%, dan pengetatan industri asuransi, memberikan tekanan tambahan pada sektor defensif.

Ezaridho Ibnutama, Chief Economist NH Korindo Sekuritas Indonesia, menyarankan pelaku pasar untuk lebih selektif dalam memilih saham defensif, dengan fokus pada emiten yang memiliki pasar nyata dan dikombinasikan dengan analisis teknikal. Di sisi lain, Ekky Topan dari Infovesta Kapital Advisori merekomendasikan strategi wait and see sampai ada tanda pemulihan yang jelas.

Sebagai tambahan, Sarkia menyarankan saham dari sektor perbankan, perunggasan, consumer goods, dan rumah sakit sebagai alternatif defensif yang patut dipertimbangkan oleh investor.

Geliat IPO Jumbo di Akhir Tahun

KT1 16 Dec 2024 Investor Daily (H)
Menjelang akhir tahun 2024, BEI diramaikan oleh kehadiran empat perusahaan yang siap mencatatkan sahamnya. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY), PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG), dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) memanfaatkan momentum akhir tahun untuk menggalang dana segar, dengan total potensi dana mencapai Rp 11,8 triliun. Berada di urutan pertama  adalah Adaro Andalan yang merupakan anak usaha PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO). Emiten pertambangan batu bara milik konglomerat Garibaldi 'Boy' Thohir ini berhasil menggalang dana Rp 4,32 triliun melalui penawaran saham yang berlangsung pada 29 November-3 Desember 2024, menjadikannya salah satu aksi korporasi terbesar tahun ini. AADI sukses mencatatkan (listing) sahamnya di BEI pada 5 Desember kemarin, dan mencapai hattrick dengan menyentuh batasan auto ini diparkir di level Rp 9.200 atau naik 65,76% hanya dalam waktu 10 hari sejak listing perdana. (Yetede)

Investor Asing Tetap Percaya pada Saham Perbankan

HR1 16 Dec 2024 Kontan
Menjelang akhir tahun, harga saham sektor perbankan, terutama bank besar, terus mengalami tekanan akibat aksi jual investor asing yang signifikan. Data menunjukkan bahwa selama sebulan terakhir, investor asing menjual saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) sebesar Rp 7,27 triliun, Bank Mandiri (BMRI) Rp 1,23 triliun, Bank Negara Indonesia (BBNI) Rp 595 miliar, dan Bank Central Asia (BBCA) Rp 1,29 triliun.

Nafan Aji Gusta, Senior Technical Analyst di Mirae Asset Sekuritas Indonesia, menyebut salah satu faktor aksi jual ini adalah ketidakpastian terkait rumor pembentukan lembaga baru, Danantara, yang dikabarkan akan mengelola bank pelat merah. Hal ini membuat investor asing lebih berhati-hati. Namun, Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment di Pilarmas Investindo Sekuritas, menilai bahwa faktor global lebih dominan dibanding isu Danantara.

Sementara itu, Kiswoyo Adi Joe, Head of Investment di Nawasena Abhipraya Investama, menganggap keluarnya investor asing merupakan bagian dari strategi dan tidak perlu dikhawatirkan. Ia optimistis saham perbankan akan mengalami pemulihan, bahkan merekomendasikan pembelian saham BBRI dengan target harga Rp 7.000, BBCA Rp 11.500, BMRI Rp 8.500, dan BBNI Rp 7.000. Nico juga memperkirakan saham perbankan berpeluang naik dalam jangka panjang, terutama bank-bank dalam kategori KBMI 4.

CBD PIK2 Incar Dana IPO Rp2,3 Triliun

KT1 14 Dec 2024 Investor Daily (H)
PT Bangun Kosambi Sejahtera Tbk (CBDK) atau  CBD PIK2, perusahaan kongsi  Agung Sedayu dan Salim Group,  akan melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak 566,89 juta saham (10%) dengan harga Rp3.000-4.060 per saham. Dari aksi korporasi ini, perusahaan pengelola Business Park Menara Syariah PIK2 tersebut, menargetkan  penghimpunan dana Rp 2, triliun, yang akan dipakai untuk membiayai proyek pembangunan gedung meetings, incentives, conference, dan exhibitions (MICE). Majaemen CBD PIK2 dalam prospektus yang dipublikasikan Jumat (13/12/2024), mengungkapkan, perseroan akan melakukan penawaran awal (book building) pada 13-20 Desember 2024, disusul perkiraan tanggal efek pernyataan pendaftaran dari OJK pada 30 Desember mendatang. Dengan demikian, diharapkan perseroan dapat melakukan penawaran umum pada 3-9 Januari 2025, diikuti tanggal penjatahan pada 9 Januari, distribusi saham secara elektronik pada 10 januari, dan pencatatan (listing) saham di BEI pada 13 Januari 2025. (Yetede)

Pasar Saham Mulai Mendapat Tertekan Berat

KT1 13 Dec 2024 Investor Daily (H)
Pasar saham diprediksi masih tertakan hingga kuartal I-2025, karena masifnya sentimen negatif global. Investor perlu berhati-hati dan bersikap lebih oportunis dalam memilih saham tahun depan. Kemenangan Donal Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) merupakan  sentimen global yang sepertinya kurang mendapat sambutan hangat dari para pelaku pasar. menurut riset Schroders Indonesia, muncul reaksi spontan selepas Trump memenangkan Pilpres AS, seiring kebijakannya yang pro-korporasi dan berpotensi reflasioner. "Kami berpendapat, investor perlu melihat lebih dekat kebijakan-kebijakan yang akan diumumkan Trump dan melihat dampak potensialnya teradao pasar," tulis riset  Schroders Indonesia. Terpilihnya Trump, juga menimbulkan risiko buruk bagi Indonesia, terutama bila perang dagang AS-China kembali terjadi. Sebab, hal itu akan memberikan tantangan lebih lanjut kepada Tiongkok, mengingat pertumbuhan perekonomian negara itu dalam beberapa tahun terakhir didorong oleh ekspor. (Yetede)

Menurut Presiden Pabowo Seperti Apakah Dampak Investasi Saham Seperti Judi?

KT1 12 Dec 2024 Tempo
Di hadapan peserta Sidang Tanwir dan Resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu, 4 Desember 2024, Presiden Prabowo Subianto bercerita soal temannya yang bermain saham. Teman itu, kata dia, memanfaatkan algoritma matematika untuk bertransaksi saham, tapi merugi. Akibatnya, teman presiden itu stres tiap melihat performa saham yang belinya terus turun. "Saya kasih tahu, ya. Main-main saham itu, kalau orang kecil, pasti kalah. Itu untuk orang kecil biasanya sama dengan judi," ujar Prabowo. Menurut dia, kemenangan hanya dirasakan oleh bandar besar. Ekosistem pasar modal lebih menguntungkan buat pemain besar yang punya modal dan akses informasi jauh lebih baik.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi mengatakan pernyataan Prabowo itu sebagai bentuk perhatian terhadap investor, terutama investor retail. "Maka, supaya tidak berjudi, ayo investor muda harus belajar, harus mengerti apa yang dibeli," kata Friderica pada Rabu, 11 Desember 2024. Adapun Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik enggan mengomentari pernyataan Prabowo. Dia hanya mengingatkan bahwa seorang investor di pasar modal harus mengambil keputusan secara rasional. Investor harus paham betul risiko dan saham yang ia beli. "Tentu pengambilan keputusan yang tidak berdasarkan pemahaman yang baik itu menjadi spekulasi yang berlebihan," ucap Jeffrey. (Yetede)

Mirae Asset Kenalkan Fitur Trading Saham dengan AI

KT1 12 Dec 2024 Tempo

TEMPO.CO, Jakarta - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia meluncurkan fitur trading saham dengan artificial intelligence di aplikasi saham M-STOCK. Fitur bernama Mirae Asset Intelligent Assitance (MAIA) ini diklaim bisa membantu nasabah mengambil keputusan berdasarkan data yang lebih presisi. CEO Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Tae Yong Shim, mengatakan fitur MAIA bisa menciptakan pengalaman trading yang lebih optimal dan sudah melewati tahap pengujian. “Fitur ini mengintegrasikan teknologi canggih dengan pengalaman pengguna yang unggul, sehingga nasabah dapat memanfaatkan peluang pasar dengan lebih optimal,” kata Tae Yong Shim dalam peluncuran FIMA di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Desember 2024.

Tae Yong mengatakan peluncuran FIMA menjadi komitmen lanjutan dari upaya Mirae Asset untuk menghadirkan pengalaman investadi dan trading saham yang modern. Tahun lalu, Mirae Asset berlanjut meluncurkan platform informasi pasar yang bernama Financial Information and Market Access (FIMA) untuk mendukung visi perusahaan dalam mendemokratisasi investasi di Indonesia. Inovasi perusahaan berlanjut dengan peluncuran aplikasi trading saham mobile teranyar yang bernama  Profil Son Dong Pyo yang Akan Mulai Aktivitas Solo Setelah Grup MIRAE Bubar. Sebagai informasi, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia tergabung ke dalam salah satu kelompok usaha jasa keuangan non-bank global yaitu Mirae Asset Financial Group yang memiliki dana kelolaan sekitar US$550 miliar atau setara Rp 8.000 triliun pada akhir tahun 2023. Saat ini Mirae Asset memiliki izin sebagai Perantara Pedagang Efek (PPE), Penjamin Emisi Efek (PEE), dan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD). Nilai modal kerja bersih disesuaikan (MKBD) Mirae Asset berada di kisaran angka Rp1,4 triliun dalam setahun terakhir. (Yetede)

Arus Deras Modal ke Pasar Saham

KT1 09 Dec 2024 Investor Daily (H)

Arus modal ke pasar saham yang deras membuat IHSG BEI menguat tajam hingga 3,78, dari 7.114 ke 7.383 pada pekan pertama Desember 2024. Kondisi ini diyakini bakal berlanjut di tiga minggu tersisa 2024, seiring banyaknya sentimen positif yang masuk ke pasar, mulai dari window dressing, stabilitas ekonomi dalam negeri, arah kebijakan The Fed. hingga santa claus rally. "Aksi borong sama oleh investor diprediksi makin deras di tiga minggu terakhir tahun 2024. Hal ini di dorong oleh meningkatnya minat (investor) pada saham-saham unggulan, seiring dengan momentum window dressing dan santa claus rally," kata FOunder Stocknow.id Hendra Wardana. Hendra mengungkapkan, fundamental ekonomi Indonesia yang stabil dan prospek pertumbuhan positif di tahun depan, memberikan landasan kuat bagi investor asing untuk kembali masuk pasar di penghujung tahun ini. (Yetede)

Hero Supermarket Resmi Ganti Nama Jadi DFI Retail Nusantara

KT1 09 Dec 2024 Tempo
Pemegang saham PT Hero Supermarket Tbk. (HERO) sepakat mengubah nama perseroan menjadi PT DFI Retail Nusantara Tbk. Keputusan ini jadi salah satu langkah lanjutan dari Hero untuk fokus di unit usaha IKEA dan Guardian. Kesepakatan untuk mengubah nama perseroan diambil pemegang saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Rabu, 4 Desember 2024 lalu. “Menyetujui pengubahan Pasal 1 Ayat 1 Anggaran Dasar Perseroan mengenai Nama Perseroan menjadi PT DFI Retail Nusantara Tbk,” tulis manajemen dalam keterangan resmi, dikutip Senin, 9 Desember 2024. Selain itu, pada RUPSLB tersebut, Hero resmi mengangkat Anna Hull sebagai direktur baru di perseroan. Sebelumnya, Anna Hull berkiprah di lini usaha Guardian.

Sebagai informasi, pada 19 April 2024 lalu Hero mengumumkan telah menandatangani conditional sale and purchase agreement untuk mengalihkan bisnis retail Hero Supermarket kepada PT Hero Retail Nusantara. Pengalihan bisnis Hero Supermarket bernilai Rp135 miliar sebelum pajak.Selain itu, PT Hero Retail Nusantara juga terbilang perusahaan baru. Perusahaan tersebut berdiri berdasarkan Akta Pendirian No. 31 tanggal 20 Februari 2024. Perseroan mengonfirmasi bahwa langkah yang diambil menjadi upaya untuk fokus pada bisnis Guardian Health & Beauty dan waralaba IKEA di Indonesia. “Perseroan memutuskan untuk menyempurnakan fokus bisnisnya secara eksklusif pada optimalisasi dan pertumbuhan segmen bisnis Guardian dan IKEA serta menyelesaikan peralihan dari ritel makanan,” tulis manajemen. (Yetede)